Dara Kaylie Virginia, gadis muda, Cantik Dan berprestasi dibidang akademik berusia 18 tahun, mahasiswi arsitektur semester awal yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi bergengsi di Jakarta. Ia merupakan anak tunggal dari keluarga Adiguna Wiratama seorang pengusaha, senator dan politisi ternama. Sejak umur 5 tahun ia ditinggal meninggal oleh ibunya karena menderita sakit kanker.
Keenan Aldrich William, 25 tahun, seorang CEO muda, tampan , lelaki blasteran Indo- Inggris-Turkey Dan ambisius terkenal bertangan dingin dalam dunia Bisnis. Ia merupakan pewaris Dari keluarga konglomerat terkaya di Asia William Abraham.
Awal pertemuannya dengan Dara tanpa disengaja karena ia telah menyelamatkan nyawa gadis muda korban kecelakaan maut . Sejak kejadian malam itu entah mengapa ia merasakan ada yang aneh pada dirinya. Ia selalu teringat pada wajah gadis cantik itu dan perasaan ingin selalu melindunginya.
Kisah cinta yang romantis antara Dara Keenan ditengah konspirasi dan balas dendam
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tracy Marie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 1
Pov:
Dara Kaylie Virginia, gadis muda, Cantik Dan berprestasi dibidang akademik berusia 18 tahun, mahasiswi arsitektur semester awal yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi bergengsi di Jakarta. Ia merupakan anak tunggal dari keluarga Adiguna Wiratama seorang pengusaha, senator dan politisi ternama. Sejak umur 5 tahun ia ditinggal meninggal oleh ibunya karena menderita sakit kanker. Ia hanya dibesarkan oleh ayahnya Tuan Adiguna.
Keenan Aldrich William, 25 tahun, seorang CEO muda, tampan , lelaki blasteran Indo- Inggris-Turkey Dan ambisius terkenal bertangan dingin dalam dunia Bisnis. Ia merupakan pewaris Dari keluarga konglomerat William Abraham. Sebagai cucu dari salah satu konglomerat terkaya di Asia Ia lahir Dan dibesarkan di luar negeri tepatnya dibenua Eropa Dan Amerika. Setelah menamatkan pendidikan masternya di Harvard. Ia kembali ke Indonesia untuk meneruskan Bisnis keluarga dan diangkat sebagai CEO di perusahaan tersebut.
******
Pukul 08.00 wib , Disebuah rumah mewah dikawasan elit Jakarta.
"Drrttt... Drrrtt...drrrttt.."
Ponsel Dara terus berbunyi, Tetapi sang empunya masih tertidur lelap,sesekali ia menggeliatkan badan dan tangannya dengan mata tetap terpejam.
"Angkatt telponnya Dara...pleasee" gerutu Kyra dari ujung ponselnya. ia terus menekan tombol ponselnya tetapi tetap belum ada balasan dari Dara.
"Gawat ini sudah jam 8 pagi bisa-bisanya si Dara belum bangun jam segini" gerutu sahabatnya Kyra. Ia masih mencoba menelpon sahabat karibnya itu sambil berdecak kesal "Daraaa..angkatt telponnya woiii!!!" kemana aja si Dara" gerutu Kyra sambil berdecak kesal.
"Udah ahh capek nelponin Dara mending gue berangkat duluan kekampus daripada terlambat ntar diomelin dosen killerr" sambil menutup ponselnya Kira segera berlari dan mengambil kunci mobilnya diatas meja brangkas.
Sementara di kediaman rumah keluarga Adiguna jam sudah menunjukan pukul 8.30 wib.
Sesudah sarapan pagi Adiguna pamit kepada Bik Asih . "Bik Asih saya berangkat kekantor dulu ya tolong bangunin Dara karena dia ada jadwal kuliah pagi ini" ujar ayah Dara Tuan Adiguna.
"Oiya bik Asih tolong sampaikan kepada Dara saya mungkin pulang agak terlambat karena ada rapat dikantor" ujar Tuan Adiguna.
" Baik tuan nanti saya sampaikan dengan Non Dara" Hati-hati dijalan tuan" jawab Bik Asih sambil menunduk dengan sopan kepada majikannya tersebut.
" Tok..tok..tok..Non Dara bangun non katanya mau berangkat kuliah" Non..Nonn Daraa!! bik Asih setengah berteriak didepan pintu kamar Dara.
"IYA BIK..IYA DARA UDAH BANGUN INI!!" teriak Dara masih dari dalam selimutnya.
"Syukurlah klo non udah bangun tidur..kalo sudah mandi ,sarapan sudah bik Asih siapin di meja makan ya non" teriak bik Asih dari luar pintu kamar Dara.
"IYA BIK ASIH...nanti Dara turun kebawah bik" jawab Dara masih dengan mata setengah terpejam.
Mendengar ketukan yang agak keras barulah Dara terbangun dari mimpi indahnya. Ia mengucek mata sambil tangannya menggapai jam digital di atas brangkas. Dengan mata setengah terbuka ia melihat angka di jam yang menunjukkan jam 9.
Sambil mengucek matanya untuk memastikan bahwa benar pagi ini sudah jam 9 pagi ia terbelalak kaget sambil berteriak histeris.
"ASTAGAAA!!!AKU KESIANGAN..SUDAH TELATTT KEKAMPUSS..YA TUHANN!!! "Ia baru ingat pagi ini mata kuliah matematika Kalkulus si dosen killer Pak Angga .
Dengan rambut yang masih acak-acakan ia bergegas berlarian menuju wastafel di kamar mandi untuk mencuci muka dan membersihkan diri. Hanya dalam waktu 10 menit ia sudah siap dengan pakaian kemeja oversize dan jins serta sepatu kets putih kesayangannya.
coba mampir di cerita aku ya kak.
aku ga butuh like cuma butuh saran🙏🙏🙏🙏🙏