Kehidupan ala Barat ++
Bagaimana jadinya jika kau jatuh cinta pada seorang gadis yang bisa melihat masa depan?
Bertemu dengannya pertama kali langsung merubah hidup Ryuga. Ia begitu tertarik dengan penampilan Yumi, gadis yang sering membawa payung berwarna hitam kemanapun ia pergi meski hari terlihat begitu cerah.
Amanda Yumi, seorang gadis yang bisa melihat masa depan. Namun, ia sendiri tak bisa melihat masa depan akan berapa kali ia jatuh cinta. Termasuk dengan hadirnya cinta yang diberikan Ryuga Oliver kepadanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon La-Rayya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12. Jurnal Harian Yumi
Sudah hampir satu bulan berlalu sejak malam di mana Yumi mabuk dan hampir menyebabkan kesalahpahaman antara dirinya, Henry dan Ryu. Tapi untungnya Yumi bisa mengingat semuanya. Apa yang sudah terjadi dan menjelaskan semuanya kepada mereka berdua. Satu hal yang tidak diingat oleh Yumi, adalah bagaimana dia bisa kehilangan kunci cadangan dari jurnal yang selalu dia bawa ke mana pun dia pergi.
Yumi sudah mencarinya kemanapun di setiap sudut dari tempatnya bekerja dan juga di rumahnya. Tapi kunci itu sudah hilang dan membuat Yumi harus menggunakan kunci utama yang disimpan di dalam saku celananya.
Saat Yumi membuka jurnal nya untuk mengecek sesuatu, dia melihat hal lain yang tidak dia ingat kapan dia tulis. Ada sebuah catatan yang tertulis dan itu adalah tulisan tangannya sendiri. Dimana Yumi dama sekali tidak ingat kapan dia melakukannya. Dan Yumi sendiri sama sekali tidak menyangka, kenapa dia menulis hal seperti itu.
(Ryuga Oliver akan mempunyai keluarga baru 89%)
Sebenarnya tujuan dari jurnal Yumi adalah digunakan untuk melihat masa depan atau kemungkinan yang akan terjadi. Di mana hal itu sangat penting bagi Yumi untuk mengetahui hal yang akan terjadi setiap harinya. Dimana hal itu juga akan sangat berpengaruh di hidup Yumi. Bahkan akan berpengaruh bagi seluruh dunia. Dimana Yumi bisa melihat kemungkinan buruk atau bencana yang akan terjadi di masa depan. Jadi Yumi bisa memperingatkan orang lain.
Dan yang ini adalah kali pertama bagi Yumi menulis sesuatu yang berkaitan dengan orang lain.
Hari-hari berlalu dan Yumi terus menulis di dalam jurnal nya sampai dia benar-benar lupa dengan waktu. Setiap harinya, Ryu selalu datang ke kliniknya untuk sekedar membawakan makan siang untuknya. Ryu akan datang kapanpun dia tidak sibuk dengan jadwal kuliah dan pekerjaan paruh waktunya. Karena seringnya bertemu, membuat hubungan keduanya menjadi lebih dekat lagi.
Bagi Yumi, Ryu adalah orang yang sangat baik, polos, dan jujur. Yumi dapat melihat hal itu setiap waktu. Yumi selalu melihat kemungkinan dari kejujuran dan ketertarikan Ryu terhadap dirinya. Yumi bahkan selalu membaca isi pikiran Ryu terhadapnya.
Namun, bagi Yumi, Ryu masih lah pria muda yang sudah begitu lama sendirian. Dan hanya ingin memiliki seseorang untuk menemaninya. Yumi pun selalu mencoba untuk menjadi yang terbaik agar bisa membuat Ryu merasa tidak sendiri lagi setiap harinya. Dan pada kenyataannya, Yumi terlihat memperlakukan Ryu seperti adik laki-laki yang tak pernah dimilikinya.
"Kak Yumi, apakah kau sibuk hari sabtu besok?" Tanya Ryu saat dia berkunjung ke klinik Yumi.
"Aku rasa tidak. Kenapa memangnya? Apakah kau memenangkan tiket untuk menonton film lagi?" Balas Yumi balik bertanya.
"Tidak. Sebenarnya, aku ingin mengajakmu pergi ke sebuah taman bermain yang berada di dekat tempat aku bekerja. Bos tempat aku bekerja memberikan dua tiket padaku. Dan seperti biasa, aku harus menggunakan tiket itu sebelum tiketnya hangus atau sudah tidak berlaku lagi." Ujar Ryu.
"Baiklah kalau begitu. Aku akan pergi denganmu untuk kali ini." Balas Yumi.
Wajah Ryu benar-benar sumringah, matanya bahkan berbinar saat Yumi memberi tahunnya bahwa dia akan pergi dengannya. Ryu bahkan tidak bisa menyembunyikan, bagaimana bahagianya dia saat mereka berdua berbicara tentang bagaimana cara Ryu mendapatkan tiket itu.
*******
Hari sabtu datang dengan sangat cepat. Yumi pun menutup klinik satu jam lebih cepat dari biasanya. Semua itu dilakukannya untuk pergi ke taman bermain bersama Ryu.
Saat Yumi tiba di pintu gerbang, dia berpikir bahwa dia sampai di gerbang dengan cepat dibanding dengan waktu yang sudah ditentukannya untuk bertemu dengan Ryu. Tapi mata Yumi menangkap sosok Ryu yang berdiri di sisi sebelah kiri gerbang. Dan ternyata Ryu sudah menunggu dirinya di sana.
"Maaf, karena sudah membuatmu menunggu." Ucap Yumi merasa tak enak hati saat dia berjalan mendekat ke arah Ryuga.
"Kebetulan aku juga baru sampai. Kalau begitu ayo kita masuk dan menaiki semua wahana yang ada disini secara gratis, tidak perlu bayar." Ucap Ryu seraya menarik tangan Yumi dengan raut wajah yang begitu bahagia.
Saat mereka berdua masuk kedalam area taman bermain, Yumi dapat merasakan bahwa sesuatu terlihat begitu aneh. Biasanya taman bermain akan ada banyak anak kecil yang bermain dan berlari ke mana-mana. Tapi berbeda dengan taman ini yang terlihat lebih banyak didatangi oleh para pasangan yang tengah berpacaran.
'Tunggu dulu, apakah hari ini adalah hari yang spesial?'
Yumi mengambil ponselnya dari dalam saku celananya untuk melihat kalender libur. Dan ternyata saat dia melihat tanggal hari ini, dia pun mengerti bahwa hari ini adalah hari bahagia bagi para pasangan yang tengah berpacaran dan hari yang menyedihkan bagi seseorang yang singel seperti dirinya....
Valentine day...
Bersambung....
Semuanya, jangan lupa untuk tinggalkan like, komen, vote dan beri hadiah juga ya... 😘