Li Yin Feng dan Li Yin Hu serta Yan Rong berhasil keluar dari Pulau Akhirat dengan selamat. Mereka bertiga duduk menunggangi sepasang burung rajawali putih yang mereka temukan dan bawa pergi dari pulau Akhirat.
"Yuhu uu ...Hu ge. ..Ran mei lihat lah indah sekali pemandangan alam dari atas burung rajawali putih yang kita tunggangi ini " pekik Li Yin Feng bersorak senang melihat pemandangan alam yang berada di bawah mereka.
Li Yin Hu yang membonceng Yan Rong mengakui perkataan Li Yin Feng benar. Tetapi dia cemas.
"Feng di ,Apakah kau tidak merasa cemas apabila sepasang burung rajawali putih ini salah arah dan tidak tahu tujuan kita untuk kembali ke Pulau Surga Es ?" Teriak Li Yin Hu berusaha mengatasi deru angin yang kencang dari kepakan sepasang burung rajawali putih mereka.
Li Yin Feng mulai bingung setelah mendengar ucapan kakak nya itu. Li Yin Feng mulai memperhatikan arah terbang burung rajawali putih yang Li Yin Feng tunggangi terbang ke arah yang tidak dikenal.
"Waduhhh celaka burung ini salah arah" Li Yin Feng mulai mencari akal supaya burung rajawali putih membelok ke arah utara. Diputar -putar dibelokkan ke kiri dan kanan leher burung rajawali putih yang merasakan kesakitan karena Li Yin Feng sangat kasar .
Burung rajawali putih Li Yin Feng memekik kesakitan "Ngakkkk ngeeeeeekkk "sehingga meronta dan membalikkan tubuh ke arah bawah membuat Li Yin Feng terlempar jatuh dari ketinggian langit.
"Woahh ahhhhh celaka aku akan jatuh ahhhhhh tolongggg hu geee" jerit Li Yin Feng.
Li Yin Hu sigap membisikkan telinga rajawali putih yang di tunggangi oleh Li Yin Hu untuk segera terbang rendah.
Yan Rong pun sigap "Syuutttttttt serrr set ...".
Sebuah tali sutera berwarna merah melayang serta melilit pinggang dan tubuh Li Yin Feng sehingga menahan jatuh tubuh Li Yin Feng ke bawah yang ternyata permukaan laut yang dalam dan berbahaya bila jatuh hancur lah tubuh Li Yin Feng ber keping -keping.
Serasa ada sebuah kekuatan tak kasatmata. Li Yin Feng melayang dan jatuh tepat di belakang Yan Rong.
Li Yin Hu terpana dia tidak menduga bahwa Yan Rong memiliki kemampuan silat juga.
Li Yin Feng pucat tetapi dia tertawa-tawa untuk menghilangkan rasa takut yang dia rasakan tadi "Hahahaha aku luar biasa yaaaaa,,," lalu ia menambahkan "Hu ge cepat tangkap burung rajawali putih itu,,,aku ingin menghukum burung nakal itu".
Li Yin Hu melihat arah yang di tunjuk jari telunjuk kiri adiknya yang nakal itu .Dia menggangguk "Iya ,Feng di..".
Dengan suara melengking yang memekakkan telinga. Li Yin Hu memanggil burung rajawali putih milik Li Yin Feng yang sudah berniat kabur kembali ke arah mereka ketika mendengar suara Li Yin Hu.
'Crekkkk crekkkk ' Burung rajawali putih mematuhi Li Yin Hu yang segera berkata kepada Li Yin Feng. "Feng di, ,dia sudah kembali ..ambillah ".
Li Yin Feng senang sekali melihat burung rajawali putih milik nya sudah kembali. "Terima kasih Hu ge kau memang kakak yang paling hebat" ,sambil menyerukan pujian terhadap kakaknya, Li Yin Feng melayang dan duduk nyaman di punggung rajawali putih nya.
Yan Rong yang menyaksikan apa yang gadis kecil itu atas tingkah laku serta kemampuan kedua remaja sahabatnya itu terheran - heran."Tidak ku sangka mereka sungguh luar biasa lihai" batin Yan Rong berbicara.
Li Yin Hu mencurigai Yan Rong sejak awal tetapi sebagai putra orang yang terdidik budi pekerti. Li Yin Hu hanya memendam rasa curiga di hatinya dengan diam dan menunggu waktu yang tepat.
Mereka berdua kini tidak lagi kesulitan mengendalikan sepasang burung rajawali putih itu. Karena sepasang rajawali putih patuh terhadap Li Yin Hu yang membimbing sepasang burung rajawali putih ke arah yang mereka inginkan yaitu arah utara ke rumah mereka.
Setelah lama terbang akhirnya mereka melihat pulau yang mereka tuju dari atas berwarna putih salju bercahaya berkilauan tertimpa cahaya sinar matahari pagi yang terang di ufuk timur .
"Hu ge lihatttt ..kita sudah sampai di rumah kita " seru Li Yin Feng gembira.
"Benar. .itu pulau kita " mata Li Yin Hu bersinar cerah.
Tetapi mereka tidak bisa turun ke pulau mereka karena sepasang burung rajawali putih mereka bingung tidak kenal pulau itu.
Li Yin Feng berteriak "Ayahhhhhhh..Ibuuuuuuuu Ming yue. ..Ibuuuu Tian Tian. ..kami sudah pulang ".
Teriakan keras Li Yin Feng terdengar oleh Li Yin Han dan kedua orang istrinya yang memang sedang berada di tepi pantai untuk membahas kemana perginya kedua bocah itu dari rumah mereka. Tiba-tiba mereka mendengar suara Li Yin Feng berada di atas yang cukup jauh dari mereka berdiri.
" Yin Feng. ..Yin Hu cepat kalian turun dari sepasang rajawali putih itu " Li Yin Han memerintahkan kepada kedua orang anak nya untuk turun dari sepasang rajawali putih asing yang di tunggangi oleh Li Yin Feng dan Li Yin Hu.
"Ayah kami tidak bisa turun ,,mereka tidak mendengarkan perintah kami" sahut Li Yin Feng.
Li Yin Hu juga berseru "Iya ayahhh,,,bagaimana cara kami bisa turun dari sepasang rajawali putih ini ,,mereka menolak turun ke pulau " ,membenarkan perkataan adiknya.
Li Yin Han berteriak "Kalian tekuk bawah leher di bawah kedua sayap rajawali putih lalu berbisik halus seperti yang pernah ayah ajarkan kepada kalian saat berlatih mengendalikan hewan -hewan liar".
Serentak Li Yin Feng dan Li Yin Hu mengikuti bimbingan ayah mereka dan benar saja sepasang burung rajawali putih turun dan hinggap dengan patuh ke bawah kaki ayah mereka seakan berlutut memberi hormat .
Li Yin Feng dan Li Yin Hu bersama Yan Rong segera turun dari sepasang burung rajawali putih dan kedua ibu mereka berseru bersaman .
"Feng Feng.." seru Putri Ming yue yang segera memeluk Li Yin Feng.
"Hu Hu ..." Tian Tian memeluk Li Yin Hu .
Sedangkan Yan Rong hanya diam tidak tahu harus bagaimana.
Li Yin Han memerhatikan Yan Rong namun pendekar itu memberi perintah kepada kedua orang putra nya.
"Li Yin Feng. ..!!! Li Yin Hu " suara dingin Sang Ayah membuat kedua orang anak muda itu beserta Yan Rong bersujud di hadapan pendekar besar itu.
Li Yin Han "Katakan kepada kami,,,kemana kalian pergi selama sebulan ?dan kenapa kalian pergi dari rumah tidak pamit kepada kami ? juga dari mana asal kedua sepasang rajawali putih itu dan gadis ini?".
Li Yin Feng dan Li Yin Hu saling memandang lalu kedua nya menceritakan tentang maksud mereka pergi dari pulau mereka adalah ingin mengunjungi kakak mereka di kota raja tetapi karena badai menerjang perahu mereka terdampar ke pulau Akhirat dan mereka berselisih dengan ketua dan para pengikut Pulau Akhirat namun mereka berhasil mengalahkan dan membunuh ketua dan semua orang penghuni pulau Akhirat kemudian mereka berjumpa dengan Yan Rong seorang anak perempuan nelayan yang terdampar pula ke pulau itu.
"Ahh pulau Akhirat " Tian Tian berseru teringat pulau dia dulu.
" Hhh ternyata pulau mu itu telah di kuasai oleh orang jahat. .syukurlah mereka telah di basmi oleh anak - anak kita " Ming yue juga mengeluarkan pernyataan.
Mendengar suara- suara kedua orang ibu mereka.
Li Yin Feng menyahut manja" Ya benar bu,mereka sangat jahat dan kejam mereka suka makan orang ,kalau tidak percaya kalian tanya saja ke Hu ge dan Yan Rong ini"
Li Yin Hu menerangkan untuk membenarkan ucapan adiknya. "Benar ayah..selain mereka makan orang, ,,mereka juga membuat sebuah racun yang sangat sadis dan kami menemukan bukti eksperimen racun mereka melalu buku yang kami temukan di istana Pulau Akhirat ", ,Li Yin Hu segera menyerahkan buku tersebut ke Li Yin Han yang meminta Tian Tian mengambil buku yang di berikan oleh Li Yin Hu untuk Tian Tian lihat dan periksa.
Sedangkan Putri Ming yue menghampiri kedua orang muda itu "Ahh Feng Feng, ,Hu Hu kalian pasti sudah sangat menderita. .ya sudah ayo bangun dan ibu siapkan kalian mandi dan makan,,"
"Tunggu..! mereka tidak boleh bangun ,mandi dan makan " cegah Li Yin Han kepada Ming yue yang di tatap putra nya dengan tatapan senang berubah sedih.
"Kenapa? Apakah kau tidak bisa lihat mereka begitu kurus dan lemah ? " tanya Ming yue kepada suaminya.
"Iya coba lihat mereka pasti kelaparan dan kehausan " tambah Tian Tian.
Li Yin Han tidak menghiraukan kedua orang istrinya, melainkan melanjutkan perkataannya kepada Li Yin Feng dan Li Yin Hu.
" Li Yin Feng, ,Li Yin Hu, ,,kalian sudah tahu kesalahan kalian itu apa?"
Kedua putra nya menggangguk " Iya ayah".
"Dan kalian sudah tahu apa yang harus dilakukan oleh kalian sebagai hukuman kesalahan itu? ".
Keduanya menggangguk "Iya ,ayah".
"Nah ,pergilah dan laksanakan !". Li Yin Han menambahkan untuk mengingatkan kesalahan kedua orang putra mereka yang pergi tanpa pamit dan merisaukan hati para orang tua mereka.
Li Yin Feng dan Li Yin Hu berdiri berjalan ke arah puncak gunung es dan bersamadhi di sana selama 49 hari lamanya di tatap oleh kedua orang ibu mereka dengan gelisah dan sedih tetapi Ming yue dan Tian Tian tidak bisa membantah perkataan suami mereka yang benar.
Li Yin Han menunduk menatap Yan Rong lalu berkata "Yan Rong,karena kau sudah berjodoh dengan kami para penghuni pulau Surga Es ,mulai saat ini kau telah menjadi salah satu anggota keluarga kami yaitu menjadi putri angkat kami,,kamu pun berhak mendapatkan kasih sayang dan bimbingan pembelajaran sastra maupun silat dari kami para penghuni pulau Surga Es."
Yan Rong segera memberi hormat tiga kali kepada Li Yin Han dan kedua orang istrinya yang meminta Yan Rong memanggil mereka dengan sebutan ibu dan Li Yin Han dengan sebutan ayah sedangkan Li Yin Feng dan Li Yin Hu dengan sebutan Feng ge dan Hu ge.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
alex kawun
di hlman sebelum nya lin yi han sdg pergi mencari ke ibu kota KOQ ini cerita nya bgmana , kacau ah . .
2023-08-10
1
Bayu Lucifer
plagiat dari Pendekar Serial Pulau Es niihh.... cuman di modifikasi tambah sana sini.... diiihhh jijiiikk nian kelakuanmu🤮🤮🤮
2022-05-03
1
mas A za
ini spt cersil bu kek siansu ... suma han pendekar super sakti py anak 2 smuna kian lee n suma kian bu si siluman kecil ...
2021-10-07
3