NovelToon NovelToon
Forgive Or Say Goodbye

Forgive Or Say Goodbye

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Nikahmuda
Popularitas:26.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ainuru Fitori

Perjodohan, pernikahan yang tidak didasari cinta ini hanya mempunyai dua kemungkinan. Saling jatuh cinta dan ikatan pernikahan itu akan abadi, atau berpisah karena kecocokan itu tidak kunjung terlihat.

Wanita yang berdiri di atas tempat tidur dan menghadap figura besar di dinding, batinnya bergejolak. Diusapnya figura itu pertanda dia sudah memantapkan hati dan keputusannya.

"Divina...."

Suara itu membuat sang wanita berbalik dan mengulas senyum lembut, membuat laki-laki yang tadi memanggilnya itu merasa resah.



>>> Hihi.... Cerita baru, padahal yang lama masih belum juga dilanjut👉🏻👈🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ainuru Fitori, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Matthew

Di sebuah lapangan yang begitu luas, tampak beberapa mobil terparkir di sana. Dua orang laki-laki terlihat sedang menyiram satu mobil yang terpisah sendiri lumayan jauh dari mobil lainnya. Setelah tersiram seluruhnya, kedua laki-laki itu menjauh.

Revan yang bertelanjang dada dan hanya memakai celana hitam panjang melangkah mendekati mobil itu, berhenti ketika berjarak dua meter. Sebelah tangannya memegang korek api berwarna hitam dengan lambang matahari berwarna emas.

Korek api itu dia lempar dan mobil tadi langsung diselimuti kobaran api. Tubuh bagian atasnya yang terbuka langsung terasa hangat karena hawa panas kobaran api itu.

Revan melangkah meninggalkan mobil itu, dia memasuki mobil yang pintunya sudah dibukakan oleh anak buahnya. Baru beberapa meter mobil melaju, terdengar bunyi ledakan yang membuat laki-laki itu tersenyum tipis. Revan melirik sekilas ke arah kobaran api yang semakin besar itu.

Mobil itu adalah mobil yang pernah membawa Cindy dengan status kekasih dari pemiliknya dulu. Revan menyingkirkan semua tentang Cindy, apapun yang pernah disentuh wanita itu. Sulit dia akui, namun Revan terkadang masih terbayang dengan pengkhianatan Cindy.

Namun fokusnya pada pencarian sang istri, membuatnya semakin melupakan tentang wanita itu. Apapun yang dia lakukan, pikirannya hanya tertuju pada Divina yang tidak tahu berada di mana sekarang ini.

Revan dengan revolver di tangannya, keluar dari mobil ketika mereka sampai di tujuan. Secepat itu dia mendapat informasi bahwa istrinya pernah dirawat di sini sesaat setelah acara perpisahan mengerikan malam itu. Markas berkedok rumah sakit ini memiliki keamanan yang ketat, bahkan Revan sudah disambut beberapa laki-laki bertubuh kekar di parkiran. Ternyata pria tua itu begitu peka akan jalan yang fia ambil sekarang.

"Kau tidak menyambutku?" tanya Revan pada seseorang ketika panggilan suara tersambung.

"Hahaha..... Kau sudah putus asa ternyata, hingga kembali ke jalan gelap ini." Pria tua di seberang telepon itu tertawa mengejek.

Revan tertawa kecil. "Matthew, umurmu tidak lama lagi. Apa kau menungguku datang sebagai kematianmu?"

"Aku sangat menantikannya, Revan. Masuklah dan aku akan membuatmu semakin terpuruk dalam penyesalan," balas pria tua yang bernama Matthew itu dengan santai. Setelahnya sambungan terputus.

Revan melangkah memasuki lift diikuti pria-pria kekar tadi. Lift bergerak naik dan berhenti di lantai teratas rumah sakit ini. Anak buahnya dia perintahkan untuk menunggu di bawah. Revan tidak akan terluka begitu mudah.

Pintu ruangan satu-satunya di sana terbuka, Revan langsung saja masuk. Langkah kaki panjangnya mengarah ke sofa dan langsung menghempaskan tubuhnya di sana. Pria tua yang berdiri di samping jendela sama sekali tidak dia pedulikan.

"Kau pasti kembali karena mendengar Divina tidak akan pernah kembali ke negara ini, 'kan?" Matthew memutar tubuhnya dan berjalan menuju sofa di seberang Revan yang memejamkan matanya. Dia duduk dan menuangkan anggur di gelas yang ada di atas meja.

Mata Revan terbuka dan kilatan amarah yang ditahannya terlihat jelas. "Beritahukan saja keberadaan istriku sekarang, dengan begitu kau bisa hidup sedikit lebih lama."

"Jika tidak, apa malam ini adalah malam terakhirku?" tanya Matthew sambil meneguk anggur dari gelas di tangannya. Tidak ada jejak ketakutan sedikit pun di wajahnya yang mulai keriput.

Matthew menyanderkan punggungnya, menatap Revan yang masih dalam posisi yang sama. "Laki-laki terhebat dalam sejarah dunia bawah, sekarang tampak begitu menyedihkan karena seorang wanita."

Ejekan Matthew itu sontak membuat Revan menendang meja. Tidak ada yang salah dari perkataan pria tua itu, namun hatinya memanas. Sekarang Divina adalah kelemahan terbesarnya. Jika sampai musuh-musuhnya tahu, maka istrinya dalam bahaya besar.

"Aku paman Divina, memiliki hubungan darah dengannya. Tidak pernah sekali pun dia menangis karena aku selama hidupnya. Dan kau, laki-laki yang terpaksa menikahinya begitu berani melukai Divina dua tahun lamanya. Apa hatimu se-lemah itu karena wanita bernama Cindy itu?" Nada bicara Matthew mulai berubah, seperti ada kemarahan besar yang dia tahan di dalam hatinya ketika mengucapkan kalimat-kalimat itu.

Wajah Revan mengeras mendengar nama wanita paling dibencinya disebut. Tangannya mengepal di samping tubuhnya.

"Wajah sembab yang masih bisa tersenyum itu datang padaku dan memohon untuk tidak melukaimu setelah kepergiannya. Kurang apa lagi Divina bagimu, Revan? Kau bisa menolak perjodohan itu dulu jika kau tidak mau. Tapi apa keputusanmu. Kau menerimanya dan memberi Divina harapan yang begitu besar, namun kau jatuhkan dia dengan begitu teganya!" Gelas yang sejak tadi berada di tangannya, dia lempar ke dinding. Matthew benar-benar dipenuhi emosi sekarang ini.

Revan menghela napas panjang. Hati dan batinnya serempak membuatnya terjatuh dalam kubangan penyesalan yang tak berdasar.

"Hentikan pencarianmu, Devandra tidak akan membiarkanmu hidup jika kalian sampai bertemu. Divina akan bahagia bersama bayinya, didampingi keluarga yang menyayanginya."

Perkataan Matthew yang terakhir benar-benar membuat emosi Revan memuncak. Dia berdiri dan menerjang tubuh Matthew, menarik kerah baju pria itu.

"Aku ayah bayi itu dan suami dari keponakanmu yang bernama Divina. Aku mencintainya dan akan kubawa dia kembali!" bentak Revan sambil menahan kepalan tangannya yang hendak mengenai kepala Matthew.

Matthew terkekeh. "Kau lucu, Revan. Cintamu tidak ada gunanya sekarang. Divina sudah pergi dan mengubur kenangan pahitnya dalam-dalam."

Revan tersenyum miring, kemudian melepaskan cengkeraman tangannya dari kerah baju Matthew.

"Penyesalanku yang akan membawanya kembali! Divina akan tetap menyandang gelar istri seorang Revan!" ujar Revan lantang dan meraih revolvernya. Kemudian melangkah keluar dari ruangan itu, meninggalkan Matthew sendiri.

Revan disambut anak buahnya di bawah dan mereka segera pulang ke markas. Dia sudah mengerahkan semua orang-orangnya untuk mencari keberadaan istrinya yang tengah hamil itu.

Targetnya adalah satu bulan, jika masih belum ditemukan, maka dia akan mengerahkan kekuatan terbesarnya. Segala resiko akan dia hadapi demi membawa Divina kembali ke dalam hidupnya.

'Tunggu aku, Divina......'

.

.

.

.

.

Bersambung......

1
Asha Zhafira
Dimana dirimu thor udah satu tahun menghilang 😥😭 next thor
Hasegawa: Anjayyy, ternyata aku masih diingat😭🔥
total 1 replies
Novayanti
thorrr mana lanjutannyaaa??
Hasni Ahsan
aku akan sabar menanti thor 😍💪
ray
aku sll sabar menantimu, makasih dah up lg..
utk divina kl ada sesuatu yg ganjal di hati/sebuah pertanyaan utk sang suami hrus diutarakan/ditanyakan langsung,krn sebuah hubungan hrus sling terbuka gak bisa klo cuma diem di batin aja, krn zaman skg sdah jrang org puya ilmu kebatinan,iya gak sodara2..??!!
good job thor, ttp smangat n Fighting ✊✊✊
im
sabaaar bangeett penasaran soalnya,,,pgnnya sih divine jgn dulu kasih maaf...
Casnialovly Purple
Thor kemana aja Bru up lgi
Nur Neni
blm up juga...dah lama....😀
Hasni Ahsan
kok nda pernah update thor 😌😌😌
Heppy Nurdiani
nyesek banget
Heppy Nurdiani
😢😢keren bagus banget thor...
Nur Neni
udah lama ga up, gmn kelanjutannya, sy suka ceritanya
im
mendarat disini...lanjut thor du tamat keun yh
ray
sedih ya thor, klo mreka jd pisah 😭😭
Nur Neni
lanjut trus thor...
Casnialovly Purple
sedih ya klu mereka pisah kasian juga cuma sebulan semoga mimpinya divina tdk kenyataan
Hasni Ahsan
lanjut thor
Cacamarica
lanjutttt
_DW
semoga bersatu
Bby.Sasaa
next kak semangat-!
ray
jgn pisahin mreka ya thor..!!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!