Ramai hiruk pikuk para pelayan istana dan para pengawal istana di sebuah istana bagian utara dalam komplek istana kota terlarang yang merupakan tempat tinggal Kaisar dan para keluarga besar kerajaan Manchuria. Dan para pelayan dan pengawal istana bagian utara sedang mencari seorang putri berusia sembilan tahun yang bernama Putri Xuan Ji atau di kenal sebagai Putri ke sembilan dari kaisar Manchu kedua setelah mangkat Sang kaisar Khang xi yaitu Ayahanda dari Putri Ming Yue istri dari Li Yin Han ketua Pulau surga Es.
Putri Xuan Ji sangat lincah jenaka sedang bermain -main ke seluruh istana bagian keputrian..Tiba-tiba ada berkelebat yang sangat cepat menubruk ke arah putri yang sedang bermain .
'Tuk' ,
Sebuah jari panjang telah menotok tubuh putri yang seketika jatuh pingsan dan hilang dari kediaman keputrian.
Hilangnya Putri kesembilan terdengar oleh kaisar yang segera memerintahkan semua prajurit istana untuk mencari dan menemukan Putri.
Selir kaisar ibu dari putri kesembilan datang dan bersimpuh kepada Kaisar untuk bisa menemuan Putri kesembilan.
Selir itu bernama Selir Yi ."Yang Mulia..hamba memohon kepada Anda..Tolong putri yang mulia yang hilang untuk di segera di temukan ..Hamba sangat cemas sebagai ibu kandung dari Putri kesembilan Yang Mulia".
Kaisar sangat menyayangi Putri kesembilan tetapi Kaisar sangat sibuk memikirkan cara berdamai dengan kerajaan Bhutan di barat dan Nepal di bawah kaki gunung Himalaya.
"Aku sangat sayang ke putri kesembilan .Kau sabarlah aku sudah memerintahkan semua prajurit terpercaya untuk menyelamatkan Xuan ji .Dan,
yakinlah Xuan ji akan segera di temukan"..
Selir Yi mengucapkan terimkasih kepada kaisar lalu mundur pergi dari Aula kerja Kaisar.
Beberapa kasim,menteri dan pejabat datang menghadap Kaisar untuk membahas solusi perdamaian antara Kerajaan Daratan Tengah dengan kedua kerajaan kecil di barat yaitu Kerajaan Bhutan dan kerajaan Nepal.
Perdana Menteri Su datang dan memberi hormat kepada Kaisar"Hormat Hamba Perdana Menteri Su kepada Kaisar".
Kaisar memberi isyarat untuk Perdana Menteri Su bangkit berdiri."Perdana Menteri Su Apakah kau sudah ada solusi untuk masalah perdamaian antara kerajaan kita dengan kedua kerajaan di bagian barat ?".
Perdana Menteri Su menjawab",Ada Yang Mulia dengan mengikat perjodohan antara pangeran Muda Lung Khi dengan Putri kerajaan Nepal yang bernama Ashi sedangkan untuk mengikat perjodohan dengan Putri kerajaan Bhutan bisa dengan salah seorang Putra dari Ketua Pulau Surga Es dan Putri Anda yaitu Putri Ming Yue dengan Putri Raja Bhutan yang bernama Putri Kalyana .Bagaimana menurut pendapat Anda tentang solusi dari pemikiran Hamba ini?".
Kaisar memikirkan lalu berkata"Baiklah .Aku setuju dengan pendapat mu ..Segera kau berikan Titah ku kepada Mu untuk segera melaksanakan pengikatan perjodohan untuk mempererat hubungan ketiga kerajaan ".
Perdana Menteri Su menjawab"Siap Hamba Laksanakan ".
Beberapa hari kemudian Kaisar memanggi Putri ChaoYue yaitu Putri dari Ketua Pulau Surga Es dan Putri dari mendiang mantan Kaisar terdahulu untuk menghadap nya.
Putri ChaoYue hadir dan memberi hormat kepada Kaisar yang sekarang adalah pamanda kaisar.
"Hamba Putri ChaoYue memberi hormat kepada Pamanda Kaisar". ChaoYue bersimpuh sopan.
Kaisar sangat mengagumi kecantikan serta tata krama dan kepandaian Sang Putri yang masih terhitung keponakan luar nya itu.
"Puteri ChaoYue ,Aku memanggilmu datang aula kekaisaran adalah untuk memintamu untuk menyampaikan perintah ku kepada Ayah dan ibu mu di pulau Surga Es untuk datang ke istana kota terlarang dalam waktu yang secepatnya kira-kira tujuh hari kedepan untuk menghadapku ".
Putri ChaoYue menjawab"Baik.Yang Mulia Hamba laksanakan Perintah ".
Setelah Putri ChaoYue mundur dan pulang ke kediaman milik pribadi Putri ChaoYue yang berada di luar komplek istana kota terlarang.Putri terkejut dengan kedatangan ayahnya yaitu Li Yin Han.
"Ayahhhh" Puteri menyambut kedatangan Ayah kandungnya dengan rasa haru dan rindu.
"ChaoYue .."Li Yin Han menerima sambutan dari Puteri ChaoYue yang memeluk dirinya dengan rasa haru dan rindu itu membelai lembut rambut di kepala putri ChaoYue.
"Ayah mertua"..sambut menantu Sang Ketua Pulau Surga Es yang bernama Zhang Yi Xing yang bergelar Panglima Zhang dan juga berjuluk Pendekar Bangau Hitam yang datang menyambut memberi hormat bersama kedua cucu laki- laki kembar yang bernama Zhang Yi chen dan Zhang Yi Chun yang berusia sebelas dan dua belas tahun.
"Kakek Han Anda datang" sorak kedua cucu pendekar itu menyambut hangat .
"Yi chen..Yi chun kalian sudah besar" Li Yin Han mengangkat kedua orang cucu laki-laki luar nya dengan kedua tangan dan di dudukkan di kedua bahunya ..
Lalu Li Yin Han membawa Zhang Yi Chen dan Zhang Yi Chun masuk ke kediaman putri ChaoYue dan Panglima Zhang YiXing yang di berinama 'Kediaman Keluarga Panglima Zhang'.
Di dalam Kediaman Putri ChaoYue.
Li Yin Han memberitahukan maksud kedatangan ia ke kota raja selain ingin mengunjungi Puteri ChaoYue dan keluarga juga untuk mencari Li Yin Hu dan Li Yin Feng yang pergi dari Pulau Surga Es secara tidak pamit alias diam -diam yang di duga oleh Pendekar itu kalau kedua putra nya itu datang ke kota raja untuk mengunjungi Chaoyue dan keluarga.
ChaoYue mendengarkan perihal kabur dari kedua orang adik laki- laki dia miliki itu dari Pulau Surga Es melalui Ayahnya,berkata"Mereka tidak ada di kediaman saya ayah juga tidak ada di kota raja.kalau tahu saya pasti tahu karena seluruh kota raja adalah orang -orang saya yang saya kenal ".
Li Yin Han mengerutkan kening "Lalu kemana perginya ke bocah nakal itu bila tidak kesini mengunjungi mu ChaoYue?"
Zhang Yi Xing segera ingat sesuatu"Oh jangan-jangan kedua adik pergi ke nepal untuk melihat keramaian kunjungan utusan dari Pamanda Kaisar untuk melamar putri Nepal sebagai tanda persaudaraan antarkedua kerajaaan..dan apabila kedua adik bilang mereka berasal dari Pulau Surga Es tentu para pasukan itu tidak bisa menolak mereka untuk ikut meramaian acara lamaran terhadap putri Nepal".
Li Yin Han "Ah benar juga dari dugaanmu..kalau begitu aku segera mencari mereka ke kerajaan Nepal agar segera di temukan supaya kedua ibu kalian tidak gelisah terus memikirkan kedua anak nakal itu".
Mendengar dugaan dari suaminya yang mengira Li Yin Hu dan Li Yin Feng pergi ke Nepal karena tertarik oleh rombongan utusan kaisar untuk melamar Puteri Nepal. ChaoYue teringat perintah Kaisar tadi memanggil dia ke istana kaisar.
"Hmm,Ayah tadi saya baru pulang dari istana kaisar karena saya di perintah oleh kaisar untuk meminta ayah dan ibu datang ke istana sebab ada sesuatu yang ingin kaisar sampaikan kepada Ayah dan ibu di pulau Surga Es". ChaoYue memberitahu pesan Kaisar ke Li Yin Han ,ayahnya.
Li Yin Han berkerut"Ada apa kaisar memanggil ayah dan ibu mu ke istana?Ah sudahlah karena ayah sudah berada di kota raja sebaiknya ayah menghadap Kaisar dahulu sebelum pergi mencari kedua orang adikmu itu".
Li Yin Han segera bangkit dari tempat duduk lalu berjalan keluar untuk segera ke istana untuk menghadap kaisar ke istana lalu ke Nepal mencari kedua putranya itu .
"Ayahhh..kalau kedua adik sudah di temukan ..tolong izinkan mereka datang mengunjungiku di sini bersama kedua orang ibuku ya ,ayah?".ChaoYue mengejar langkah ayahnya untuk mengantarkan ayahnya keluar dari kediamannya.
"Baiklah..ChaoYue.Ayah izinkan mereka berdua bersama kedua ibu mu mengunjungi mu dan tinggal beberapa lama untuk menemani serta mencurahkan rindu kalian " Li Yin Han berkata lalu memberi pelukan singkat hangat sebelum pergi dari kediaman Putri ChaoYue.
Li Yin Han menghadap Kaisar secara pribadi langsung menuju ke kamar kerja pribadi kaisar.
"Saya Li Yin Han menghadap Paduka Kaisar dan apa yang membuat Paduka memanggil saya datang ke istana Paduka ".
Kaisar telah terbiasa dengan sikap hormat Li Yin Han yang tidak berlutut hanya merangkap kedua tangan ke depan kepada Kaisar juga dengan sikap Li Yin Han yang bertanya tanpa bertele- tele.
"Aku meminta mu datang menghadap kepada mu adalah bermaksud ingin meminta kesediaan untuk aku menjodohkan putra mu yang bernama Li Yin Feng untuk di nikahkan dengan Putri kerajaan Bhutan yang bernama Putri Kalyana sebagai tanda perdamaian kedua kerajaan ".
Li Yin Han "Yang Mulia ,Putra saya masih kecil bagaimana bisa menikah dengan Putri Bhutan itu?"
"Pendekar Li..Aku mengerti atas keberatan mu tetapi rakyat dan kemanusiaan..Apakah kamu menolak permintaan ku untuk menikahkan Putra dengan Putri Kalyana dari kerajaan Bhutan?".Kaisar menegaskan .
Li Yin Han sadar walaupun bagaimana dia hanya rakyat dan sebagai Pendekar Besar serta menantu mendiang kaisar terdahulu..Li Yin Han tidak dapat menolak kaisar demi kedamaian semua rakyat kedua kerajaan.
"Baiklah,,yangMulia saya serahkan keputusan atas masa depan putra saya kepada Yang Mulia".
Kaisar senang dapat persetujuan dari Li Yin Han, tentu Ming Yue tak bisa menentang keputusan dari Kaisar.,"Terimakasih atas persetujuanmu..tahun depan bawa Li Yin Feng kehadapanku bertepatan dengan kedatangan dari Raja Bhutan bersama Putri Kalyana ke istana .Aku akan melangsungkan pernikahan mereka berdua di hari itu juga".
"Baik,Yang Mulia..saya laksanakan perintah Paduka". jawab Li Yin Han patuh.
Demikianlah keesokan hari setelah dapat persetujuan dari Li Yin Han pengumuman tersebut di resmikan dan utusan kaisar segera pergi ke Bhutan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
alex kawun
gimana sih thor ?
cucu lelaki kembar yg ber umur sebelas dua belas tahun
2023-08-10
1
Paimo 15
apik, tp cr nulisnya bikin mumet
2021-06-13
0
★Merepotkan~
semangat terus thor, dah mampir nih 👍
2021-04-04
1