Cuplikan
Kisah seorang gadis yang di tukarkan oleh kedua orang tua nya untuk melunasi hutang perusahaan Ayahnya
Hidup penuh penderitaan tak jadi masalah baginya
Karena hal itu ia harus menjadi tahanan dari pria arogan bernama Dirga
Awal kehidupannya memang lancar lancar saja tapi karena sebuah kesalahpahaman membuat hidupnya berubah 360°
Ia semakin menderita
Akankah ia bisa bertahan demi tujuannya atau menyerah ?
Penasaran ? ikuti ceritanya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reny_ren, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 12.
Happy Reading
Azizah menyuapi Dirga dengan hati hati , hingga tak terasa makanan tersebut telah habis tak tersisa
Azizah membereskannya dan memberikan Dirga minum , setelah itu hanya ada keheningan Dirga beranjak berdiri dan duduk kembali di kursi kebesarannya
Sedangkan Azizah masih sibuk membereskan bekas makan tersebut , setelah rapi ia pamit pulang
" Maaf Tuan apa ada yang di perlukan lagi. " Tanya Azizah menatap Dirga
" Tidak ." Jawab Dirga singkat jelas dan padat ia bahkan tidak menatap Azizah
" Kalau begitu saya pamit pulang dahulu. " Ucap Azizah beranjak dari duduknya
" hmm . "Dirga hanya menyauti nya dengan deheman yang memiliki seribu arti
Mendapat izin dari Tuan nya Azizah sangat senang , ia kemudian
" Permisi Tuan Assalamualaikum". Ucap Azizah , Dirga tak menjawabnya atau meliriknya
Itu hal biasa bagi Azizah kemudian Azizah membuka pintu dan keluar tak lupa menutup pintunya kembali
Dirga memandang pintu yang baru saja di lalui Azizah
rasanya sangat nyaman ada di dekatnya.
Di Luar Ruangan
Azizah berpapasan dengan Bayu eh ralat bukan berpapasan melainkan memang dari tadi Bayu di situ
Bayu yang melihat Azizah keluar dari ruangan Dirga bertanya " mau pulang. " begitu tanya nya
" ia Tuan. " Jawab Azizah dengan senyuman
" oh apa perlu di antar .* Tawar Bayu
" Tidak perlu Tuan , saya nanti juga dengan teman saya." Ucap Azizah menolak dengan halus dan sopan
" Ya sudah hati hati di jalan . "Ucap Bayu
" Permisi Tuan Assalamualaikum ." Ucap Azizah membungkukkan badan hormat
" Waalaikum salam ." Jawab Bayu memandang punggung Azizah yang mulai hilang dari pandangannya
lo orang yang cocok buat dia
-
-
-
Azizah memasuki lift, ia mengeluarkan handphone nya dan mengirimi Naila pesan
Azizah 💬
lo sibuk nggk nai , kalau nggak ketemuan yuk
Tak beberapa kemudian pesannya di balas oleh Naila
Naila 💬
nggak ziz
oke kita ketemuan di tempat biasa
Azizah 💬
oke
Lift terbuka Azizah segera keluar dari lift ia berjalan meninggalkan Perusahaan tersebut menuju jalan raya
Sebelumnya ia sudah memesan taksi online
*****
Kini Azizah dan Naila tengah berada di sebuah cafe kecil tempat mereka sering bertemu
Mereka memesan minuman dan makanan kecil sekedar menemani obrolan mereka nanti
" Ziz cerita dong please." Ucap Naila memohon agar sahabat nya ini menceritakan masalah nya dan kehidupannya
" cerita apa sih Nai , perasaan perjalanan hidup gue aman damai kagak ada yang mencolok gitu ." Ucap Azizah santai
" lo nggk bisa bohong gue tau lo ada masalah sama keluarga lo ." Ucap Naila bersih keras memohon agar Azizah mau cerita
" oke gue cerita tapi lo diem jangan potong cerita gue." Ucap Azizah pasrah mungkin dengan ia cerita perasaannya sedikit tenang
" Aman .* Naila memasang wajah serius dan antusias akan mendengar cerita sahabatnya
" Jadi gue sekarang tuh nggk tinggal dirumah bokap ma nyokap , gue kerja jadi asisten pribadi orang kaya
dan gue tinggal di rumahnya , kerjanya sih cuma ngurusin keperluannya doang setelah itu gue bebas mau apa . "Ucap Azizah bercerita singkat mana mungkin ia cerita apa penyebab nya
" owh jadi gitu tapi kenapa lo kerja lagi bukannya setiap hari lo juga kerja di Cafe ." Tanya Naila ia sedikit aneh
" ya karena gue bosen di sana , selesai nyiapin keperluannya gue nggk punya kerjaan jadi dari pada nganggur gue ke Cafe ." Jelas Azizah tersenyum paksa
" Gitu oke kalau boleh tau majikan lo laki laki apa perempuan trus umur berapa apa status nya ." Tanya Naila
argh nih anak kalau nggk tau semuanya kagak berhenti bertanya
" emm Laki laki kemungkinan umur 28 nan kali ya. " Ucap Azizah nggk papa lah ngasih tau yang bagian ini
" hah masih muda dong trus dia udah punya pacar pa belum." Naila semakin antusias bertanya
" kayanya udah deh , gue nggk tau pastinya emang gue sapa yang harus tau semua tentang nya ." Ucap Azizah
" ohh , trus orang nya gimana baik nggk ganteng nggak ." Tanya Naila lagi
Belum sempat Azizah menjawab pelayan yang mengantarkan pesanan mereka datang dan meletakkan pesanan mereka lalu berlalu
Azizah meminum minumannya karena tenggorokannnya terasa kering , mungkin cuacanya yang panas membuat cepat haus
Sepertinya Naila melupakan pertanyaan nya tadi buktinya ia tak menagih jawaban
Mereka hanya diam dan sesekali membahas hal hal yang sepele
seperti berita berita terkini dan hal hal yang lagi viral
Karena sudah puas menghabiskan waktu bersama mereka berpisah , Azizah kembali ke rumah Dirga dan Naila entah mau pergi kemana
******
Malam Hari pun tiba
Dirga pulang dari kantor hari ini ia mengendarai mobilnya sendiri tanpa supir
Pukul 10 adalah jam saat ini , karena sudah malam hanya Pak Rio dan sedikit pelayan yang masih terjaga di tambah Azizah
Ya hanya mereka yang menyambut kedatangan Dirga
Kegiatan di lakukan seperti biasa , Azizah membantu Dirga membersihkan diri dan menyiapkan keperluan yang di perlukan
Setelah itu ia kembali ke kamarnya dan mengistirahatkan tubuhnya agar esok ia bisa kembali fresh
🌞🌞🌞🌞
Sinar mentari di pagi hari memulai awal hari ini yang cerah
Semua para penghuni bumi hampir keseluruhannya memulai aktifitas paginya
Azizah sudah selesai mandi ia naik ke atas menuju kamar Dirga , sudah terbiasa membuat ia tak terlalu capek
Setibanya di kamar Dirga ia mengetok pintu terdengar suara sautan dari dalam
Ia membungkuk hormat dan memulai rutinitas nya menyiapkan keperluan Dirga tanpa mengeluh
-
kini mereka tengah di meja makan hendak sarapan
Seperti biasanya Azizah mengambilkan Dirga makanan dan Dirga menerima nya tanpa berkomentar
Ia makan bersama dengan Azizah hal itu sudah biasa , awalnya sedikit aneh tapi mau apa lagi tak ada yang bisa membantah nya
Dirga memulai sarapannya begitu juga dengan Azizah
Baru saja Azizah hendak memasukkan suapan pertama ke dalam mulut nya sendiri tapi kembali terhenti saat mendengar teriakan wanita yang baginya sedikit asing
" Sayang . "Teriak nya menggema di ruangan tersebut siapa lagi kalau bukan Bella
Sontak Dirga menoleh dan menghentikan aktifitas makannya sama hal nya dengan Azizah yang malah tak berselera makan
Baru bertemu sekali saja sudah membuat nya jengah dan tak suka di lihat dari penampilannya dan cara berbicaranya yang kurang enak di ingat
" Bella kamu ngapain datang ke sini pagi pagi . "Tanya Dirga sedangkan Azizah kini berdiri dan membawa piring yang di isi makanan miliknya ke belakang tanpa bicara
Rasanya sangat malas bila harus satu ruangan dengan Bella
" Emang aku nggak boleh ya Yank aku kan kangen sama kamu . "Ucap Bella mencium kedua pipi Dirga , Dirga tak menolak ia menerimanya
Tubuhnya sangat merindukan pelukan dan kehangatan seorang wanita
" tentu boleh sayang , hanya saja aku kaget" . Ucap Dirga tersenyum
" oh ."
" kamu udah sarapan ."
" udah koq yank . "jawab Bella
" lebih baik kita keluar ." Ajak Dirga menggandeng Bella dan mereka keluar dan memasuki mobil meninggalkan pekarangan rumah tersebut
Azizah tak berselera makan lagi ia dari tadi hanya mengintip kepergian Dirga , berkali kali ia menghela nafas berat dan berjalan gontai menuju kamarnya
-
-
-