Martin adalah teman sekolah Rachel, tapi Martin pindah sekolah ke kota B mengikuti orang tua nya kala itu.
Sebelum pindah dan masih 1 sekolah dengan Rachel, Mereka selalu pergi berdua kesekolah mau pun pulang sekolah.
Tapi setelah Martin pindah, Sejak hari itu Rachel dan Martin tak lagi pernah bertemu.
Rachel tidak tahu harus bersikap senang atau pun kesal, karena Martin meninggal kan nya tanpa berpamitan lebih dulu pada nya.
-------------------
Saat Rachel dan Martin sedang mengobrol tiba - tiba seorang pria akan lewat dan Rachel dan Martin tidak sadar sedang menghalangi jalan.
"Rachel! " Suara tidak asing menyebut nama nya.
Rachel pun menoleh dan melihat Jemmy ada diantara mereka,Martin pun menoleh menatap Pria yang mengenal dan menyebut nama Rachel.
"Martin, aku harus pergi, teman ku pasti sudah menunggu ku, datang lah kerumah jika ada waktu" Pamit Rachel tak ingin berlama - lama melihat Jemmy.
"Baik lah, salam buat papa dan mama mu" Jawab Martin dan Rachel pun berlalu dari hadapan Martin dan Jemmy.
"Ada apa dengan nya"Gumam Jemmy keheranan.
Martin pun melihat kepergian Rachel dari hadapan nya, hingga Rachel tak lagi nampak.
"Kenapa harus bertemu dengan nya lagi, kenapa sulit untuk melupakan nya, menjauhi nya, kenapa.. Kenapa hati ku seperti ini, mencintai laki - laki yang bahkan tak ingin aku ada didekat nya" Batin Rachel sembari berjalan ke meja dimana Shani sudah menunggu.
"Rachel, kenapa lama? Apa kamu baik - baik saja? " Tanya Shani melihat wajah Rachel yang agak pucat.
"Tidak apa - apa shani, aku tadi bertemu teman sekolah ku, jadi mengobrol sebentar" Ucap Rachel mencoba mengatur nafas nya.
-------------------
Setelah selesai makan,Shani dan Rachel pun menuju kerumah Jenny untuk membawa kan hadiah Valentine dari mereka berdua.
Ting Tong
.
.
Jenny yang sedang menonton dengan tv dengan suami nya ya itu Elang,mendengar suara bel berbunyi berulang kali membuat kedua mata Jenny yang menonton tv lansung terarah ke pintu masuk yang tertutup rapat.
"Siapa yang bertamu ya sayang? " Tanya Jenny
"Biar aku saja yang membuka kan pintu"Jawab Elang sembari beranjak berdiri, ia lansung menuju ke pintu utama membukakan pintu tersebut.
klak
Pintu rumah terbuka dan Rachel dan Shani melihat suami dari sahabat nya membuka kan pintu.
"Rachel, Shani" Sapa Elang tersenyum
"Hai kak Elang, apa kabar" Sapa Rachel dan Shani memeluk Elang "Apa Jenny sudah tidur? " Tanya Rachel.
"Baik, Jenny sedang menonton tv, ayo masuk dulu" Ajak Elang.
Saat Rachel akan masuk, Jenny tiba - tiba keluar.
"Jenny... "Sapa Shanu
"Jenny,kami merindukan mu" tutur Rachel dan Shani saling berpelukan bertiga.
"Aku juga merindukan kalian, aku pikir kalian sudah melupak hari ini" Balas Jenny dan melepaskan pelukan.
"Tidak mungkin, nih kami bawa kue kesukaan mu dan kak Elang, ini pegang ini" Kata Rachel dengan gembira bisa bertemu dengan sahabat nya yang satu ini lagi.
"Terimakasih Shani, Rachel,kalian mengobrol la dulu, aku akan menyiap kan di piring" Ucap Elang sembari berjalan meninggal kan tiga bersahabat ini.
"Terimakasih kak Elang, kak Elang tidak berubah, selalu saja baik" Balas Rachel.
Jenny lalu mengajak sahabat nya untuk masuk ke dalam dan duduk di ruang keluar duduk menonton tv.
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 43 Episodes
Comments
Dirah Guak Kui
tumben tdk ada si Jimmy
2021-11-22
0