NovelToon NovelToon
Endless

Endless

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Marisa Canon

Andrea Pricillia, gadis berusia 22 tahun. Dia di tipu oleh kekasihnya sendiri dan terjebak dengan sejumlah hutang yang sama sekali tidak dia lakukan. Untuk bisa melunasi semua hitang itu, Andrea harus menjadi pelayan dan mengabdikan diri pada pria yang menjadi tuannya.

Malvin, pria yang di juluki dewa kematian itu adalah pimpinan klan paleng berbahaya di Italia.
Dengan dendam masa lalu, hatinya hanya di isi dengan kekejaman dan penyiksaan.

Sayangnya, wanita yang dia pikir adalah penyebab kematian adiknya malah membuat dia jatuh cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marisa Canon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 12

"Sudah ku katakan aku tidak ingin di ganggu." ujar Malvin dengan tajam.

Arsula tersenyum manis. "Kau adalah milikku, tidak akan ku biarkan siapa pun menyentuhmu termasuk wanita penebus hutang itu."

"Dia hanya membawakan obat."

Arsula tersenyum miring. "Baby, kau tidak sedang membela wanita itu bukan?"

"Dia hanya seorang pelayan. Jangan menanyakan hal yang sudah ku jawab berulang-ulang." Pria itu menjauh saat tangan Arsula ingin mengelusnya.

Wanita itu menelan ludah kasar, merasakan sesuatu yang aneh. Malvin seperti sedang menjaga jarak darinya. Dia menatap Malvin yang menjauh. "Kalau begitu nikahi aku, aku akan menuruti semua yang kau perintahkan. Bagaimana."

Kini giliran Malvin yang tersenyum miring. "Arsula, aku mohon jangan mengungkit soal pernikahan. Aku bahkan belum membalas dendamku."

"Lalu sampai kapan aku harus menunggu. Bukankah wanita itu sudah ada di depan matamu? Lakukanlah, bunuh dia agar dendam mu selesai."

"Tidak semudah itu Arsula."

"Jika kau berfikir untuk membunuh saja rumit, maka akan aku lakukan untukmu. Aku akan membunuh wanita itu."

"Lakukanlah," ucap Malvin. Menanggalkan baju dan menyisahkan tubuh yang di penuhi tato. "Dan kau akan menerima akibatnya jika berani melanggar aturanku."

Wanita itu menelan ludah kasar. " Maka kau akan melihatku menyiksanya setiap hari. Aku takkan berhenti sampai kau menikahiku, aku adalah satu-satunya wanita yang harus memilikimu Malvin.

*****

Verona, pagi ini. Ini adalah pertama kalinya dia menginjakkan kaki ke dalam kota sepagi ini. Di mana setiap pedagang menyuarakan barang dagangannya untuk memanggil pembeli. Begitu ramai dan penuh dengan berbagai macam makanan dan tentu saja turis.

Andrea diam-diam keluar Mansion, bukan untuk menikmati kota Verona, tetapi Andrea mencari klinik untuk melihat keadaan tangannya yang memar. Dan waktu terisa akan dia gunakan untuk menghubungi ayahnya.

"Grazie," ujar Andrea ketika lukanya selesai di obati.

"Maaf. Apa aku bisa menemukan telepon umum di sekitar sini."

"Tentu saja Nona, di ujung lorong ini ada sebuah telepon umum dekat taman. Kau bisa menggunakannya."

Perempuan itu membalas dengan tersenyum "Grazie."

Perawat itu mengangguk dengan membalas tersenyum kepada Andrea.

"Baiklah, sampai nanti."

Andrea berlari kecil menuju tempat di mana dia bisa menghubungi ayahnya. Wanita dengan rambut yang cukup panjang itu menekan beberapa tombol hingga terdengar suara nada masuk. Terdengar seseorang sudah menerima panggilannya.

'Hallo.'

"Miss Burman?"

'Andrea, kau kah itu?'

"Sì, aku ingin berbicara dengan Ayahku."

'Ayahmu.' Jawaban Miss Burman sedikit ragu membuat Andrea tidak sabaran.

"Ada apa?"

'Tidak Sayang. Sebentar, akan aku panggilkan Lazaro.'

Menunggu Miss Burman yang memanggil ayahnya, Andrea menggigit kuku telunjuknya merasa tidak sabaran mendengar suara tua Ayahnya. Dan saat dia mendengar suara langkah mendekat, senyum Andrea mengembang.

"Ayah?"

'Maaf Andrea, tapi Ayahmu menolak untuk menerima panggilan darimu. Dia tidak ingin bicara.'

Senyuman Andrea memudar mendengar penjelasan ibu tirinya itu. "Ada apa? Apa semua baik-baik saja? Kenapa dia tidak ingin bicara denganku. Apa kondisi ayah tidak baik?"

'Dia baik-baik saja Sayang, hanya tidak ingin bicara saja. Kau tahu bukan, dia sangat terpukul dengan kejadian ini.'

"Apa yang terjadi? kenapa tiba-tiba dia tidak ingin bicara denganku?."

Wanita itu terdengar sedikit ragu untuk mengatakan kebenaran. 'Andrea ... mereka mengatakan kalau kau menjadi perempuan pemuas, apa itu benar?'

"Perempuan pemuas? Maksudmu menjadi seorang pelacur?"

'Lazaro sangat syok mendengar hal itu.'

"Tapi Miss Burman, demi Tuhan aku tidak melakukan apapun di sini. Lebih baik aku mati dari pada menjadi budak pemuas nafsu," ucapnya berapi-api. Matanya berair membuktikan betapa emosional dirinya saat ini.

'Maafkan aku Andrea, aku tidak bisa berbuat apa-apa. untuk mu.'

"Ya Tuhan!" Andrea mengusap keningnya, dia bersandar di dinding kaca. "Apa Ayah benar-benar membenciku?"

'Dia memerintahkan untuk membuang semua barang-brangmu tanpa ada yang tersisa.'

Air mata Andrea semakin menggenang, barbagai macam pikiran menghantuinya saat ini.

"Bukankah kau yang membiarkan aku pergi, kau berjanji akan mengembalikanku setelah 3 bulan, dan sekarang, kau malah membuangku tanpa tahu apa yang terjadi."

'Sayang, jangan mena---"

Tut .... Tutt .... Tutttt.

Segera dia menutup teleponnya, Andrea berjongkok, lalu menangis sejadi-jadinya. Tanpa perempuan itu sadari, seseorang tengah memandangnya dari kejauhan. Bagaikan hantu, dia tidak terdeteksi. Pria itu sangat pandai bersembunyi dalam bayangan. Dia mengintai, dan terus menatap perempuan yang sedang berjongkok dengan air mata yang terurai.

1
Marcella Lantang
happy ending...
Marcella Lantang
senangnya..mereka akhirnya bersatu
Marcella Lantang
Sedih ya Andrea harus pergi padahal dia sdh membuka hatinya utk Malvin.
Marcella Lantang
Malvin jahat banget sih...
Marcella Lantang
jahat banget ya si Malvin ini. tega sekali banting2 badannya Andrea
Marcella Lantang
waduhhh jangan2 perempuan yg Andrea bicarakan si Arsula....
Marcella Lantang
jahat ya Arsula itu. sebagai perempuan kayaq tdk punya hati👊👊👊
Marcella Lantang
ha...ha...ha...Arsula cemburu nich yè dgn Andrea. merasa Andrea sbg ancaman utk hubungannya dgn Malvin ya...🙈🙈🙈
Marcella Lantang
Andrea...kasihan ya. masa depannya hancur di usia mudanya.
Syafrida Yani
zigo
Dyah Oktina
hah... semester k 3 berarti dah 7bln an thor... wah dah besar dong...
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂😂.. iya lari sana...
Dyah Oktina
eh...dasar sepupu gemblong... minta d tembak ya
Dyah Oktina
Luar biasa
irda sembiring
singgah...aku
Adeena clarissa
Kecewa
Marisa Canon: kenapa?
total 1 replies
ACIMAKALA
bener" greget🥹😍😍😍
ACIMAKALA
wah wah😍😍😍
ACIMAKALA
ayii
ACIMAKALA
arsulaaa ulat keket eee
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!