NovelToon NovelToon
PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )

PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Kultivasi / Pendekar / Xianxia / Wuxia / Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Kelahiran kembali menjadi kuat / Dan budidaya abadi
Popularitas:1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Kc

He Xun seorang pemuda dengan paras biasa saja yang tidak memiliki bakat apapun sehingga semua orang mengutuknya.

Seluruh Klan He membencinya dan menganggapnya sebagai anak yang sial karena kedua orang tuanya meninggal disaat dia lahir ke dunia ini.

Sampai akhirnya ketika dia pergi ke Gunung belakang Klan He untuk mengambil buah persik, He Xun dibawa oleh empat siluman yang menawan.

Sejak saat itu, seluruh kehidupannya berubah drastis , bahkan wajahnya pun berubah menjadi sangat tampan dan dia menjadi sangat berbakat.

Semua orang yang semula membencinya berubah menjadi sangat memujanya dan berharap bisa menjadi istrinya atau pelayannya.

Dengan ribuan wanita cantik yang melemparkan diri kedalam pelukannya, He Xun bahkan akan membuat Surga iri dengan ketampanannya dan bunga akan mekar ketika He Xun melewati mereka. Burung akan bernyanyi dengan indah dan memuja ketampanan He Xun.

up: Setiap hari, pkl. 22.00

bab 1 : 1 - 150
bab 2 : 151 - 300
bab 3 : 301 - ???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kc, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Mencari Senjata

Mereka makan dengan hening tanpa ada satupun dari mereka yang berinisiatif untuk membuka suara, mereka menikmati makanan mereka dengan serius.

He Xun juga termasuk orang yang sangat menikmati makanan ini, nasi hangat yang baru pertama kali dirasakan oleh nya ini membawanya seolah olah terbang ke atas awan.

He Xun merasa sangat gembira bahkan untuk hal yang mungkin tidak berarti bagi orang lain, mungkin bagi orang lain, sumber kebahagiaan nya ini sangat konyol.

Tapi, menurutnya ini sangat berarti, ini hampir seperti adalah hari kelahirannya untuk kehidupannya yang bebas.

Mulai sekarang, tidak akan sama lagi dengan sebelumnya, dia, He Xun, menolak untuk ditindas oleh orang lain lagi.

He Xun membayangkan apa yang harus dia lakukan selanjutnya karena setelah ini dia tidak tahu harus melakukan apa.

Apakah pergi dan kabur tanpa kembali layaknya seorang pengecut atau kembali ke Klan He dan menunjukkan taringnya ?

He Xun berpikir sejenak dan berpikir bahwa yang terakhir kurang bijak, kekuatan nya saat ini masih belum cukup untuk mengalahkan ketua Klan He.

Dia masih bisa dikurung lagi dan ditahan lagi seperti sebelumnya, He Xun akan menunggu sampai kekuatannya setara dengan Ketua Klan He.

Setelah semuanya selesai makan, He Xun dan yang lainnya saling memandang satu sama lain sebelum akhirnya He Xun mengelus perutnya yang terisi dengan sangat penuh.

"Apa tujuan mu setelah ini ?" Tanya Xiu Xiyi dengan serius.

"Aku mungkin akan pergi dan menjadi pendekar bebas. " Ucap He Xun dengan sederhana.

"Apakah kamu tidak ingin mencari senjata terlebih dahulu ? Kita para pendekar biasanya membutuhkan senjata roh yang bisa dipanggil saat dibutuhkan. " Ucap Xiu Xiyi.

"Senjata roh ? Apa itu ?" Tanya He Xun dengan bingung.

"Senjata roh adalah senjata yang menggunakan ikatan darah dengan pemilik yang cocok dan ikatan itu hanya bisa diputuskan oleh pemiliknya atau jika pemiliknya meninggal atau senjata itu hancur. Jadi, itu bisa dibilang menyatu dengan tubuhmu dan akan muncul ketika kau menginginkan nya. " Jelas Baili Ruoqing dengan tenang.

"Ternyata seperti itu, aku baru pertama kali mendengar nya, tidak menyangka bahwa ada sangat banyak hal aneh yang tidak ku ketahui selama ini. " Ucap He Xun sambil mengangguk ngangguk.

"Tentu saja, ini sebenarnya adalah hal yang umum hanya saja kamu benar benar lebih buruk daripada hidup di dalam gua. " Ucap Baili Ruoqing.

He Xun yang mendengar ejekan Baili Ruoqing tidak marah dan hanya tertawa kecil karena menurutnya ini sama sekali tidak salah bahkan sangat setuju dengan kata kata Baili Ruoqing.

"Memang, apa yang dikatakan oleh Nona Baili tidak salah. Aku sama sekali tidak memiliki pengetahuan selama belasan tahun bernafas di dunia ini, benar benar lebih buruk daripada hidup di dalam gua. " Ucap He Xun.

"Aku merasa bahwa kehidupan ku selama ini sangat sia sia dan tidak berarti. " Lanjut He Xun sambil tertawa kecil.

"Oh ya, kamu belum menceritakan kenapa kamu sangat membenci orang yang tadi kita temui itu ? Aku yakin giginya tidak akan pernah tumbuh lagi setelah kamu memukulnya seperti itu. " Tanya Liu Qingxin dengan penasaran.

"Orang itu adalah orang yang menindas ku selama ini, orang yang membawaku berulang kali menuju pintu kematian, untunglah langit masih kasihan padaku dan membuatku tidak mati dengan begitu mudah. Ada kesempatan untuk membalaskan dendam, kenapa aku melewatkannya begitu saja ?" Tanya He Xun dengan seringaian.

"Ah, aku mengerti kenapa kamu sangat membencinya. Bagaimana jika kamu berguru padaku ? Di dunia ini, tidak ada yang memahami ilmu penyiksaan terhadap orang lain lebih baik daripada aku, Liu Qingxin. " Ucap Liu Qingxin dengan sangat bangga.

"Diam ! Apa yang ingin kau ajarkan hah ?! " Bentak Lan Huayin dengan kesal.

"Lan jie jie jangan marah padaku, aku kan hanya berniat baik dan membantu He Xun untuk menemukan inspirasi baru. Kenapa kamu begitu marah padaku seperti itu ?" Tanya Liu Qingxin sambil membujuk Lan Huayin.

"Tutup mulut penuh omong kosong mu ! Selain penyiksaan, apalagi yang kau bisa lakukan ?" Tanya Lan Huayin dengan sengit.

"Hentikan, kalian berdua bertengkar layaknya orang bodoh. Liu Qingxin, berhenti membual masalah menyiksa ini atau menyiksa itu, hal ini membuatku muak. " Ucap Xiu Xiyi dengan dingin.

"Ya, Xiu jie jie, aku tidak akan mengulangi nya lagi, maafkan aku. " Ucap Liu Qingxin dengan sangat cepat menuruti kata kata Xiu Xiyi.

"Aku mengetahui sebuah toko penempa yang terkenal di kota ini, mungkin kamu bisa menemukan senjata roh dari sana. "Ucap Xiu Xiyi.

"Aku sangat senang tentu saja jika Nona Xiu mengatakan itu tapi masalahnya aku tidak memiliki uang, aku akan pergi mencari senjata setelah mendapatkan uang yang cukup. " Tolak He Xun dengan halus.

"Bukankah ada uang itu ? Gunakan saja. Kami berempat bukan orang yang sangat boros. Kamu bisa menggunakan nya terlebih dahulu dan mengembalikannya pada kami dua kali lipat agar kau tidak merasa bersalah, bagaimana ?" Tanya Baili Ruoqing.

"A... a... aku... aku... " He Xun tidak bisa menjawab.

Di satu sisi sangat menginginkan senjata roh seperti yang dikatakan oleh keempat siluman cantik yang ada di depannya ini tapi disisi lain, He Xun takut bahwa dia tidak akan sanggup membayarnya di masa depan.

"Sudahlah jangan banyak bicara lagi, ayo pergi ! Kita akan mencarikan senjata untukmu. " Perintah Xiu Xiyi.

Xiu Xiyi berdiri dan berjalan terlebih dahulu sementara Baili Ruoqing menarik tangan kanannya dan Liu Qingxin menarik tangan kirinya.

"Tunggu sebentar ! Kita harus membayar dulu. " Ucap He Xun dengan panik.

Baili Ruoqing dengan cekatan mengeluarkan 3 tael perak dan menaruhnya dimeja lalu kembali menyeret He Xun bersama dengan Liu Qingxin.

"Tunggu sebentar ! Aku takut tidak bisa membayarnya kembali !" Teriak He Xun dengan putus asa.

"Jika kamu tidak bisa membayar dengan uang maka aku akan dengan senang hati menerima pembayaran dalam bentuk lain. " Ucap Baili Ruoqing dengan ambigu.

"Bayaran dalam bentuk lain ? " Tanya He Xun tidak mengerti.

"Tentu saja membayar dengan tubuhmu, ha ha ha. " Baili Ruoqing tertawa dengan puas sementara Liu Qingxin memasang wajah dengan jijik pada Baili Ruoqing.

"Kamu terlalu haus belaian, ini benar benar menjijikan. " Keluh Liu Qingxin.

"Kenapa ? Kamu iri dengan ku, Qingxin ?" Tanya Baili Ruoqing dengan nada centil.

"Hmph ! Bahkan dalam mimpi sekalipun aku tidak akan pernah iri dengan mu. " Dengus Liu Qingxin dengan kesal karena ketidaktahu maluan milik Baili Ruoqing.

Mereka semua menjadi pusat perhatian banyak orang karena keributan yang mereka buat.

"Apakah kalian bertiga tidak bisa lebih diam ?" Tanya Lan Huayin dengan kesal.

"Tentu saja bisa, Lan jie jie. " Ucap Baili Ruoqing dengan genit yang membuat Lan Huayin hampir muntah karena jijik.

1
Choy Santoso
cacingan juga ahirnya autornya
Janop Poernomo
lumayan opening nya
/Determined/
Raditya Vicky
agak ngawur ceritanya
Ana Rusliana
Luar biasa
Nelson Da Flow
gi mna sih thor masa dia langssung bisa baca..?
spooky836
cincin ruang tak ambil. novel sampah. plagiat.
OI
mc punya lonceng knp ngak dimasukin kesitu tmn2 nya wkwkwkwk bnr2 pekok...
OI
jagoan nya masih stengah2 ini, blm mateng
wawan jhie
Luar biasa
Stephen (Phoenix dalam celana)
seperti kata guruku bahwa jika kamu sudah pernah merasakan yang namanya kesederhanaan, kemiskinan, kelaparan dan semua penderitaan serta rasa sakit maka kamu akan merasa lebih bersyukur bahkan dengan sesuatu yang sederhana sekalipun.
Gan Gian
pedang anu,panggil...set set set datang.
itukan seharusnya cukup dibayangkan dalam hati,gak musti tereak...aneh
Gan Gian
ini cerita tentang apa sich thor??
kultivasikah??
romankah??
atau apa apakah?
,
Ardiansyah Ardi
mdhn2 bagus
Abu Fadhila
Ngirit amat tingkat Kultipasi hanya 3 tingkatan Thor?!
Rahman Hartomo
ni cerita apa sbenarnya klw pendekar kok cuma bersih2 aja bknya meningkatkan kekuatannya
Jade Meamoure
bunuh aja si Heyan bikin geregetan aja bolak-balik nongol sih Thor
marulam sinaga
kok ngarang cerita tp goblok
marulam sinaga
mana lanjutanya....karakter..penulis yg tdk jelas
MAWI
mantaaaaps thor
Lalu Adi
Isinya hanya dialog tak berguna, paling banyak kisah masa lalu he xun yg diulang ulang.... Sampah...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!