NovelToon NovelToon
My Lovely Devil

My Lovely Devil

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Diam-Diam Cinta / Keluarga & Kasih Sayang / Persahabatan / Romansa
Popularitas:256.2k
Nilai: 5
Nama Author: Iin Nuryati

Yumna tiba-tiba saja diculik oleh seseorang yang ternyata adalah kakak dari sahabat baiknya sendiri. Yumna lantas dikurung di villa milik Zayn, kakak dari sahabat baik Yumna, Zunia, yang baru saja meninggal karena sebuah kecelakaan mobil. Dan kenyataan bahwa ternyata Zayn sudah resmi menikahi Yumna membuat Yumna sangat syok.

Apa yang sebenarnya sudah terjadi? Kenapa Zayn ( kakak Zunia ) sampai menculik dan mengurung Yumna, bahkan sampai menikahi Yumna secara paksa? Dan ada rahasia apa sebenarnya dibalik kecelakaan yang sudah menewaskan Zunia itu?

Bahkan rahasia dari identitas Yumna yang sesungguhnya pun akhirnya diungkap secara mengejutkan oleh Zayn. Bagaimana Yumna menjalani takdir hidupnya yang tiba-tiba berubah drastis ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iin Nuryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12. Kenyataan Pahit

'Itu adalah buku nikah kamu. Kita sudah menikah secara resmi dan menjadi pasangan suami istri yang sah. Kamu istri aku sekarang. Dan aku adalah suami kamu.'

Perkataan Zayn itu kembali terngiang di dalam kepala Yumna. Pandangan Yumna kosong. Rasanya Yumna masih sangat syok saat ini.

"Enggak. Ini nggak mungkin," lirih Yumna, masih menolak untuk percaya.

Yumna langsung turun dari tempat tidur dan menghampiri Zayn, berdiri di hadapan Zayn saat ini.

"Kakak pasti bohong kan?" tanya Yumna menuntut. "Ini semua pasti nggak bener. Kakak cuma lagi bercanda aja kan?" lanjut Yumna.

Zayn tersenyum mencibir.

"Sayangnya ini adalah kenyataan. Kita sudah menikah secara sah dan resmi," jawab Zayn, terdengar sangat menyebalkan.

"Enggak. Nggak mungkin," lirih Yumna lagi.

Yumna tiba-tiba mengangkat kedua tangannya dan menarik kerah kemeja Zayn.

"Kenapa bisa jadi seperti ini? Kenapa kakak tiba-tiba nikahin aku seperti ini? Ada apa ini semuanya? Apa yang sebenarnya sudah terjadi?" tanya Yumna mulai emosi.

Zayn tersenyum smirk. Zayn pun kemudian melepaskan kedua tangan Yumna dari kerah kemejanya.

"No no no. Jangan pakai emosi. Karena di sini yang seharusnya emosi adalah aku, bukan kamu," jawab Zayn dengan setengah mencibir.

Yumna mengerutkan keningnya, tidak mengerti maksud dari perkataan Zayn itu.

"Ini semua adalah hukuman yang harus kamu tanggung karena semua kesalahan yang sudah diperbuat oleh kakak brengsek tersayangmu itu," lanjut Zayn kemudian.

"Hukuman yang harus aku tanggung karena semua kesalahan Kak Yusuf?" tanya Yumna mengulangi. "Memangnya kesalahan apa yang sudah diperbuat oleh Kak Yusuf sama kakak?" lanjut Yumna.

"Bukan sama aku, tapi Zunia," jawab Zayn.

"Zunia?" tanya Yumna, semakin merasa bingung.

"Heh, kamu mengaku kalau kamu adalah sahabat baik Zunia. Tapi nyatanya apa yang sudah terjadi kepada Zunia saja kamu bahkan tidak mengetahuinya bukan?" tanya Zayn dengan tersenyum mencibir.

"Yang sudah terjadi kepada Zunia?" bingung Yumna.

"Dan bahkan kamu juga tidak mengetahui bukan kalau semua yang sudah terjadi kepada Zunia itu karena disebabkan oleh kakak kamu yang brengsek itu, iya kan?" lanjut Zayn mulai naik emosinya.

"Kak Yusuf? Se-sebenarnya apa yang sudah terjadi kepada Zunia? Dan kenapa itu disebabkan oleh Kak Yusuf?" tanya Yumna yang semakin kebingungan.

"YUSUF SUDAH MERENGGUT KESUCIAN ZUNIA!" kata Zayn dengan setengah berteriak.

Yumna menutup mulutnya menggunakan kedua telapak tangannya sendiri karena merasa sangat terkejut setelah mendengar perkataan Zayn itu tadi.

"Zunia bahkan juga sedang mengandung anak dari Yusuf pada saat kecelakaan itu terjadi," lanjut Zayn.

Dan Yumna semakin membulatkan kedua matanya karena merasa semakin terkejut.

"Zunia bertemu berdua dengan Yusuf sesaat sebelum kecelakaan itu terjadi. Zunia memberitahu Yusuf tentang kehamilannya. Tetapi sepertinya kakak kamu yang brengsek itu menolak untuk bertanggung jawab. Itu kenapa Zunia menjadi marah dan frustasi. Dia mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang sangat tinggi. SAMPAI AKHIRNYA TERJADI KECELAKAAN ITU DAN NYAWA ZUNIA TIDAK BISA DISELAMATKAN," ucap Zayn dengan berteriak di akhir kalimatnya.

Tes. Tes.

Air mata itu sudah mengalir begitu saja di kedua pipi Yumna.

"Dan yang lebih brengsek lagi, KAKAK KAMU ITU BAHKAN NGGAK MAU MENGAKUI SEMUA PERBUATANNYA KEPADA ZUNIA," teriak Zayn lagi.

Yumna melangkah mundur, sampai dirinya akhirnya jatuh terduduk di atas tempat tidur saat ini. Rasanya Yumna benar-benar syok setelah mendengar semua perkataan yang sudah diucapkan oleh Zayn itu tadi.

"Enggak. Ini nggak mungkin kan? Zunia. Kak Yusuf," lirih Yumna.

Zayn mengeluarkan sesuatu dari saku jasnya. Tiga buah test pack kehamilan. Zayn melemparkan ketiga test pack tersebut ke pangkuan Yumna.

"Itu adalah test pack yang berhasil aku temukan di dalam kamar Zunia," kata Zayn.

Yumna mengambil ketiga test pack tersebut. Semuanya menunjukkan hasil yang positif. Zayn mengeluarkan sebuah buku diary kecil dari saku jasnya yang lain. Zayn lalu juga melempar buku diary kecil itu ke pangkuan Yumna.

"Dan itu adalah buku diary Nia. Kamu bisa membacanya sendiri kalau kamu masih tidak percaya dengan semua yang sudah aku katakan tadi," lanjut Zayn.

Yumna mengambil buku diary kecil itu dan membukanya di bagian-bagian akhir. Dan kembali Yumna menutup mulutnya sendiri dengan sebelah tangannya. Air mata itu juga semakin mengalir deras membasahi wajah cantik Yumna saat ini.

Di dalam buku diary itu Zunia menuliskan bahwa dirinya telah kehilangan kesuciannya pada malam perayaan pergantian tahun baru. Kesucian Zunia direnggut oleh laki-laki yang selama ini diam-diam disukai oleh Zunia, Yusuf.

Yumna benar-benar tidak menyangka kalau ternyata ada kejadian seperti ini pada saat dirinya merayakan malam pergantian tahun baru bersama dengan ketiga sahabat baiknya di villa milik keluarganya dulu itu.

"Zunia, hiks hiks," lirih Yumna seraya memeluk buku diary kecil Zunia itu dengan menangis sesenggukan.

Sesaat Zayn merasa iba ketika melihat Yumna yang menangis sedih seperti itu. Air mata Yumna itu tulus, Zayn tau itu. Tetapi amarah itu juga tetap masih berkobar di dalam hati Zayn.

"Salahkan kakak kamu yang brengsek itu. Laki-laki pengecut yang bahkan tidak berani untuk mempertanggungjawabkan apa yang sudah dia perbuat sendiri. Laki-laki baj1 ng4n yang sudah menyebabkan Zunia sampai kehilangan nyawanya," ucap Zayn penuh amarah.

Yumna sangat bisa memahami kemarahan yang sedang dirasakan oleh Zayn saat ini. Bahkan jujur saja, Yumna sendiri pun juga merasa kecewa kepada kakaknya itu saat ini, setelah mengetahui semua kenyataan pahit yang ternyata dialami oleh sahabat baiknya, Zunia, akibat dari ulah perbuatan kakaknya itu, Yusuf.

"Dan sekarang, aku ingin agar kakak kamu yang brengsek itu juga merasakan sama seperti apa yang sudah aku rasakan. Kehilangan adik perempuan yang sangat dia sayangi," kata Zayn, sudah mulai bisa mengontrol emosinya sendiri.

Yumna mengangkat wajahnya dan melihat ke arah Zayn. Kehilangan adik perempuan yang sangat disayangi? Mungkinkah Zayn juga akan ---.

"Tidak. Aku tidak akan menjadi sebrengsek kakak kamu itu. Aku justru akan menjadi berkali-kali lipat lebih brengsek dari kakak kamu itu," ucap Zayn penuh penekanan, seakan mengerti apa yang sedang dipikirkan oleh Yumna saat ini.

"Melihat adik perempuan yang sangat dia sayangi menikah dan menjadi milik orang lain. Aku pasti akan sangat menikmati setiap keputus-asaan dan ketidak-berdayaan yang pasti akan dirasakan oleh kakak kamu yang brengsek itu," lanjut Zayn.

Yumna membulatkan kedua matanya, tidak menyangka sama sekali dengan semua yang sudah dikatakan oleh Zayn itu tadi.

"Jangan pernah berpikir untuk kabur atau berbuat macam-macam, jika kamu tidak ingin melihat keluargamu aku hancurkan dalam sekejap. Kamu boleh mencobanya kalau kamu berpikir ancamanku hanya sekedar omong kosong saja. Mari kita lihat dan buktikan sendiri," peringat Zayn yang berupa ancaman untuk Yumna.

Yumna semakin membulatkan kedua matanya. Air mata itu semakin mengalir deras, membasahi wajah cantik Yumna. Tidak mengindahkan keterkejutan Yumna, Zayn kemudian berbalik dan melangkah meninggalkan kamar tersebut. Meninggalkan Yumna yang kembali menangis sesenggukan di dalam kamar itu seorang diri.

1
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
moment moment bikin sad
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
etdah jd baper kan saya pak
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
ayo mam lanjut up LG dong🤗🤗🤗❤️❤️❤️
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
Alhamdulillah akhirnya mereka bisa berdekatan lg😢💓 harunya
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
ciam cium muluk akunya cium apa donh😄🤣🤣🤣
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
please dengerin permintaan maaf ayahmu ya dde utun syg🤗❤️
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
sweet bgt dah bikin ngiri kau bang🤣
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
duh sedih 😢😢😢si utun segitunya menyiksa bunda dan ayahnya nih🤭🤭
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
yg tdk berkepentingan diharapkan meninggal kan posisi😄
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
duh kirain dah sembuh Yumna 😢😢
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
langsung aja pak bos, bu bos dah menantimu
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
weh panggilan darurat ini
❤️⃟WᵃfMita◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ℘ℯ𝓃𝓪
alhamdulillah akhirnya kalian berdua bersama2 lagi tanda ada sekat dan masalah😍😍👍
❤️⃟WᵃfMita◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ℘ℯ𝓃𝓪
hiks kagk kebayang ini mah sweet bgt hari biru ih jadinya man Iin🥺🥺🥺🥺
❤️⃟WᵃfMita◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ℘ℯ𝓃𝓪
masyaAllah... nikmat denger suami manggil istri dgn lembut gini tuh😘
❤️⃟WᵃfMita◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ℘ℯ𝓃𝓪
alhamdulillah akhirnya BangZayn datang juga, kirain bakalan agak lama dan ada drama lain dl🤭🤭siap BangZayn tenangin binumu dl gih😍🥺
❤️⃟WᵃfMita◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ℘ℯ𝓃𝓪
emang bangZayn gabakal cemburu kalau Nana yg ngawasin malah bangYusuf
❤️⃟WᵃfMita◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ℘ℯ𝓃𝓪
awas jangan ngebut2 lhoh bangZayn.. khawatir boleh tp utamakan keselamatan👍👍
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
Alhamdulillah akhirnya bisa bersama2 lagi🤗💓💓💓
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
ternyata benar karena kangen banget kan sang suami🤗💓💓JD baper aku nih Yum
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!