NovelToon NovelToon
GILA! IDOLA SMA-KU JADI ATASAN YANG GENIT BANGET

GILA! IDOLA SMA-KU JADI ATASAN YANG GENIT BANGET

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / CEO / Idola sekolah
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Abu

Zea pernah diam-diam mencintai Bara, sang kakak kelas di SMA . Namun sebuah kejadian memaksanya pergi, meninggalkan perasaan itu tanpa sempat terungkap.

Sepuluh tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali dalam posisi yang berbeda yaitu Bara sebagai atasan dan Zea sebagai bawahan.

Perasaan lama yang Zea kira telah hilang, ternyata masih tersimpan rapi. Tanpa ia sadari, Bara pun menyimpan hal yang sama selama ini.

Namun waktu telah mengubah banyak hal. Rahasia masa lalu, jarak yang dulu tercipta, dan keadaan sekarang menjadi penghalang yang tak mudah dilewati.

Kini, keduanya harus memilih bertahan dalam diam, atau akhirnya memperjuangkan cinta yang sempat tertinggal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Abu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu kembali setelah beberapa tahun lamanya

Beberapa tahun kemudian,

Masa-masa perkuliahan telah usai bagi mereka berdua, namun ditempuh dengan jalan yang sangat berbeda.

Bara menghabiskan masa studinya di luar negeri, menyelesaikan gelar sarjana dan magisternya dengan gemilang, hingga akhirnya memutuskan untuk pulang ke tanah air dan memimpin perusahaan keluarga.

Sementara itu, Zea sudah menyelesaikan kuliahnya lebih dulu dan kini telah bekerja sebagai staf profesional di sebuah perusahaan besar.

Sudah dua tahun lamanya ia mengabdi di sana, menjadikan dirinya karyawan yang sudah berpengalaman, percaya diri, dan sangat paham seluk-beluk pekerjaannya.

Penampilan Zea kini sangat berbeda. Rambutnya panjang terurai, gaya berpakaiannya rapi dan elegan, wajahnya memancarkan kedewasaan namun tetap menyimpan ciri khas yang sama.

Dia sudah melupakan masa lalu, melupakan sosok cowok dingin yang pernah membuatnya malu dan deg-degan. Baginya, Bara hanyalah kenangan indah yang sudah terkubur dalam-dalam.

Namun, hari ini adalah hari yang berbeda. Seluruh kantor terlihat heboh dan tegang.

 

SUASANA DI KANTOR

"Eh kalian udah denger belum? CEO baru kita sebentar lagi bakal datang buat perkenalan!" seru Karyawati 1 dengan nada antusias.

"Iya nih, katanya orangnya muda banget, baru pulang dari luar negeri, dan katanya ganteng parah!" timpal Karyawati 2 dengan mata berbinar.

"Jangan-jangan galak ya? Soalnya biasanya bos muda yang baru balik studi itu perfeksionis dan tegas banget," desis Karyawati 3 dengan nada was-was.

Zea yang sedang merapikan berkas di mejanya hanya tersenyum mendengar ocehan teman-temannya.

"Yaelah, santai aja kali. Gue kan udah kerja dua tahun di sini, bos ganti berkali-kali juga biasa aja. Yang penting kerjaan kita rapi, nggak bakal dimarahin kok. Siapa pun bosnya, sama aja." ucap Zea santai sembari menyusun map.

Meskipun berkata santai, Zea sebenarnya juga penasaran.

Tiba-tiba suara pengumuman dari speaker berbunyi.

PENGUMUMAN:

"Mohon seluruh karyawan berkumpul di lobi utama. Bapak Direktur Utama yang baru akan hadir sebentar lagi."

Zea pun berjalan bersama rombongan menuju lobi. Jantungnya berdegup biasa saja, tidak ada firasat buruk atau aneh sama sekali.

Pintu lift utama terbuka lebar.

Seluruh ruangan menjadi hening seketika.

Dari dalam lift, keluar seorang pria dengan setelan jas hitam tailor-made yang sangat mahal dan rapi. Postur tubuhnya tinggi tegap, wajahnya tampan dengan garis rahang yang tegas, tatapan matanya tajam namun berwibawa, dan aura kekuasaannya sangat kuat.

Pria itu berjalan perlahan, disambut oleh para manajer dengan hormat.

"Selamat datang, Tuan Bara. Kami sangat senang akhirnya Anda bisa memimpin perusahaan ini." ucap Manajer dengan hormat.

Tuan Bara mengangguk pelan, senyum tipis terukir di bibirnya.

"Terima kasih. Saya harap kita bisa bekerja dengan baik dan mencapai target bersama." jawabnya.

Suara itu... suara yang sangat familiar bagi Zea.

Zea yang berdiri di barisan depan, tiba-tiba tubuhnya kaku total. Matanya membelalak lebar, seolah tidak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang.

Wajah itu... tatapan itu... cara dia berjalan...

'B-bara Wijaya?! Itu... itu Bara?!' batin Zea napas tertahan.

 

DUNIA SEAKAN BERHENTI BERPUTAR

Zea menelan ludah dengan susah payah. Napasnya tercekat di tenggorokan.

Pria di depannya itu memang Bara. Tapi bukan Bara yang dulu cowok SMA yang dingin, suka pakai jaket jeans, dan sering bikin dia lari ketakutan. Ini adalah Bara yang sudah jadi pria dewasa, kaya raya, berpendidikan tinggi, dan sangat berkuasa.

Dan yang paling bikin Zea shock... Dia adalah CEO baru di tempat Zea sudah bekerja selama dua tahun ini!

''Ya Ampun... Mimpi apa gue semalam?! Kenapa harus dia?! Kenapa dia yang jadi bos gue?! Gue udah kerja keras banget buat bangun karir di sini, masa sekarang harus di bawah perintah dia?!'' batin Zea panik setengah mati.

Zea refleks ingin menundukkan wajahnya, ingin bersembunyi di balik badan teman-temannya. Insting masa kecilnya untuk lari dari Bara muncul kembali secara otomatis, meskipun dia sadar sekarang dia sudah karyawan senior.

''Nggak boleh! Zea sadar! Lo sekarang udah gede! Lo udah profesional! Jangan kelihatan norak kayak dulu!'' batin Zea menyadarkan diri.

Zea berusaha keras menenangkan diri, mengatur napas, dan berdiri tegak seprofesional mungkin. Tapi jantungnya berdegup kencang banget, jauh lebih kencang daripada saat mereka naik motor bareng dulu.

 

Bara mulai berjalan menyusuri barisan karyawan untuk sekadar menyapa. Dia terlihat sangat tenang, matanya mengamati satu per satu dengan tatapan tajam nan dingin, sifat lama yang masih melekat.

Langkah kakinya semakin mendekat ke arah Zea.

''Jangan liat aku... jangan liat aku... pura-pura asing... pura-pura asing...'' batin Zea menahan napas.

Namun takdir memang lucu. Mata Bara tiba-tiba berhenti bergerak. Pandangannya tertuju tepat pada wajah Zea.

Ada jeda hening selama beberapa detik yang terasa sangat lama.

Bara mengerutkan keningnya sedikit. Matanya menyipit, mengamati wajah wanita di depannya itu dengan teliti. Awalnya dia terlihat bingung, seakan mencoba mengingat-ngingat di mana pernah melihat wajah ini.

Perlahan tapi pasti, ekspresi wajah dingin Bara berubah drastis. Matanya sedikit membelalak, mulutnya terbuka sedikit karena kaget luar biasa.

Dia mengenalinya.

''ZEA?!'' teriak batin Bara.

Di benak Bara, langsung terbayang sosok cewek tomboy, rambut pendek, baju agak berantakan, yang dulu suka lari kalau ketemu dia. Dan sekarang... wanita di depannya ini cantik, anggun, profesional.

Mereka berdiri berhadapan.

Saat ini Bara adalah CEO yang baru kembali dari luar negeri.

Dan Zea adalah karyawannya yang sudah mengabdi lama.

Dan mereka adalah dua orang yang pernah terpisah oleh jarak dan waktu, kini dipertemukan kembali dalam status yang benar-benar tak terduga.

Suasana di lobi menjadi tegang karena melihat sang Bos terdiam menatap salah satu karyawati itu dengan tatapan yang sulit diartikan. Antara kaget, penasaran, dan... sesuatu yang lain yang sudah lama terkubur.

"Jadi... lo ada di sini selama ini? Zea..." gumam Bara pelan, hanya terdengar oleh dirinya sendiri.

1
paijo londo
aduuuh zea kamu bikin bara gregetan campur penasaran tuh🤦🤦🤭🤭🤭
paijo londo
lucu ya kalo malu malah g mau ketemu🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!