NovelToon NovelToon
Bukan Duda Biasa

Bukan Duda Biasa

Status: tamat
Genre:Duda / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:181.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: She_Na

"Apa aku harus menjadi sugar baby agar bisa membeli tas branded limited edition itu?"

Rosalina Berlianda seorang gadis yang hobby berbelanja namun tidak memiliki banyak uang, sehingga dia memikirkan bagaimana caranya agar dia bisa membeli barang incarannya.

Sugar baby? Tentu saja dia tidak akan melakukannya, karena dia mempunyai prinsip akan menikah dengan laki-laki yang mencintainya dan tentunya masih perjaka.

Kenzo Alexandre adalah seorang Duda beranak satu yang ternyata masih perjaka dan dia ditinggal mati oleh istrinya.

Bagaimanakah dia bisa merawat dan membesarkan bayi yang ditinggalkan istrinya seorang diri, sedangkan dia tidak mempunyai pengalaman mengurus bayi?

Rosalina melamar menjadi baby sitter bayi Kenzo demi untuk membeli tas incarannya.
Namun, seiring berjalannya waktu mereka saling suka.

Apakah Rosalina akan bersatu dengan Kenzo yang berstatus duda, sedangkan prinsipnya hanya menikah dengan perjaka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon She_Na, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1 Keinginan Rosalina

"Wah tas ini bagus sekali," ucap Rosalina ketika melihat tas di counter brand ternama.

"Silahkan Kak, ini tas limited edition keluaran terbaru. Sekarang hanya tersisa dua saja Kak. Apa mau diambil sekarang?" tanya penjaga toko tersebut.

"Tapi saya lagi gak bawa uang Kak. Apa bisa disimpankan dulu barangnya?" tanya Rosalina pada penjaga toko tersebut.

Penjaga toko tersebut diam dan terlihat sedang berpikir. Beberapa detik kemudian dia berkata,

"Maaf Kak, karena ini barang limited edition, jadi kami tidak bisa menyimpan barang karena pasti banyak yang ingin membelinya. Jika Kakak berkenan, segera dibeli saja Kak," tutur penjaga toko tersebut.

Dengan berat hati Rosalina meninggalkan toko tersebut. Tatapan matanya masih enggan berpaling dari tas berharga ratusan juta itu. Dan langkah kakinya sangat berat meninggalkan tas yang sangat ingin dia miliki.

"Aku harus memilikinya. Secara itu limited edition. Gak bakalan banyak yang memiliki. Aku harus mendapatkan uang bagaimanapun caranya," Rosalina bermonolog lirih dengan pandangan matanya masih menatap ke arah tas terbaru dari brand ternama yang limited edition itu.

Dengan tekatnya yang bulat itu, dia mulai mencari pekerjaan ke sana kemari agar bisa membeli tas yang diinginkannya itu.

Dari sekian banyak dia berkeliling untuk mencari pekerjaan, tidak ada satupun yang bisa menerimanya dengan gaji yang besar.

"Gaji cuma segitu mana bisa buat beli tas tadi? Butuh berapa tahun baru bisa beli? Sedangkan tas tadi kan limited edition, pasti udah gak ada lagi," ucap Rosalina lemas sambil berjalan gontai.

Langkah kakinya masih menyusuri tiap lorong toko dan jalan yang mempunyai usaha. Semua toko dan usaha yang dia datangi menolak persyaratan yang dia berikan.

Hufffttt...

"Tak ada seorang pun yang bisa menolongku," gumam Rosalina lirih.

Tiba-tiba dari pintu butik ternama dia melihat Santi, temannya yang sedang berjalan dengan seorang pria dengan perut buncit yang lebih tua darinya. Tangan Santi bergelayut manja pada lengan pria tersebut, dan tangan pria tersebut membawa banyak goody bag dari butik yang mereka baru kunjungi.

"Ah ternyata benar apa yang dikatakan oleh teman-teman. Santi mempunyai sugar daddy. Hidupnya sangat mewah dan tidak kekurangan. Apa aku harus jadi sugar baby seperti Santi agar bisa membeli tas branded limited edition itu? Tapi... prinsip aku kan harus menikah dengan orang yang aku cintai, dan tentunya orang itu harus perjaka."

Rosalina bermonolog dengan memandang Santi dan pria tersebut, kemudian dia berpikir sejenak.

"Ah enggak... enggak... aku gak akan mengkhianati prinsipku. Aku akan tetap mencari cinta sejatiku, seorang perjaka yang bisa menjaga cintanya untukku," ucap Rosalina dengan membayangkan seorang laki-laki yang wajahnya buram sedang bergandeng tangan dengannya.

Beberapa detik kemudian dia tersadar dari khayalannya. Kemudian dia berkata,

"Terus, tasnya gimana dong? Aku harus kerja apa agar bisa membeli tas itu? Aaah... pusiiiiing...," ucap Rosalina sambil mengacak-acak rambutnya dan duduk di emperan toko.

Dia melamun memikirkan beberapa pekerjaan yang mungkin bisa dia kerjakan, serta menghitung pendapatan yang akan dia terima jika mengerjakan pekerjaan itu sekaligus.

Pikirannya menerawang membayangkan dirinya sedang memakai tas branded limited edition yang menjadi incarannya sejak melihatnya di counter brand ternama waktu itu.

Sangat senang membayangkan dirinya memakai tas tersebut dan banyak pasang mata yang memandang takjub melihatnya.

Bibir Rosalina melengkung ke atas, matanya terpejam dan wajahnya memperlihatkan kebahagiaan dengan senyum lebarnya.

"Kasihan ya masih muda udah cengar-cengir gitu," ucap orang yang lewat di depan Rosalina.

"Dia orang gila baru kali. Tuh lihat, rambutnya acak-acakan. Padahal dia cantik. Kasihan ya, kasih aja uang buat makan," ucap orang yang bersama dengan orang yang lewat tadi.

Uang selembar lima puluh ribu diletakkan orang lewat tersebut dalam genggaman Rosalina.

"Ini ya Mbak, buat beli makanan," ucap orang tersebut sebelum meninggalkan Rosalina.

Mata Rosalina terbuka dan dia melihat apa yang diberikan oleh orang tersebut. Seketika dia kaget melihat apa yang ada di genggaman tangannya.

"Hah, uang? Lima puluh ribu? Lumayan nih. Eh tapi kenapa aku diberi uang sama orang itu?" tukas Rosalina dengan memperlihatkan wajah bingungnya.

"Eh tunggu, apa jangan-jangan aku dikira... pengemis?"

Rosalina kembali mengacak-acak rambutnya dan dia menggelengkan kepalanya tidak mau membayangkan dirinya menjadi pengemis.

"Tapi... lumayan sih satu orang ngasihnya lima puluh ribu. Gimana kalau ada banyak orang? Pasti cepat terkumpul uangnya," ucap Rosalina dengan senyumnya yang terlihat di bibirnya.

"Eh tapi malu ih, masa' seorang Rosalina Berlianda ngemis? Gak level ah. Apa kata dunia?" Rosalina bermonolog kembali.

Dimasukkannya selembar uang lima puluh ribuan itu ke dalam saku celananya. Kemudian dia bangkit dari duduknya dan berjalan kembali menyusuri pertokoan.

Tiba-tiba dia berhenti di sebuah toko yang dikelilingi oleh kaca. Dia terkejut melihat penampilannya sendiri.

"Ck, pantas saja aku dikira pengemis, ternyata penampilanku sangat memprihatinkan," gerutu Rosalina sambil membenarkan rambut dan penampilannya.

"Ah, kenapa aku tidak mencari di koran dan media sosial saja ya. Ck, bodohnya aku," ucap Rosalina seraya mengambil ponselnya dari celananya.

Dia kembali duduk di emper toko dan mengutak-atik ponselnya untuk mencari informasi pekerjaan yang sekiranya bisa dia kerjakan.

Huffft...

Dia menghela nafasnya ketika melihat semua lowongan pekerjaan yang ada di media sosial rata-rata dengan syarat yang sama dan tidak bisa dia lakukan karena kuliahnya saja belum lulus.

Namun keinginan kuat Rosalina membuatnya tidak akan putus asa. Hampir satu jam dia mencari lowongan pekerjaan untuk dirinya melalui media sosial. Dan matanya melotot ketika dia melihat ada satu lowongan pekerjaan yang memberikan gaji sangat besar, di atas rata-rata.

"Dibutuhkan seorang baby sitter untuk bayi dengan gaji lima kali lipat dengan syarat mengasuhnya selama dua puluh empat jam," ucap Rosalina ketika membaca lowongan pekerjaan pada layar ponselnya.

"Ini dia yang aku butuhkan. Tidak ada syarat pendidikan dan yang terpenting gajinya lima kali lipat."

Bibir Rosalina tersenyum bahagia telah mendapatkan informasi lowongan pekerjaan tersebut.

Memang dia seorang gadis penyuka anak-anak. Dia sudah terbiasa merawat bayi dan anak-anak karena dia memiliki dua adik yang lahirnya hanya berbeda satu tahun.

Dialah yang membantu ibunya untuk mengasuh adiknya mulai dari bayi hingga tumbuh besar menjadi anak-anak yang sekarang sudah bersekolah di bangku SMP.

"Aku akan mendatanginya. Dan aku akan pastikan akan mendapatkan pekerjaan ini, apapun yang terjadi," ucap Rosalina meyakinkan dirinya sendiri.

"Lalu kuliahku bagaimana? Masa' iya bayinya aku bawa ke kampus? Apa aku harus cuti demi mengasuh bayi ini?"

1
Is Wanthi
makasih ya tas branded,duda perjaka dan gadis perawan bersatu dalam pernikahan,
Is Wanthi
Bu Ratih,tau aja Sama pria tampan, mapan,,
She_Na: makasih kak, udah baca karyaku🥰
total 1 replies
Inooy
cerita nya bagus walaupun bab nya pendek tp alur cerita nya tidak loncat2, konflik g berat jd g bikin emosi reader terkuras 😁, klo soal baper 👍👍..TOP deh bwt author nya, smangat y ka bikin cerita yg lain nya 💪
She_Na: 🥰 makasih kak sudah baca karya She_Na 😍
total 1 replies
MissHaluuu ❤🔚 "NingFitri"
lahh kok gak ada tulisan end dsni. gak ada extapart kah padahal lgi seru2x loh🤗🤗🤗 tpi gak papa so happy ending. mksih kryax yg keren ini ya thor👍👍👍
She_Na: makasih udah baca karyaku, kak🥰. rencana mau bikin season ke-2 😁
total 1 replies
Sitifatimah Imah
Luar biasa
She_Na: 🥰makasih kak sudah membaca karyaku😘
total 1 replies
kavena ayunda
gemess bgt liat kelakuan duren
Allya Azzara
lah uda tamat ini
Allya Azzara: ok sip
total 2 replies
Widya Sari Widya Widya
mana ya ko blm ada up nya
Widya Sari Widya Widya: iya thor sama-sama 😍
total 6 replies
Widya Sari Widya Widya
akhirnya jadi sepasang suami-istri selamat menempuh hidup baru kenzo dan Rosa semoga menjadi keluarga samawa.. aamiin
Nama kenzo kenapa jadi ganti namanya dewa thor
Widya Sari Widya Widya
kasian nya baby chintya sehat selalu anak cantik 😘
pasti itu suara kenzo yang mau bayarin tasnya
lanjut lagi lah
Widya Sari Widya Widya
kasian nya baby chintya
semoga aja baby chintya gak kenapa2 semoga aja baby chintya di kembali kan sama Rosa gak tega kalo nangis terus menerus kaya gitu 😢😢
Widya Sari Widya Widya
Ais bener2 gak punya malu banget tu si raihan bikin geram deh😔
maunya bikin surat adopsi untuk baby chintya biar gak jatuh ketangan raihan walaupun dy bapk kandung nya iya bapak kandung yang gak bertanggungjawab
lanjut lagi thor
YuyunAri
SURPRISE...😱...
Widya Sari Widya Widya
wah semakin seru nih
semoga aja baby chintya gak jatuh ketangan raihan ya thor 🙏🙏
lanjut lagi
Widya Sari Widya Widya
cepat sembuh kenzo biar cepet melamar Rosa secara resmi kepada orang tua nya biar rosanya gak pergi2 lagi
lanjut lagi thor
YuyunAri
OMG...knp kamu gak mentadari kesalahan mu Tuan Kenzo,, ngaku cinta sm Rosalina tp meragukan keperawanan nya smp melakukan tes segala,,
YuyunAri: Okay..di tunggu suprise nya😉
total 2 replies
Widya Sari Widya Widya
udah balik lagi aja kerumah kenzo kasian sma baby shintya nangis terus atau gak anterin aja kerumah Rosa baby shintya nya
Widya Sari Widya Widya
pasti kenzo yg hubungi karena baby shintya rewel
Eomma Widya
Jangan mengambil keputusan disaat sedang marah. Karena perasaan adalah pemandu yang berbahaya
Widya Sari Widya Widya
Ais si Rendi bikin masalah untuk rosalina aja seh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!