NovelToon NovelToon
MONICA & MAX

MONICA & MAX

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Contest / Perjodohan / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Seooo

Pernikahan yang di dasarkan oleh perjodohan, membuat Max tak pernah menganggap Monica sebagai istrinya. Ia selalu memperlakukan Monica dengan begitu kasar. Bahkan, tak tanggung-tanggung Max selalu membawa wanita bayaran nya ke apartemen nya dan Monica untuk memuaskan nya.

Suara desahan dari dalam kamar Max, membuat Monica terisak. Ia benar-benar merasa tak di hargai sebagai seorang istri. Sudah hampir setahun pernikahan mereka, namun Max masih belum juga berubah.


"Ceraikan putri ku sekarang juga!" ucap Juan.


Bagai tersambar petir di siang bolong, Max merasa tubuhnya begitu lemas saat mendengar ucapan Juan barusan. Kenapa di saat ia sudah mencintai Monica, Juan malah menyuruh nya untuk menceraikan Monica.


"Dad, ku mohon. Jangan pisahkan aku dengan Monica. Aku mencintai nya Dad. Aku sangat mencintai nya" ucap Max. Berlutut di hadapan ayah mertua nya. Namun, bukannya merasa iba, Juan malah menatap Max dengan sinis.


Bagaimana kah kisah nya? Akankah Max bisa mempertahankan pernikahan nya dengan Monica?


Yuk, simak ceritanya.


Update setiap hari senin-jumat!


Sabtu dan minggu libur!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Seooo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 12

Berikan vote, coment, dan like ~

Saat ini, tubuh Monica dan Brian sudah sama-sama polos tanpa sehelai benang pun. Brian membaringkan tubuh polos Monica di atas ranjang dan menindih tubuh Monica. Ciuman Brian kembali turun ke leher jenjang milik Monica. Ia mengecup nya lama hingga menimbulkan bekas. Brian mendongakkan kepalanya menatap pada mata Monica yang sudah berkabut gairah. Ia tersenyum dan membelai pipi mulus wanita itu.

"Boleh aku melakukan nya sekarang?" ucap Brian. Dengan cepat Monica menganggukkan kepalanya. Membuat Brian tersenyum.

Brian menegakkan tubuhnya dan mengarahkan milik nya pada milik Monica. Dan ia pun memulai penyatuan mereka. Monica memekik saat merasakan sakit di bagian kewanitaan nya. Karena ini adalah yang pertama untuk nya. Brian membulatkan matanya saat melihat darah yang keluar dari kewanitaan Monica.

"Kau masih perawan Sayang?" ucap Brian. Seakan tak percaya. Monica menganggukkan kepalanya membuat Brian melongo. Ia pikir, Monica bukan gadis perawan lagi. Karena status Monica yang saat ini adalah seorang istri.

"Aku dan Max tidak pernah melakukan nya" ucap Monica.   "Kau pria pertama yang menyentuh ku" ucap Monica lagi. Membuat Brian terdiam sebentar. Lalu, ia menatap pada Monica. Tidak mungkin ia menghentikan kegiatan mereka di tengah jalan. Apalagi, milik nya sudah terbenam di dalam sana.

"Aku akan bertanggung jawab Sayang. Aku akan segera menikahi mu" ucap Brian. Monica pun menganggukkan kepalanya.

"Lakukanlah dengan pelan" ucap Monica. Brian menganggukkan kepalanya dan mulai menggerakkan pinggulnya.

Setelah satu jam melakukan percintaan panas mereka. Monica dan Brian mengerang bersama saat mereka mencapai puncak nya. Brian menyemprotkan benihnya pada rahim Monica. Ia ambruk di atas tubuh polos Monica, dengan nafas mereka yang tersenggal-senggal.

"Bri..... Kau berat" ucap Monica. Sambil mendorong tubuh kekar Brian dari atas nya. Brian menegakkan tubuhnya dan tersenyum pada Monica. Ia mengecup kening Monica lembut. Lalu melepaskan penyatuan mereka dan membaringkan tubuhnya di samping Monica.

"Tidurlah. Kau pasti lelah" ucap Brian. Memeluk tubuh polos Monica.

"Apa kau tidak ada jam terbang hari ini?" ucap Monica. Membalas pelukan Brian.

"Ada. Tapi, nanti malam" ucap Brian.   "Aku ingin menghabiskan waktu ku siang ini bersama dengan mu" ucap Brian lagi. Mengeratkan pelukan nya pada Brian.

"Brian" ucap Monica. Menatap Brian serius.

"Ada apa" ucap Brian. Sambil tangan nya membelai rambut Monica dengan lembut.

"Aku mencintai mu" ucap Monica. Membuat Brian tersenyum dan semakin mengeratkan pelukan nya pada Monica.

"Aku juga mencintai mu Sayang" ucap Brian. Mendekatkan bibir nya pada bibir Monica. Hingga bibir kedua manusia itu pun bertemu. Brian perlahan menindih tubuh Monica. Dan keduanya pun kembali melakukan penyatuan mereka.

...*****...

Di tempat lain.....

Saat ini, Max sedang berada di dalam ruangan ayah mertuanya. Daritadi tidak ada yang berbicara sama sekali. Juan hanya menatap Max dengan tajam. Ia sudah tau semuanya. Monica sudah menceritakan semua kelakuan Max pada dirinya. Dan sebagai seorang ayah. Tentu saja, Juan tidak terima jika putrinya di sakiti.

"Ceraikan putri ku sekarang juga!" ucap Juan.

Bagai tersambar petir di siang bolong. Max merasa tubuhnya begitu lemas saat mendengar ucapan Juan. Kenapa di saat ia sudah mencintai Monica, Juan malah menyuruhnya untuk menceriakan Monica.

"Dad, jangan bercanda" ucap Max. Menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Aku tidak bercanda. Dan aku tidak pernah bercanda" ucap Juan tegas.

"Dad....."

"Ceraikan putri ku sekarang juga!" ucap Juan. Memotong ucapan Max.

"Dad, ku mohon. Jangan pisahkan aku dengan Monica. Aku mencintai nya Dad, aku sangat mencintai nya" ucap Max. Berlutut di hadapan ayah mertuanya. Namun, bukannya merasa iba. Juan malah menatap Max dengan sinis.

"Cih! Cinta kau bilang? Selama ini kau selalu menyakiti putri ku dan sekarang kau mengatakan kau mencintai putri ku? Aku tidak akan percaya dengan omong kosong mu itu! Sekarang, ceraikan putri ku. Aku tidak mau lagi putri ku di sakiti oleh mu" ucap Juan. Bangkit berdiri dan bersiap untuk melangkahkan kakinya. Namun, dengan cepat Max memeluk kaki Juan.

"Dad, tolong maafkan aku. Aku janji, aku janji tidak akan menyakiti Monica lagi" ucap Max terisak. Untuk pertama kalinya Max menangis setelah ia menangisi kepergian ibunya beberapa tahun yang lalu.

"Max, ini adalah keputusan Monica. Dia yang menyuruh Daddy untuk mengatakan hal ini padamu. Dan aku sebagai Daddy nya. Tentu saja menuruti keinginan nya. Maafkan Daddy, jika Daddy ikut campur dalam urusan rumah tangga kalian. Tapi, ini benar-benar keinginan Monica. Ia ingin menceraikan mu. Selama seminggu ini, dia selalu menunggu mu pulang ke apartemen untuk mengatakan hal ini. Namun, kau tidak juga pulang ke apartemen. Itu sebabnya, ia menyuruh Daddy mengatakan ini pada mu" ucap Juan.  Setelah mengatakan hal itu. Juan langsung meninggalkan Max yang masih berlutut di dalam ruangan nya.

Setelah Juan keluar dari ruangan itu. Max pun akhirnya tersadar. Ia keluar dari ruangan itu dan berlari ke arah lift. Ia harus segera pulang ke apartemen dan berbicara baik-baik pada Monica. Jangan sampai ia dan Monica bercerai. Tidak, ia tidak ingin hal itu terjadi. Ia mencintai Monica. Ia sudah mencintai Monica saat usia Monica masih berumur 6 tahun. Dan keinginannya dari dulu, adalah menikahi Monica saat Monica sudah dewasa.

Saat Max sudah tiba di depan pintu apartemen nya. Max pun segera membuka pintu apartemen itu dan masuk kedalam. Di ruang tengah, Max melihat Monica yang sedang duduk di sana, sambil melipat kedua tangan nya di depan dada. Dan kaki kanannya ia letakkan di atas kaki kirinya.

"Monica" ucap Max. Membuat Monica melihat ke arah nya.

"Duduk Max. Aku ingin bicara padamu" ucap Monica. Max melangkahkan kakinya mendekati Monica. Namun, bukannya duduk. Max malah bersimpuh di depan Monica.

"Monica. Maaf, maafkan aku" ucap Max. Menggenggam tangan Monica. Namun, Monica langsung melepaskan tangan nya dari genggaman Max.

"Kata maaf. Tidak mempan untuk ku Max" ucap Monica. Bangkit berdiri dan menatap Max dengan tajam.   "Tanda tangani surat perceraian itu. Aku tunggu dalam waktu dua hari" ucap Monica lagi. Ia menarik koper yang ada di samping nya. Lalu segera keluar dari apartemen.

*

*

*

*

*

BRIAN

Silahkan berimajinasi visual yang lain ~

1
diwey
buruk
Siti Aminah
kok cerita ny begini sih...jd kecewa aku...
Siti Aminah
seru thor...tp jujur...aku tdk tega pd Monica...smoga Max cpt mendpt balasan ny
Siti Aminah
dah cepetan tinggalin tuh si Max edun...
Siti Aminah
ingat Max...hukum karma berlaku...suatu saat nanti kau akan merasakan skt sperti yg d rasakan Monika
Siti Aminah
baru nyimak thor....semiga cerita ny sesuai harapan ku...
pipi gemoy
turut berdukacita 🌹
Sumarni
saya selalu mengikuti novel2 author,
saya mampir lg thor
Noor Laila Khairul Isma
Baik
scarlet
yaaa,,, terlalu gampang luluhnya,, baik Monika apalagi keluarganya,,, pdhal ankx di sakiti fisik n mental sekian lama,,, gak ada hukuman buat suami brengseknya sama sekali 🙄
scarlet
kena penyakit kelamin,, bru tau rasa
Liesdiana Malindu
justru akan menimbulkan stigma baru tentang Monica,, apa bila Monica kembali pada max, apa bedanya Monica dgn jalang yg di sewa max, dan Sarah tunangan Kenzie? sama2 tukang zina.
Liesdiana Malindu
ternyata sama saja, 🤮🤮🤮
menang dasar,,,,, cerita ini Tdk ada mencerminkan adab yg baik.
Iponk
lupa ya, kan disuruh manggilnya daddy...
Iponk
lotion kali...
Iponk
dunia novel terkadang memang tempat mencurahkan ke-halu-an... disini karakter max dibikin buruk banget, ga masuk akal memperlakukan monika segitunya, kasar dan esex2in cewek lain di depan mata. itu bininya jg terlalu lamban, berbulan2 baru berontak...
Amel Munthe
monica klo masih mau sama max kenapa dia menceraikan max,,bikin kesel lama" sama monica,, dia ga bisa jaga kehormatan dia sendiri, dia kayaknya sama dgn wanita bayaran max, mau saja berhubungan intim dgn max tanpa status,, dia dgn brian jg dah melakukan hubungan suami istri,, welehh welleehhhh,,, moga brian menemukan wanita baik dan setia
Amel Munthe
kasihan brian klo brian orang baik 😫😫😫
Amel Munthe
monica dah sama nih dgn wanita bayaran max, cuma bedanya monica ga di bayar, klo pelacur max di bayar dgn harga tinggi,,
Amel Munthe
othor takut membuat cerita vulgar readers,, 😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!