NovelToon NovelToon
Cinta Tak Perna Salah (Pace Roy Pilihanku)

Cinta Tak Perna Salah (Pace Roy Pilihanku)

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Nikahmuda
Popularitas:764
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Seri ketiga dari kisah Cinta Tak Perna Salah Mengisahkan seorang guru relawan yang memilih hidup jauh dari orangtuanya. karena kecintaannya terhadap anak - anak. Maria Theresia namanya gadis Kalimantan ber darah campur China . Dan dia di cintai oleh laki - laki asli papua bernama Roy Denis.
Apakah kisah cinta mereka bisa abadi selamanya???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berkat Keluarga

Roy tidak tahu dari mana, sampai mamanya meneleponnya marah - marah. Ketika di cerna oleh otaknya, pasti dari kak Yuli. Mama Sisca selesai memarahi Roy, dia langsung menghubungi laki - laki yang perna menipunya dan membuat dia jatuh dan akhirnya Roy Denis Sam lahir kedunia.

"Kalau kamu tidak mampu urus istri dan anak - anakmu, aku akan menteror kamu terus Nico."

"Maaf Sisca, aku sudah minta maaf kepada Roy dan Mia."

"Ingat jangan terulang."

"Kalau kamu punya chanel tolong kasih kembali Roy ke Jayapura, saya tidak mau dia tersakiti disana. Ingat dia bisa marah, dan kalau marah dia seperti orang - orang kamu."

Mama Sisca selesai mengancam Nico orang yang perna ada di hatinya dulu. Dia menelepon anak mantunya. Menanyakan keadaannya. Dan dia bersyukur Mia tidak tersakiti. Mia kemarin ketemu dengan bapa Bupati, yang menceritakan tentang keadaan keluarga Roy yang disini, jadi sedikit gambaran tentang mereka sudah Mia tahu.

Mia mendapat telepon siang hari dari Roy suaminya, untuk menyiapkan jas. Mia langsung pamit dari kantor yayasan, karena selesai menyiapkan Jas buat suaminya. Dia akan langsung kesekolah untuk belajar bersama anak - anak hebat yang ada disini, disekolah menegah atas negeri.

Mia sampai di rumah, Roy sudah ada. Mia langsung cepat masuk rumah.

"Sayang....?"

"Kaka mandi dek."

"Oke, pakai Jas acara apa sayang??"

"Ada mau pelantikan." Roy keluar mengunakan handuk saja di pinggangnya.

"Pelantikan apa sayang??"

"Pejabat eselon."

Mia sudah membantu suaminya mencari dalaman dan jas yang mau dia kenakan. Setelah semua sudah di kenakan. Mia mencium suaminya. Mereka berdoa bersama, baru mereka keluar rumah menggunakan mobil. Mia mengantar suaminya ke aula kantor bupati karena akan dilangsungkan pelantikan. Setelah memberi pelukan dan ciuman, Mia menuju ke sekolah yang tidak jauh dari kantor bupati.

Roy Denis Sam , S.IP mendapat jabatan baru menjadi sekretaris dewan perwakilan daerah eselon tiga. Acara pelantikan masih berlangsung, sementara Mia masih mengajar di sekolah negeri khusus buat anak - anak terbaik. Dia kembali bertemu dengan Anna dan Sara, Jelas ini peristiwa sukacita buat mereka bedua bisa kembali bertemu dengan miss yang mereka sayangi.

"Miss, miss you."

"Sama miss juga rindu kalian."

"Rencana kuliah dimana??"

"Saya di universitas cendrawasih miss mau jadi guru pengetahuan alam, khususnya Fisika."

"Bagus itu Anna, miss tahu kamu bisa. Kalau Sara pasti mau jadi dokter ya."

"Iya miss Sara mau jadi dokter, Sara kuliah di universitas yang sama dengan Anna."

"Miss tahu, Jojo sudah lolos akademi militer angkatan darat. Itu yang dia suka."

"Kalau Alex dan Maria sama - sama kedokteran di Universitas Indonesia."

"Miss senang dengan cita - cita yang mau kalian ambil. Miss berharap waktu kalian balik, bisa mengajar anak miss dan mengobati serta melindungi miss punya anak."

Bukan hanya cita - cita dari lima anak yang terbaik didengar oleh Mia, namun lima belas anak juga cita - cita mereka sangat mulia. Mia memberi semangat kepada mereka. Sekarang Mia sedang mempersiapkan kelas yang baru bagi anak - anak yang dipilih guru mereka menjadi yang terbaik di sekolah.

Pulang bertemu dengan mereka, Mia langsung menjemput suaminya. Dia sudah berada di parkiran, masih banyak mobil - mobil berarti acara pelantikan masih berlangsung. Mia sudah menghubungi suaminya bahwa dia sudah menjemputnya. Mia tadi sempat ke swalayan namun dia bingung harus membeli hadiah apa buat suaminya. Tujuan utamanya adalah membeli alat test kehamilan. Karena dia merasa bahwa ada perbedaan pada tubuhnya. Akhirnya alat test kehamilan tidak jadi dibeli melainkan dia membeli coklat kesukaan suaminya serta pulpen tanda - tangan yang bagus sebagai hadiah atas kesuksesannya.

Mia sudah melihat suaminya berjalan dari jauh. Sampai di mobil Mia yang sudah berpindah posisi duduknya, langsung memeluk dan menyium bibir suami tercintanya.

"Selamat sayang."

"Terima kasih sayangku. Bapak Bupati mau ketemu kamu, ada mama juga disana."

"Adek kesana boleh??? Lihat sayang baju adek."

"Kenapa apa yang salah dengan bajumu. Kamu tahu kaka cemburu, kalau kecantikan mu di lihat orang lain."

Mia sekali lagi mencium suaminya tepat dibibirnya. Kemudian memberikan hadiah yang tadi dia berikan.

"Sayang ini istimewa sekali. Coklat akan kaka makan di rumah sama kamu. Pulpen ini akan kaka pakai sebaik mungkin dalam menjalankan tugas baru kaka."

"Hanya ini yang bisa adek beri, susah cari hadiah disini sayang."

Roy tersenyum dia tahu, disini harganya mahal, baru barangnya terbatas. Seminggu Roy tinggal disini baru dia mengerti kenapa seperti itu. Kalau istrinya pasti agak lama.

Roy dan Mia sudah berada bersama bapak dan ibu Bupati. Mia langsung di peluk oleh mereka bergantian.

"Anak mantu mama ini tambah cantik saja." Mia tersenyum.

"Ayo kita foto dulu berempat." Selesai foto berempat, bapak Bupati mengingatkan Roy tentang tugasnya yang baru, agar bekerja dengan baik. Mereka juga membahas tentang mama Susi dan saudara - saudara tirinya Roy yang datang memarahi Mia.

"Kota ini kecil sayang, bapak jelas tahu. Kan bapak sudah katakan bapak kenal mereka dan bapak sudah kasih tahu watak mereka."

"Kamu hebat sih, anakku. Mama bangga sama kamu. Mama saja yang orang papua, tidak di akui sebagai orang papua oleh keluarga bapak."

"Ma, itu dulu."

Kami berempat tertawa. Selesai berbincang - bincang bersama mama bupati, Mia dan Roy pamit, bapak dan mama juga mau balik ke kediaman mereka.

"Mia bapak ada perlu, tetapi itu undangan resmi pemda, membahas kelanjutan program yang berjalan."

"Siap bapak, kapan di undang Mia siap."

"Roy, jangan lupa hubungi bagian yang mengatur pendidikan agar memberi undangan."

"Bapak lupa ya Roy sudah tidak menjadi ajudan bapak lagi."

"Astaga bapak lupa. Musa......!!!"

Bapak langsung memberitahukan Musa lulusan IPDN baru yang di tempatkan di kabupaten ini, yang sekarang menjadi ajudannya mengantikan Roy. Yang ada bersama bapak dari periode pertama bapak menjabat sampai pada periode kedua tahun pertama ini.

Mia dan Roy sudah di rumah, dia sedang menyiapkan makan malam buat mereka. Selesai memasak, Mia langsung ke kamar mandi, dan Roy ikut dari belakang, Mia mengira Roy sudah mandi dan lagi baring - baring menunggu jam makan malam.

Dengen cepat Roy menangkap tubuh istrinya langsung dicium, dia tidak memberi kesempatan kepada Mia untuk berbicara. Rencana ini, sudah Roy rancang waktu sampai di rumah. Baju - baju mereka sudah terlepas semua. Mereka berdua sudah siap memberi dan menerima sentuhan satu dengan yang lain.

Gaya pertama dari ronde pertama dari kesepakatan dua ronde antara Mia dan Roy pun terjadi. Roy memeluk dari belakang dan penetrasi pun terjadi, suara maut Mia keluar, tidak hanya disitu, penyatuan berpindah ke bawa shower, Roy mengendong istrinya tanpa melepas penyatuan disandarkan tubuh istrinya pada dinding kamar mandi dan gaya kedua pun terjadi. Bunyi tubuh beradu membuat mereka hanyut dalam percintaan ini. Sampai Roy mengeluarkan serum terbaiknya memenuhi rahim istrinya. Mia sudah lemas dalam pelukan suaminya. Nafasnya satu - satu seperti orang baru saja melakukan olah raga lari. Mereka tadi mencapai puncak kenikmatan bersama.

"Terima kasih istriku sayang, ini hadiah yang paling terindah."

Mia sudah tidak merespon dia sudah kelelahan, Roy tersenyum dia mencium bibir istrinya. Mereka pun mandi bersama, selesai mengeringkan rambut dan badan Roy mengendong tubuh istrinya ke tempat tidur dan memakaikan baju yang sudah dia siapkan.

"Sayang, adek harap ada jabatan baru, tidak ada kosong dua dan sebaginya."

"Kaka janji sayang, hanya kamu yang kaka sayang dan cintai. Kamu adalah mami buat anak - anakku. Anak - anak kita sayang."

"I love you suamiku Roy."

"Love you more istriku sayang Maria Theresia Johan."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!