NovelToon NovelToon
Lord Of The Void

Lord Of The Void

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Action / Fantasi
Popularitas:281
Nilai: 5
Nama Author: Pendeta Merah

Ren Abraham, seorang anak laki-laki yatim piatu bertekad untuk menjadi kuat setelah desanya di hancurkan oleh para penyembah iblis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pendeta Merah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kota Pelabuhan Lonor

29 Mei 1889

Sebuah kapal kayu berlabuh di pelabuhan kota Lonor setelah berlayar selama setengah hari dari pulau Elgrand.

Lonor adalah pelabuhan kerajaan Avalonia yang menghubungkan laut Avalonia, Grier, Alivania, Solara, dan Netis, karena Elgrand hanya sebuah pulau yang di tempati institusi pendidikan, Elgrand tidak memiliki wilayah laut, dan juga, Elgrand juga bertindak sebagai pembatas antara laut kelima negara dengan lautan lepas Norei.

Dengan kemeja putih, blazer cokelat, dan celana hitam, Ren turun dari kapal, di punggungnya Oblivion di tutupi oleh kain.

' Sudah hampir memasuki bulan Juni, tanpa disadari musim semi akan segera berakhir, dan musim panas akan segera datang '

Sama seperti pelabuhan lainnya di setiap negara, yang merupakan tempat dimana pedagang, pelaut, dan penduduk berinteraksi, di Lonor terdapat banyak rumah yang terbuat dari kayu, kapal dengan tiga tiang, dan toko-toko berwarna-warni.

Jalanya terbuat dari batu berwarna cokelat, dan di buat sebersih mungkin untuk menyambut para pelaut dan pedagang dari luar.

Lonor cukup dekat dengan desa tempat Ren tinggal, Ren menggunakan pelabuhan ini untuk pergi ke Elgrand, karena itulah Ren cukup terbiasa dengan Lonor.

' Prioritas utama sekarang adalah mencari tempat untuk menginap, setelah itu pergi ke guild petualang untuk mendaftar menjadi petualang '

Ren berjalan pergi dari pelabuhan, karena sekarang dia berada di Avalonia, dia harus kembali menggunakan bahasa Avalonia, dan meninggalkan bahasa universal Hersia baru.

" Hahh...sebentar lagi akan musim panas, para ikan pasti akan bermigrasi ke tempat yang lebih dalam, bagaimana caraku untuk menafkahi keluarga jika para ikan itu pergi "

Kata seorang pria yang sedang duduk di warung pinggir jalan.

" Ya....di saat seperti inilah aku ingin menjadi petani, meskipun harus berhadapan dengan panasnya matahari, setidaknya aku memiliki uang untuk makan "

" Hahh..."

Beberapa orang menganggap musim panas itu bagus dan juga tidak, salah satu kelompok yang tidak menyukai musim panas adalah nelayan, mereka yang sumber pendapatan utamanya adalah dengan menangkap ikan, akan menghadapi masa sulit karena ikan akan pergi ke perairan yang lebih dalam.

Selain itu, kurangnya jumlah ikan di pasar akan menyebabkan kenaikan harga, jadi secara tidak langsung hal ini juga akan mempengaruhi orang luas.

' Oh iya, aku belum mengubah Riel menjadi Fond '

Mendengar seseorang membicarakan uang membuat Ren mengingat jika dia belum mengubah Riel menjadi mata uang asli Avalonia, Fond.

Karena merupakan tempat dimana orang-orang dari negara lain datang, Bank berada cukup dekat dengan pelabuhan, Ren bahkan sudah bisa melihat bangunannya dari kejauhan, itu di bangun tidak terlalu jauh dari jalan raya agar orang-orang tidak kesulitan menemukannya.

Pada awalnya, sekitar delapan tahun yang lalu, orang-orang di seluruh dunia tidak menggunakan uang kertas, tapi uang logam, hingga suatu hari seorang pedagang besar mengubah segalanya.

Pedagang itu memiliki perusahaan bernama Howell, karena dagangnya sangat populer dan di jual sangat tinggi, orang-orang menjadi kesulitan untuk membawa uang logam dalam jumlah besar, pedagang itu melihat masalah ini sebagai sesuatu yang sangat serius, jika dia tidak menangani masalah ini sekarang, para pelanggannya akan menjadi malas untuk datang ke tokonya.

Akhirnya dia membuat sistem penukaran uang, membuat orang-orang menukar uang logam mereka dengan kertas yang bisa di gunakan untuk membeli produk di tokonya, selain menyelesaikan masalah yang ada, dia juga mendapatkan untung besar dari sistem penukaran uang ini.

Namun, dari apa yang Ren dengar, Howell hampir hancur karena musuh mereka menggunakan uang palsu untuk menyerang, dan entah apa yang terjadi selanjutnya, Ren tidak tahu, tapi Howell masih bertahan sampai sekarang dan kembali ke kejayaannya.

Ren masuk kedalam gedung Bank dan langsung pergi menemui kasir Bank.

" Apa yang bisa saya bantu tuan? "

Di panggil “ tuan ” entah kenapa membuat Ren senang, dia yang masih muda sekarang merasa seperti orang dewasa yang berwibawa.

" Aku ingin menukar uang, Riel ke Fond "

" Baik, berapa banyak yang ingin anda tukarkan? "

Ren mengambil uang yang dia simpan di sakunya, dia sengaja memisahkan sedikit uangnya agar tidak mengalami sesuatu seperti dicopet di tengah jalan.

" 10 ribu Riel "

" Baik, tunggu sebentar "

Kasir Bank itu menerima uang Ren dan dengan tenang memeriksa keasliannya, dan setelah memastikan itu asli dan jumlahnya sesuai dengan yang Ren katakan, dia mengambil Fond dari laci.

Sama seperti Riel, Fond terdiri dari satu, lima, sepuluh, lima puluh, dan seratus.

" Ini 29,970 Fond anda, mohon di hitung terlebih dulu "

' Pantas saja dia terlihat senang, Bank mengambil 0,1 persen! '

Ren menerimanya dan dengan tenang menghitungnya, setelah memastikan jika jumlahnya sesuai, Ren tersenyum dan berkata.

" Jumlahnya benar, terimakasih "

" Ya, sama-sama "

Setelah itu Ren keluar dari gedung Bank, kembali melanjutkan perjalanannya untuk mencari penginapan.

Seorang gadis yang terlihat seperti berusia dua belas tahun mendekati Ren, dia memiliki wajah halus dan terlihat seperti anak yang ceria.

" Halo tuan, apa anda baru saja datang ke kota ini, jika iya maka saya bisa menjadi pemandu anda! "

Melihat dari pakaiannya yang usang, Ren yakin jika gadis di depannya adalah salah satu anak yang tidak beruntung, dia pasti terlahir di keluarga miskin yang selalu mengalami kesulitan ekonomi.

"... Sebenarnya aku sudah pernah kesini satu kali meskipun hanya sebentar, baiklah, bisakah kamu mengantarku ke sebuah penginapan yang nyaman di sekitar sini? "

" Tentu, serahkan padaku, aku Efil, tahu semuanya di kota ini! "

Ren tersenyum" Kalau begitu mohon bantuannya "

" Ya! "

Dengan itu, Ren pergi mengikuti Efil menuju penginapan.

" Apa kamu sudah lama bekerja sebagai pemandu Efil? "

" Ya, sekitar satu tahun yang lalu "

" Dalam sehari berapa banyak uang yang kamu dapatkan? "

Efil memegangi dagunya dengan jari telunjuknya" Tergantung seberapa banyak orang dan jauh tujuan mereka, biasanya aku mendapatkan 2 Fond untuk satu hari "

" Aku tidak mengambil banyak, satu orang dua keping logam "

Meskipun uang kertas sudah populer, uang logam masih di gunakan oleh beberapa orang karena itu masih memiliki nilai, 20 keping setara 1 Fond.

" Begitu ya "

Efil menunjuk kearah gang kecil di samping.

" Lewat sini, ini adalah jalan pintas untuk cepat sampai ke penginapan "

Ren mengangguk dan dengan tenang mengikuti Efil, semakin dalam dia masuk, semakin sedikit suara orang-orang di jalan utama yang dapat dia dengar.

Setelah mengalami dua kali belokan di gang kecil, Ren akhirnya kembali ke jalan utama, di sebrang jalan, Ren melihat bangunan besar yang terbuat dari batu, di atasnya tertulis nama Guild Petualang.

' Sedekat ini...bagus, dengan ini aku tidak perlu mencarinya lagi! '

" Tuan? "

" Ah maaf, ayo lanjutkan "

" Ya "

Sama seperti namanya, Guild Petualang adalah tempat dimana para petualang berkumpul, dan sedangkan untuk petualang itu sendiri, mereka adalah sekelompok orang yang menjelajahi dunia untuk mencari harta karun.

Sebenarnya para petualang di masa lalu itu bebas dan tidak terikat oleh organisasi maupun, Guid Petualang ada hanya karena para petualang butuh tempat untuk melakukan pertukaran di antara mereka, tanpa disadari, mereka membentuk sebuah organisasi dengan Guild sebagai pusatnya.

Hal ini terus berlanjut hingga Guild menjadi organisasi resmi, sekarang para petualang bukan sekedar penjelajah dunia, tapi mereka yang sudah di akui oleh Guild sebagai seorang petualang.

Ren memutuskan untuk menjadi seorang petualang, selain untuk mencari uang, pekerjaan seperti ini juga cocok untuk meningkatkan kekuatan, Ren berpikir jika dia menjelajahi dunia dia akan menemukan pengetahuan tentang sistem Warior yang masih belum dia ketahui.

" Tuan, ini dia tempatnya "

Kata Efil sambil menunjuk sebuah bangunan berlantai tiga, di depan pintu, Ren melihat seorang wanita paruh baya sedang menyapu halaman, dan wanita itu juga melihat kearah Ren dan Efil.

" Terimakasih "

Ren mengeluarkan satu lembar uang kertas dengan tulisan 10 Fond dari sakunya.

" Tuan, apa tidak ada uang kecil? "

" Hahaha...aku masih ingin menjelajahi kota ini besok, bisakah kau datang lagi kesini besok,ini adalah uang sewamu "

Efil tersenyum lebar" Baik, serahkan padaku, aku pasti datang besok pagi, percayalah! "

" Ya, aku percaya padamu "

Selain ingin membantu Efil sedikit, Ren tidak memiliki uang logam, dia tidak tahu dimana harus mendapatkannya.

Setelah berpisah dengan Efil, Ren berjalan menuju pintu masuk penginapan.

" Apa kamu ingin menginap anak muda? "

Kata wanita paruh baya yang sebelumnya menyapu halaman, dia gemuk, wajahnya yang bulat tampak hangat.

" Ya "

" Hahaha...aku harus berterimakasih pada gadis kecil barusan, ayo masuk! "

' Hah...apakah wanita ini adalah pemilik penginapan? '

Ren mengikuti wanita paruh baya tersebut, masuk kedalam penginapan, dan seperti yang Ren curigai, wanita itu adalah pemilik penginapan.

" Karena hotel yang di dirikan di selatan, penginapan ini menjadi jarang kedatangan pelanggan, yang datang hanyalah para petualang yang datang dan pergi dengan sangat cepat "

" Pasti ada yang lain bukan, mengingat jumlah orang yang datang, tidak mungkin hotel yang anda bicarakan dapat menampung mereka semua "

" Ya, memang banyak orang datang karena kota ini adalah kota pelabuhan, tapi sebagian besar dari mereka menginap di rumah bordil atau rumah gadis jalanan, berbeda dengan penginapan ini, disana mereka bisa mendapatkan kehangatan "

"... Begitu ya "

Sebagai seorang laki-laki, Ren memahami perasaan orang-orang itu dengan datang ke tempat seperti rumah bordil.

" Hahaha...kenapa, kau tertarik, jika iya kau harus keluar malam ini, ada banyak gadis jalanan di jalan ini "

" Tidak, aku masih berusia 17 tahun, belum waktunya aku melakukan sesuatu seperti itu "

Kata Ren dengan wajah malu.

" Hmph...dasar pria membosankan, asal kau tahu, para perempuan itu sebenarnya butuh laki-laki yang ahli dalam urusan ranjang "

Benar, dengan sedikit tambahan seperti kaya, tampan, baik hati, penurut, penyayang, pintar memasak, pintar merawat anak, suka menolong, bisa terbang, bisa mengendalikan cuaca, singkatnya perempuan menginginkan seorang pria yang serba bisa.

" Berapa lama kau akan tinggal? "

Ren tidak langsung menjawab, dia berpikir sejenak, karena dia tidak tahu berapa lama harus tinggal di kota pelabuhan ini dan dia juga tidak tahu kemana harus pergi setelah kota Lonor, Ren akan tinggal lumayan lama di kota hanya untuk membiasakan diri dengan pekerjaannya.

" 1 bulan "

" Baik, sewanya adalah 90 Fond, itu sudah termasuk biaya makan tiga kali sehari, siapa namamu?

" Ren Abraham "

Sementara wanita itu menulis nama Ren di buku catatannya, Ren mengambil 100 Fond dari dalam sakunya.

" Kamarmu ada di lantai 2, nomer 12, ini kunci kamarnya "

" Baik, terimakasih "

" Ya "

Saat Ren ingin pergi ke lantai dua, wanita itu tiba-tiba mengatakan sesuatu.

" Ngomong-ngomong, namaku Smir, panggil saja aku nyonya Smir, Ren kecil "

' Siapa yang kau panggil kecil, tidak dengar jika aku sudah mengatakan bahwa aku itu berusia 17 tahun, meskipun aku pendek dan memiliki wajah imut, di dalam aku adalah harimau! '

" Ya, aku senang bertemu denganmu nyonya Smir "

Setelah itu Ren pergi menuju lantai dua, ke kamarnya, di atas, Ren melihat ada sepuluh pintu, kemungkinan besar lantai 1 juga memiliki sepuluh kamar seperti lantai dua.

Lantainya bersih, di atas Ren melihat lampu bertenaga sihir, lampu yang akan hidup sendiri ketika area di sekitarnya gelap, di ujung koridor, terdapat jendela berbentuk kotak yang sederhana, cahaya matahari dengan mudah masuk karena itu berada di timur.

' Ini dia '

Ren akhirnya menemukan kamar nomer 12, setelah membuka kunci pintu, Ren masuk kedalam, di dalam dia langsung menyadari jika tidak ada kamar mandi, semua orang harus mengantri jika ingin mandi.

" Hahh... sudahlah "

Prabotan di dalam cukup lengkap, ranjang yang berdempetan dengan dinding, lemari tepat di samping pintu, meja dan kursi di depan pintu, gantungan baju di sebelah jendela.

" Sedikit mirip dengan kamarku di rumah "

Ren menutup pintu, menaruh tas dan Oblivion di meja, membuka tirai, lalu dengan tenang berbaring di ranjang, kasurnya tidak selembut kasur di asrama, tapi Ren sudah sangat puas dengan itu.

" Hari ini sungguh melelahkan "

Di keluarkan dari akademi, berlayar di laut, tiba di kota pelabuhan, bertemu gadis kecil yang sedang bekerja, dan bertemu nyonya Smir, jika di pikirkan, Ren seharusnya tidak terlalu lelah, tapi entah kenapa dia merasa sangat kelelahan sekarang.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!