NovelToon NovelToon
Urus Saja Mantanmu Dan Anaknya Itu

Urus Saja Mantanmu Dan Anaknya Itu

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Anak Genius / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:38.7k
Nilai: 5
Nama Author: Byiaaps

“Iya, jadi aku dengar Karina baru saja bercerai belum lama ini. Dia sibuk jadi ibu dan pemilik toko roti Aura Bakery sekarang. Usia anaknya sepertinya hampir sama dengan usia anakku, kira-kira 1 tahunan lah,” ujar Benny, seorang lelaki berusia 33 tahun.
“Jujur saja, kamu masih ada rasa ‘kan dengan Karina? 9 tahun loh, tidak mungkin selesai begitu saja. Aku tahu, lelaki memang hanya jatuh cinta sekali saja, setelahnya hanya melanjutkan hidup,” lanjut Beni, teman baik Khale.
Diam-diam dari luar ruangan, Syafira yang tengah mengandung mendengar ucapan sang suami dengan temannya itu.
Bahkan, Syafira pun tahu suaminya langsung menuju ke toko kue milik Karina tak lama setelah itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Byiaaps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

“Kata Buk Mar tadi kamu pergi lagi, kemana? Jangan terlalu lelah, aku tidak mau kamu dan anak kita kenapa-kenapa,” ujar Khale saat tengah makan malam bersama sang istri.

Sedikit tersedak, Syafira meneguk air minumnya. Syukurnya, ia telah meminta sang sopir mengatakan hal yang sama bila Khale bertanya. “Oh, tadi ada belanjaan yang aku lupa bawa, baru ingat sewaktu sudah di rumah, jadi aku kembali lagi ke minimarket.”

Mengusap lembut rambut istrinya, Khale menatapnya penuh perhatian. “Kan bisa minta diambilkan Buk Mar, Yani, atau Lela, dari pada harus bolak-balik. Aku takut kamu kelelahan.”

Sungguh, sikap suaminya itu begitu terlihat tulus, bak tak ada yang sedang disembunyikan. Tapi jika mengingat pernyataan Beni tentang cinta Khale yang telah habis di masa lalu, hatinya kembali teriris. Belum lagi ketika ia tahu dengan mata kepalanya sendiri, Khale menemui mantannya di toko kue tadi.

“Secepat itu kamu bergerak menemui Karina setelah mengetahui kabarnya. Apa kamu begitu rindu padanya? Atau perasaanmu begitu menggebu setelah tahu dia janda?” batin Syafira sesak.

Melambaikan tangannya di depan wajah Syafira, Khale menegur sang istri agar tak sering melamun saat sedang hamil begini.

“Oh iya, aku bawakan croissant kesukaanmu, tadi aku mampir ke toko kue.” Khale menyodorkan sebuah kotak kue berwarna pink di hadapannya, bertuliskan nama toko Aura Bakery.

Dengan ekspresi datar tapi penuh tekanan, Syafira memandangi kue itu begitu lama. Biasanya, jika mendengar kata croissant ia akan langsung melahapnya. Tapi, kali ini berbeda. Ia bahkan tak nafsu untuk mencicipinya.

“Aku sudah kenyang, besok saja. Aku ingin kembali ke kamar,” pamitnya sedikit ketus.

Memandang sang istri yang bersikap aneh, Khale tampak ingin memaklumi mood ibu hamil itu.

***

Keesokan paginya setelah Khale berangkat ke kantor, Syafira bergegas menemui Pak Aden, sopir pribadi yang Khale perintahkan untuk mengantarkan ke mana pun istrinya pergi.

“Kita ke toko kue kemarin, ya, Pak,” ujarnya sembari duduk di kursi belakang kemudi.

“Ingat, ya, Pak, jangan bilang pada Khale kalau kita ke toko kue itu,” lanjut Syafira mengingatkan.

Mengangguk, Pak Aden mulai melajukan mobilnya.

20 menit berlalu, tibalah mereka tak jauh dari seberang toko kue Aura Bakery.

Kali ini tak terlihat mobil Khale di sana, tapi, ia melihat seorang wanita seumuran Khale mondar-mandir di depan toko sembari menggendong seorang batita berusia 1 tahunan.

“Apa itu Karina? Kalau benar, dia memang cantik. Wajar jika Khale tak bisa melupakannya. Apalagi, 9 tahun bukan lah waktu yang sebentar, pasti sudah banyak yang mereka lalui,” gumamnya.

Setelah beberapa menit mengintai toko kue itu, Syafira memutuskan untuk pergi. Namun, baru juga sopir menginjak gas, mobil Khale tak lama melintas dan memarkirnya di depan bakery. Meminta sang sopir melajukan mobilnya perlahan, Syafira tak berkedip saat melihat wanita yang ia duga Karina itu, masih menggendong anaknya dengan terburu-buru masuk ke dalam mobil Khale.

Tak ada tenaga untuk mengikuti ke mana mobil suaminya itu pergi bersama Karina, Syafira meminta sang sopir untuk segera pergi dari sana.

***

Saat malam harinya, tak biasanya Khale pulang terlambat. Kalau pun sedang ada pekerjaan yang masih harus diselesaikannya, ia pasti akan memberi kabar. Tapi tidak dengan malam ini. Padahal dari seminggu yang lalu Syafira sudah mengatakan jadwal kontrol ke dokter kandungan malam ini.

Hingga terdengar suara mobil baru saja berhenti di halaman rumah, Syafira pun bergegas keluar untuk menyambut sang suami.

“Sayang, maaf aku pulang terlambat. Tadi ada urusan yang urgent sekali. Kamu mau ke mana rapi begini? Atau baru pulang dari luar?” Khale menghampiri istrinya.

Baru saja ingin menjawab sapaan sang suami, Syafira kembali menutup mulutnya kala terdengar suara ponsel Khale berdering.

“Ya, halo? Apa? Ya sudah, aku akan segera ke sana,” ujarnya dalam panggilan telepon lalu menutupnya.

“Sayang, aku harus pergi lagi. Kalau kamu mau pergi, besok pagi saja. Tapi kalau kamu memang baru dari luar, baguslah, segera istirahat saja,” pamit Khale mencium kening sang istri dan mengusap lembut perut ibu hamil itu.

Mengusap lembut perutnya berkali-kali, Syafira berjalan mengambil tasnya dan bergegas menuju pos satpam tempat Pak Aden beristirahat. “Bisa-bisanya kamu melupakan janji untuk bertemu dengan anakmu sendiri.”

Terpaksa, ia harus pergi ke rumah sakit tanpa Khale.

Hingga setibanya di rumah sakit dan selesai melakukan konfirmasi kedatangan, Syafira menunggu namanya dipanggil di ruang tunggu praktik dokter kandungan. Ia mengedarkan pandangannya tak jauh dari ruang praktik dokter obgyn, yang bersebelahan dengan ruang tunggu praktik dokter anak. Mengelus perutnya, senyumnya mengembang kala ia membayangkan jika suatu saat nanti akan berganti mengantre di sana. Namun, tiba-tiba seyumnya surut perlahan kala mengingat nasib rumah tangganya.

Tapi, bukan hanya senyumnya yang surut, kini wajahnya memerah dipenuhi api amarah, kala melihat seorang laki-laki yang sedang menggendong anak kecil baru saja keluar dari ruangan dokter anak.

...****************...

1
sunaryati jarum
Jangan luluh dulu,itu kesalahan terbesar Khale.Sudah istri kabur gara- gara dirinya nyamperin Karina,malah rajin mendatangkan bahkan membantunya.Jangan cepat luluh Syafira,biarkan dia benar - benar menyesal dan berjuang,selama perjuangan mendapatkan kamu mudah banget,bahkan masih bertemu dengan masih masih terus berhubungan dengan Karina,walau diakhir mencari bukti,Jangan terlalu mudah mendapatkan kamu walau akhirnya jika bersatu
sunaryati jarum
Semoga berhasil melawan Putra dan keluarganya serta dapat bukti pembakaran Gudang perusahaan Khale
cinta semu
,makin tegang dahhh...putra vs khale
JasmineA
kok udah end aja?
Happy Kids
ya benny ga salah. khale nya aja tuman. nyamperin tiap hari
Happy Kids
heleh tp uda ngapain aja sama karina 😅
Masitoh Masitoh
ya buka hatimu Syafira demi kembar
sunaryati jarum
Saatnya Putra dan keluarganya hancur , karena selama ini sudah menang dengan uang dan kekuasaan,tapi sekarang punya lawan yang tangguh, disertai fakta.Ayo Karina dan Helena keluarkan juga bukti kejahatan mereka.
sunaryati jarum
Jika kau menangani kasus Putra ,semakin hancur firma kamu Helena
sunaryati jarum
Berjuang untuk mendapatkan kepercayaan Syafira jika ingin rujuk ,Khale.
sunaryati jarum
Nah kehancuran Putra dan Karina otw , kutunggu.Kamu juga bodoh Khale jika kamu tidak langsung menemui Karina.Syafira tidak akan pergi.Itu kesalahan terbesarmu bahkan kau selalu disampingnya dan membantu membuatkan toko untuknya.
Eridha Dewi
buat ada cowok yg lebih segalanya dari khale
sunaryati jarum
Walau apa yang dilakukan Khale akhir - akhir hanya untuk mengorek dan memberikan kepercayaan Karina,namun perkataan di awal dan perlakumu yang langsung menemui Karina serta selalu menjalin hubungan layaknya kekasah selama Syafira pergi itu masih sulit memaafkan mu
sunaryati jarum
Terserahlah emak sedikit tahu Khale melakukan itu untuk mengetahui kelemahan Putra, dari bukti yang dimiliki Karina
penyukapink
tenang pemirsa, pegangan yg kuat, tarik nafas dalam2, harap tenang dulu yaaa🤣
Dewi Natasha
khale ini Bodoh atau apa ya..... gue klu jadi syafira jgk bakal ga mau sama laki2 kayak khale, bilangnya cinta sm istri tapi Masih aja meladeni mantannya..... Kase aja syafira sm damar, khale nya Bodoh amat.
Eridha Dewi
terlalu bertele tele menurutkan lebih baik hadirkan cowok yg lebih segalanya dari khale yg mencintai Syafira tanpa syarat
Happy Kids
ewh. ngomong ga ada hubungan tp slalu interaksi. bahkan pernah intim skali 😅 standar temen versi khale ini kaya gimana 🙏
sutiasih kasih
khale... km itu nmpel" mm si kmbar mulu... pdahal dlu saat kalian cerai... km pun mnikmati prhatian karina... bhkn km sll ada untuk karina dan anknya.... bhkn km pun mnikmati setiap kali kalian brcumbu...
dasar laki" emang buaya🙄🙄
sunaryati jarum
Dengan menangani Kasus putra dan Syafira merupakan awal meredupnya karirmu Helena
sutiasih kasih: sepertinya iya....
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!