NovelToon NovelToon
Last Stop In Eden

Last Stop In Eden

Status: tamat
Genre:Misteri / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Balas Dendam / Vampire / Tamat
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: laliza_xiexie

"Kamu Kriminal" Ucap gadis itu ketus dengan tangan diikat.
" Saya bukan kriminal." Ucap Pria itu tegas.
Mereka saling bertatapan dalam situasi hening dan penuh ketegangan. Alih - alih merasa takut, Gadis itu terus menatapnya tajam.
"Kau monster." Celetuknya.
Senyum menyeringai. " Aku bukan monster,... Aku Vampir." Ucap pria itu pelan berbisik ditelinga gadis yang ia sekap.
Bukannya jeritan rasa takut yang didengar, Pria itu merasa heran gadis dihadapannya malah tertawa puas.
Kesal tak kunjung percaya, Pria itu menunjukan taring dan mata merahnya.
Sontak gadis itu terdiam mematung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon laliza_xiexie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penyekapan

Saat sampai Di Penginapan Kiara tidak mau digendong, Ia berjalan berdampingan dengan Eyden. Namun saat itu Eyden merasa aneh dengan tingkah semua tamu dan pelayannya yang terus memperhatikan Kiara dan seperti ingin menyergapnya. Saat dilantai tiga berjalan menuju ruangan Kiara tiba – tiba para penghuni ruangan semua keluar dan melihat pada Kiara. Eyden memutuskan berjalan lambat dan membiarkan Kiara berjalan mendahuluinya, Ia sangat terkejut karena darah yang ada ditangan Kiara lah yang memancing mereka. Dengan sigap Eyden langsung menarik Kiara masuk dan mengunci ruangan.

Kiara terkejut dan bingung melihat tingkah Eyden.

“ Dimana kotak P3K?” Tanya Eyden panik.

“ Di laci Meja TV.” Jawab Kiara santai.

Eyden langsung pergi mengambil P3K dan mengobati Kiara dengan lembut. Kini tangannya diperban dan darah dilengannya sudah tidak terlihat namun aromanya masih tercium.

“ Ada apa Eyden kenapa kamu sangat panik?” Tanya Kiara penasaran.

“ Tolong kamu tetap disini jangan kemana – mana, Selama luka dilenganmu belum sembuh tolong jangan keluar ruangan karena saat ini akan sangat berbahaya bagimu.” Ucap Eyden masih membuat Kiara bingung.

Eyden keluar dan kembali membawa makan.

“ Makanlah, Aku ada rapat dan langsung pulang. Besok Aku akan kesini lagi. Untuk sementara kerja kamu libur dulu.” Ucap Eyden tegas.

Kiara hanya mengangguk dan Eyden langsung pergi.

Saat malam hari Kiara merasa bosan dan memutuskan keluar ruangan dengan menggunakan jaket dan memakai topi. Saat Ia berjalan dan berdiri tepat didepan ruangan misterius, tiba – tiba ruangan seberang dari ruangan misterius keluar seseorang dengan tersenyum. Kiara hanya tersenyum balik padanya namun tiba – tiba wajah orang itu berubah seperti yang Edward alami dan langsung hendak memangsanya, namun untungnya penghuni kamar misterius menariknya masuk dan menyelamatkannya. Ia berbalik badan dan hendak berterima kasih, namun saat melihat orangnya Ia sangat terkejut.

“ Edward! Jadi kamu penghuni ruangan ini?” Tanya Kiara serius.

Edward berdiri terdiam sembari meletakkan kedua tangan disaku celananya.

“ Untuk sementara kamu tetap disini sampai semuanya aman.” Ucap Edward sembari pergi ke dapur.

“ Siapa kau mengatur diriku? Aku disini atau pun diluar sama saja akan mati.” Teriak Kiara, namun Edward tak peduli dan menghiraukannya.

Kiara memutuskan membuka pintu, namun saat Ia membukanya ternyata seseorang yang akan menyerangnya berdiri didepan pintu dengan tersenyum lapar kepadanya. Kiara langsung menutup pintu kembali dan menguncinya lalu duduk disofa sembari menenggelamkan wajah ditelapak tangannya.

Edward datang menghampirinya dengan membawa tali ditangannya.

“ Apa yang kamu inginkan?” Tanya Kiara serius sembari berdiri menatapnya.

“ Lancang sekali Kau menatap atasanmu!” Jawab Edward marah melangkah maju mendekat pada Kiara.

Kiara bukannya takut Ia malah melangkah maju juga dan menatap Edward tajam.

“ Ini bukan kantor!” Ucap Kiara tegas.

“ Ahh berisik…” Ucap Edward kesal langsung menggendong Kiara dan mendudukkannya dikursi lalu mengikatnya.

“ Hei… Beraninya Kau menyekapku! Dasar Kriminal.” Teriak Kiara marah.

Edward diam tak peduli dan pergi keluar. Kiara terus mengomel sendiri sampai akhirnya Edward datang kembali dengan membawa makanan ditangannya.

“ Hei monster lepaskan Aku atau Aku akan berteriak terus seperti ini!” Teriak Kiara dan membuat Edward terpancing mendekat.

Edward jongkok menatap Kiara dengan lembut, namun Kiara merasa panik.

“ Makanlah.” Ucap Edward menyuapi Kiara.

“ Tak sudi Aku disuapi monster sepertimu.” Ucap Kiara tegas.

“ Aku bukan monster.” Bentak Edward langsung berubah matanya menjadi merah dan muncul taring dimulutnya. Edward tampak sangat marah dan wajahnya mendekati Kiara.

“ Aku bukan monster, Aku Vampire.” Ucap Edward tegas.

Kiara melotot terkejut, lalu tertawa.

“ Hahaha… Apa bedanya monster dan Vampire? Kau monster yang berwujud vampire.” Ucap Kiara meledek.

Edward tampak sangat kesal dan pergi menghiraukannya.

1
falea sezi
nyimak
xiexie
Selamat datang di cerita novel pertamaku, Happy reading guys.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!