NovelToon NovelToon
Red Rose-Cinta Di Tiga Negara

Red Rose-Cinta Di Tiga Negara

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:128.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Lyyana

Red Rose (Cinta di Tiga Negara)
Perjalanan Cinta yang berliku, kekecewaan dan kesedihan.
Ketika ketulusan hati dipertanyakan dapatkah mempercayai cinta lagi, setelah semua yang dialami.
"Bukan Cinta Pertama, Tapi Cinta Sejati"

Lin Yijia
Perjalanan hidup yang di jalani, suka dan duka ia rasakan, membawanya terombang ambing dalam dekapan dunia.
Pertemuan demi pertemuan, yang berakhir dengan perpisahan. Terbuai perasaan, berpikir cinta itu datang, namun selalu berakhir dengan kegagalan.
Dapatkah ia bertahan, lalu dimanakah cinta sejatinya (?) akankah cinta pertamanya menjadi cinta sejatinya (?)
Temukan jawabannya dalam Novel Red Rose-Cinta di Tiga Negara

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lyyana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan Kembali

"Wi...willona!"

"Andre..." ucap Willona lirih.

"Bruk.." Willona memeluk Andrew secara tiba-tiba

"Andrew, aku sangat merindukan mu, hiks..hiks..." Willona menangis dalam pelukan Andrew

"Ternyata Willona ku masih cengeng seperti dulu yah? kenapa kau tidak dewasa sih?" goda Andrew.

"Hu..hu...Andrew jahat! jangan mengatai ku seperti itu." rengek Willona

"Oh ya? sampai kapan kau akan terus memeluk ku seperti ini? bisa-bisa perban ku lepas karena mu."

"Ah maaf-maaf."

"Oh ada kemajuan, sekarang kau tau harus berkata "maaf" yah?"

"Ah sudah lah, kau selalu menggoda ku setiap kali bertemu, ini tuh pertemuan pertama kita setelah berpisah lama." ucap Willona, terlihat dari rawut wajah nya ia jengkel karena selalu diledek Andrew.

"Tapi menurut ku, baru sebentar kau pergi"

"Ah itu arti nya kau tidak merindukan ku huh? kau tidak senang aku kembali?

jahat! Andrew jahat!." teriak Willona kesal

"Ha..ha..haa"

Andrew dan semua orang yang ada di kamar Andrew, ramai tertawa memperhatikan tingkah Willona yang sedang marah, namun seperti anak kecil yang manis.

"Sudah, sudah kalian ini baru bertemu, Andrew berhenti menggoda Willona!" ucap Airin, nembela Willona namun tetap saja ia ikut tertawa juga.

"Kak Airin, apa benar Kakak membelaku? kenapa Kakak juga ikut tertawa?" tanya Willona, ada sedikit genang air matanya, seperti anak kecil yang ingin dikasihani.

"Willona, kau ini sudah dewasa, jangan mau diledekin Andrew terus."

"Andrew juga sudah dewasa, dia bahkan lebih tua dari ku, tapi dia terus saja menggoda ku." jelas Willona

"Baiklah-baiklah, aku minta maaf putri." ucap Andrew seraya tersenyum lembut kearah Willona

"Baiklah karena aku baik hati, maka kau aku maafkan." ucap Willona puas

"Aku tau, kau akan selalu memaaf kan ku, karena aku ini sangat tampan, tidak akan ada gadis yang tidak ingin memaafkan ku." ucap Andrew menyombong kan diri.

"Huu.. N**arsis." seru Willona

"Ah kalau teman lama sudah bertemu seperti ini, pasti heboh." ucap Roy seraya menggeleng gelengkan kepala nya.

"Biar kan saja, mereka memang seperti itu." ucap Airin, Airin merasa sangat senang meski sudah berpisah cukup lama, namun Andrew dan Willona masih sama, pertemanan yang tulus dan hangat.

 

*

 

* " Aesly Grup "

"11:50" Ruangan Direktur"

"Maaf Direktur, ada telpon untuk anda dari Presdir." ucap seorang pria muda, yang merupakan tangan kanan Jhonathan, seraya menyerahkan sebuah ponsel.

"Terimakasih Thomas." ucap Jhonathan seraya mengambil ponsel yang di sodorkan Thomas kepada nya.

\=\=Terhubung via telpon\=\=

"Hallo, Ada apa Ayah?" tanya Jhonathan

"Hari ini pulanglah ke rumah, untuk makan malam, ada yang Kakek mu ingin bicara kan"

"Baiklah, setelah jam kantor aku akan segera pulang ke rumah." jawab Jhonathan.

\=\=Panggilan berakhir\=\=

"Tok..tok.." terdengar ketukan pintu ruangan Jhonathan, setelah di persilahkan masuk, seorang wanita muda, yang merupakan Sekertaris Jhonathan, masuk ke dalam ruangan Jhonathan dan Thomas sekarang berada, menggunakan pakaian yang cukup minim.

"Maaf Direktur, Nona Selena Julius datang, beliau sedang menunggu diluar." jelas Sekertaris Jhonathan, meng-informasikan.

"Biarkan dia masuk" ucap Jhonathan, nada bicaranya cukup serius ketika bekerja.

"Baik Direktur, saya permisi dulu." ucap Sekertaris Jhonathan dengan sopan, pamit.

Tidak lama setelah Sekertaris Jhonathan pergi, Selena masuk ke ruangan.

"Kakak Jhon" sapanya ramah

"Sisi, tumben sekali hari ini datang lebih telat dari biasa nya?" tanya Jhonathan ramah.

"Maaf Kak Jhon, aku baru belajar resep baru untuk menu makan siang Kak Jhon hari ini." jawab Sisi manja.

"Benarkah, aku harap tidak mengecewakan." Jhonathan seraya memandangi Sisi.

"Kakak Jhon jangan meremeh kan masakan ku yah?" caloteh Sisi

"Iya, iya, tidak akan."

"Ini, coba buka lah." ucap Sisi sambil menyodorkan bekal makanan yang ia bawa.

"Loh bukan nya kemarin juga ini yah?"tanya Jhonathan, kebingungan.

"Apanya yang resep baru?"

"Berbeda dong, resep nya sudah berinovasi." jawab Sisi penuh percaya diri.

"Baiklah, terimakasih." Jhonathan berbicara pada Sisi dengan begitu lembut, ia sudah menganggap Sisi seperti Adik sendiri.

"Kak Jhon, apa hari ini Kakak sibuk lagi? sudah beberapa minggu ini tidak bisa makan siang bersama Kakak." rengek Sisi

"Maaf Sisi, lain kali saja yah?"

"Memangnya Kakak sibuk apa sih akhir-akhir ini? bukannya juga setiap hari selalu makan bersama ku?" protes Sisi.

"Maaf yah? terimakasih beberapa tahun ini sudah menemaniku?" ucap Jhonathan lembut.

"Huh memang nya aku tidak tau? Kakak Jhon selalu pergi ke Kedai kopi Kak Roy, untuk menemui gadis sial*n itu." batin Sisi

"Tidak Kak Jhon, Sisi senang karena bisa menghabiskan banyak waktu bersama Kakak Jhon." Sisi

"Baiklah, Sisi pergi dulu yah? selamat makan Kak Jhon." pamit Sisi

"Iya, Thomas yang akan mengantar mu, oke?"

"Ah tidak Kak Jhon, aku bisa sendiri, lagi pula aku kesini bawa mobil." jelas Sisi

"Baiklah, hati-hati di jalan." ucap Jhonathan seraya melambaikan tangan.

"Bye Kak Jhon." Sisi balas melambaikan tangan pada Jhonathan, seraya berjalan keluar ruangan Jhonathan.

.....

* "Lobi"

Sisi baru saja keluar dari lift, dan berjalan kearah pintu keluar dengan angkuh dan arogan, membuat beberapa Karyawan merasa kesal dengan tingkah nya.

Para Karyawan mulai bergosip tentang nya.

"Huh dasar anak orang kaya, sombong sekali."

"Dia Nona Selena Julius, tentu saja seperti itu, orang kaya kan memang sudah biasa seperti itu."

"Tapi Nona Willona Julius tidak seperti itu, padaal Adik Kakak, kenapa berbeda sekali yah?"

"Iya yah?"

"Hey Sekertaris Tya, apa sekarang Direktur kita sedang berkencan dengan Nona Selena? bukankah Nona Selena itu Adiknya Nona Willona?" bisik seorang karyawan wanita pada slSekertaris Jhonathan.

"Ia benar, aku juga penasaran, aku dengar beberapa tahun ini Nona Willona pergi keluar negri yah? jadi sekarang Adik nya jadi pengganti dirinya?." bisik yang lain mulai bergosip satu sama lain.

"Hey sudahlah, ini bukan urusan kita, berhenti bergosip, jika sampai terdengar oleh Direktur, kita bisa di Phk." ucap Sekertaris Tya

"Benar, ayo bubar"

 

*

 

"12:30"

"BC"( Bio Coffee) Kedai kopi tempat Yijia bekerja.

Terlihat Sisi dan Willona memasuki Kedai kopi Roy.

"U**ntung tadi aku mengajak Kak Willona kemari, aku ingin lihat bagaimana reaksi Kakak Jhon saat bertemu Kak Willona lagi, aku juga akan memberi pelajaran pada gadis sial*n itu karena sudah berani bersaing dengan ku mendapatkan Kak Jhon." batin Sisi

"Hei Willona, Sisi." sapa Roy, seraya berjalan ke arah Willona dan Sisi untuk menyambut kedatangan kedua-nya.

"Hay Kak Roy" sapa Sisi dan Willona bersamaan.

"Selamat datang."

"Oh Sisi, tumben kamu kemari, bagaimana kuliah mu?" tanya Roy

"Baik Kak, semuanya lancar-lancar saja."

"Bagus lah kalau begitu."

"Tentu saja, Sisi gitu lho, he..hee."

"Baiklah, silahkan duduk Nona-Nona." ucap Roy ramah

"Terimakasih Kak Roy"

"Ah itu B**arista baru yah?" tanya Sisi

"Iya, benar sekali."

"Perkenal kan ini "Krisstian" , kalian bisa memanggil nya Kriss." ucap Roy memperkenal-kan.

"Hallo, selamat siang Nona-Nona, saya Kriss." sapa Kriss ramah.

"Hallo Kak Kriss." sapa Sisi riang

"Senang berkenalan dengan mu, saya Willona dan ini Adik saya Selena." ucap Willona memperkenal-kan diri dengan sopan dan ramah pada Kriss.

"Suatu kehormatan dapat berkenalan dengan Nona cantik." ucap Kriss ramah seraya sedikit mencondongkan tubuhnya lalu mencium punggung tangan Willona.

Terlihat Willona sangat malu, kedua pipi-nya pun merona, karena di perlakukan begitu manis oleh seorang pria yang begitu lembut dan tampan.

"Kalau begitu biarkan saya melayani Nona-Nona ini." tambah Kriss, terlihar jelas bahwa Kriss sedang menggoda Willona, membuat seseorang yang dari tadi cuma bisa melihat dari jauh, menjadi kesal.

...

"Sejak kapan dia kembali? baru kembali saja sudah mulai menggoda laki-laki." gumam Jhonathan.

"Ada apa Jhon?" tanya Yijia, yang sedang berada di dekatnya.

" Tidak apa-apa, hanya lebah pengganggu." jawab ketus Jhonathan.

Yijia merasa bingung, kenapa Jhonathan terlihat begitu kesal, padahal tadi baik-baik saja.

"Jhon kau tidak makan? lihat makanan mu sudah mulai dingin." ucap Yijia

"Kamu makan lah dulu, aku permisi sebentar." ucap Jhonathan lalu pergi ke arah toilet.

.....

Takdir memang tidak bisa dihindari, orang yang ingin Willona hindari justru kini berada tepat dihadapannya.

"Kapan kau kembali?" suara Jhonathan terdengar cukup dingin, saat melontarkan pertanyaan itu.

"Oh baru beberapa hari ini." jawab Willona singkat, walau hatinya sedikit sakit karena nada bicara Jhonathan, namun ia tetap memasangkan wajah tersenyum.

"Benarkah, baru beberapa hari sudah kemari, apa mau mencari kekasihmu itu?"

"Apa kau tidak tau dia sedang di Rumah sakit, sebaiknya kau kesana saja jika hanya ingin mencarinya." ucap Jhonathan sinis.

"Aku tau, aku sudah bertemu dengan-nya." jawab Willona datar.

"Ah aku memang bodoh menanyakan hal itu, tentu saja kau akan segera menemuinya ketika tiba." ucap Jhonathan, ada rasa kekecewaan dan kepahitan dalam hati Jhonathan, perasaannya mulai tidak terkendali lagi, luka lama yang sudah ia simpan, kini mulai terkoyak lagi.

...

"Kau lihat? bahkan Kakak ku yang 10kali lipat lebih baik darimu saja bisa di campakkan Kak Jhon. Coba lihatlah dirimu, apa kau pantas untuk nya? kau hanya mainan Kak Jhon, setelah ia bosan, kau pun akan dicampakkan." bisik Sisi pada Yijia yang berada tidak jauh dari Jhonathan dan Willona sekarang.

"Jangan bermimpi jadi "Cinderella!" bisik Sisi, mencoba mempengaruhi Yijia.

"Kamu siapa? jangan mencoba untuk menjelek-jelekkan Jhon, kamu tidak akan bisa membuat aku berpisah dengan Jhon, aku percaya Jhon tulus padaku." jawab Yijia penuh keyakinan.

"Huh aku sudah memperingatkan mu yah? jangan sampai nanti kau menyesalinya." ucap Sisi arogan.

"Terserah pada mu saja." balas Yijia datar

"Kita luat saja nanti." tantang Sisi

"Oh ia perkenalkan ini Yijia, calon istriku." ucap Jhonathan tiba-tiba seraya melingkarkan tangan kanan nya di pinggang Yijia.

"Cup " Jhonathan mencium kening Yijia didepan Willona, berharap Willona akan beriaksi keras terhadap nya dan Yijia saat ini.

"Ah Jhon, apa yang sedang dia lakukan? "Calon Istri?" dia tidak pernah mengungkit itu." batin Yijia.

"Sisi ayo kita pergi, jangan menggangu urusan orang lain disini." ajak Willona seraya menarik tangan Sisi.

"Ah baik Kak."

"Willona! apa tidak ada yang ingin kau katakan dulu?" cegat Jhonathan sambil mencengkram pergelangan tangan Willona.

"Selamat Jhon!" ucap Willona datar, seraya mencoba melepaskan cengkraman Jhonathan, namun bukan-nya melepaskan, cengkraman Jhonathan semakin kuat, membuat pergelangan tangan Willona menjadi sakit.

"Jhon lepas-kan, ini sakit!" bentak Willona.

Refleks mendengar Willona kesakitan, Jhonathan akhirnya melepaskan cengkraman-nya, ia pun merasa bersalah karena telah menyakiti Willona, namun ego nya terlalu besar, membuat nya tidak dapat berkata apa-apa.

"Kalau tidak ada apa-apa lagi, kami permisi pergi dulu." ucap Willona pergi bersama Sisi.

 

...

 

1
Ratna Yuni
nyesek banget dah
Dhina ♑
terimakasih poinnya, Thor 👍👍👍
Reanza
Lanjut baca
Kurnia
Up lagi yah kak, aku tunggu.

Salam dari Edward dan Kimmy
I LOVE MY CEO

Mampir yah kak
Eyha
terus semangat berkarya kak
Eyha
suka
Eyha
semangat
Eyha
keren ceritanya
Eyha
lanjut
🦖 Aniedaa
SEMANGAT 🌻
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
lanjut like di sini
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
hai.. hai..

cinta pak bos hadir lagi kak😊

semangat semangat 💪💪💪
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
kasih like lg buat kakak
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
hai.. hai..

cinta pak bos hadir lagi kak😊

semangat semangat 💪💪💪
Zhang A Yu
mantep ya Thor ilmunya. mirip kek kehidupan nyata gitu.
kalau sempet, mampir ya Thor. ke novel perdan aku.
INKHEART
Alur nya bagus 👍 tapi maaf ya thor ... aku rada risi soal banyaknya tanda koma


selebihnya oke semua👍👍👍
Susi Ana
jempol hadir, mampir ya
ᴘɪᴘɪᴡ ❶ ࿐ཽ༵ ᴮᴼˢˢ
Ngenggg ~~🚁🚁🚁
5 LIKE & RAT 5 Terbang ke karyamu thor

Semakin seru & membuat penasaran 💓

Jangan bosan mampir
🌷REINKARNASI🌷

Menantimu dengan setia
Mutie Cutie
like kakak
Nate Lawliet: Halo kak, siapa tau tertarik mampir yuk ke novelku yang judulnya "If You Hate Me So" ditunggu like dan comment nya ya🤭💖
total 1 replies
ayyona
kereeen kak author. napa ya pd hiatus
btw ditunggu karya selanjutnya 😎😍😘
Nauri_: Hai ka...
Izin promosi di sini ya ka...
Kalau berkenan mampir juga yuh ke karyaku 'Diamku Kelemahanku'
Kalau suka, jangan lupa tinggalkan jejak ya ka. Kasih like, komen, rate dan vote.

Selamat membaca...
Dan terima kasih sebelumnya...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!