NovelToon NovelToon
BERTEMU JODOH DI RUMAH SAKIT

BERTEMU JODOH DI RUMAH SAKIT

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter / Romantis / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:9.1k
Nilai: 5
Nama Author: Bella cantika

Dirumah sakit Camilla bertemu Tante Itoh. tantenya yang kebetulan bekerja disana. Tiba-tiba tanpa sepengetahuan Camilla, Tante Itoh merencanakan pernikahan Camilla dengan anak temannya yang merupakan seorang dokter yang bekerja di Belanda. Yang dimana pernikahan mereka harus segera terjadi secepatnya.

mengapa Tante Itoh bersikeras menikahkan Camilla dengan teman anaknya?

baca terus sampai habis jika ingin mengetahui kisahnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bella cantika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Sampai diluar ruangan papa dan mama Camilla berbicara dengan Raffa tentang tempat tinggal mereka nanti dan tanggung jawabnya sebagai suami Camilla.

“Raffa, maaf kalau waktunya kurang pas kami ngomong seperti ini”

“Iya om gak papa, mau ngomong apa?”

“Eh jangan panggil om dong sekarang kan kamu juga udah jadi anak saya. Jadi kamu panggil saya papa dan istri saya mama ya. Sama seperti Camilla memanggil kami” ucap papa Camilla sambil menepuk bahu raffa sambil tersenyum

“Ohh iya lupa. Baik papa mama” ucap raffa tersenyum

“Nah gitu kan enak denger nya. Oh iya papa mau ngomong Kalian kan ini sudah menikah, terus kalian mau tinggal dimana nanti?”

“Sekarang kan raffa tinggal dibelanda, kemungkinan camilla, raffa bawa ke belanda”

“Belanda? Kamu gak tinggal sama ibu kamu di rumahnya?”

“Mungkin untuk beberapa hari kami tinggal disini, tapi raffa gak bisa lama-lama disini, karena kerjaan raffa nanti terbengkalai di sana”

“Memang kamu kerja apa?”

“Tante itoh belum kasih tau kalian?”

“Kalau masalah pekerjaan belum dia kasih tau, tapi sebagian ada yang kami tau”

“Ohh gitu, raffa kerja dibelanda sebagai dokter disana pah”

“Ohh dokter. Jauh juga ya kerja nya sampai ke belanda”

“Iya pah, minta izin ya untuk bawa camilla ke belanda”

“Iya boleh boleh aja itu hak kamu, sekarang kan camilla udah jadi istri kamu. tapi masalahnya camilla belum wisuda. Terus gimana kalau dia dibelanda?”

“Gampang pah, tinggal nanti raffa sama camilla balik ke indonesia lagi”

"Baik lah kalau begitu. Atur sama kamu aja”

“Iya pah”

“Raffa, kamu kan sekarang sudah jadi suaminya Camilla. Memang ini terkesan mendadak, tapi kami mohon kamu jaga Camilla ya. Kami merawat dia dengan baik, dengan penuh kebahagiaan, dan kamu harus lakukan itu. Dan jangan sampai kamu membuat dia menangis" ucap papa camilla dengan penuh harapan.

“Iya nak, mama mohon kamu jaga dan bahagiakan camilla ya. Maklumi kalau camilla terlalu kaku dalam menjalani pernikahan nanti, sebab kalian kan menikah terlalu cepat dan camilla juga belum pernah dekat dengan lelaki mana pun. Jadi wajarkan saja ya kalau kaku, dia masih butuh adaptasi dengan sekitar nya dulu” sahut mama camilla

Raffa termenung sebentar

‘Apa maksud nya belum pernah dekat dengan lelaki mana pun. Apa camilla belum pernah pacaran?, seperti mustahil di zaman sekarang gak pernah pacaran. Apalagi kalau diliat liat camilla tidak begitu jelek. Manis anak nya’ ucap raffa dalam hati

Setelah berkata dalam hatinya, ia langsung menyingkirkan pikiran itu dan langsung menjawab pertanyaan orang tua camilla.

"iya pah, mah. Raffa usahakan untuk membahagiakan Camilla. Walaupun memang enggak secepat itu, raffa juga butuh proses. Raffa juga butuh adaptasi dengan keberadaan camilla ada di kehidupan raffa. Mengingat raffa dan camilla yang baru kenal dan mendadak menjadi suami istri seperti ini" ucap Raffa menjawab dengan serius

papa dan mama camilla mengangguk paham

"Iya, papa sama mama paham keadaan kalian. Memang itu semua butuh proses, karena ini kan pernikahan yang secara mendadak, kalian belum ada rasanya tumbuh cinta, jadi papa mama paham. Tapi papa dan mama mohon kamu jaga Camilla ya. Kami percaya sama kamu untuk menjaga camilla"

Raffa mengangguk dengan penuh kesungguhan, menunjukkan kesediaannya untuk menjaga dan membahagiakan Camilla.

asik mereka mengobrol diluar ruangan,terdengar suara jeritan Camilla yang begitu keras dari dalam.

"Tante Dini! tante Dini!" seru camilla dengan suara panik dan keras.

Raffa yang mendengar camilla teriak itu pun langsung lari terburu-buru masuk ke dalam ruangan untuk melihat apa yang terjadi.

"Kenapa, kenapa?!" tanya Raffa dengan khawatir.

Camilla masih terus memanggil

"tante Dini!!"

dengan suara yang semakin panik. Raffa kemudian melihat ibunya yang terbaring di tempat tidur, dan Camilla berdiri di sebelahnya dengan wajah yang penuh ketakutan.

"Apa yang terjadi?" tanya Raffa lagi, sambil melihat ibunya yang terlihat tidak berdaya.

Raffa memanggil dokter dengan panik

"Dokter, dokter, dokter!"

tante Itoh yang merawat ibunya Raffa pun datang ke ruangan.

"Kenapa Raffa, kenapa?" tanya tante Itoh dengan khawatir. Raffa menunjuk ibunya yang terbaring di tempat tidur

"Ini tante, ibu!"

Tante Itoh kemudian memeriksa ibunya Raffa dengan cekatan. Saat pemeriksaan, ibu dini tersenyum kearah Raffa dan seketika matanya tertutup dan mesin yang ada di ruangan tersebut tiba-tiba menjadi lurus, menandakan bahwa detak jantung ibunya Raffa telah berhenti.

Tante Itoh pun menghadap keluarga dengan menggelengkan kepala seraya berkata,

"ikhlas kan ya nak" ucap Tante Itoh mengusap ngusap bahu Raffa

"maksud Tante apa?"

"ibu kalian gak bisa tertolong nak, Allah lebih sayang kepadanya"

Tante Itoh pun menutup mata ibunya Raffa dengan penuh kasih sayang, menandakan bahwa ibunya Raffa telah meninggal dunia. Raffa dan orang orang yang ada didalam ruangan pun sangat terpukul dengan kejadian ini.

Raffa menjerit-menjerit dengan kesedihan yang mendalam.

"hah? Ibu! Ibu! Bangun ibu! Raffa masih butuh ibu!" teriak Raffa sambil mengguncang guncangkan bahu ibunya

"nak nak udah nak, ibu udah gak sakit lagi sekarang. Iklaskan ya nak" ucap ayah Raffa seraya mendekati Raffa dan menguatkan Raffa meski hati ia pun hancur karna istri yang ia cintai pergi lebih dahulu

Semua orang yang hadir di ruangan itu terkejut dan sangat terpukul dengan kejadian ini. Raffa, Zaki, dan Ali sangat terpukul dengan kepergian ibunya yang baru beberapa menit yang lalu saja menyaksikan pernikahan Raffa. Mereka semua berduka cita dan berusaha menerima kepergian ibunya.

"ibu yah... Kenapa ibu ninggalin kita..." ucap tangis raffa

Suaranya penuh dengan kesedihan dan kerinduan. Camilla yang berdiri di sebelahnya Raffa merasa kasihan melihat suaminya yang sangat terpukul dengan kepergian ibunya. Ia ingin memeluk Raffa untuk memberikan dukungan dan kenyamanan, namun Camilla masih merasa canggung dan takut untuk melakukan hal itu. Apalagi dia belum pernah memeluk laki-laki lain selain ayahnya. Ia hanya diam saja, dan sesekali memeluk mama nya yang masih ada dirumah sakit.

Camilla menonton Raffa yang terus menjerit dan menangis dengan kesedihan yang mendalam. Camilla berharap bisa melakukan sesuatu untuk mengurangi kesedihan Raffa, namun ia tidak tahu harus berbuat apa. Ia hanya bisa berdiri di sana, menonton suaminya yang sedang berduka.

Setelah beberapa menit kemudian jenazah ibu dini dibawa ke rumah duka dengan menggunakan ambulance.

Raffa yang masih bersedih membantu mendorong kereta jenazah ibunya dan diikuti oleh camilla dibelakangnya. Sampai di ambulance Raffa dan memasukkan jenazah ibunya ke mobil ambulance.

‘Kayaknya mas raffa naik ambulance nih ke rumah, aku naik apa ini ya’ ucap Camilla dalam hati yang merasa bingung harus ikut pergi ke rumah duka dengan mobil jenazah bersama suami atau pergi bersama orang tua nya menggunakan mobil lain.

Camilla pun memutuskan untuk pergi dari dekat ambulance dan ingin menghampiri orangtua nya di mobil lain. Kemudian tiba tiba tangan camilla ditarik oleh seseorang. Dan camilla pun menoleh. Ternyata Raffa yang menarik tangan Camilla.

"kenapa mas?"

"masuk" ucap dingin Raffa

Camilla yang diperintahkan itupun tidak bisa menolak apalagi melawan karna melihat situasi yang sedang berduka. Akhirnya Camilla pun menyetujuinya dan masuk kedalam ambulance.

Selama diperjalanan Raffa selalu memeluk keranda ibunya dan sesekali meneteskan air mata.

Melihat moment itu, Camilla mengambil ponselnya dan memotret nya untuk kenangan yang tersimpan digaleri ponselnya.

1
Sugiyanti 15
lanjut thor
👑 STEPHAN HARUKA 👑
Thor, aku sudah tidak sabar untuk baca kelanjutannya!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!