Di waktu yang sama di Negara Xiang yang berbatasan sebelah utara Kekaisaran Zhao dan sebelah lautan timur Negara Busanpyong…
Raja Shu Chan mengumpulkan para menteri dan para Jenderal di aula depan pusat istana Xiang…
Tampak wajah yang sangat marah Raja Shu Chan mengatakan “Apa yang sebenarnya terjadi di kekaisaran Wei? mengapa Panglima Zhen Hui dan Adikku Shu Liang dalam hitungan hari telah meninggal? serta mengapa keponakanku dalam keadaan sekarat saat ini? ” penuh tanya Raja Shu Chan kepada semua para Menteri dan para Jenderal yang hadir, ia tidak mempercayai hal tersebut menimpa kerabat terdekatnya dalam hitungan hari...
“siapkan seluruh pasukan Xiang sekarang kita akan menyerang kekaisaran Wei!!!!”.... perintahnya dengan penuh amarah yang membakar hatinya karena merasa curiga akan keterlibatan Kaisar Wei Zhen Cao dengan kejadian tersebut..
Raja Shu Chan mengetahui bahwa saudari dan iparnya meninggal di karenakan melihat perbintangan mereka telah menghilang dari orbitnya dan memastikan keponakannya Zhen Long dalam keadaan kritis dikarenakan perbintangannya sedang dalam keadaan redup, tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada kerabat terdekatnya tersebut….
Panglima tertinggi dari kerajaan Xiang menghadap dan meminta ijin berbicara kepada Raja Shu Chan dengan mengangkat tangan kanannya kearah panglima Fang Chen , sebagai tanda Raja Xiang mengijinkan pria tersebut berbicara. “Maafkan hamba yang mulia … menyerang kekaisaran Wei sekarang adalah tindakan yang sangat berbahaya kekuatan Xiang tidak sebanding dengan kekaisaran Wei, kekuatan Wei 500 kali lebih kuat dari Negara kita yang mulia itupun termasuk bantuan Negara Bursa dan Negara Durham yang merupakan aliansi kita” panglima Fang Chen menjelaskan perbandingan kekuatan pasukan kekaisaran Wei dan Pasukan Negara Xiang yang merasa perintah Raja Shu Chan tidak didasari perhitungan yang logis dikarenakan amarah yang menyelimuti hatinya..
Raja Shu Chan berucap “Apakah kamu takut Panglima Fang?” karena merasa tidak senang atas pernyataan Panglimanya karena membanding bandingkan kekuatan pasukan Negara Xiang dan kekaisaran Wei..
Tanpa menunggu lama panglima Fang menjawab “ ijin menyiapkan pasukan yang mulia “ sambil menundukkan sedikit kepalanya dan melangkah sambil membalikkan badannya , menandakan kesiapannya menyerang kekaisar Wei tanpa sedikit rasa takut terpancar diwajahnya melangkah untuk menuju ke medan pertempuran demi menjaga nama baik Negaranya dan merebut kembali kehormatan Negara Xiang setelah kematian tuan putri Shu Liang yang tidak mendapatkan penjelasan dari Kekaisaran Wei..
Panglima Fang setara dengan pendekar dewa tingkat menengah dia merupakan murid terbaik ke 2 Raja Xiang terdahulu Shu Kang dan merupakan saudara Perguruan Shu Chan Raja Xiang Sekarang dirinyapun merupakan anak angkat dari Shu Kang sehingga sangat erat hubungan emosionalnya dengan keluarga kerajaan Xiang..
Belum 3 langkah panglima Fang yang di sertai para Jenderal yang lainnya melangkah, terdengar suara yang sedikit serak berkata “ tunggu Chen'er” pria sepuh tersebut kemudian melanjutkan perkataannya “ Chan'er fikirkanlah dahulu secara matang titahmu!!! Mereka yang ada di sini merasakan hal yang sama denganmu !! apakah dirimu ingin Negara Xiang hancur ditanganmu?” ujar Shu Fei sambil meneteskan air mata pria tua tersebut menasehati keponakannya…
Dia adalah saudara tertua raja sebelumnya yang turun tahta karena kesedihan kehilangan putri kesayangannya sehingga dirinya memutuskan untuk mempelajari pendalaman kitab pusaka dewa Shu Ron yang merupakan kitab turunan dari leluhurnya setelah kelahiran Shu Liang yang membuat dirinya teringat akan putrinya Shu Bing, ia menyerahkan tahta kepada adiknya Shu Kang yang telah wafat dan digantikan oleh anak pertamanya yang menjadi raja saat ini Shu Chan…
Sambil menutup wajahnya dengan tangan kanannya Raja Shu Chan berkata “ sabar panglima Fang” dirinya menyembunyikan tetesan air mata yang jatuh karena tak mampu menahan kesedihannya atas semua yang menimpa kerabat kesayangannya...
Panglima Fang yang gagah perkasa tak bisa menahan air matanya jatuh meskipun setetes namun memberi makna yang sangat mendalam baginya, dirinya mengenang Putri Shu Liang yang merupakan saudari angkatnya dan mengenang keusilan Shu Liang semasa kecil dulu.. dirinya begitu terpukul karena tidak mampu melindungi anak kesayangan gurunya Shu Kang..
“Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang paman, mohon berikan saya petuahmu?” sambil menghadapkan dirinya kepada sesepuh Shu Fei dengan mata yang sembab karena linangan air mata kesedihan….
Dengan lantang Shu Fei berkata “ Hari ini Negara Xiang berduka .... Sekuat apapun kekaisaran Wei menyerang Negara Xiang mereka tidak akan mampu mengusai Negara Xiang ini, mereka tidak akan mampu menembus formasi sihir yang telah di buat oleh leluhur Shu Ron namun menyerang kekaisaran Wei sekarang merupakan hal yang sangat bodoh untuk dilakukan dikarenakan Negara kita kalah dari segi persenjataan , kekuatan militer dan sumber daya, sabar dan lihat perkembangannya, Tujuan utama sekarang adalah mencari cucuku Long'er yang dalam keadaan sekarat!!!, Penghinaan ini harus dibayar mahal oleh kekaisaran Wei !!!, kita harus meningkatkan aliansi sebelum memulai peperangan!!!" dengan penuh pertimbangan dan kemarahan Shu Fei mengutarakan Petuahnya..
Raja Shu Chan berkata “panglima Fang dengarkan titahku!! kirimkan delegasi ke 3 kekaisaran dan 10 negara di dataran tengah!!! serta siapkan 3 regu pasukan rahasia untuk Mencari keponakanku kearah wilayah kekaisaran Tang, Negara Kasam dan Negara Messina saya melihat aura perbintangannya berada di daerah tersebut!!!” … dengan nada yang sangat tegas serta perhitungan yang matang
Disambut dengan kata “siap melaksanakan titah yang mulia” oleh panglima Fang dan para Jenderal Negara Xiang dengan sigap melaksanakan titah tanpa ada pertanyaan keluar dari aula istana untuk menyusun strategi ..
Setelah kepergian panglima Fang dan di ikuti oleh para Menteri dan para Jenderal Negara Xiang
Shu Fei berkata “ Chan'er apakah tidak terlalu terburu buru mengirim delegasi ke Negara dan kekaisaran tetangga?" dengan agak sedikit ragu atas keputusan Keponakannya...
“saya rasa tidak paman Fei setidaknya saya hanya ingin mengetahui respon dari para Raja dan Kaisar di dataran tengah dan mendengar kontribusi yang mereka minta kepada Negara Xiang, serta saya merasa kemungkinan besar kekaisaran Tang akan memihak kepada kita mengingat selama ini kekaisaran Tang beserta aliansinya telah berperang dengan kekaisaran Wei, dengan mengutus delegasi Negara Xiang kesana maka dengan sendirinya memberi informasi bahwa aliansi Negara Xiang,Negara Durham, Negara Bursa dan Negara Taili dengan Kekaisaran Wei telah berakhir sehingga meringankan Kekaisaran Tang untuk menyerang balik kekaisaran Wei dikarenakan tidak memiliki 4 negara aliansi yang selama ini mendukung kekaisaran Wei ..." Raja Shu Chan dengan jelas memaparkan rencananya..
Sambil memegang janggutnya Shu Fei berkata “ sepertinya kamu benar juga Chan'er karena selama ini kekaisaran Tang mengalamai banyak kerugian selama berperang dengan kekaisaran Wei di sebabkan Hui'er dan 4 negara aliansi yang membantunya setelah 4 negara aliansi menarik diri dengan sendirinya membuat Kekaisaran Wei kehilangan sebahagian besar kekuatannya namun satu hal yang saya masih ragukan Chan'er karena saat ini kekaisaran Tang sedang mengatur kekuatannya karena secara beruntun kalah dalam peperangan menghadapi Hui'er sehingga mungkin dalam waktu dekat ini kekaisaran Tang tidak akan melakukan serangan" pendapat Shu Fei dengan menimbang kondisi yang ada....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 268 Episodes
Comments
NEXT tor👍👍👍
2023-09-07
0
Harman LokeST
next author
2022-05-27
0
Pendekar
sikat terus aja thor
2021-12-07
0