NovelToon NovelToon
ISTRI RAHASIA ( Jusuf Alexanderku )

ISTRI RAHASIA ( Jusuf Alexanderku )

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nana Curly

Hola ...
Update setiap hari ... !!!

Warning :
Novel ini bisa membuat kalian tersenyum-senyum sendiri dan tertawa gemasss ...!!!
Novel ini juga mengandung banyak bawang ditengah!!! Selamat membaca ...

Karena ada yang minta sekuel anaknya Galas dan Gayung. Ini aku kasih sekuel mengenai anak kedua mereka, Jusuf Alexander.

Dalam perjalanan menuju kampung halaman untuk menengok kedua orang tuanya yang kini menetap dikota kelahiran mereka. Jusuf Alexander tersesat dijalan karena mengikuti Google Map. Padahal ibunya sudah mengingatkannya untuk tidak mengendarai mobil sendiri. Karena Alex lemah mengingat jalan.

Hingga akhirnya ia tersesat dijalanan terjal dalam kondisi mobil yang tiba-tiba mogok. Apesnya hujan mengguyur begitu deras malam itu. Hingga ia kebingungan untuk meminta bantuan. Sampai kemudian muncul seorang gadis yang menolongnya.

Dari sanalah perjalanan cintanya yang amazing bermula. Ikuti terus ya ...Ok say ...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Curly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 ( Aku Juga Mau)

"Pandannn ...," ucap Alex lembut namun penuh dengan penekanan. Ekor matanya melirik tajam Pandan yang tengah tersenyum menertawakannya karena insiden mencuri ciuman tadi siang.

Saat ini mereka tengah menaiki eskalator menuju lantai atas tempat gedung bioskop berada.

Shitt! Senang sekali kamu yaa ... ALEX BODOH! Alex terus saja mengumpati kekonyolannya tadi siang. Ia benar-benar malu setengah mati karena Pandan begitu banyak tersenyum sore ini. Dan itu karena ... DIRINYA! Dirinya yang begitu bodoh bisa-bisa mengambil ciuman dari seorang gadis yang sedang tidur. Sebenarnya bukan hal yang aneh mencium istri sendiri, tapi yang membuatnya menjadi begitu luar biasa. Karena hubungan mereka sendiri, yang berawal dari sesuatu yang tak pernah mereka duga sebelumnya.

"Berhenti menertawakanku." Alex membekap mulut Pandan yang tak bisa berhenti untuk tersenyum. Tapi bukannya diam, Pandan

malah semakin tak bisa mengendalikan tawanya, meski hanya lirih saja.

"Hei, Pandan. Bukannya biasanya kamu selalu diam! Kenapa hari ini kamu begitu menyebalkan, hah." Lirih Alex mengungkapkan kekesalannya.

"Maaf." Pandan melepas bekapan tangan Alex pada mulutnya masih dengan senyumnya, membuat Alex mendelik kesal.

"Jangan terlalu dekat. Aku, kan pembantumu," sindir Pandan.

"Hei, apa maksudmu bicara begitu?" Alex tidak suka dengan apa yang Pandan katakan.

"Memangnya salah?" tanya Pandan dengan santainya, seolah menantang Alex untuk mengakuinya.

"Aishhh, jangan mulai lagi. Kamu itu istriku bukan pembantuku." Alex menautkan jemari mereka dan menarik Pandan untuk lebih dekat dengannya. Tapi Pandan tidak ingin terlihat senang, ia hanya menyelipkan sedikit senyum disudut bibirnya. Sedetik saja. Sebelum kembali menampilkan wajahnya yang biasa.

"Aku tadi melihat senyummu" bisik Alex ganti meledek Pandan.

"Tidak ada." Pandan mengelak.

"Cih, pembohong." Alex yakin dengan penglihatannya yang tak mungkin salah.

"Memang tidak ada." Pandan tetap mengelak.

"Pilih mengakui atau ... aku akan menciummu sekarang." Alex sengaja membuat Pandan mati kutu. Tapi apakah begitu?

Pandan menghentikan langkahnya, begitupun Alex. Karena jemari mereka yang saling bertautan ketika salah satu berhenti maka yang satupun otomatis mengikuti.

"Kenapa?" tanya Alex heran.

"Kalau begitu cium aku sekarang," tantang Pandan langsung didepan wajah Alex yang hanya berjarak beberapa centi didepan wajahnya dengan wajah penuh kemenangan. Karena Alex tidak mungkin akan melakukannya didepan umum seperti sekarang. Kecuali dia masih waras.

"A-apaa?" Alex menyipitkan matanya. "Apa kamu gila?" Alex tetap menahan suaranya, meski terkejut, tidak ingin menjadi pusat perhatian.

"Kamu sendiri yang memberi pilihan." Pandan menjulurkan lidahnya, meledek Alex yang hanya bisa menahan kekesalannya. Karena sekali lagi ia kalah dari Pandan.

"Awas kamu, Pandannn. Lihat saja Nanti! Batin Alex.

***

Film dimulai. Alex sengaja memilih kursi paling belakang. Jika ada kesempatan ia ingin benar-benar menjawab tantangan Pandan tadi. Lihat saja nanti, batinnya.

Waktu berjalan.

Alex melirik Pandan. Gadis itu sedari tadi tak pernah berhenti mengunyah pop corn dimulutnya, belum cake yang ia pinta tadi. Ia makan pelan-pelan sembari menikmati jalan cerita dari film kungfu china yang ia pilih sendiri.

Astaga, kalau dia makan terus begitu. Kapan aku bisa menciumnya, dumel Alex dalam hati. Tanpa sengaja matanya menangkap pasangan disebelah mereka sudah asyik berc*mbu. Padahal film juga belum ada setengah jalan berjalan.

"Hahhh ...." Alex menarik nafas panjang. Andai Pandan sedikit bisa ia ajak romantis tentu ia tidak akan merasa sungkan untuk melakukan itu. Tapi lihat saja wajahnya itu. Ya ampunnn ... bagaimana aku harus memulai kalau begini.

Waktu terus berjalan. Alex tak peduli jalan cerita filmnya, otaknya dipenuhi pikiran untuk mencium Pandan. Ia merasa tertantang oleh kata-kata Pandan tadi.

Ia kembali melirik Pandan. Astaga ... itu sedotan nempel terus dibibir. Nasibbb ... nasibb ...

Pandan memang memesan dua minuman sekaligus tadi dan masalahnya Alex sendiri yang menawari. Ketika ada mbak-mbak yang keliling mencari pesanan yang bisa diantar tadi sebelum film benar-benar belum dimulai.

Salah perhitungan Alex, bodoh ...

Waktu berjalan terus. Alex pelan-pelan meraih tangan Pandan dan menautkan jemari mereka. Oke, langkah awal!

Alex mencondongkan tubuhnya ke samping lebih mendekat pada Pandan. Tapi ...

"Alex," ucap Pandan.

"Apa?" Alex menoleh.

"Tangan. Aku mau makan ...," ucapnya tanpa dosa.

"A-apa?" Dia mau makan lagi. Memangnya dia punya makanan lagi?

"Aku mau makan kentang goreng." Pandan menarik tangannya demi membuka tasnya dan mengeluarkan kentang goreng dari dalam sana. Alex termangu. Ia menyesal membelikan kentang goreng untuk Pandan tadi. Alex memutar bola matanya malas menyaksikan Pandan kembali sibuk dengan makanannya.

Astagaaa ... susah sekali mengajaknya romantis sedikit saja! Benar-benar ..., batin Alex frustasi.

Matanya kembali menyaksikan pasangan di sebelah Pandan kembali berc*mbu ria. Membuatnya iri setengah mati.

Waktu berjalan cepat. Film telah berakhir. Misi Alex gagal total. Ia hanya bisa merenungi nasibnya kini.

Sementara Pandan sibuk mengumpulkan sampah bekas makanannya dan memasukkan ke dalam tas untuk ia buang diluar nanti.

Alex masih duduk menahan kesal sembari menunggu Pandan. Begitu pasangan mesum disebelah Pandan lewat ia tak kuasa mengumpatinya juga.

"Cih, itu pasangan ke sini buat nonton film apa mau ciuman saja ...," gerutu Alex, yang bisa didengar oleh Pandan.

"Memangnya kenapa? Aku juga mau dicium pasangan dibioskop seperti di drama-drama korea begitu...," ucapnya begitu polos dengan senyum tipisnya. Seolah membayangkan.

"APAA?" Alex membelalak kaget mendengar pengakuan Pandan.

"Astagaaaa, kenapa tidak bilang dari tadii, Pandannnn ...," geram Alex. AKU JUGA MAUUU!

"Bilang apa?" tanya Pandan tak mengerti.

"Tidak ada, ayo pulang ...," ucap Alex frustasi. Alex bodoh! Jangan berbuat hal yang memalukan lagi. Cukup tadi siang saja. Jangan sampai Pandan mengetahui niat mesummu selama lebih dari satu jam tadi. BISA GILA!!!

***

Sorry kalau kurang lucu ya guys ... hehe ...

Sedikit curhat. Pertama buat bab satu. Aku sebenarnya mau bikin cerita ini cinta romantis yang serius. Setelah ditulis jadinya malah romantis komedi ... 😁😁😁 ya sudah keterusan ...

Jangan lupa dukung author biar semangat dengan setidaknya LIKE 😊aja ... kalau komen dan vote begitu susah😔.

Thanks alls.

1
NurhasanahHs
ini aku baca novel ini udah 2x tp msih aj nangis
nawale sophiae
Luar biasa
rosita
seru 🤭🤭🤭
EkaYulianti
alex harusnya bilang, "aku jatuhkan talak untuk mu Mika".
EkaYulianti
dulu di sekolahku ada yg namanya pandan wangi.
EkaYulianti
bukannya pandan lg M, kok sholat subuh?
RossyNara
biasanya yang dingin-dingin sedep cwonya ini malah si cwe nya.
FeVey
penulisnan bagus, penyampaian alur cerita juga bagus, cerita ringan, lucu dan romantis, recomend buat baca.
Safitri Agus
jadi udah ya sampe disini critanya Thor,ga lanjut kah,,bisa ditarik kesimpulan nya sesuai imajinasi yg baca aja, sayang sekali ya padahal cerita menarik tapi ya sudahlah,it's Ok,👍👌
Safitri Agus
kenapa malu Thor,yg begini masih wajar kok,malah terlihat' sopan lagi,😁🤭
Safitri Agus
sawadikap skidipapap,ini bahasa Bangkok ya,😁
Safitri Agus
yaa kok kecelakaan sih papa mama nya Olivia,,kalo is ded ga seru lah maunya mereka menderita dulu 🤭
Safitri Agus
tarik ulur kisahnya Ibra dan Olive,,Ibra kan taat beribadah,knp masih ragu², dah istikharah juga kan,dgn baca bismillah maju aja terus,yakinlah.
Safitri Agus
uwahh pas banget ini solusinya pandan utk menghalau malam yg mencekam,ga pake nolak ya Lex 😂
Safitri Agus
si Ibra kayaknya jatuh cintrong sama Pandan,,no.no.no way,ga boleh ya,perboden.
Safitri Agus
mika ini aneh dan agk licik kan lg sakit parah ya,dan ga mungkin melayani misua nya dlm kondisi seperti itu,kok tetap maksa Alex utk menikahinya,ga jln otaknya,, harusnya bertobat,lebih mendekatkan dirinya pada sang pencipta kan dah tahu umurnya ga panjang.
Safitri Agus
nenek Gayung,,🤭
Safitri Agus
iya Bu Gayung, dia menantumu,, Pandan itu istrinya Yusuf 😊
Safitri Agus
haha iya sampe Jontor tu lambe,🤣
Safitri Agus
gagal maning Lex, 😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!