NovelToon NovelToon
Cinta Pertama Mafia 1

Cinta Pertama Mafia 1

Status: tamat
Genre:CEO / Mafia / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Tamat
Popularitas:76.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yakasa

Brigitha anak dari pasangan Daddy Alvaro dengan Mommy Felicia di mana Brigitha adalah seorang sekretaris menjalin hubungan dengan bosnya bernama Alvonso seorang CEO.

Tanpa di ketahui oleh Brigitha ternyata Alvonso seorang ketua mafia yang sangat kejam dan tidak segan membunuh orang yang berkhianat. Di tambah Alvonso sangat membenci sekaligus iri dengan kakaknya Brigitha.

Akankah hubungan berlanjut ke jenjang pernikahan atau kandas di tengah jalan? Ikuti yuk kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yakasa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sangat membenci Bela dan Belia

Brigitha berjalan dengan sangat cepat dan ketika gadis itu ingin menumpahkan dua gelas di kepala Alvonso tanpa berpikir panjang Brigitha memeluk tubuh kekar Alvonso sambil tubuhnya menutupi kepala Alvonso.

Alvonso yang dari tadi menatap gadis tanpa berkedip sangat terkejut melihat Brigitha gadis pencuri hatinya memeluk dirinya. Ada rasa kenyaman dipeluk oleh Brigitha terlebih ke dua gunung kembar milik Brigitha menyentuh kepalanya.

"Akhhhhhhhh ... Panas .... " Teriak Brigitha sambil memeluk tubuh kekar Alvonso untuk mengurangi rasa perih pada bagian tubuhnya.

Brigitha menjerit kepanasan akibat tumpahan air yang masih panas di mana air panas tersebut mengenai punggungnya. Alvonso sangat terkejut mendengar teriakkan Brigitha di tambah dirinya merasakan cipratan air panas walau hanya sedikit.

Alvonso langsung berdiri dan menarik tangan Brigitha agar berada di depannya kemudian Alvonso memeluknya dari arah belakang.

Plak

Bruk

Alvonso tersadar ternyata Brigitha menyelamatkan dirinya dari air panas. Alvonso yang tidak bisa menahan amarahnya kembali menampar pelayan tersebut hingga terjatuh kemudian meminta manager restoran untuk membawa pelayan restoran tersebut ke kantor polisi.

"Hiks.. hiks.. hiks.. punggungku perih." ucap Brigitha sambil terisak.

"Aku akan mengantarmu ke dokter." Ucap Alvonso sambil menggendong Brigitha.

Untuk pertama kalinya Alvonso menggendong seorang gadis dan gadis tersebut adalah Brigitha. Gadis yang secara tidak sadar masuk ke dalam hati Alvonso yang paling terdalam. Hatinya sangat sakit melihat Brigitha menangis demi menolong dirinya.

Tanpa menunggu jawaban Alvonso berjalan sambil menggendong Brigitha ala bridal style menuju ke arah parkiran mobilnya diikuti oleh Belia dari arah belakang.

Alvonso pun langsung membawanya ke rumah sakit Pelita Kasih dengan mengendarai mobil kecepatan tinggi. Sampai di rumah sakit dua perawat mendorong brangkar di mana Brigitha berbaring untuk di bawa langsung ke ugd.

Alvonso dan Belia menunggu di ugd dan dengan gaya centil nya Belia menggoda Alvonso membuat Alvonso sangat kesal.

Bagaimana tidak, dirinya saja memikirkan keadaan Brigitha yang punggungnya terkena air panas sedangkan temannya seakan tidak perduli dengan nasib temannya yang bernama Brigitha. Teman macam apa dia itu yang dipikirkan oleh Alvonso.

Tiba - tiba ponsel Alvonso berbunyi, Alvonso pun langsung berdiri dan berjalan agak menjauh dari Belia. Alvonso melihat mama tirinya menghubungi dirinya membuat Alvonso bingung karena tidak biasanya Mama tirinya menghubungi dirinya.

("Ya hallo." panggil Alvonso)

("Alvonso ini mama Valen, kamu pulang ya? papamu pingsan." ucap mama Valen menjelaskan tanpa basa basi).

("Pingsan kenapa Ma?" tanya Alvonso dengan nada terkejut).

("Tidak tahu tadi habis mandi langsung pingsan ini mama sudah pakaikan baju dan sudah panggil dokter keluarga." ucap mama Valen menjelaskan).

("Baik ma, Alvonso pulang sekarang." jawab Alvonso).

tut tut tut tut

Ponselpun di putuskan oleh Alvonso tanpa menunggu jawaban mama Valen.

Alvonso berjalan menuju ruang ugd dan Belia masih menatapnya dengan senyuman menggoda membuat Alvonso muak melihatnya.

"Aku pulang papaku pingsan dan Aku tidak bisa menunggunya. Jadi Aku minta sama Kamu untuk menghubungi keluarganya." pinta Alvonso.

"Boleh aku minta telephonemu?" tanya Belia sambil mengedipkan matanya ke arah pria tampan itu.

"Maaf aku tidak bisa, permisi." ucap Alvonso dengan nada tegas.

Tanpa menunggu jawaban dari Belia, Alvonso langsung pergi meninggalkan Belia sendirian di rumah sakit tanpa memperdulikan tatapan kesal Belia. Entah kenapa Alvons sangat membenci Bela dan Belia dalam waktu bersamaan.

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Sambil menunggu Up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :

1
Yakasa
Terima kasih
Riska Desi
sungguh bijak mamy felisia
Yakasa
Hari ini up, nunggu lulus review dulu
Riska Desi
kenapa lama sekali upx,padahal kan seru ceritax
Riska Desi
lanjuuut
Yakasa
Nunggu lulus review dulu, tinggalkan jejak ya biar author semangat up.

Tinggalkan vote, kopi, bunga dan komentarnya. Terima kasih
Riska Desi
di tunggu kelanjutanx
Yakasa
Siap, jangan lupa tinggalkan jejak, komentar, like, vote, bunga dan kopi biar author semangat untuk menulis
Riska Desi
jgn lama2 donk,q nunggux sampai lupa sama cerita awlx
Riska Desi
apa mungkin ank buah alvaro yang menyerang
Riska Desi
pastix orang suruhanx alvonso
Riska Desi
pasti editan itu
Yakasa
Terima kasih banyak atas komentarnya
Yakasa
Iya kejam banget
Riska Desi
kejam banget sih mereka itu
Yakasa
Terima kasih banyak Eyang
yanktie ino
terima kasih, eyang kirim setangkai mawar untukmu
Yakasa
Maaf, sudah author perbaiki. Terima kasih banyak atas komentar dan koreksinya
Ima Ko
gelasny kosong,tapi Alfonso membersihkan kepala dan jasnya ...salah baca apa ya saya?
Eridha Dewi
next thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!