15 - telah pergi

Rachel yang sudah berangkat ke London dan kini berada di rumah kakak nya Evan.

Duduk di teras rumah dengan sebuah buku dan pulpen di tangan nya.

------------------

Cinta

.

.

Aku pergi bahkan kau tidak bereaksi

Apakah, Tidak ada kata yang ingin kau sematkan padaku?

Apa aku tidak berharga sedikit pun bagi mu?

.

.

Ha ha ha

Baik lah aku mengerti..

Itu sebab nya aku pergi.

Jika aku berhasil melupakan mu.

hanya ada 1 harapan ku.

Semoga di pertemuan kita yang tidak di sengaja,dimasa depan, kita bisa berteman

dan saling menyapa "Hai apa kabar? "

Itu perkataan yang ingin ku dengar dari mulut mu untuk pertama kali.

-Rachel-

-----------------

Seseorang menepuk pundak Rachel dan membuat Rachel sontak terkejut dan menoleh yang tidak lain adalah Evan.

"Kakak...! " Rachel dengan suara manja nya.

"Menulis lagi? " Tanya Evan tersenyum

"Iya,kakak kapan akan mempertemukan ku dengan calon kakak ipar ku, aku bosan pulang kerja di rumah terus" Jawab Rachel sembari mengalih kan topik dengan bertanya tentang calon kakak ipar nya.

"Dia bahkan belum menjadi pacar ku, kamu sudah menyebut nya calon kakak ipar" Evan mencubit pipi Rachel dengan Gemes.

"Apa dia orang sini kak? Siapa nama nya? kenapa kakak belum menembak nya? atau kakak perlu bantuan ku? " Ucap Rachel melempar kan begitu banyak pertanyaan membuat Evan tersenyum mengeleng - geleng kepala dengan pelan dengan semua pertanyaan dari adik kesayangan nya.

"Kamu sangat cerewet seperti mama" Balas Evan mengacak - ngacak rambut Rachel sembari berjalan masuk kembali kedalam.

"Ah.. kakak... " Ucap Rachel merapikan rambut nya yang berantakan karena ulah kakak nya.

"Kakak mau pergi berbelanja apa kamu mau ikut, kalau mau segera lah bersiap" Ucap Evan dari dalam rumah.

"Iya aku ikut..." jawab Rachel dengan cepat.

Rachel dan Evan terpaut usia 6 Tahun, Rachel berusia 22 Tahun sementara kakak nya berusia 28 Tahun.

Meski Evan sangat dewasa dengan umur nya yang sekarang, Evan selalu mampu memanja kan Adik nya dan bisa menjadi kakak dan juga teman berbicara Rachel, hingga Rachel juga sangat menyayangi kakak nya dan terus merindukan kakak nya ketika jauh.

Didalam Mobil

.

.

Rachel tampak murung dan menatap keluar jendela mengingat sahabat nya dan kedua orang tua nya yang jauh di sana.

"Ada apa? Apa kamu mau pulang? " Tanya Evan yang sedari tadi melihat adik nya tampak memikir kan sesuatu.

"Hanya rindu papa dan mama juga kedua sahabat ku" Jawab Rachel tersenyum dan menoleh ke arah kakak nya yang memgemudi kan mobil.

"Tidak rindu Jemmy? " Tanya Evan membuat Rachel mengalihkan pandangan nya kembali keluar jendela " Tidak" Jawab Rachel

"Apa dia ada menghubungi mu? " Tanya Evan lagi

"Kakak...aku tidak ingin membahas itu, kakak juga tahu alasan kenapa aku berada di sini hari ini, seharus nya kakak tidak lagi menyebut nama nya" Ucap Rachel yang ingin mengakhiri pembicaraan tentang Jemmy.

"Baik lah, kamu pasti bisa melupakan nya,,jika masih tidak bisa, maka kamu harus menghadapi nya" Balas Evan dan membuat Rachel menoleh ke Evan yang sedang mengemudi lalu kembali menatap luar jendela.

Selama berada di sini, Rachel menceritakan semua keluh kesah nya pada sang kakak tentang alasan dia ingin tinggal di london, yang dia percaya semua rahasia akan aman jika dengan Evan.

Bahkan Rachel belum pernah menceritakan apa pun soal Rasa suka nya pada Jemmy pada Orang tua nya, dan hanya kedua sahabat nya dan Kakak tercinta nya yang tahu.

Bersambung

Terpopuler

Comments

Dirah Guak Kui

Dirah Guak Kui

kakak beradik cukup terbuka dlm hal
kehidupan mading2

2021-11-22

1

Finanda Putri

Finanda Putri

tapi jangan kelamaan thor kabar baiknya, keburu bosan

2021-06-15

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!