Setelah selesai beristirahat Shido mulai melanjutkan perjalannya dia berjalan dengan sabar, setelah sekian lama berjalan Shido mulai menyadari kalau dia tidak merasa kelelahan, mengantuk, kelaparan maupun kehausan.
"Lorong apa ini, aku sudah berjalan selama beberapa jam tapi masih belum menemukan jalan keluar sekalipun dan aku juga tidak merasa kelelahan, mengantuk, kelaparan maupun kehausan." Ucap Shido dengan tanda tanya di atas kepalanya.
"Padahal beberapa jam lalu aku merasa kelelahan." Lanjutnya.
Shido memilih melanjutkan perjalanannya dibandingkan memikirkan sesuatu yang belum pasti.
1 Hari Kemudian
"Ini aneh aku sudah berjalan selama sehari tapi belum menemukan jalannya." Ucapnya dengan nada sedikit pasrah.
"Shido kau tidak boleh putus asa, kau harus menemukan jalannya bahkan harus menempuh waktu beberapa tahun." Lanjutnya sambil menyemangati dirinya sendiri.
1 Minggu Kemudian
"..."
1 Bulan Kemudian
"..."
1 Tahun Kemudian
Selama 1 tahun berjalan dia masih belum menemukan jalan keluar tapi dia masih tetap sabar.
(Author note : Kalau author sendiri mengalami hal seperti ini udah kayak orang gila mungkin..)
100 Tahun Kemudian
Setelah 100 tahun akhirnya dia melihat sebuah pintu di ujung lorong tersebut. Pintu tersebut mengeluarkan cahaya putih, melihat itu Shido langsung berlari menuju pintu.
"Yoshaaaaa.... Akhirnya aku menemukan jalar keluar. Setelah 100 tahun aku berjalan ke lorong ini tanpa menemukan jalan keluar, kukira aku melewati jalan yang salah...Fuhahahahahaha...Ternyata kesabaran ku akhirnya terbayar juga.." Ucapnya sambil berteriak dengan nada gembira.
Setelah dia memasuki pintu tersebut dia di perlihatkan ruangan putih yang tak berujung dan dia langsung berdiri kaku dengan urat di dahinya..
(Author : Sabar Shido orang sabar di sayang Tuhan.)
(Shido : (ノ`Д´)ノ彡┻━┻ )
"Setelah lorong tak berujung sekarang menjadi ruangan tak berujung." Ucapnya sambil memasang ekspresi tidak percaya.
Setelah itu dia terkejut dengan setitik cahaya emas dari atas langit ruangan tersebut. Cahaya emas itu mulai mendekatnya dengan kecepatan yang tidak terbayangkan baginya.
Cahaya emas itu menampilkan sesosok orang tua dengan aura emas. Shido dengan sigap memasang pertahanan(meskipun tidak berguna)karena dia mewaspadai sosok itu. Pasalnya di ruangan yang tak berujung ini yang notabenya hanya ada dirinya sendiri tiba-tiba sesosok orang tua yang memilki aura emas muncul dari langit ruangan itu, mana mungkin dia tidak mencurigainya.
"Si...Siapa kau." Ucap Shido sambil terbata-bata karena tidak bisa menahan aura emas yang keluar dari tubuh orang tua itu.
"Aku adalah Supreme God ,Dewa yang menempati posisi teratas dan terkuat di jajaran para dewa." Kata Orang tua sambil mengeluarkan aura yang mengerikan.
(sungguh aura yang mengerikan, syukurlah dia tidak memilki aura membunuh kalau tidak aku akan mati dari tadi, meskipun aku sudah mati sih.) Pikirnya sambil menghela nafas.
"Tenang saja anak muda, aku tidak akan membunuhmu." Ucap Orang tua itu
(Eh..Apakah tadi dia membaca pikiranku.) Pikir Shido.
"Aku bisa membaca pikiranmu anak muda." Ucap Orang tua itu.
(Dia benar-benar membaca pikiranku...) Pikirnya dengan keringat dingin di dahinya.
"Emm..Aku harus memanggil anda dengan sebutan apa?" Tanya Shido dengan nada sedikit takut.
"Panggil saja aku Deus." Ucap orang tua itu.
"Baiklah..Jadi Tuan Deus boleh aku bertanya sebenarnya ini ada dimana?"Tanya Shido.
"Ini adalah ruang akhir dari ujian dariku." Ucap orang tua itu.
"Jadi maksudmu lorong gelap dan tak berujung tadi adalah ujian yang anda berikan? Tapi untuk apa anda memberikan ujian untukku?" Tanya Shido.
"Kau benar anak muda. Lorong tak berujung itu ujian dariku, ujian itu untuk menguji kesabaran kalian. Untuk apa aku memberikan ujian kepada kalian, itu untuk kuberikan berkah kepada kalian. Aku hanya memberikan berkah ku kepada mereka yang memilki jiwa yang bersih dan memilki kesabaran yang tinggi." Jelas orang tua itu.
"Maaf kalau aku bertanya, tadi anda bicara kalian tapi bukan aku, berati yang mengikuti ujian ini bukan aku saja kan?" Tanya Shido yang memilki tanda tanya di atas kepalanya.
"Kau pintar juga anak muda. Yang mengikuti ujian ini ada 1 juta orang dan yang berhasil hanya ada 1 saja yaitu kau dan untuk sisanya 999.999 hanya menyelesaikan ujian 1 - 5 % saja." Jelas orang tua itu.
"Kalau begitu kau akan ku reinkarnasi kan ke dunia lain." Ucap orang tua itu.
"Apakah aku tidak bisa di reinkarnasi kan ke Bumi?" Tanya Shido.
"Tidak bisa karena itu adalah aturannya." Ucap orang tua itu dengan nada tegas.
"Akan ku jelaskan secara singkat tentang dunia itu. Dunia itu bernama Star World, dunia yang berfokus pada pedang dan sihir. Dunia itu memiliki beberapa ras yaitu :
√ Human
√ Beastman
√ Angel
√ Demon
√ Dragon
√ Dwarf
√ Elf
√ God
Dan hanya memiliki satu benua yang dibagi menjadi 5 wilayah yaitu :
√ Wilayah Timur
• Wilayah ini ditempati oleh ras manusia dan ras beastman meskipun masih ada beberapa ras lain di wilayah timur.
√ Wilayah Barat
• Wilayah ini adalah wilayah terkecil dari wilayah lainnya, wilayah ini ditempati oleh ras elf.
√ Wilayah Tengah
• Wilayah ini adalah wilayah yang paling besar akan tetapi wilayah ini hanya ada kawasan hutan yang sangat mengerikan karena ditempati oleh monster yang level paling rendah yaitu level 300. Hutan itu bernama Nightmare Forest.
√ Wilayah Utara
• Wilayah ini di tempati oleh ras naga.
√ Wilayah Selatan
• Wilayah ini di tempati oleh ras drawf.
Nah sekarang aku sudah menjelaskan tentang dunia yang akan kau tempati." Jelas orang tua itu.
"Sekarang aku.......
(Halo...Ini novel pertama saya, tolong beri saran untuk memperbaiki kualitas novel ini..Terima Kasih.)
😆Happy Reading😆
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments
:)
Deus Gua Kalo Depo Di Lu Gacor Gak? Soalnya Di Zeus Gak Pernah Gacor 🗿
2023-10-09
1
The Fool [Klein]
kok Dewa terkuat masih mengikuti aturan🤔🤔🤔🤔
2023-05-14
0
Pantun Aritonang
Sabar ya
2023-01-23
0