" tidak! aku tidak mau menikah dengan orang buta!"
" tapi dia kaya, dia tampan. jika kamu menikah dengan dia kamu tidak perlu lagi bekerja"
" tapi dia buta"
" justru itu, kamu bisa memanfaatkan kondisinya yang buta itu",
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clarissa19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 2_ misi di mulai
" kamu siap?" tanya Shakira bersemangat karena pagi ini dia akan mulai menjalankan misinya.
" siap!" jawab shakila.
Tentu saja shakila siap. Ini tentang masa depan mereka. Jika salah satunya kaya maka otomatis keduanya pun juga kaya.
" ayo berangkat" ajak Shakira lalu keduanya pun berangkat kerja seperti biasanya namun pagi ini dengan perasaan mengebu gebu.
Shakira tiba di restoran tempat dia bekerja. Dan seperti biasanya dia dan rekan kerjanya mulai bekerja membersihkan restoran sebelum di buka dan di tempati oleh pelanggan.
" Shakira!!" panggil sang senior dengan suara membentak.
Shakira menghela nafas kasar lalu menjawab dengan nada malas " apa?" tanyanya.
Shakira itu tipe orang yang tidak takut pada siapapun dan pada apapun. Kecuali kehilangan duit. dalam hidup nya selama ada duit maka semua nya akan aman.
" angkat meja ini pindah ke sini" ujar sela
Shakira berjalan dengan malas dan sangat terpaksa. dia menatap meja yang berbentuk persegi panjang tersebut.
" angkat sama siapa?" tanya Shakira
" sendiri lah! Lo nggak lihat yang lain sibuk?"
Shakira memutar mata malas. Dia juga tahu semuanya pada sibuk, yang nggak sibuk ya cuma nenek lampir ini. Kerjaan nya cuma nyuruh nyuruh aja.
Shakira tahu, nenek lampir ini iri padanya karena bisa pacaran sama pemilik restoran. Sedangkan sela sendiri di lirik saja tidak sama Kenny.
" Lo buta? Gw juga sibuk! Yang nggak sibuk disini cuma Lo!" balas Shakira dengan berani.
Meskipun sekarang dia bukan lagi kekasihnya Kenny. namun itu tidak membuat dia takut dan lemah. Ini lah dia, tidak akan tinggal diam jika merasa tidak nyaman.
Shakira berbalik badan berniat untuk pergi dan melanjutkan pekerjaan nya tadi. Namun tiba-tiba rambut nya di tarik dengan kasar oleh sela.
" anjing! Beraninya Lo sama gw!" bentak sela marah besar.
" sialan!! " balas Shakira berbalik dan membalas menjambak rambut sela hingga terjadilah aksi saling Jambak di sana.
Tidak ada yang berani memisahkan. Mereka semua takut pada sela namun mereka juga sayang pada Shakira karena Shakira adalah pembela mereka. Meskipun sebenarnya Shakira membela dirinya sendiri.
" SELA! SHAKIRA! STOP!" teriak Kenny
seperti biasanya Kenny mendatangi restoran nya pada pagi hari untuk mengecek sekaligus mengurus nya. Dan tidak jarang juga dia di sambut dengan pemandangan seperti ini. Paling beda sendiri, kalo tidak adu mulut ya adu kekuatan.
Sontak keduanya pun berhenti saling Jambak. Shakira menatap tajam sela dengan nafas memburu dan rambut yang sudah berantakan.
Sedangkan sela sibuk merapikan rambutnya berusaha tampil baik di depan Kenny. Dia tidak menyangka Kenny akan datang di waktu yang tidak tepat.
" maaf tuan Kenny, Shakira sedari tadi hanya bersantai tidak mau bekerja" ujar sela memfitnah Shakira.
" oh ya? Lo pikir disini nggak ada cctv yang bisa nunjukin siapa yang bekerja dan siapa yang hanya nyuruh nyuruh doang " ujar Shakira sinis.
Sela hendak membalas namun Kenny segera memotongnya" sela ke ruangan saya sekarang " ujar Kenny
Dan tentunya sela dengan senang hati mengikuti Kenny. Begitu Kenny pergi dia juga ikut.
Teman temannya Shakira segera menghampiri Shakira " kamu tidak papa Ra?" tanya salah satu dari mereka.
" tidak papa " jawab Shakira lalu berjalan menuju toilet.
Saat Shakira keluar dari toilet dia berpapasan dengan sela yang baru selesai dari ruangan Kenny. wajah sela nampak murung sepertinya dia baru saja di marahin.
" Lo di suruh ke ruangan tuan Kenny sekarang" ujar sela ketus.
" oh? Dia pasti belum dapat morning kissing " ujar Shakira tengil memamerkan hubungan nya yang sebenarnya sudah kandas.
Sela mengepalkan tangannya kuat menahan amarah. tatapan nya menanjam memancarkan rasa iri yang sudah berubah menjadi marah.
" bye bye" pamit Shakira tersenyum mengejek sambil melambaikan tangan lalu segera pergi.
" kamu tidak papa? Ada yang Luka?" tanya Kenny khawatir.
Hubungan mereka memang sudah kandas. namun perasaan di antara mereka masih sama dan tak berubah sedikit pun.
" kepala ku sakit" jawab Shakira jujur " dia nariknya kekencangan, rasanya rambut ku akan rontok semua dan kulit ku akan terkelupas"
Kenny mengusap lembut kepala Shakira penuh kasih sayang. Dia menatap Shakira dengan tatapan yang dalam selayaknya pria yang menatap wanita yang dia cintai.
" maaf aku datang terlambat" ujarnya merasa bersalah.
Shakira hendak membalas namun tiba tiba ponselnya bergetar menandakan ada pesan masuk. Dia segera melihat ponselnya dan membaca isi pesan tersebut.
*Dia sudah tiba, cepat ke sini. meja nomor 21 pria berkacamata hitam dan berjas abu abu memakai tongkat buta di temani oleh pria yang memakai jas hitam rambut pirang\_ shakila*
Shakira menatap Kenny setelah membaca pesan tersebut. Bagaimana caranya dia bisa pergi dari sini?
" ada apa? Siapa yang mengirimkan kamu pesan?" tanya Kenny yang dapat mengetahui dengan mudah jika Shakira sedang kebingungan.
" boleh aku izin pergi sebentar? Aku harus mengantarkan dompet shakila. tadi pagi dompet kami tertukar" ujar Shakira berbohong.
" mau aku antar?" tanya Kenny tanpa curiga sedikitpun karena selama mereka kenal Shakira bukan lah tipe wanita yang suka bohong.
" tidak perlu, aku bisa naik taxi" tolak Shakira.
" ini, pakai untuk bayar taxi" ujar Kenny menyerahkan 2 lembar uang merah untuk shakila. Karena dia tahu Shakira pasti tidak akan naik taxi untuk berhemat. Shakira lebih memilih naik ojek.
" tidak perlu repot ken, sekarang aku bukan lagi kekasih mu jadi tidak perlu melakukan hal seperti ini" ujar Shakira serius.
Yaa, meskipun Shakira gila uang namun dia tidak pernah menerima uang dari sembarangan orang. apa lagi dadi mantan kekasih.
Kenny terdiam karena yang di katakan Shakira memang benar. Mereka tidak memiliki hubungan apapun lagi. dan sialnya fakta itu membuat jantung nya tertusuk oleh ribuan pisau tajam.
" aku pergi dulu, aku akan segera kembali untuk bekerja" ujar Shakira lalu segera pergi.
Begitu tiba di cafe tempat shakila bekerja dia segera masuk dan mencari letak meja nomor 21. Saat sedang sibuk mencari matanya malah menemukan keberadaan shakila yang sedang melayani pelanggan.
" itu" ujar shakila tanpa suara hanya dengan gerakan mulut dan matanya saja.
Shakira segera menatap ke arah manik mata shakila. dan benar saja, di sana sudah ada 2 orang pria tampan. Yang satu memakai kacamata hitam sedangkan satu lagi tidak memakai kacamata.
Shakira segera duduk di meja yang tidak jauh dari meja pria itu. Dia terus memantau dengan jarak aman.
" mbak!" panggil pria yang tidak memakai kacamata.
Shakila yang di panggil segera menghampiri mereka. Pria itu segera membayar lalu setelah selesai dia pun bangkit dan hendak pergi dari sana.
Shakira buru buru berdiri lalu meletakkan ponselnya di telinga berpura pura sibuk telponan lalu berjalan ke arah pria tersebut dan...
Brakk!
Aww