Tepat waktu satu bulan Li Yin Feng bersama Li Yin Han dan Putri Ming yue serta Tian Tian datang ke kota raja bersamaan kedatangan rombongan dari kerajaan Bhutan.
Hari itu suasana kerajaan kedua belah pihak sedang bersuka cita tentang persatuan mereka melalui ritual ikatan pernikahan antara Li Yin Feng yang menjadi pangeran cucu mendiang kaisar terdahulu di beri gelar pangeran Xiao Feng dan Putri Kalyana yang menjadi putri kandung Raja dan Ratu Bhutan di laksanakan secara mewah dan agung.
Li Yin Feng melaksanakan ritual tersebut dengan patuh dan agung sehingga mengagumkan dan membanggakan kerajaan daratan tengah serta membuat Sang Raja dan Ratu Bhutan bangga memiliki seorang menantu yang luar biasa tampan dan ber karisma sehingga mereka iklas menyerahkan Putri Kalyana kepada Li Yin Feng perwakilan dari istana kaisar daratan tengah.
Setelah seharian penuh mengikuti ritual pernikahan kerajaan. Li Yin Feng akhirnya bisa bersantai sejenak sebelum melakukan ritual pribadi dengan putri Kalyana yang kini istri atau selir pertama Li Yin Feng.
Li Yin Feng duduk bersantai bersama keluarganya banyak pesan dan amanat dari ayah dan kedua ibu nya juga kakak perempuan dan kakak ipar nya yang bersedia untuk mendidik Li Yin Feng menjadi seorang pangeran istana yang baik .
Akhirnya selesai acara ayah dan kedua ibu nya pulang ke pulau Surga Es dan kakak perempuan dan kakak ipar bersama kedua orang keponakan pun sudah kembali ke kediaman mereka.
Kini di kediaman pribadi Li Yin Feng yang berada di dalam kompleks istana kota terlarang bagian selatan sepi dan hanya beberapa orang pelayan, sida- sida,kasim ,dayang dan pengawal penjaga pintu gerbang ke kediaman Li Yin Feng.
"Ahmm berarti sudah tiba saatnya bagi ku melakukan ritual pribadi....Aggh aku mana tahu apa itu ritual pribadi " Li Yin Feng berjalan lemas menggaruk -garuk belakang kepala nya yang tidak gatal mendadak gatal .
Li Yin Feng masuk ke dalam kamar pribadi melihat Sang Putri berpakaian adat Bhutan ter tunduk malu -malu ,,para dayang istana dan mak comblang berdiri tidak jauh dari Sang Putri yang duduk di tepi tempat tidur melipat tangan dipangkuan .
Li Yin Feng mengintip sedikit wajah yang ter tunduk itu penasaran dari pintu masuk yang masih terbuka..merasa gugup dan sedikit malu .Li Yin Feng berbalik memegang gagang pintu sehingga mak comblang memanggil Li Yin Feng.
"Pangeran ,Anda kemari masuk ke dalam kamar untuk melakukan ritual pribadi, ,Tuan Putri sudah menanti Anda" .merasa lucu dan menggemaskan dari sikap Pangeran, Mak Comblang yang bernama Bibi Ma itu tertawa menutup mulut dengan saputangan di ikuti para dayang.
Li Yin Feng memerah merasa diri bodoh berjalan tegak dan berwibawa sehingga Bibi Ma dan para dayang berlutut serentak berkata "Mohon maaf atas kelancangan Hamba semua terhadap pangeran dan putri ".
Li Yin Feng menegakkan tubuh dan kepala terangkat berkata "Kali ini kalian ky Maafkan tapi lain waktu bersikap lancang menertawakan aku ,,aku hukum kalian dengan 1000 x pukulan cambuk".
"Hamba mengerti, ,hamba semua minta maaf " mereka beri hormat dengan kepala mereka di benturkan ke lantai.
melihat mereka sudah tobat .Li Yin Feng meminta mereka terutama Bibi Ma mengajarkan dia untuk memberi tahu cara ritual pribadi.
Bibi Ma segera membimbing. "Pertama, Paduka membuka kerudung penutup wajah Tuan Putri " Li Yin Feng patuh terbuka sudah Li Yin Feng melihat wajah Sang Putri Bhutan yang ternyata amat cantik jelita dan tidak mengecewakan.
"Kedua, Paduka dan putri saling bersulang minum arak pernikahan ". Bibi Ma membimbing kembali yang di patuhi Li Yin Feng dan Putri Kalyana di terjemahkan oleh salah seorang dayang yang pintar berbahasa Bhutan.
"Ketiga ,paduka dan putri saling menyuapi makan 12 macam makanan " Bibi membimbing Li Yin Feng dan Putri Kalyana patuh.
"Dan yang terakhir silakan Paduka dan Putri melakukan ritual pribadi sendiri. .Kami akan pergi keluar dari kamar dan akan datang kembali besok pagi " Bibi memberi tahu ritual terakhir.
Li Yin Feng melambaikan tangan meminta Bibi Ma dan para dayang segera pergi ke luar kamar. Pendengaran Li Yin Feng sangat tajam dia bisa mendengar Bibi Ma dan para dayang sudah jauh dari ruang kamar pribadi ke ruangan para pelayan di ujung barat istana kediaman Li Yin Feng.
Di tinggal berdua di dalam kamar, Li Yin Feng diam menatap wajah Kalyana yang sepasang mata tertunduk malu dan patuh sebelum di perintah Li Yin Feng untuk melihat ke mata Li Yin Feng dan melihat wajah Li Yin Feng.
Sekilas pandang saja Li Yin Feng tahu bahwa Putri Kalyana terpesona oleh ketampanan nya yang sangat luar biasa daya tarik. Li Yin Feng memainkan ujung rambut nya sendiri lalu bertanya "Apa kau bisa berbicara bahasa kami?".
Kalyana menggangguk menjawab "Bisa".
Li Yin Feng bertanya lagi "Bisakah kau pindah ke kursi itu?".
Kalyana patuh . Li Yin Feng berbaring sendiri di tempat tidur "Ahhhh akhirnya aku bisa membuat tubuhku beristirahat ". Li Yin Feng tidur hingga pagi.
Membuka sepasang mata Li Yin Feng melihat Putri Kalyana masih duduk di kursi menatap Li Yin Feng masih berpakaian pengantin Bhutan.
Li Yin Feng duduk dan berkata "Ke sinilah dan mendekatlah kepada ku".
Kalyana patuh menghampiri Li Yin Feng dan terlihat mengantuk dan lelah.
Li Yin Feng berdiri dan berkata "Kau tidurlah ", Kalyana tidur.
Dan Li Yin Feng keluar kamar pribadi menyelinap ke tempat lain yaitu rumah makan di luar kompleks istana kota terlarang.
Li Yin Feng sudah mandi dan berganti pakaian sekalian lewat dari kedalaman pribadi nya ke kompleks pemandian para pangeran istana dan mengambil salah satu pakaian pangeran yang ukurannya sama dengan tubuhnya.
Li Yin Feng asyik menikmati suasana luar istana,bermain, menikmati makanan dan minuman, nonton opera ,sirkus serta mengunjungi rumah -rumah yang ber tuliskan 'Taman bunga' sesungguhnya rumah hiburan, bersantai makan -minum s serta mendengarkan musik kecapi dan nyanyian serta tari para wanita rumah hiburan dan Li Yin Feng tertarik pada salah satu dari penari wanita yang bernyanyi merdu dan anggun..
Gadis yang sangat cantik jelita berpakaian serba ungu terlihat mempesona dan wanita baik- baik. Li Yin Feng penasaran dan akhirnya tahu bahwa gadis penyanyi itu bernama Yi Hong Xiu .
Karena tertarik pada Yi Hong Xiu .Li Yin Feng memanggil bos Yi Hong Xiu dan membeli Yi Hong Xiu untuk menjadi datang pribadi Li Yin Feng.
Mengingat waktu sudah malam Li Yin Feng pulang dengan membawa Yi Hong Xiu serta memperkenalkan Yi Hong Xiu kepada Kalyana yang sudah rapi dan menanti Li Yin Feng pulang.
Kalyana tetap menanti ritual pribadi yang belum di selesaikan oleh Li Yin Feng di dalam kamar pribadi Li Yin Feng. Sedangkan Li Yin Feng asyik bermain catur dengan Yi Hong Xiu hingga pagi hari ke tiga.
Sampai dua tahun sudah Kalyana menjadi Selir Li Yin Feng bersama Yi Hong Xiu yang memberi tahu Kalyana bahwa Li Yin Feng tak pernah menyentuh Yi Hong Xiu ,mereka hanya selalu bermain catur, berkuda ,memanah dan sebagainya. Kalyana paham karena Li Yin Feng masih terlalu muda untuk kenal dan paham tentang ritual pribadi sebagai suami dan istri sudah menikah.
Yi Hong Xiu " Pangeran masih terlalu murni.,sabarlah Tuan Putri ".
Kalyana "Ya,aku tahu adik Xiu."
Putri ChaoYue kakak perempuan Li Yin Feng sangat tidak memaksakan Li Yin Feng karena Li Yin Feng masih terlalu kecil dan mudah serta menunggu Li Yin Feng dewasa beberapa tahun lagi.
Untuk menunggu Li Yin Feng dewasa.
ChaoYue memberikan tugas untuk Li Yin Feng untuk menyelidiki kasus hilang putri kesembilan Kaisar dan putri kerajaan Nepal yang di jodohkan ke pangeran Lung Khi hilang di tengah jalan saat rombongan pengantar Sang putri terbunuh sebelum Sang putri di serahkan ke rombongan penjemput dari Kaisar manchuria.
Li Yin Feng segera menjawab "Kakak ChaoYue, Feng Feng bersedia menerima tugas ini dan menyelesaikan dengan baik".
Demikian lah Li Yin Feng mulai berpetualang ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
Syahri Alfi
pernikahan dini,, tanpa harus melakukan ritual belah duren ? 😁😁😁 sangat di sayangkan 😔😔
2021-09-05
0
Paimo 15
udah,,, mundur alus aku, pusing bc, tulisanya bikin mumet
2021-06-13
1
Ares
wkwkwk
2021-04-01
2