NovelToon NovelToon
Jurney Of Love

Jurney Of Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:6.8M
Nilai: 5
Nama Author: r_nnadilla

Kembali ke tanah air adalah harapan nya selama ini, karena ada gadis yang selalu menunggu nya kembali.

Gadis cantik yang selama dua tahun ini menjadi kekasih nya, namun kepulangan bukan hanya mendapat kebahagiaan namun juga mendapatkan kekecewaan.

Aiden Giovaro Abrisham, lelaki tampan yang berstatus sebagai putra pertama dari pembisnis ternama di negara nya.

Aiden memiliki adik kembar yang membuat hari-hari nya bahagia, usia Aiden dengan adik kembarnya hanya terpaut tiga tahun.

Kini lelaki tampan yang memiliki aura dingin, datar dan terlihat arogan itu berusia 26 tahun. Di usianya yang masih terbilang muda Aiden sudah berhasil mendirikan perusahaan nya sendiri, dan hal itu menjadi sebuah kebanggaan bagi kedua orang tua dan juga kedua adiknya.

...

Hari ini Aiden memutuskan untuk pergi pagi-pagi sekali, karena ia ingin menemui gadis cantik nya itu.

"Ai, kau mau kemana?" Tanya sang mommy.

"Mom, aku ada urusan dan aku harus pergi pagi sekali." Jawab nya, tidak lupa Aiden mengecup pipi sang mommy.

"Urusan, apa harus sepagi ini boy?" Tanya sang Daddy.

"Seperti nya iya, aku pergi dulu." Ujar nya sopan, adik kembar Aiden yang baru saja menuruni anak tangga pun mengernyit.

"Kakak mau kemana mom?" Tanya seorang gadis cantik.

"Entahlah, kakak mu hanya mengatakan ada urusan sayang." Jawab sang mommy.

"Kalian mau kemana?" Tanya sang Daddy kepada anak kembar nya.

"Aku akan pergi ke kantor dad." Jawab Seorang laki-laki tampan yang berstatus sebagai anak bungsu.

"CK, kau itu benar-benar seperti dad mu. Tidak pernah melupakan hal kantor." Cebik sang mommy.

"Cih, aku ini putranya." Kekeh lelaki itu.

Anak kembar yang di maksud adalah Alexi Giovaro Abrisham dan Aneska Devira Quenby Abrisham, kedua adik Aiden yang terlahir kembar.

Kedua adik nya itu selalu menjadi kesayangan keluarga, karena di usia 23 tahun kedua adik Aiden itu sudah menyelesaikan studinya.

Jika Aiden mengurus perusahaan nya sendiri namun tidak dengan Alexi, lelaki itu diminta oleh Daddy dan kakak nya (Aiden) untuk turun tangan di perusahaan sang Daddy.

Sementara Anes gadis itu berada dalam lindungan Aiden dan Alexi, adik dan kakak nya itu melarang Anes untuk kerja.

Namun apalah daya sebagai anak perempuan satu-satunya Anes memohon kepada sang Daddy, agar meminta Aiden dan Alexi untuk mengijinkan nya bekerja sekalipun di perusahaan milik Daddy nya.

Di sebuah apartemen mewah seorang gadis berlari dan melompat kedalam pelukan Aiden, gadis itu begitu terlihat bahagia dengan kedatangan kekasih nya.

"Aku merindukan mu." Ujar gadis itu.

"Benarkah?" Goda Aiden.

"Cih, kauasih bertanya seperti itu." Rajuk nya mengerucutkan bibir.

"Berhenti melakukan itu, kau membuat ku gemas." Kekeh Aiden.

"Kau akan mengantar ku ke tempat kerja ku bukan." Ujar nya.

"Tentu, apa kau fikir aku akan membiarkan kamu pergi sendiri?" Ucap Aiden, kini lelaki itu membukakan pintu mobil nya.

"Terimakasih." Ujar gadis itu, Aiden pun tersenyum.

Kini Aiden melajukan mobilnya menuju tempat kerja wanita yang sedang duduk di samping nya,

Skip sampai!!!

"Terimakasih, aku turun dulu." Ujar nya, membuat Aiden tersenyum manis.

"Hmmmmm, semangat kerja nya honey." Ucap Aiden, mengecup kening kakasih nya.

"Siap boss." Kekeh gadis itu, Aiden tertawa gemas melihat nya.

Aiden menatap tubuh gadis itu yang semakin menjauh, ia merasa ada sedikit rasa tenang saat melihat senyum bahagia di wajah manis kekasihnya itu.

Kini Aiden pergi menuju kantor nya, kebetulan ia ada meeting penting pagi ini. Dengan suasana hati yang sangat baik Aiden bersemangat untuk memulai hari nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon r_nnadilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Epson 12

Seorang dokter keluar dari kamar rawat opa Vee, dan itu membuat orang-orang yang berada disana menghampiri dokter itu.

"Bagaimana keadaan opa saya dok?" Tanya Vee.

"Nona tuan besar berhasil sadar dalam kondisi yang belum stabil, tuan meminta kalian untuk masuk kedalam." Ucap dokter itu.

Kini semuanya saling pandang dengan heran, namun akhirnya merekapun masuk kedalam kamar rawat itu.

"Ve_e." Lirih sang opa.

"Opa ini Vee opa." Ucap Vee.

"Dima_na Aide_n." Tanya nya, sontak membuat Dea menatap sang suami.

"Aiden sedang dalam perjalanan pa." Jawab nya berbohong, namun setelah Dea mengatakan itu Justin pun langsung menelpon putranya.

Dengan kesal ia memaki Aiden yang menolak untuk datang ke rumah sakit, sampai akhirnya Justin mengancam tidak akan mau untuk menemui putranya lagi. Ancaman Justin berhasil membuat Aiden memutuskan untuk datang ke rumah sakit.

Setelah hampir menunggu satu jam Aiden pun tiba, mereka menatap kedatangan Aiden begitupun dengan papi Vee.

"Opa." Sapa Aiden.

"Syukur_lah kau tiba, ai bolehkah opa menagih janjimu sekarang?" Tanya opa Vee, membuat semua orang bingung.

"Janji?" Tanya Aiden.

"I_ya janjimu untuk menikahi Vee." Ujar nya dengan suara yang lemah.

"I_iya opa kita akan menikah satu bulan lagi." Ucap Aiden ngasal, membuat Vee melotot.

"Tid_ak itu terlal_u lama, aku sudah tidak kuat lagi nak. Menikah lah sekarang di hadapan ku." Ujar nya membuat semua orang terkejut, Vee menggelengkan kepalanya tidak percaya.

"Pa apa papa yakin untuk menikahkan Vee di rumah sakit." Ucap papi Vee, biar bagaimanapun ia ingin putrinya menikah dengan pesta yang meriah.

"Iy_a Hans (papi Vee) pa_pa ingin melihat Vee menikah di hadapan papa." Lirih nya, Aiden terlihat sangat frustasi mana sejak tadi ponselnya berdering menandakan panggilan masuk dari manager Adelle.

"Baiklah kami akan mempersiapkan nya sekarang." Ucap Justin membuat Aiden menoleh menatap Daddy nya.

"Dad." Pekik Aiden.

"Tidak ada waktu lagi ai." Ucap Justin, Aiden berjalan keluar dan duduk di kursi depan kamar rawat.

"Anggaplah ini sebagai permintaan terakhirnya ai, dia berharap banyak kepada mu." Ucap bunda Sisil, Aiden hanya diam tanpa menjawab.

Tidak lama semuanya siap, terlihat Anes yang berlari dari kejauhan. Namun tidak dengan Alexi, karena lelaki itu sedang berada di luar pulau.

"Bunah." Panggil Anes.

"Sayang, kau membawa cincin nya?" Tanya bunda Sisil.

"Ini aku sudah membawakan cincin terbaik dari perusahaan ku." Ucap Anes, kini gadis itu menatap Aiden yang memasang wajah datar.

"Bang berbahagia lah, jangan seperti ini." Ucap Anes, sontak membuat Aiden merengkuh tubuh Anes dan memeluk nya.

"Aku masih mencintai Adelle nes." Lirih Aiden, Anes pun mengangguk.

"Aku tahu, tapi kali ini ada wanita yang lebih membutuhkan kamu bang." Ucap Anes, Justin keluar dari kamar rawat dan memanggil Aiden. Karena acara ijab akan segera dimulai.

Anes menatap gadis yang sejak tadi menunduk, Anes tahu perasaan gadis itu karena ia pun tidak pernah memimpikan pernikahan yang seperti ini. Anes memimpikan pernikahan nya di hadiri banyak orang, dengan pesta yang meriah.

"Saudara Aiden apakah anda sudah siap?" Tanya seorang penghulu.

"I_iya." Jawab nya.

"Mari kita mulai ijab Kabul nya." Ujar nya lagi, Aiden pun mengangguk.

"Aiden Giovaro Abrisham, saya nikahkan kamu dengan putri saya yang bernama Veronica Azkia Zeiss binti Hans Zeiss. Dengan maskawin _Skipp_ dibayar tunai." Ucap tuan Hans, yang tak lain adalah papi Vee.

"Saya terima nikahnya Veronica Azkia Zeiss binti Hans Zeiss, dengan mas kawin _Skipp_ dibayar tunai." Ucap Aiden.

"Bagaimana para saksi?" Tanya penghulu.

"Saaahh!" Jawab semua orang yang berada di dalam kamar rawat itu, Vee menitihkan air matanya.

Aiden memegang tangan Vee yang gemetar lalu menyematkan cincin di jari manis Vee, begitupun dengan Vee yang juga memasangkan cincin di jari manis Aiden.

"Ber_bahagialah nak, Aiden opa ti_tip Vee." Ujar nya dan beliau menutup matanya dengan tenang, senyuman terbentuk di bibir nya.

"Opa." Panggil Vee.

"Opa ini gak lucu opa bangun." Teriak nya, Vee memegang tangan sang opa.

"Dokter." Panggil Aiden, dokter pun memeriksa keadaan opa Vee.

"Maaf nona tuan besar sudah pergi dengan tenang." Ucap sang dokter, sontak membuat Vee meraung.

"Tidak, opa tidak boleh pergi opa bangun. Hiks...hiks...Bukankah opa sudah berjanji akan selalu bersama dengan Vee, tap_tapi kenapa opa ninggalin Vee." Lirih nya, semua yang melihat Vee menangis begitupun dengan Anes.

Gadis itu menarik tangan Vee dan memeluk nya, usia Vee masih terbilang muda daripada dirinya.

"Tenanglah Vee, opa mu sudah tenang." Ucap Anes, Vee menggelengkan kepalanya tidak percaya.

Kini gadis itu menatap gundukan tanah yang telah menutup tubuh sang opa, Vee ambruk di samping makam sang opa.

"Beginikah caramu meninggalkan ku opa." Lirih Vee.

"Vee ingin ikut opa." Ujar nya, tuan Hans merasa sedih melihat keadaan putrinya.

"Vee sudahlah ikhlaskan opa mu." Ucap tuan Hans.

"Pergi, papi pergi." Teriak Vee.

"Vee papi." Ujar nya.

"Papi pergi, papi jahat papi tidak meminta Vee kembali saat opa drop. Jika Vee tidak nekat untuk pulang maka Vee juga tidak akan tahu kepergian opa begitu!" Teriak nya, Aiden menatap sisi hanc*r Vee.

"Op_a." Lirih Vee, kini pandangan mulai kabur Vee tidak bisa melihat apapun dan.

Bruuukkk!! Tubuh itu tergeletak di tanah, untung dengan sigap Anes menahan tubuh Vee.

"Vee." Pakik bunda Sisil.

"Biarkan Vee saya bawa pulang nyonya." Ucap papi Vee.

"Tidak, Vee akan pulang bersama kami." Ucap Justin datar.

"Tapi Vee putriku." Ucap tuan Hans.

"Vee istriku, maka aku yang akan membawa nya pulang." Ucap Aiden, kini lelaki itu mengangkat tubuh Vee dan membawa ke mobil miliknya.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉**

N: Tuh nangis kan gue 😭

A: Lo ngapa cengeng amat si Uun 😭

N: Kenapa tuh emot 😒

A: Ya nangis un 😌

N: Ngapain ikut nangis 😭

A: Ya gpph pengen aja 😂

N: Othor solimi 😩

A: 😂😂😂*

1
Nur Sid
buat cerita anak anak nya anes dong kak🙏
Qamariah 🌹
Hmh
Fadillah Ahmad
Klw Nggk,revisi,hapus kata "Kembar" itu,karna nggk masuk akal,mana ada anak kembar jaraknya 3 tahun. Mohon di revisi ya kak. Terimakasih. 🙏🙏🙏
Hidayat 92a: yg kembar itu Aleksi & Aneska. kalo Aiden itu kakak si kembar. walaupun anak sulungnya meninggal sebelum lahir🤔
total 1 replies
Fadillah Ahmad
Itu bukan kembar namanya. Itu kakak adek biasa. Bukan kembar. Revensinya dari mana ya?
Fadillah Ahmad
Apa? Maksudnya gimana sih? Aiden dan adik kembarnya terpaut 3 tahun? Emang ada yang seperti itu?
Cika Purba
Kecewa
Cika Purba
Buruk
Anindia Zhahira
ak udah baca berkali-kali tapi gak bosan2
Anindia Zhahira
lanjut"" ak sering baca 2 x tapi gak bosen2
Fitri Prasetyo
bener . belum lagi itu Carl sekeluarga, Kanita sekeluarga, Sabil sekeluarga, Mela sekeluarga, Dena sekeluarga.. kalo kumpul semua, beeeeeehhhh.. ditambah ada mami Alin.. waaahhhhh, parah pokoknya recehnya.. 😂😂😂😂
Fitri Prasetyo
babang Deandra itu Nes.. 🤭🤭😂
Fitri Prasetyo
Axel kalo ngomong, suka bener dah.. 😂😂😂
Fitri Prasetyo
masa bontotku mau ditukar sama galon.. Ngadi-ngadi nih Alea, aku doain makin bucin ke bontot baru nyaho dah.. 😂😂😂
Fitri Prasetyo
Thor, Aleta dan Aiden kan bareng lahirnya.. yang beda tuh Axel, Arka Azka, dan Anes Alexi.. 😁😁😁
Fitri Prasetyo
lha, Azka dan Keanu sama Thor, Abang WWH.. 🤭🤭😂

visual Axel, cocok banget perannya.. play boy cap kadal, kayak bapaknya.. 😂😂😂
Jeissi
memang susah sih kalau udah kena penyakit hati, ga ada obatnya
Atikah Lubis
Kecewa
Atikah Lubis
Buruk
Atasya Manaida
Luar biasa
Ganny Hardiansyah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!