[Itu Karena anda belum menerobos batasan level yang ditentukan.]
'Bagaimana caranya menerobos batasan tersebut?' Tanya Shido ke Ciel.
[Anda hanya memakan buah Evolusi untuk menerobos batasan tersebut. Akan tetapi buah Evolusi sudah punah Jutaan Tahun yang lalu.]
'Ciel apakah di Shop ada buah Evolusi? Kenapa buah evolusi bisa punah?' Tanya Shido ke Ciel.
[Di Shop ada segalanya tuan. Buah Evolusi punah karena jutaan tahun lalu semua ras (selain Ras Angel dan Ras God) merebutkan buah Evolusi, sampai mengakibatkan perang yang sangat besar dan mengakibatkan 1 benua hancur hanya menyisakan tanah tandus...]
'Tunggu Ciel, apa maksudmu 1 benua hancur, apakah dunia ini dulu mempunyai benua lain?' Tanya Shido yang memotong ucapan Ciel.
[Benar tuan. Dulu Dunia ini memiliki 3 benua :
• Benua Utama.
× Benua ini adalah benua yang sekarang tuan tempati.
• Benua Azeroth.
× Benua yang memilki tanah yang paling subur akan tetapi benua ini tidak ada satupun makhluk hidup yang menempatinya. Benua ini juga adalah benua yang hancur karena peperangan.
• Benua Apung.
× Benua yang mengapung di langit dan benua adalah benua yang menampung pohon buah Evolusi. ]
[ Karena peperangan sudah memanas sampai menghancurkan 1 benua. Para Dewa geram dan menghukum para ras(Kecuali ras Angel dan God) dan membatasi Level mereka hanya sampai 10.000, bukan hanya itu saja para Dewa melenyapkan Benua Azeroth dan Benua Apung beserta isinya dan menghapus Buah Evolusi dari sistem dunia.]
'Ciel apakah para Shadow Soldier ku bisa berevolusi?' Tanya Shido.
[Tidak bisa tuan, karena mereka pada awalnya sudah mati dan sudah tidak bisa berevolusi hanya saja tingkat kekuatan mereka meningkat.]
'Kalau begitu, Ciel beli 2 buah Evolusi.' Ucap Shido
[Pembelian Selesai.]
'Aku harus istirahat terlebih dahulu.' Ucap Shido.
Selang beberapa menit Shido tertidur dengan pulas.
Pagi Hari
Sinar mentari menyinari kamar mereka berdua.
'Hoam..Sudah pagi ya.' Ucap Shido sambil melihat ke sampingnya.
"Akane ayo bangun ini sudah pagi." Ucap Shido.
"Emm." Lirih Akane.
Setelah beberapa menit akhirnya Akane bangun dan mencium Shido, bagi Akane mencium Shido di pagi hari adalah kebutuhan nya untuk mengisi energi.
"Ayo kita mandi setelah itu makan, ada yang ingin ku bicarakan." Ucap Shido ke Akane.
"Baiklah." Balas Akane.
...
...
"Shido aku akan memasak dan kamu bersihkan meja dan piring!" Perintah Akane ke Shido.
"Baiklah." Balas Shido.
Setelah itu Akane memasak makanan untuk dirinya dan Shido, sedangkan Shido membersihkan piring dan meja.
20 Menit Kemudian
""Selamat Makan."" Ucap mereka berdua.
Mereka makan dengan lahap tanpa menyisakan makanan karena mereka memilki prinsip yang menyatakan 'Makanan tidak boleh di sia-sia kan.'
""Terima Kasih Atas Makanannya."" Ucap mereka berdua.
Mereka berdua lalu membersihkan meja dan piring bekas makanan.
"Shido apa hal yang akan kamu bicarakan kepadaku?" Tanya Akane.
"Kita pergi ke ruang tamu terlebih dahulu." Balas Shido.
"Baiklah." Ucap Akane.
...
Setelah sampai di ruang tamu Shido dan Akane duduk bersebelahan di kursi.
"Kau tau level kita sudah tidak bisa naik lagi kan." Ucap Shido.
"Ya, bahkan exp kita sudah melewati batas." Balas Akane.
"Itu karena batasan Level di Dunia ini adalah Level 10.000 dan untuk menerobos batasan level tersebut adalah dengan cara memakan buah Evolusi." Ucap Shido.
"Shido apakah kalau mengkonsumsi Buah Evolusi akan menderita rasa sakit?" Tanya Akane.
"Tunggu dulu, akan kutanyakan ke Ciel terlebih dahulu." Balas Shido.
"Ciel? Siapa itu Ciel, Shido jelaskan kepadaku." Ucap Akane dengan nada mengintrogasi saat mendengar nama perempuan dari mulut suaminya.
"Tenang saja Akane, Ciel adalah nama System milikku." Balas Shido.
Stelah mendengarkan penjelasan suaminya akhirnya Akane bisa menenangkan suasana hatinya.
'Ciel apakah pengguna akan menerima rasa sakit saat mengkonsumsi Buah Evolusi?' Tanya Shido.
[Benar tuan. Pengguna akan menerima rasa sakit yang amat kuat karena pada saat proses Evolusi tersebut sel-sel dan tulang pengguna akan di bentuk ulang.]
"Benar Akane. Orang yang mengkonsumsi Buah Evolusi akan menderita rasa sakit yang amat kuat." Ucap Shido.
"Jadi begitu ya." Balas Akane.
"Memangnya kenapa kau bertanya tentang itu Akane, biasanya kau tidak peduli dengan rasa sakit." Ucap Shido.
"Sebenarnya saat kita menikah dulu System milikku memberikan Panduan Tentang Menjadi Istri Yang Baik. Saat itu aku merasa Panduan itu menunjukkan bahwa aku sudah menikah dan tadi pagi System milikku memberikan panduan baru, panduan itu membuatku terkejut dan juga senang." Balas Akane.
"Memangnya apa yang kau dapat panduan apa Akane?" Tanya Shido dengan penasaran.
"Setelah mendengar ucapan ku nanti apakah kau akan marah." Balas Akane.
"Aku tidak akan marah Akane, aku akan marah kalau orang yang kumarahi membuat kesalahan." Ucap Shido.
"Emm.." Balas Akane dengan anggukan.
"Jadi Panduan apa yang kau dapatkan Akane." Ucap Shido.
"Panduan yang kudapat adalah Panduan Tentang Menjaga dan Merawat Kandungan." Balas Akane.
"Jadi kau hamil Akane?" Tanya Shido dengan antusias.
"Ya, aku hamil Shido. Apakah kau marah Shido?" Balas Akane.
"Mana mungkin aku marah, malah ini membuatku sangat senang dan aku tidak menyangka akan memilki seorang anak." Ucap Shido.
"Itu salahmu karena melakukan itu setiap hari tanpa pengaman." Balas Akane dengan wajah yang memerah.
"Bukankan kamu yang bilang kalau menggunakan pengaman itu ada yang mengganjal." Bisik Shido di dekat telinga Akane..
Seketika telinga dan pipi Akane berubah menjadi merah karena malu.
"Tolong rawat dengan baik anak kita Akane." Ucap Shido.
"Aku pasti akan merawatnya." Balas Akane dengan senyuman.
6 Bulan Kemudian.
Selama 6 bulan ini Shido selalu menjaga dan memanjakan Akane dan saat ini perut Akane mulai membesar.
"Akane aku akan melakukan proses Evolusi mungkin membutuhkan waktu yang lama, aku akan meminta Ciel dan para Shadow Soldier ku untuk menjaga mu." Ucap Shido.
"Baik. Aku akan menunggumu Shido." Balas Akane dengan lembut.
'Ciel gunakan bentuk fisikmu untuk menjaga Akane.' Ucap Shido.
[Baik Tuan...Proses Pembentukan Tubuh Fisik...
1%
28%
49%
62%
99%
100%
Proses Selesai.]
Lalu muncul sosok gadis cantik berumur sekitar 15 tahun, gadis itu memilki rambut dan mata yang bewarna emas.
"Selamat Pagi Tuan." Ucap Gadis itu.
"Apakah kau itu Ciel?" Tanya Shido ke gadis itu.
"Benar Tuan, saya Ciel." Jawab Ciel.
"Baiklah, Ciel tolong jaga istriku saat aku melakukan Evolusi!" Perintah Shido ke Ciel.
"Baik tuan, saya akan menjaga nyonya selama anda melakukan Evolusi." Balas Ciel
"Apakah kamu itu System milik Shido Ciel-san." Ucap Akane ke Ciel.
"Benar Nyonya dan tolong panggil saya tanpa -san pada belakang nama saya." Balas Ciel.
"Mohon bantuannya Ciel." Ucap Akane.
"Saya juga Nyonya." Balas Ciel
Melihat keakraban antara Akane dan Ciel membuat Shido bahagia.
'Para Shadow Soldierku dengarkan perintahku. Kalian harus menjaga istriku saat aku akan mengalami proses Evolusi!' Perintah Shido ke para Shadow Soldier nya.
"Inventory Open : Buah Evolusi." Ucap Shido.
Lalu muncul buah berwarna emas dengan bentuk bundar dan ukuran seperti buah apel. Shido langsung memakannya.
'Rasanya sangat manis dan lezat, tapi ini hanya awalnya saja.' Batin Shido.
Seketika Shido diselimuti oleh aura emas setelah itu aura emas itu membentuk kepompong dengan Shido didalamnya.
"Ciel apakah Shido akan baik-baik saja?" Tanya Akane ke Ciel.
"Tuan akan baik-baik saja Nyonya." Balas Ciel.
...----------------...
...----------------...
Sekian Dari Chapter Ini. Saya Ucapkan Terima Kasih Banyak Karena Sudah Sempat Untuk Membaca Novel Karya Saya🙏🙏🙏 Dan Terima Kasih Juga Untuk Sudah Vote🙏🙏
...😆Happy Reading😆...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments
W. Saputro
kebanyakan liatin setatus bentar2 jd males bacanya thorrr.mending klok per 5 bcaan.ini ksng diulang lagi per updet...🙏🙏🙏 bkn bnyak ngeluh.jd bacanya males bnget cmn baca setatus.gak kena critanya jdnya malah cmn liatin setatus...🙏🙏🙏🙏🙏
2022-06-23
0
Anonymous
Thor awal banget hamilnya
2022-04-13
0
Yor Forger.
Akeni Hamil❤️
2021-10-11
2