11. Mempermalukan Liong Ta dan Liong Da.

Wajah Liong Ta dan Liong Da, serta semua orang memerah. Mereka benar-benar merasa di rendahkan hingga pada titik dimana mereka hampir tidak mampu menahan diri.

" Apakah kalian marah? Aku adalah orang yang selalu bicara sesuai fakta. Bagaimana mungkin kalian   mengatakan bahwa Pasukan Naga Emas itu hebat, aku yang hanya  pendekar Dewa langit tingkat dasar saja kalian tidak mampu prajurit kalian kalahkan.  Sesuai dengan kata-kataku sebelumnya bahwa pasukan ini benar-benar telah menurun. Jika tidak bertarung secara langsung dengan kalian, aku mungkin masih seperti orang bodoh yang  mengagumi sesuatu yang palsu." Sambil tertawa kecil.

" Dia benar-benar berani." Liong Wijin membatin sambil menggelengkan kepala.

" Apakah ini karena perbedaan  status, antara prajurit dan jenderal? Jenderal Liong Da, dan Liong Ta, aku rasa kalian dapat mewakili prajurit yang ada." Sambil menatap kedua pria paruh baya tersebut dengan tersenyum.

Kedua Jenderal paruh baya yang terdiam itu, begitu senang. Mereka berdua memang sudah lama menunggu tantangan Qing Ruo itu.

" Saudara Liong Ta, mari kita hajar dia!" ucap Liong Da penuh semangat.

" Tidak, aku ingin membunuhnya," jawab Liong Ta berbicara melalui telepati.

" Tapi bukankah itu akan menjadi masalah?"

" Masalah itu jika dia bisa keluar dan lari dari tempat ini!" ucap Liong Ta dengan kemarahan yang membara di hatinya.

Kedua jenderal itu lalu berdiri dari kursinya lalu melompat ke arena pertempuran. 

" Jenderal Hebat, mohon bimbingannya," ucap  Qing Ruo sambil  menangkupkan tangannya.

" Swhus....." perisai perlindungan muncul menyelimuti arena.

" Jenderal Ruo, maaf kami tidak akan segan!" ucap Liong Ta sambil melepaskan kekuatan puncak sebagai pendekar dewa langit tingkat puncak.

" Swhus..." Muncul dua roh naga emas bersamaan dengan raungan kerasnya.

" Whung...." udara  bergetar hebat, bahkan lantai arena pertempuran tersibak dengan batuan yang mengambang dan terbang ke berbagai arah.

Sisik-sisik berwarna ke emasan muncul dan menyelimuti tangan  kanan ke dua jenderal paruh baya tersebut.

Dari luar, prajurit terlihat begitu senang.

" Apakah mereka ingin membunuhnya?" Liong Wijin membatin.

" Aku ingin Jenderal Liong Ta dan Liong Da langsung membunuh jenderal  sombong itu!" ucap Tsui Tang tersenyum senang.

" Sudara Tsui Tang benar. Jenderal rendahan itu akan mendapat pelajaran. Tapi aku ingin dia disiksa terlebih dahulu. Jenderal Liong Ta,  remukan wajahnya!" teriak para prajurit yang di kalahkan oleh Qing Ruo sebelumnya.

Di dalam arena pertempuran.

Kedua jenderal paruh baya itu langsung menyerang Qing Ruo.

" Swhus... swhus..." mereka berdua bergerak dari dua arah yang berbeda sambil melepaskan pukulan tapak naga emas ilahi.

" Dhuar .. dhuar...." ledakan dahsyat bergema.

Pukulan ke dua jenderal itu menghantam ruang hampa.

" Trark...." perisai perlindungan retak.

" Sangat cepat!" ucap Liong Wijin yang terus menyasikan pertempuran dengan  wajah tegang.

Selain itu, semua prajurit terlihat begitu terkejut.

" Ba-bagaiamana mungkin? Dia bahkan dapat menghindari serangan jenderal Liong Ta dan Liong Da!"

Di dalam arena, kedua jenderal itu juga tidak kalah terkejutnya. Walaupun demikian, mereka berdua tidak menurunkan tingkat kewaspadaan dan serangannya.

" Swhus... Swhus...." mereka terus bergerak dan bekerjasama.

Di hadapan mereka, Qing Ruo dengan tenang terus menghidari serangan kedua jenderal itu.

" Hanya bisa menghidar. Tunjukan kekuatanmu itu!" Liong Da kesal.

" Haha..., kalian terlalu lambat seperti keong emas saja.  Aku rasa  nama pasukan naga emas sudah tidak cocok dengan kalian lagi." sambil bergerak menghindar.

Qing Ruo terus memprovokasi kedua jenderal tersebut.

Liong Ta dan Liong Da begitu kesal. Kombinasi serangan mereka berdua benar-nenar terlihat seperti mainan Qing Ruo.

" Jika kamu memang kuat, terima pukulan kami!" ucap Liong Da kesal.

" Jenderal, aku hanya ada di tingkat dasar, bagaimana bisa menahan pukulan  kalian berdua yang berafa ditingkat puncak."

Qing Ruo terus menghindar, dan memprovokasi mereka. Dirinya sengaja melakukan hal itu untuk melihat reaksi dari para jenderal lainnya.

" Dhuar.... dhuar..." suara ledakan terus bergema.

Di dalam arena, mereka bertiga telah  bertukar ratusan jurus, namun satu pukulan pun tidak ada yang mengenai Qing Ruo.

" Jenderal, aku mulai bosan," ucap Qing Ruo tersenyum kecil.

Liong Ta dan Liong Da yang mulai terlihat kelelahan itu begitu murka.

" Baji***n ini,  dia terus-menerus  menghina kita! Apakah kalian masih diam!" suara Liong Ta bergema di dalam pikiran tiga jenderal yang berada di luar arena.

Liong Wijin dan kedua jenderal lainnya saling berpandangan.

" Aku tidak akan terlibat, karena ini sangat memalukan," ucap Liong Wijin menggelengkan kepalanya.

" Jenderal, apa maksud anda?"

" Ingat, ini hanya latih tanding, dan Jenderal Ruo bukanlah musuh kita. Jika kalian terlibat, bukankah hal itu lebih memalukan lagi. Para jenderal Naga Emas mengeroyok satu jenderal Qilin Api."

" Tapi Jenderal Wijin, dia telah mempermalukan pasukan kita berkali-kali."

" Jangan bodoh Kalian. Jika dia mati di tempat ini, Apakah kalian pikir kekaisaran Hanguo akan diam saja? lagipula kalian juga sudah melihat kekuatannya. Jenderal Liong Ta dan Liong Da  saja tidak dapat menyentuhnya." Liong Wijin berpendapat.

" Tapi Jenderal...!?"

" Dia adalah Jenderal termuda dengan kultivasi paling  rendah. Apakah kalian tidak memikirkan hal seperti itu?" 

Kedua Jenderal yang tersisa terdiam. Kata-kata Liong Wijin benar-benar Membuka pikiran mereka.

" Anda benar, dia hanya adalah pendekar Dewa Langit tingkat dasar tetapi Jendral Liong Ta dan Liong Da  tidak dapat menyentuhnya." ucap kedua Jenderal tersebut sambil menatap panggung pertempuran.

" Apa yang kalian tunggu!?"  teriak Liong Ta pada ketiga Jenderal yang berada di luar arena pertempuran.

Liong Ta dan Liong Da yang mulai kelelahan itu hanya bisa mengulur  waktu dan  meminta bantuan kepada tiga jenderal yang berada diluar arena pertempuran. 

" Apakah kalian ingin berhenti?" tanya Qing Ruo. 

" Jenderal Ruo, kamu terlalu menahan diri tunjukkan kekuatanmu pada kami" tantang Liong Da.

" Oh, apakah Jenderal yakin?"

" Tentu saja," jawab Liong Da sambil mengumpulkan kekuatan pada tangan kanannya.

" Saudara Lionh Ta, ini adalah kesempatan kita." ucap Liong Da melalui telepati.

" Swhus... swhus..." Qing Ruo bergerak zigzag sambil mendekati kedua Jenderal itu.

" Plak... plak..." suara tamparan keras bergema.

" Swhus... Swhus..." kedua Jenderal itu terlempar hingga menghantam perisai perlindungan dan merusaknya.

" Akh..." kedua pria paruh baya tersebut meringis sambil memegang pipi kanannya.

" Bagaimana mungkin?!" ucap dari kebersamaan sambil menatap Qing Ruo yang tersenyum lebar padanya.

Di luar perisai perlindungan, para jenderal dan semua prajurit yang ada bahkan sampai berdiri.

" Dia sangat kuat!" ucap semua orang terkejut.

" Baiklah cukup pelajarannya." ucap Qing Ruo Sebelum turun dari arena pertempuran dan kembali pada kursinya lalu duduk dengan tenang.

Liong Ta dan Liong Da masih berdiri pada tempatnya sambil menatap prajurit dengan wajah malu. Walaupun demikian, mereka berdua kini sudah dapat menahan diri.

Dalam pertarungan sebelumnya, mereka berdua menyadari bahwa Qing Ruo benar-benar kuat, dan mereka bukanlah tandingannya.

" Je-jenderal Ruo, anda benar-benar hebat. kami benar-benar buta, karena tidak dapat melihat Kekuatan sejati anda." sambil turun dari panggung pertempuran dan menghampiri Qing Ruo yang duduk pada kursinya.

" Jenderal anda salah, yang kuat itu adalah kalian berdua. jika aku hebat, lalu mengapa tingkat kultivasiku berada di bawah kalian berdua."

Liong Da dan Liong Ta, serta semua prajurit yang ada di tempat itu kini tidak berani lagi mengangkat kepalanya.

" Baiklah karena hari sudah menjelang malam aku akan segera pergi." ucap Qing Ruo santai.

" Jenderal Ruo, sebelum Anda pergi kami mohon beberapa petunjuk dari anda." Liong Wijin bersuara.

Qing Ruo menggelengkan kepalanya. tidak ada yang dapat aku ajarkan pada kalian, karena pasukan naga emas sangat hebat, tetapi aku ingin mengatakan bahwa karakter adalah sesuatu yang perlu kalian perhatikan. jangan tertipu oleh penampilan, dan jangan sombong dengan apa yang dimiliki."

" Jenderal Ruo, terima kasih. Aku juga mohon masalah ini...." Liong Wijin dengan wajah cemas.

" Jenderal Liong Wijin, tenanglah, aku tahu batasannya. Ini hanyalah masalah pribadi, dan aku tidak ingin melibatkan pasukan yang lain, lagi pula aku tidak ingin adanya permusuhan antar dua kekaisaran. tapi aku ingin mengingatkan bahwa pasukan Qilin Api bukanlah pasukan yang dapat kalian pandang sebelah mata. Aku mungkin adalah orang yang dapat menahan diri, tetapi tidak dengan mereka."

" Jenderal Ruo terima kasih." ucap Liong Wijin sambil menangkupkan tangannya dengan hormat.

" Baik, aku akan pergi."

" Jenderal Ruo, mari! Aku akan mengantar anda." Liong Wijin dengan ramah.

" Jendral terima kasih, tapi itu tidak perlu." sambil meninggalkan tempat itu.

Sekali lagi semua orang saling berpandangan.

" Apakah dia bisa melewati perisai mantra formasi yang telah dipasang?"

Terpopuler

Comments

Ainurika Saidah, Amd. Keb

Ainurika Saidah, Amd. Keb

liong

2024-05-15

1

Ainurika Saidah, Amd. Keb

Ainurika Saidah, Amd. Keb

saudara

2024-05-15

0

arif manshur

arif manshur

sabar

2024-05-11

0

lihat semua
Episodes
1 1. Bersama Yan Xiao Er.
2 2. Masih di Kota Taiyang.
3 3. Menikmati Kota Taiyang.
4 4. Rumah Lelang Kota Taiyang
5 5. Aiqing.
6 6. Pembicaraan Qing Ruo dan Qing Ling.
7 7. Yan Xiao Er di Istana Ibukota Kekaisaran Dong.
8 8. Bertemu Kaisar Ning Hao.
9 9. Memasuki Kawasan Terlarang Pasukan Naga Emas.
10 10. Memberi pelajaran.
11 11. Mempermalukan Liong Ta dan Liong Da.
12 12. Pergi Menolong Yan Xiao Er.
13 13. Menemui Yan Xiao Er.
14 14. Bertemu Ye Dongli
15 15. Melawan Ye Dongli.
16 16. Perintah Baru Sang Kaisar.
17 17. Pertemuan di Istana Kerajaan Shouzhi
18 18. Tuan Yang Sama.
19 19. Pelayan Wilayah Timur.
20 20.Meninggalkan kekaisaran Luan.
21 21. Memasuki wilayah Kabut Biru.
22 22. Menangkap Serpihan Kelopak Bunga Teratai Biru.
23 23. Di Dalam Wilayah Kabut Biru.
24 24. Keluar Dari Wilayah Kabut Biru.
25 25. Tiba di Wilayah Jantung Benua Teratai Biru.
26 26. Kabar Buruk.
27 27. Fenomena di Langit Jantung Benua Teratai Biru.
28 28. Tiba di Sekte Gunung Emas.
29 29. Menemui Qing Ruyue.
30 30. Meninggalkan Sekte
31 31. Singgah dalam perjalanan.
32 32. Di kekaisaran Dongnan.
33 33. Tiba di Kerajaan Xin.
34 34. Di Klan Xin.
35 35. Ide Zilong.
36 36. Restu Bai Tian En.
37 37. Calon Permaisuri Kekaisaran Dongnan.
38 38. Tawa di Dalam Aula Istana Terlarang.
39 39. Penyelidikan.
40 40. Sekte Racun Iblis.
41 41. Zilong dan Ying Ke Ai.
42 42. Klan Quan.
43 43. Meninggalkan Klan Quan.
44 44. Markas Racun Iblis.
45 45. Tertangkap dan Menyerahkan Diri.
46 46. Kekacauan Di Dalam Markas Sekte Racun Iblis.
47 47. Meninggalkan Gungung Cao Liang.
48 48. Informasi Pergerakan Sekte Aliran Hitam.
49 49. Quan Ran.
50 50. Cerita Xin Chan.
51 51. Suasana di Klan Xin.
52 52. Cerita Di Dalam Aula Istana.
53 53. Hiburan Sebelum Acara Pernikahan.
54 54. Zilong dan Yong Jun.
55 55. Shen Fangyu Xin.
56 56. Bersama Zilong dan Yong Jun.
57 57. Pernikahan Xin Moshu dan Quan Yuyin 1.
58 58. Pernikahan Xin Moshu dan Quan Yuyin 2.
59 59. Hari terakhir sebelum melanjutkan perjalanan.
60 60. Menuju Wilayah Barat.
61 61. Pembicaraan di Sekte Gunung Emas
62 62. Kota Yan Hai.
63 63. Di Kota Yan Hai.
64 64. Zilong di Rumah Lelang.
65 65. Menguntit Kelompok Aliran Hitam.
66 66. Mengorek Informasi.
67 67. Sekte Tombak Putih I.
68 68. Sekte Tombak Putih II.
69 69. Masih di Kota Yan Hai.
70 70. Meninggalkan Kota Yan Hai.
71 71. Murid Sekte Gunung Salju.
72 72. Memulai Pencarian.
73 73. Memanggil Pasukan Bantuan.
74 74. Pasukan Laut Barat
75 75. Perbincangan di Atas Bilah Pedang Xue Luo.
76 76. Kedatangan Tetua Seke Gunung Salju.
77 77. Menghajar Zi Lang.
78 78. Mempermalukan Murid Sekte Gunung Salju.
79 79. Kemunculan Penghuni Dari Dunia Neraka Kuno.
80 80. Menangkap dan Menawan Musuh.
81 81. Istana Giok Naga.
82 82. Mengaktifkan Mutiara Mata Lautan.
83 83. Meninggalkan Istana Giok Naga.
84 84. Mendatangi Gunung Salju.
85 85. Kemunculan Tetua Agung.
86 86. Membunuh Para Murid Sekte Gunung Salju..
87 87. Alasan di Balik Kemarahan.
88 88. Meninggalkan Sekte Gunung Salju.
89 89. Restoran Kota Mianfei.
90 90. Di Istana Kota Chengshi Bao.
91 91. Masih di Kota Chengshi Bao.
92 92. Gunung Youpin.
93 93. Pergi Ke Istana Gerbang Timur.
94 94. Pembicaraan di Istana Gerbang Timur I.
95 95. Pembicaraan di Istana Gerbang Timur II.
96 96. Pergi ke wilayah barat.
97 97. Tiba di Kota Perak.
98 98. Kebersamaan di Aula Vila Bambu Emas.
99 99. Masih di Kota Perak.
100 100. Meninggalkan Vila Bambu Emas.
101 101. Meninggalkan Kota Perak.
102 102. Di Ibu Kota Kekaisaran Dongnan.
103 103. Berurusan Dengan Pihak Kamanan Kota.
104 104. Di Aula istana kehakiman.
105 105. Utusan Kekaisaran Qian.
106 106. Menuju Wilayah Perbatasan Kekaisaran.
107 107. Di Wilayah Perbatasan.
108 108. Penobatan permaisuri ke kaisaran Dongnan.
109 109. Dendam Klan Pemilik Dinasti Sebelumnya.
110 110. Meninggalkan Kota Dongnan.
111 111. Gunung Elang Hitam.
112 112. Menuju Wilayah Perbatasan Kekaisaran Dongnan.
113 113. Tiba di Wilayah Perbatasan.
114 114. Pertarungan di Wilayah Netral.
115 115. Pasukan Elit dari Neraka Kuno.
116 116. Menangkap Dua Tawanan.
117 117. Memperalat Mata-Mata Kekaisaran Qian.
118 118. Menangkap Para Jenderal Kekaisaran Qian.
119 119. Kekacauan di Ibukota Kekaisaran Qian.
120 120. Kota Xiao Qian.
121 121. Mendatangi Barak Pasukan Kekaisaran Qian.
122 122. Mengacau di Barak Pasukan Kekaisaran Qian.
123 123. Masih di Kekaisaran Qian.
124 124. Tiba di Sekte Gunung Emas.
125 125. Memperbaiki Bejana Tingkat Bumi.
126 126. Pendekar Tingkat Dewa Surga.
127 127. Pertemuan I.
128 128. Pertemuan II.
129 129. Pembicaraan di Dalam Dunia Jiwa.
130 130. Melatih Para Murid.
131 131. Masih Melatih Para Murid.
132 132. Meninggalkan sekte.
133 133. Pulau Es Biru.
134 134. Latar belakang Mogui Tufu.
135 135. Memasuki Dunia Neraka Kuno.
136 136. Dasar Danau Huangwu.
137 137. Kota Jiyi.
138 138. Bertemu Yin Meili.
139 139. Istana Kota Jiyi.
140 140. Masih Di Kota Jiyi.
141 141. Meninggalkan kota Jiyi.
142 142. Kota Dingzhi Diyu
143 143. Organisasi Petarung Gelap.
144 144. Menyewa Pembunuh Bayaran.
145 145. Meninggalkan Kota Dingzhi Diyu.
146 146. Gunung Mu Diyu.
147 147. Menuju kota Zai Si.
148 148. Penginapan kota Zai Si.
149 149. Rencana Di Kota Zai Si.
150 150. Rencana Qing Ruo dengan Yu Shie.
151 151. Kebersamaan Bersama Sang Istri.
152 152. Menjual senjata.
153 153. Memperbaiki Senjata.
154 154. Menjual senjata.
155 155. Ma Fan.
156 156. Di Mulainya Acara Lelang.
157 157. Acara lelang.
158 158. Lelang senjata
159 159. Akhir dari Lelang Senjata.
160 160. Meninggalkan Kota Zai Si.
161 161. Tiba di Gunung Tengkorak.
162 162. Mendapatkan pelayan.
163 163. Meninggalkan gunung tengkorak.
164 164. Kota Yang Diyu.
165 165. Meninggalkan Kota Yang Diyu.
166 166. Kota Hei Tougu
167 167. Gunung Hewan Iblis.
168 168. Kawasan Dalam Gunung Hewan Iblis.
169 169. Berburu Hewan Buas.
170 170. Meninggalkan Gunung Hewan Iblis.
171 171. Meninggalkan Kota Hei Tougu.
172 172. Bandit Gada Perak.
173 173. Memasuki Dunia Kecil Klan Yang.
174 174. Di Dalam Dunia Kecil Yang.
175 175. Meninggalkan Dunia kecil Yang.
176 176. Singgah di Kota Wenyi
177 177. Kota Dankeng.
178 178. Permainan di Dalam Istana.
179 179. Memancing Mogui Tufu.
180 180. Melawan Mogui Tufu
181 181. Mengalahkan Mogui Tufu
182 182. Melarikan Diri.
183 183. Terus Bergerak dan Berpisah.
184 184. Tiba di Kota An Shi
185 185. Kekacauan di Kota An Shi.
186 186. Meninggalkan kota An Shi.
187 187. Melewati Danau Hei Hu.
188 188. Keturunan Tian Kong Yu Yang Lainnya.
189 189. Desa Huagui.
190 190. Hutan Rawa Ular.
191 191. Bertemu Mogui Nan dan Rombongannya.
192 192. Kekacauan di Dalam Lorong.
193 193. Memasuki Kota Da Men.
194 194.Di Kota Da Men I.
195 195. Di Kota Da Men II.
196 196. Meninggalkan Dunia Neraka Kuno.
197 197. Kembali Ke Benua Teratai Biru.
198 198. Altar Jalan Kuno Lainnya.
199 199. Istana Gerbang Timur.
200 200. Istana Gerbang Timur II.
201 201. Klan Bei
202 202. Meninggalkan Klan Bei.
203 203. Gunung Naga Putih.
204 204. Meninggalkan Gunung Naga Putih.
205 205. Tiba di Sekte Gunung Emas.
206 206. Menuju Gunung Daun.
207 207. Gunung Daun.
208 208. Penyelidikan.
209 209. Melawan Prajurit Pagoda Emas Tiga Lantai.
210 210. Situ Haoran.
211 211. Memasuki Pagoda Emas Tiga Lantai.
212 212. Pagoda Hitam Elemen Api.
213 213. Naik Tingkat.
214 214. Menerima Tantangan.
215 215. Akhir Dari Pertempuran Hidup dan Mati.
216 216. Informasi Untuk Zilong.
217 217. Kitab Ketujuh Dewa Luo.
218 218. Dimulainya Acara Kejayaan Sekte.
219 219. Pertarungan She Mei Lu.
220 220. Rencana Mianmao.
221 221. An Leng.
222 222. pembicaraan An Leng dan Qing Ruo.
223 223. Pulau Xingshi.
224 224. Pengalihan.
225 225. Di Wilayah Barat.
226 226. Di Kota Perak.
227 227. Villa Bambu Emas.
228 228. Meninggalkan kota perak.
229 229. Di Sekte Gunung Emas.
230 230. Meninggalkan sekte.
231 231. Misi Yang Buruk
232 232. Rencana bersama An Leng.
233 233. Cerita Qing Xia.
234 234. Pembicaraan bersama para komandan.
235 235. Rencana Bersama Para Komandan.
236 236. Di Gunung Leluhur.
237 237. Di Klan Chie.
238 238. Masih Di Klan Chie.
239 239. Meninggalkan Klan Chie.
240 240. Tanda Suci.
241 241. Pembicaraan Di Dalam Istana Gerbang Timur.
242 242. Strategi Qing Ruo.
243 243. Misi Rahasia Murid Klan Dewa Api.
244 244. Rencana Qing Ruo pada Klan Dewa Api.
245 245. Dunia Kecil Huo I.
246 246. Dunia Kecil Huo II.
247 247. Dunia kecil Huo III.
248 248. Masih di Dalam Dunia Kecil Huo.
249 249. Tiba di Perbatasan Gurun Duyou.
250 250. Gunung Diyu.
251 251. Kembali ke Gunung Daun.
252 252. Jenderal Fang An.
253 253. Kebersamaan di Istana Giok Biru.
254 254. Rencana Qing Ruo.
255 255. Tantangan Fang An.
256 256. Kekalahan Wu Kang.
257 257. Provokasi Qing Ruo
258 258. Dimulainya kekacauan.
259 259. He Qian dan Fan Teng.
260 260. Pertempuran di dalam dunia kecil emas lantai dua.
261 261. Lang Chuan.
262 262. Melawan Lang Chuan.
263 263. Membunuh Lang Chuan.
264 264. Baili Kuangsheng.
265 265. Tantangan pada Baili Kuangsheng.
266 266. Tewasnya Lingdong Zhe.
267 267. Melawan Baili Kuangsheng I.
268 268. Melawan Baili Kuangsheng II.
269 269. Pengakuan Pasukan Pagoda Emas Tiga Lantai.
270 270. Pergerakan di Jantung Benua Teratai Biru.
271 271. Kekacauan Sekte Aliran Hitam I.
272 272. Kekacauan Sekte Aliran Hitam II.
273 273. Pertempuran Aliran Hitam dan Aliran Putih I.
274 274. Pertempuran Aliran Hitam dan Aliran Putih II.
275 275. Berakhirnya Acara Kejayaan Sekte.
276 276. Lan Yue.
277 277. Tubuh Semi Abadi Liannya.
278 278. Tubuh Semi Abadi Bunga Emas.
279 279. Reaksi Para Tetua Aliran Hitam.
280 280. Aturan Baru Qing Ruo.
281 281. Rencana Qing Ruo.
282 282. Di Istana Gerbang Timur.
283 283. Dalu Wang Heng.
284 284. Dalu Wu Zhe.
285 285. Rencana Dalu Wu Zhe.
286 286. Perbincangan Qing Ruo.
287 287. Rencana Qing Ruo dan Pergerakan Musuh.
288 288. Qing Lian An.
289 289. Kebersamaan di Dalam Dunia jiwa.
290 290. Kebersamaan di Dalam Dunia Jiwa I.
291 291. Kebersamaan di dalam dunia Jiwa II.
292 292. Meninggalkan Dunia Kecil Petir Kuno.
293 293. Persiapan Qing Ruo.
294 294. Melawan Dalu Dong Mang dan Dalu Ying Ao I.
295 295. Melawan Dalu Dong Mang dan Dalu Ying Ao II.
296 296. Perpisahan I.
297 297. Perpisahan II.
298 298. Di Klan Shen Yun.
299 299. Persiapan di Gunung Dalu.
300 300. Persiapan di Gunung Dalu II.
301 301. Di Mulainya pertempuran.
302 302. Pertempuran I.
303 303. Pertempuran II.
304 304. Pertempuran III
305 305. Akhir dari Pertempuran.
306 Pengumuman.
307 Pengumuman 2.
Episodes

Updated 307 Episodes

1
1. Bersama Yan Xiao Er.
2
2. Masih di Kota Taiyang.
3
3. Menikmati Kota Taiyang.
4
4. Rumah Lelang Kota Taiyang
5
5. Aiqing.
6
6. Pembicaraan Qing Ruo dan Qing Ling.
7
7. Yan Xiao Er di Istana Ibukota Kekaisaran Dong.
8
8. Bertemu Kaisar Ning Hao.
9
9. Memasuki Kawasan Terlarang Pasukan Naga Emas.
10
10. Memberi pelajaran.
11
11. Mempermalukan Liong Ta dan Liong Da.
12
12. Pergi Menolong Yan Xiao Er.
13
13. Menemui Yan Xiao Er.
14
14. Bertemu Ye Dongli
15
15. Melawan Ye Dongli.
16
16. Perintah Baru Sang Kaisar.
17
17. Pertemuan di Istana Kerajaan Shouzhi
18
18. Tuan Yang Sama.
19
19. Pelayan Wilayah Timur.
20
20.Meninggalkan kekaisaran Luan.
21
21. Memasuki wilayah Kabut Biru.
22
22. Menangkap Serpihan Kelopak Bunga Teratai Biru.
23
23. Di Dalam Wilayah Kabut Biru.
24
24. Keluar Dari Wilayah Kabut Biru.
25
25. Tiba di Wilayah Jantung Benua Teratai Biru.
26
26. Kabar Buruk.
27
27. Fenomena di Langit Jantung Benua Teratai Biru.
28
28. Tiba di Sekte Gunung Emas.
29
29. Menemui Qing Ruyue.
30
30. Meninggalkan Sekte
31
31. Singgah dalam perjalanan.
32
32. Di kekaisaran Dongnan.
33
33. Tiba di Kerajaan Xin.
34
34. Di Klan Xin.
35
35. Ide Zilong.
36
36. Restu Bai Tian En.
37
37. Calon Permaisuri Kekaisaran Dongnan.
38
38. Tawa di Dalam Aula Istana Terlarang.
39
39. Penyelidikan.
40
40. Sekte Racun Iblis.
41
41. Zilong dan Ying Ke Ai.
42
42. Klan Quan.
43
43. Meninggalkan Klan Quan.
44
44. Markas Racun Iblis.
45
45. Tertangkap dan Menyerahkan Diri.
46
46. Kekacauan Di Dalam Markas Sekte Racun Iblis.
47
47. Meninggalkan Gungung Cao Liang.
48
48. Informasi Pergerakan Sekte Aliran Hitam.
49
49. Quan Ran.
50
50. Cerita Xin Chan.
51
51. Suasana di Klan Xin.
52
52. Cerita Di Dalam Aula Istana.
53
53. Hiburan Sebelum Acara Pernikahan.
54
54. Zilong dan Yong Jun.
55
55. Shen Fangyu Xin.
56
56. Bersama Zilong dan Yong Jun.
57
57. Pernikahan Xin Moshu dan Quan Yuyin 1.
58
58. Pernikahan Xin Moshu dan Quan Yuyin 2.
59
59. Hari terakhir sebelum melanjutkan perjalanan.
60
60. Menuju Wilayah Barat.
61
61. Pembicaraan di Sekte Gunung Emas
62
62. Kota Yan Hai.
63
63. Di Kota Yan Hai.
64
64. Zilong di Rumah Lelang.
65
65. Menguntit Kelompok Aliran Hitam.
66
66. Mengorek Informasi.
67
67. Sekte Tombak Putih I.
68
68. Sekte Tombak Putih II.
69
69. Masih di Kota Yan Hai.
70
70. Meninggalkan Kota Yan Hai.
71
71. Murid Sekte Gunung Salju.
72
72. Memulai Pencarian.
73
73. Memanggil Pasukan Bantuan.
74
74. Pasukan Laut Barat
75
75. Perbincangan di Atas Bilah Pedang Xue Luo.
76
76. Kedatangan Tetua Seke Gunung Salju.
77
77. Menghajar Zi Lang.
78
78. Mempermalukan Murid Sekte Gunung Salju.
79
79. Kemunculan Penghuni Dari Dunia Neraka Kuno.
80
80. Menangkap dan Menawan Musuh.
81
81. Istana Giok Naga.
82
82. Mengaktifkan Mutiara Mata Lautan.
83
83. Meninggalkan Istana Giok Naga.
84
84. Mendatangi Gunung Salju.
85
85. Kemunculan Tetua Agung.
86
86. Membunuh Para Murid Sekte Gunung Salju..
87
87. Alasan di Balik Kemarahan.
88
88. Meninggalkan Sekte Gunung Salju.
89
89. Restoran Kota Mianfei.
90
90. Di Istana Kota Chengshi Bao.
91
91. Masih di Kota Chengshi Bao.
92
92. Gunung Youpin.
93
93. Pergi Ke Istana Gerbang Timur.
94
94. Pembicaraan di Istana Gerbang Timur I.
95
95. Pembicaraan di Istana Gerbang Timur II.
96
96. Pergi ke wilayah barat.
97
97. Tiba di Kota Perak.
98
98. Kebersamaan di Aula Vila Bambu Emas.
99
99. Masih di Kota Perak.
100
100. Meninggalkan Vila Bambu Emas.
101
101. Meninggalkan Kota Perak.
102
102. Di Ibu Kota Kekaisaran Dongnan.
103
103. Berurusan Dengan Pihak Kamanan Kota.
104
104. Di Aula istana kehakiman.
105
105. Utusan Kekaisaran Qian.
106
106. Menuju Wilayah Perbatasan Kekaisaran.
107
107. Di Wilayah Perbatasan.
108
108. Penobatan permaisuri ke kaisaran Dongnan.
109
109. Dendam Klan Pemilik Dinasti Sebelumnya.
110
110. Meninggalkan Kota Dongnan.
111
111. Gunung Elang Hitam.
112
112. Menuju Wilayah Perbatasan Kekaisaran Dongnan.
113
113. Tiba di Wilayah Perbatasan.
114
114. Pertarungan di Wilayah Netral.
115
115. Pasukan Elit dari Neraka Kuno.
116
116. Menangkap Dua Tawanan.
117
117. Memperalat Mata-Mata Kekaisaran Qian.
118
118. Menangkap Para Jenderal Kekaisaran Qian.
119
119. Kekacauan di Ibukota Kekaisaran Qian.
120
120. Kota Xiao Qian.
121
121. Mendatangi Barak Pasukan Kekaisaran Qian.
122
122. Mengacau di Barak Pasukan Kekaisaran Qian.
123
123. Masih di Kekaisaran Qian.
124
124. Tiba di Sekte Gunung Emas.
125
125. Memperbaiki Bejana Tingkat Bumi.
126
126. Pendekar Tingkat Dewa Surga.
127
127. Pertemuan I.
128
128. Pertemuan II.
129
129. Pembicaraan di Dalam Dunia Jiwa.
130
130. Melatih Para Murid.
131
131. Masih Melatih Para Murid.
132
132. Meninggalkan sekte.
133
133. Pulau Es Biru.
134
134. Latar belakang Mogui Tufu.
135
135. Memasuki Dunia Neraka Kuno.
136
136. Dasar Danau Huangwu.
137
137. Kota Jiyi.
138
138. Bertemu Yin Meili.
139
139. Istana Kota Jiyi.
140
140. Masih Di Kota Jiyi.
141
141. Meninggalkan kota Jiyi.
142
142. Kota Dingzhi Diyu
143
143. Organisasi Petarung Gelap.
144
144. Menyewa Pembunuh Bayaran.
145
145. Meninggalkan Kota Dingzhi Diyu.
146
146. Gunung Mu Diyu.
147
147. Menuju kota Zai Si.
148
148. Penginapan kota Zai Si.
149
149. Rencana Di Kota Zai Si.
150
150. Rencana Qing Ruo dengan Yu Shie.
151
151. Kebersamaan Bersama Sang Istri.
152
152. Menjual senjata.
153
153. Memperbaiki Senjata.
154
154. Menjual senjata.
155
155. Ma Fan.
156
156. Di Mulainya Acara Lelang.
157
157. Acara lelang.
158
158. Lelang senjata
159
159. Akhir dari Lelang Senjata.
160
160. Meninggalkan Kota Zai Si.
161
161. Tiba di Gunung Tengkorak.
162
162. Mendapatkan pelayan.
163
163. Meninggalkan gunung tengkorak.
164
164. Kota Yang Diyu.
165
165. Meninggalkan Kota Yang Diyu.
166
166. Kota Hei Tougu
167
167. Gunung Hewan Iblis.
168
168. Kawasan Dalam Gunung Hewan Iblis.
169
169. Berburu Hewan Buas.
170
170. Meninggalkan Gunung Hewan Iblis.
171
171. Meninggalkan Kota Hei Tougu.
172
172. Bandit Gada Perak.
173
173. Memasuki Dunia Kecil Klan Yang.
174
174. Di Dalam Dunia Kecil Yang.
175
175. Meninggalkan Dunia kecil Yang.
176
176. Singgah di Kota Wenyi
177
177. Kota Dankeng.
178
178. Permainan di Dalam Istana.
179
179. Memancing Mogui Tufu.
180
180. Melawan Mogui Tufu
181
181. Mengalahkan Mogui Tufu
182
182. Melarikan Diri.
183
183. Terus Bergerak dan Berpisah.
184
184. Tiba di Kota An Shi
185
185. Kekacauan di Kota An Shi.
186
186. Meninggalkan kota An Shi.
187
187. Melewati Danau Hei Hu.
188
188. Keturunan Tian Kong Yu Yang Lainnya.
189
189. Desa Huagui.
190
190. Hutan Rawa Ular.
191
191. Bertemu Mogui Nan dan Rombongannya.
192
192. Kekacauan di Dalam Lorong.
193
193. Memasuki Kota Da Men.
194
194.Di Kota Da Men I.
195
195. Di Kota Da Men II.
196
196. Meninggalkan Dunia Neraka Kuno.
197
197. Kembali Ke Benua Teratai Biru.
198
198. Altar Jalan Kuno Lainnya.
199
199. Istana Gerbang Timur.
200
200. Istana Gerbang Timur II.
201
201. Klan Bei
202
202. Meninggalkan Klan Bei.
203
203. Gunung Naga Putih.
204
204. Meninggalkan Gunung Naga Putih.
205
205. Tiba di Sekte Gunung Emas.
206
206. Menuju Gunung Daun.
207
207. Gunung Daun.
208
208. Penyelidikan.
209
209. Melawan Prajurit Pagoda Emas Tiga Lantai.
210
210. Situ Haoran.
211
211. Memasuki Pagoda Emas Tiga Lantai.
212
212. Pagoda Hitam Elemen Api.
213
213. Naik Tingkat.
214
214. Menerima Tantangan.
215
215. Akhir Dari Pertempuran Hidup dan Mati.
216
216. Informasi Untuk Zilong.
217
217. Kitab Ketujuh Dewa Luo.
218
218. Dimulainya Acara Kejayaan Sekte.
219
219. Pertarungan She Mei Lu.
220
220. Rencana Mianmao.
221
221. An Leng.
222
222. pembicaraan An Leng dan Qing Ruo.
223
223. Pulau Xingshi.
224
224. Pengalihan.
225
225. Di Wilayah Barat.
226
226. Di Kota Perak.
227
227. Villa Bambu Emas.
228
228. Meninggalkan kota perak.
229
229. Di Sekte Gunung Emas.
230
230. Meninggalkan sekte.
231
231. Misi Yang Buruk
232
232. Rencana bersama An Leng.
233
233. Cerita Qing Xia.
234
234. Pembicaraan bersama para komandan.
235
235. Rencana Bersama Para Komandan.
236
236. Di Gunung Leluhur.
237
237. Di Klan Chie.
238
238. Masih Di Klan Chie.
239
239. Meninggalkan Klan Chie.
240
240. Tanda Suci.
241
241. Pembicaraan Di Dalam Istana Gerbang Timur.
242
242. Strategi Qing Ruo.
243
243. Misi Rahasia Murid Klan Dewa Api.
244
244. Rencana Qing Ruo pada Klan Dewa Api.
245
245. Dunia Kecil Huo I.
246
246. Dunia Kecil Huo II.
247
247. Dunia kecil Huo III.
248
248. Masih di Dalam Dunia Kecil Huo.
249
249. Tiba di Perbatasan Gurun Duyou.
250
250. Gunung Diyu.
251
251. Kembali ke Gunung Daun.
252
252. Jenderal Fang An.
253
253. Kebersamaan di Istana Giok Biru.
254
254. Rencana Qing Ruo.
255
255. Tantangan Fang An.
256
256. Kekalahan Wu Kang.
257
257. Provokasi Qing Ruo
258
258. Dimulainya kekacauan.
259
259. He Qian dan Fan Teng.
260
260. Pertempuran di dalam dunia kecil emas lantai dua.
261
261. Lang Chuan.
262
262. Melawan Lang Chuan.
263
263. Membunuh Lang Chuan.
264
264. Baili Kuangsheng.
265
265. Tantangan pada Baili Kuangsheng.
266
266. Tewasnya Lingdong Zhe.
267
267. Melawan Baili Kuangsheng I.
268
268. Melawan Baili Kuangsheng II.
269
269. Pengakuan Pasukan Pagoda Emas Tiga Lantai.
270
270. Pergerakan di Jantung Benua Teratai Biru.
271
271. Kekacauan Sekte Aliran Hitam I.
272
272. Kekacauan Sekte Aliran Hitam II.
273
273. Pertempuran Aliran Hitam dan Aliran Putih I.
274
274. Pertempuran Aliran Hitam dan Aliran Putih II.
275
275. Berakhirnya Acara Kejayaan Sekte.
276
276. Lan Yue.
277
277. Tubuh Semi Abadi Liannya.
278
278. Tubuh Semi Abadi Bunga Emas.
279
279. Reaksi Para Tetua Aliran Hitam.
280
280. Aturan Baru Qing Ruo.
281
281. Rencana Qing Ruo.
282
282. Di Istana Gerbang Timur.
283
283. Dalu Wang Heng.
284
284. Dalu Wu Zhe.
285
285. Rencana Dalu Wu Zhe.
286
286. Perbincangan Qing Ruo.
287
287. Rencana Qing Ruo dan Pergerakan Musuh.
288
288. Qing Lian An.
289
289. Kebersamaan di Dalam Dunia jiwa.
290
290. Kebersamaan di Dalam Dunia Jiwa I.
291
291. Kebersamaan di dalam dunia Jiwa II.
292
292. Meninggalkan Dunia Kecil Petir Kuno.
293
293. Persiapan Qing Ruo.
294
294. Melawan Dalu Dong Mang dan Dalu Ying Ao I.
295
295. Melawan Dalu Dong Mang dan Dalu Ying Ao II.
296
296. Perpisahan I.
297
297. Perpisahan II.
298
298. Di Klan Shen Yun.
299
299. Persiapan di Gunung Dalu.
300
300. Persiapan di Gunung Dalu II.
301
301. Di Mulainya pertempuran.
302
302. Pertempuran I.
303
303. Pertempuran II.
304
304. Pertempuran III
305
305. Akhir dari Pertempuran.
306
Pengumuman.
307
Pengumuman 2.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!