NovelToon NovelToon
DRAMA KEKASIH GELAP

DRAMA KEKASIH GELAP

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Single Mom / Balas Dendam
Popularitas:17.2k
Nilai: 5
Nama Author: Lel

Tania Kartika harus menelan pil pahit saat alat tes kehamilan menunjukkan dua garis merah yang cukup jelas. Ia hanya bisa memejamkan mata, mengingat malam panas sebulan yang lalu bersama Lingga Perdana, sang mantan terjadi tanpa pengaman. Sungguh Tania tak menyangka hanya sekali melanggar, langsung jadi.

Bagaimana nasib Tania sekarang? haruskah ia menghilangkan janin ini, apalagi Lingga sudah menjadi suami dari seorang model? Beginilah nasib percintaan yang kalah akan strata sosial.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

HAK MILIK

"Bareng saya saja, saya sudah tidak ada jadwal praktik," ujar Salman sengaja mendatangi kamar rawat inap Tania, mendengar dari perawat bahwa hari ini Tania sudah boleh pulang. Pun demikian, Salman sempat bertanya pada dokter Ula, dokter kandungan yang menangani Tania, perihal obat dan vitamin yang harus diminum oleh Tania.

Tania hanya tersenyum kecil, tak enak rasanya merepotkan Tante Lusi dan Salman, jadi saat Tante Lusi pulang dari luar kota, Salman memberi tahu sang mama bahwa Tania dirawat di rumah sakit, beliau langsung meluncur dan sampai menginap untuk menemani Tania. Ibu hamil itu langsung berkaca-kaca, terharu dengan perhatian beliau. Ibu kandungnya saja tak gupuh, bila Tania melapor sakit, ini hanya tetangga baru tapi sudah sangat seperhatian ini. Rasanya Tania ingin memeluk Tante Lusi dan menangis hebat atas bebam hatinya sekarang.

Mungkin Salman tak memberi tahu kondisi Tania sebenarnya, sehingga Tante Lusi tak pernah menyinggung kehamilan. Syukurlah, Tania khawatir pandangan Tante Lusi padanya berubah, ya sadar diri lah, perempuan hamil tanpa seorang suami masih dianggap tabu.

"Saya bisa sendiri dokter," ucap Tania menolak ajakan Salman, ia tak mau bergantung pada siapa pun. Hidupnya sudah disetting untuk sendiri, dan saat mengharapkan pada seseorang malah ia ditinggal nikah, Tania tak mau mengulang lagi.

Sejak dirawat pun, Tania sama sekali tak memegang ponsel, memang sengaja. Paling Lingga juga sudah memberitahu Yovi kalau dirinya opname, ada untungnya dia pingsan dan tak membawa ponsel, sehingga teror dari Siska pun tak ada. "Oh oke, kalau bisa sendiri. Hati-hati," ucap Salman kemudian keluar kamar inap Tania, tanpa memaksa. Tania tak berniat tarik ulur, ia hanya membatasi orang lain masuk dalam ranah hidupnya, apalagi seorang laki-laki, siapa tahu dokter Salman punya pasangan juga, khawatir dipandang pelakor.

Tania pun keluar rumah sakit sendiri, pulang sendiri, dia hanya memegang perutnya sembari menatap langit siang yang begitu cerah, "Rencana Tuhan untuk hidupku selanjutnya apa, sampai anak ini tak mau hilang dari rahimku?" gumam Tania merenungi jalan takdirnya.

Sesampainya di rumah, ia langsung memesan makanan, teringat kata Tante Lusi tempo hari menjadi wanita single itu tak mudah, dunia itu kejam, yang bisa menghandle hidup kita ya kita sendiri. Jaga kesehatan dan fokus pada pengembangan diri saja, agar mimpi yang kita idamkan bisa terwujud.

Tania pun sedikit demi sedikit mulai menata dirinya, sudah cukup terpuruk. Saatnya mulai hidup yang baik, karena sekarang ada nyawa yang tiap hari tumbuh dalam dirinya.

Makan sehat.

Pikiran tenang.

Minum vitamin.

Side job.

List keempat yang dipikirkan Tania bukan tanpa alasan. Kehamilannya yang belum membesar tentu tidak akan diketahui oleh banyak orang, tapi kalau sudah membesar Tania akan menghadapi gelombang hujatan, bahkan Siska sendiri bisa menjauhinya. Kalau sudah begitu, akankah dia nyaman kerja di kantor Yovi. Tentu tidak? Sehingga ada baiknya dia mulai mencari side job sejak hari ini.

Setelah makan, ia menuliskan daftar belanjaan untuk memenuhi lemari esnya. Ingat pesan dokter kandungan kemarin, porsi makan harus mengandung sayur, buah dan protein. Maka Tania akan beli bahan-bahan sehat tersebut.

Ia pergi ke supermarket sendiri, memilih bahan makanan real food, sekalian cuci mata. Ternyata pikiran tenang itu sangat baik ya, fokus pada diri sendiri membuat Tania tak mau berpikir aneh-aneh.

"Kok gak istirahat saja?" sebuah suara yang mengagetkan Tania saat memilih apel. Spontan ia menoleh, dokter Salman sudah berada di sampingnya dan tersenyum ramah.

"Hah? Kok bisa di sini?" tanya Tania heran, dokter itu tersenyum sembari menunjuk ke satu tempat, bagian ikan. Tania ikut tersenyum, ternyata dokter Salman bersama Tante Lusi.

"Loh, Tania sudah di sini aja. Sehat, Nak?" tanya Tante Lusi sembari memegang lengan Tania.

"Sudah sehat, Tante. Tante sendiri baru sampai?" balas Tania tak kalah ramah, setelah menemani Tania di rumah sakit, Tante Lusi pergi ke luar kota lagi, biasa urusan pekerjaan, sebagai narasumber woman preuner.

"Iya, bolak-balik ke luar kota, pulang-pulang lihat kulkas melompong, meski punya dokter tinggal di rumah, tapi gak peka," sindir Tante Lusi pada Salman, yang membuat Tania ikut tersenyum.

Tante Lusi pun mengajak Tania makan malam selepas belanja, ingin menolak tapi Tante Lusi terus memaksa. Mereka bertiga makan di restoran Jepang, Tania memilih ramen lebih awan daripada sushi, apalagi Salman berbisik jangan pesan sushi, kamu hamil gak boleh makan makanan mentah.

Selama makan malam, Tante Lusi yang mendominasi obrolan, karena Salman bukan tipe yang mudah berbaur. "Tante itu kalau sudah pegang mic, rasanya sejam gak kerasa loh, Tan, makanya sudah terbiasa ngoceh!" ucap beliau yang sempat minta maaf karena terlalu banyak cerita, Tania hanya tersenyum saja.

"Gak pa-pa Tante, sudah lama loh saya tidak mendengar seorang obrolan seorang ibu," ucap Tania yang memang sekangen itu akan kehadiran seorang ibu dalam hidupnya.

Tante Lusi langsung memegang tangan Tania, memberi support agar Tania tak merasa kesepian. Obrolan pun mengalir begitu saja sehingga ada celetukan dari Tante Lisa yang membuat Tania tertawa lebar begitu juga dengan Salman.

Bagi siapa saja yang melihat mereka, pasti mengira keluarga bahagia, itu pun yang dipikirkan Lingga. Tidak sengaja, ia keluar dari ruangan VIP bersama keluarga Calista disuguhi pemandangan menyesakkan hati. Jelas tak terima, kalau saja tidak ada mertuanya, mungkin Lingga sudah menghampiri Tania.

Semakin menyesakkan saat melihat lelaki itu lagi, Lingga yakin, keduanya sudah punya hubungan. Lingga tahu Tania bukan tipe perempuan yang mudah dekat dengan laki-laki lain. Calista mengoceh di dalam mobil, tapi tak disahuti Lingga sama sekali. Pikirannya terbanyang pada Tania, kalau sampai Tania membuka hati pada pria itu, entah sehancur apa Lingga.

Sebagai laki-laki yang menyentuh Tania pertama kali, tentu tak terima Tania harus disentuh laki-laki lain. Harus dengan cara apa Lingga meyakinkan Tania bahwa keduanya masih bisa berhubungan. Lama-lama Lingga akan keluar dari ahli waris si Wijaya itu, sepertinya lebih baik.

"Lingga, antarkan aku ke apartemen pacarku dong, sudah waktunya setor nih!" pinta Calista tak tahu malu. Bisa-bisanya membahas hal inti bersama lelaki lain pada sang suami. Lingga hanya menatap tajam pada Calista. "Kenapa sih? Gak rela aku lebih intim sama pacar aku?" tanya Calista masih tak tahu malu.

"Murahan aja sih," sebut Lingga seperti biasa, tajam dan pedas.

"Setidaknya aku normal, gak kaya kamu, masa' umur segini itunya cuma dibuat pipis doang," sindir Calista.

"Gak pa-pa, asalkan punyaku tahu mana hak milik orang mana hak milik sendiri," balas Lingga dengan maksud pacar Calista adalah suami orang, yang tak patut bersama Calista.

"Udah buruan antar aku, lama-lama emosi kalau dekat kamu!" ucap Calista kesal.

1
Lia Kiftia Usman
g sepenuhnya membenarkan tindakan papa nya lingga... terlalu meng agung kan 'harta' dan kekuasaan... lupa diatas langit ada langit
Lel: yang pasti ada salah juga terlalu sombong
total 1 replies
Erni Purwaningsih
saya suka ceritanya, sederhana dan bermakna, semangat up thor
Lel: terkmakasih kakak
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
tov, kyak e km perlu tegas k adik km yg otak e geser🤭 pndh k dengkul..ms iya kl pun anak e yovi kakak ipar km welcome ngga🤦‍♀️🤦‍♀️ km aja yg cm prasangka buruk itu anak s salman g bs nrima itu bayi
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
heran bgt ni org mcm apa sih...g dwasa bgt jd laki main nething aja kerjaane... yovi santai sadar x adik nya rada gila🤣
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒: nyebelin lingga ini thor..tlng salam jitak kin ya...msh mndg2 kaisar mah .. kl karakter wanita ne jd inget iswa sm sp satune lagi itu yg tangguh2
total 2 replies
Nurul Boed
Kapan dewasa nya si Lingga ini.. pikirannya se lalu negatif thingking aja
Lel: minta ditabok
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
up
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
mntap enak e kl mama2 kaya gini hehehe si yovi mlh pnya manusiawi n nyadar kl msti itu ada lingga g ky adik nya yg oon,
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
jahat y laki kok gini...tania j g ngusik hdp km lingga
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
/Sob//Sob//Sob//Sob/
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
nyesek banget...smpe nangis aq..d posisi tania d cemooh semua krywan g kbyg se ga nyaman apa bhkm siska yg temen dkt aja bgtu
Lel: menilai orang lebih gampang daripada empati
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
saake ya pntes ktka ktmu org yg bs mengerti dan selalu ada bs sprcya itu ( am lingga ) rrnyta orgtuanya buruk semua g pdli sm anak
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
duh...ada y begini
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ya ampun saake bgt km tan...cm dipakai😬 dan tdk berakhir mnjdi istri
Lel: makanya jangan pernah percaya sama cowok sebelum dinikahi
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
duh pie y kl mslh perasaan its oke bravo tp kl mslh hub duh knpa ada n bisa gt loh hts bertahun2 sprti suami istri pula..untunge dsni lingga bkn laki2 yg hobi gpnta gnti psgn brti bnr2 stg tania cm apakah anak yg cm ngandelin orgtua mkne g bs mlwn dg kt lain dia g pnya usaha sndiri gt tnpa byg2 orgtua kaya
Ahmad Sutrisno
makin kesini kog makin bingung dgn author nya,,, ini sebenarnya karakter lingga mau di buat seperti apaaaa ??? ,, kog jadi jauh jodoh nya dgn tania
Lel: dipisahkan dulu yaaaaa....mau seberapa kuat cinta Lingga buat Tania
total 1 replies
Erni Purwaningsih
nunggu update nya Thor
Siti Musyarofah
innalillahi
Lel: mari takziyah😍😍😍
total 1 replies
Lia Kiftia Usman
Yess ... jadi new mom ... sangat perlu dukungan dari sekitar..👍
Nurul Boed
Pasti yg rugi pihak wanita,, klo ad keluarga masih ad yg bantu... lah ni hidup sendiri 😭😭😭😭😭
Lel: lah makanya ..stress banget pasti
total 1 replies
Erni Purwaningsih
lanjut Thor, semangat 💪💪
Lel: terimakasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!