Bab 8 Puteri Hilang

Luke POV ...

Saat Luke menjaga pintu depan terkejut mendengar teriakan Tuan Puteri Annaelise jadi aku menempelkan telinga ke dekat pintu mendengar percakapan, Yang Mulia dan Tuan Puteri secara diam diam.

Aku bisa mendengar Tuan Puteri marah kepada, Yang Mulia.

" Karena papa tidak ada buat Eli, papa tidak pernah punya waktu untuk Eli, papa lebih mementingkan Erika daripada Eli, ELI BENCI PAPA HIKS....." kata Tuan Puteri.

Aku terkejut saat pintu di buka secara kasar, aku bisa melihat Tuan Puteri berlari sambil menangis meninggalkan istana Gold.

Aku langsung menghampiri, Yang Mulia. dan mencoba bertanya.

" Mengapa Tuan Puteri menangis, Yang Mulia?" tanya ku sedikit khawatir terhadap kondisi Tuan Puteri.

Aku bisa melihat wajah terkejut, Yang Mulia. mungkin ini baru pertama kali bagi, Yang Mulia di perlakukan secara tidak sopan.

" Dia tidak apa apa bisa kau boleh aku lelah." kata Kaisar Antonio mengusir ku."

"Salam sejahtera agung untuk kekaisaran Scherzinger." kata ku sebelum meninggalkan ruangan, Yang Mulia.

Dan mencoba mengejar Tuan Puteri.

Saat aku mencari Tuan Puteri aku bisa mendengar tangisan dan Tuan Puteri yang membuat aku sedih.

MENGAPA AKU HARUS MENANGIS KARENA HAL SEPELE HIKS.... ITU.....AKU SUDAH BER.....USAHA HIKS.....UNTUK .....TIDAK MEMPEDULIKAN HAL SEMACAM ITU..... TETAPI HIKS....TETAP SAJA TIDAK BISA.

Aku memandang Tuan Puteri dengan iba aku bisa tangisan ke putus asa nya.

Aku mencoba menghampiri Tuan Puteri secara perlahan.

Luke POV End...

" Tuan Puteri apa anda baik baik saja?" tanya Luke dengan khawatir.

Annaelise langsung menghapus jejak air mata yang berada di mata.

" Oh kakak Luke Eli tidak apa apa, mengapa kakak Luke disini bukannya kakak Luke harus bersama dengan papa." kata Eli sambil mencoba tersenyum.

" Saya hanya beristirahat sebentar disini, apa Tuan Puteri ingin saya antar kan ke istana white?" tanya Luke.

Luke menawarkan mengantar Annaelise kembali ke istana White.

" Tidak usah Eli sendiri saja, bye kakak Luke." jawab Eli.

Sambil berjalan meninggalkan Luke sendiri, Annaelise bisa melihat tatapan sendu dari Luke yang membuat Annaelise merasa bersalah.

" Maaf Kakak Luke Eli hanya ingin menyendiri Eli ingin melupakan hal terjadi tadi, hei tunggu apa tadi aku membentak kaisar ? bisa bisa setelah ini aku akan mati.Gyahhh." batin Eli

Annaelise berjalan menuju istana White tetapi setelah dekat dengan istana White

Tiba tiba Annaelise menghentikan langkahnya.

" Apa aku pergi ke hutan saja, aku ingin menenangkan diri, baiklah ayo Eli semangat." kata Eli mengangkat tangannya tinggi tinggi.

Annaelise berjalan berjalan sambil memandang pohon pohon yang ada di hutan istana.

Annaelise langsung menghentikan langkahnya setelah melihat sebuah pohon Apel.

Annaelise memandang pohon Apel dengan berbinar.

" Wah.... apel apel nya besar besar aku ingin apel itu tapi bagaimana cara ngambil nya ya?" kata Eli.

Annaelise mengetuk ngetik jari nya berpikir.

" Haha... bagaimana kalau aku memanjat untung tidak ada Serena yang melarang, Annaelise kau sangat pintar." kata Eli sambil memuji diri nya sendiri.

Tanpa basa basi lagi Annaelise mengangkat sedikit gaun nya dan melepaskan sepatunya, setelah itu Annaelise langsung memanjat pohon apel dan bersandar pada salah satu batang pohon.

Annaelise bisa melihat matahari terbenam sambil memakan apelnya yang baru saja dia petik.

" Jika ada ponsel pasti akan berfoto di sini kan bisa tambah jumlah followers, tapi sayang di sini ada ponsel, huh... nikmati saja Eli yang kau dapat sekarang." kata Eli.

Annaelise tanpa sadar tertidur di atas pohon setelah kekenyangan memakan Apel tanpa tahu kekacauan yang buat oleh nya.

Sementara di istana white...

Serena sedang mencari Puteri Annaelise yang belum kembali ke istana White.

" PUTERI....PUTERI ADA DIMANA." teriak Serena khawatir dan menyuruh semua orang yang ada di istana White mencari Puteri Annaelise.

Sedangkan Luke yang sedang berjalan melewati istana White melihat Serena yang sedang menangis.

Luke langsung menghampiri Serena dengan raut wajah cemas.

" Ada apa Serena mengapa menangis?" tanya Luke.

" Tuan Puteri belum kembali sampai sekarang hiks...." jawab Serena sambil menangis.

Luke tercengang bukannya tadi Puteri Annaelise langsung balik ke istana White.

Luke langsung menyuruh semua prajurit mencari Puteri Annaelise.

Akhirnya sepanjang malam para Prajurit istana mencari Puteri Annaelise dengan cemas.

Tanpa tahu kalau Puteri yang sedang di cari tertidur nyenyak di atas pohon.....

Continue....

Terpopuler

Comments

Sashimi Bee

Sashimi Bee

sepertinya POV ga usah diulang2 nulisnya klo semua sama

2025-02-24

0

fitriani

fitriani

para pelayan kelabakan yg d cari ma lagi anteng tdr🤭🤭🤭🤭🤭

2024-10-17

0

Sandisalbiah

Sandisalbiah

hadehh... Annaelise.. kamunya enak tdr itu para pelayanmu pontang panting kelabakan mencari dirimu... lagian ada² sih tingkah lucu mu...

2024-03-27

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Kematian dan reinkarnasi
2 Bab 2 Annaelise Scherzinger
3 Bab 3 Perubahan
4 Bab 4 Tangan Kanan Kaisar
5 Bab 5 Tempat Rahasia
6 Bab 6 Pertemuan Yang Menyedihkan
7 Bab 7 Mengeluarkan Isi Hati.
8 Bab 8 Puteri Hilang
9 Bab 9 Antonio Scherzinger
10 Bab 10 Ditemukannya Puteri
11 Bab 11 Perdebatan Annaelise dengan Kaisar Antonio
12 Bab 12 Pembelajaran tata Krama di mulai
13 Bab 13 Erika Scherzinger
14 Bab 14 Apa Itu?
15 Bab 15 Teman baru dan Taman kristal
16 Bab 16 Diamond Red
17 Bab 17 Makan Malam Berujung Kacau
18 Bab 18 Sebuah Mimpi
19 Bab 19 Sarapan bersama Kaisar
20 Bab 20 Membangkitkan Sihir Elemen
21 Bab 21 Roh Sihir Annaelise
22 Bab 22 Wujud Asli Diamond Red
23 Bab 23 Melakukan Kontrak Dengan Phoenix
24 Bab 24 Hampir Saja
25 Bab 25 Belajar Sihir Bersama Kaisar Part I
26 Bab 26 Belajar Sihir Bersama Kaisar Part II
27 Bab 27 Hari Ulang tahun Annaelise
28 Bab 28 Flashback Part I
29 Bab 29 Flashback Part II
30 Bab 30 Flashback Part III
31 Bab 31 Flashback Part IV
32 Bab 32 Flashback Part V ( terakhir )
33 Bab 33 Berduel Pedang
34 Bab 34 Berduel Melawan Kaisar
35 Bab 35 Penyesalan Kaisar Antonio
36 Bab 36 Tinggal Di Istana Gold
37 Bab 37 Green Tea
38 Bab 38 Tempat Misterius
39 Bab 39 Pertarungan Annaelise melawan Singa Es
40 Bab 40 Ratu Es
41 Bab 41 Pertemuan Yang Mengharukan
42 Bab 42 Perhatian Kaisar Antonio
43 Bab 43 Tes Kekuatan Elements sihir?
44 Bab 44 Penyusup Masuk Istana
45 Bab 45 Tour Star dan Tes Elemen Sihir
46 Bab 46 Sihir Annaelise
47 Bab 47 Membuat Senjata
48 Bab 48 Bertemu Anak Laki laki menyebalkan
49 Bab 49 Hukuman Yang Tidak Bisa Di Lupakan
50 Bab 50 Edgar Alexander Brighton.
51 Bab 51 Tamu Dari Kerajaan Timur
52 Bab 52 First Kiss
53 Bab 53 Ayah Overprotektif
54 Bab 54 Perdebatan Kaisar Antonio dan Pangeran Edgar
55 Bab 55 Duke Charles Darwin
56 Bab 56 Edgar Menjadi Penyusup
57 Bab 57 Flashback Akademi
58 Special: Valentine
59 Bab 58 Senasib
60 Bab 59 Senjata Annaelise
61 Bab 60 Penyerangan Part I
62 Bab 61 Kecurigaan Annaelise
63 Bab 62 Pertarungan Annaelise dan Orang Berjubah
64 Bab 63 Kesedihan Annaelise
65 Bab 64 Kenapa Dengan Annaelise?
66 Bab 65 Mengingat Masa Lalu
67 Bab 66 Melihat Masa Lalu Part I
68 Bab 67 Melihat Masa Lalu Part II
69 Bab 68 Jarak Di Antara Ayah Dan Anak
70 Bab 69 Mimpi Kaisar Antonio Dan Kepanikan Annaelise
71 Bab 70 Pengakuan Annaelise
72 Bab 71 Aku Tidak Menyesal
73 Bab 72 Penyerangan Part II
74 Bab 73 Sudah Kuduga
75 Bab 74 Maafkan Eli
76 Bab 75 Bastiano Scherzinger
77 Bab 76 Rahasia Yang Terungkap
78 Bab 77 Tentang Kebenaran Kematian Rosella
79 Bab 78 Kecerdikan Annaelise
80 Bab 79 Hukuman Part I
81 Bab 80 Hukuman Part II
82 Bab 81 Kemarahan Annaelise dan Mengungkap Kebenaran Erika
83 Bab 82 Ayo Kita Bermain
84 Bab 83 Kesadisan Annaelise
85 Bab 84 Keterkejutan Erika
86 Bab 85 Eksekusi Bastiano Scherzinger
87 Bab 86 Annaelise dan Serena
88 Bab 87 Kita Mau Kemana
89 Bab 88 Ke Makam Ibu Annaelise
90 Bab 89 Perpisahan
91 Bab 90 Tiga Tahun Kemudian
92 Bab 91 Memikirkan Hadiah
93 Bab 92 Sebuah Ramalan
94 Bab 93 Kenangan Kecil Kaisar Antonio
95 Bab 94 Keraguan Annaelise
96 Bab 95 Menggantikan Seorang Kaisar
97 Bab 96 Sebuah Kepercayaan
98 Bab 97 Kepergian Kaisar Antonio
99 Bab 98 Erika Yang Iri Kepada Annaelise
100 Bab 99 Kamu Akan Merasakan nya Erika
101 Bab 100 Pertarungan Annaelise Dan Erika
102 Bab 101 Kekhawatiran Edgar
103 Bab 102 Kekalahan Erika
104 Bab 103 Mengapa Kamu Mirip Dengan Ku
105 Bab 104 Gagal Kabur
106 Bab 105 Seorang Penyusup
107 Bab 106 Viscount Gabriel
108 Bab 107 Ulang Tahun Terbaik
109 Bab 108 Debutante Annaelise Part I
110 Bab 109 Debutante Annaelise Part II
111 Bab 110 Pernyataan Perasaan Yang Terpendam
112 Bab 111 Perkelahian Kaisar Antonio dan Raja Edrick
113 Bab 112 Mulai Pergerakan
114 Bab 113 Sebuah Teka Teki
115 Bab 114 Penyihir Zabier
116 Bab 115 Sebuah Lukisan
117 Bab 116 Menuntut Penjelasan
118 Bab 117 Perjanjian Part I
119 Bab 118 Perjanjian Part II
120 Bab 119 Berita Mengejutkan
121 Bab 120 Edgar Pov
122 Bab 121 Sebuah Janji
123 Bab 122 Kelemahan Kaisar Antonio
124 Bab 123 Dendam
125 Bab 124 Kisah Kaisar Andersson Kecil
126 Bab 125 Salah Satu Rahasia Edgar
127 Bab 126 Edgar Vs Ronaldo/ Calvin Part I
128 Bab 127 Edgar Sadar
129 Bab 128 Edgar Kenapa
130 Bab 129 Kegalauan Annaelise
131 Bab 130 Sebuah Tanda Ramalan
132 Bab 131 Seorang Wanita Di Peti Mati
133 Bab 132 Mengungkap Jati Diri
134 Bab 133 Pertemuan Annaelise dengan Ronaldo Scherzinger
135 Bab 134 Pertarungan Edgar Vs Calvin/ Ronaldo Part II
136 Bab 135 Pertarungan Kaisar Antonio dan Calvin.
137 Bab 136 Tujuan Dan Pernyataan Perang
138 Bab 137 Asal Usul Diamond dan Lee Anna Part I
139 Bab 138 Asal Usul Diamond dan Lee Anna Part II
140 Bab 139 Mengapa Diamond Itu Bisa Bersinar?
141 Bab 140 Tujuan Alih Tubuh
142 Bab 141 Surat Perang
143 Bab 142 Sampai Kapan
144 Bab 143 Pertemuan Mantan Kaisar Andersson dan Annaelise
145 Bab 144 Jangan Di Pendam Sendiri
146 Bab 145 Pesta Sebelum Pergi Perang
147 Bab 146 Hari Keberangkatan
148 Bab 147 Pembalasan
149 Bab 148 Perang Dimulai
150 Bab 149 Kematian Erika
151 Bab 150 Alasan Di Panggil
152 Bab 151 Mengorbankan Jiwa
153 Bab 152 Pergi ( End )
Episodes

Updated 153 Episodes

1
Bab 1 Kematian dan reinkarnasi
2
Bab 2 Annaelise Scherzinger
3
Bab 3 Perubahan
4
Bab 4 Tangan Kanan Kaisar
5
Bab 5 Tempat Rahasia
6
Bab 6 Pertemuan Yang Menyedihkan
7
Bab 7 Mengeluarkan Isi Hati.
8
Bab 8 Puteri Hilang
9
Bab 9 Antonio Scherzinger
10
Bab 10 Ditemukannya Puteri
11
Bab 11 Perdebatan Annaelise dengan Kaisar Antonio
12
Bab 12 Pembelajaran tata Krama di mulai
13
Bab 13 Erika Scherzinger
14
Bab 14 Apa Itu?
15
Bab 15 Teman baru dan Taman kristal
16
Bab 16 Diamond Red
17
Bab 17 Makan Malam Berujung Kacau
18
Bab 18 Sebuah Mimpi
19
Bab 19 Sarapan bersama Kaisar
20
Bab 20 Membangkitkan Sihir Elemen
21
Bab 21 Roh Sihir Annaelise
22
Bab 22 Wujud Asli Diamond Red
23
Bab 23 Melakukan Kontrak Dengan Phoenix
24
Bab 24 Hampir Saja
25
Bab 25 Belajar Sihir Bersama Kaisar Part I
26
Bab 26 Belajar Sihir Bersama Kaisar Part II
27
Bab 27 Hari Ulang tahun Annaelise
28
Bab 28 Flashback Part I
29
Bab 29 Flashback Part II
30
Bab 30 Flashback Part III
31
Bab 31 Flashback Part IV
32
Bab 32 Flashback Part V ( terakhir )
33
Bab 33 Berduel Pedang
34
Bab 34 Berduel Melawan Kaisar
35
Bab 35 Penyesalan Kaisar Antonio
36
Bab 36 Tinggal Di Istana Gold
37
Bab 37 Green Tea
38
Bab 38 Tempat Misterius
39
Bab 39 Pertarungan Annaelise melawan Singa Es
40
Bab 40 Ratu Es
41
Bab 41 Pertemuan Yang Mengharukan
42
Bab 42 Perhatian Kaisar Antonio
43
Bab 43 Tes Kekuatan Elements sihir?
44
Bab 44 Penyusup Masuk Istana
45
Bab 45 Tour Star dan Tes Elemen Sihir
46
Bab 46 Sihir Annaelise
47
Bab 47 Membuat Senjata
48
Bab 48 Bertemu Anak Laki laki menyebalkan
49
Bab 49 Hukuman Yang Tidak Bisa Di Lupakan
50
Bab 50 Edgar Alexander Brighton.
51
Bab 51 Tamu Dari Kerajaan Timur
52
Bab 52 First Kiss
53
Bab 53 Ayah Overprotektif
54
Bab 54 Perdebatan Kaisar Antonio dan Pangeran Edgar
55
Bab 55 Duke Charles Darwin
56
Bab 56 Edgar Menjadi Penyusup
57
Bab 57 Flashback Akademi
58
Special: Valentine
59
Bab 58 Senasib
60
Bab 59 Senjata Annaelise
61
Bab 60 Penyerangan Part I
62
Bab 61 Kecurigaan Annaelise
63
Bab 62 Pertarungan Annaelise dan Orang Berjubah
64
Bab 63 Kesedihan Annaelise
65
Bab 64 Kenapa Dengan Annaelise?
66
Bab 65 Mengingat Masa Lalu
67
Bab 66 Melihat Masa Lalu Part I
68
Bab 67 Melihat Masa Lalu Part II
69
Bab 68 Jarak Di Antara Ayah Dan Anak
70
Bab 69 Mimpi Kaisar Antonio Dan Kepanikan Annaelise
71
Bab 70 Pengakuan Annaelise
72
Bab 71 Aku Tidak Menyesal
73
Bab 72 Penyerangan Part II
74
Bab 73 Sudah Kuduga
75
Bab 74 Maafkan Eli
76
Bab 75 Bastiano Scherzinger
77
Bab 76 Rahasia Yang Terungkap
78
Bab 77 Tentang Kebenaran Kematian Rosella
79
Bab 78 Kecerdikan Annaelise
80
Bab 79 Hukuman Part I
81
Bab 80 Hukuman Part II
82
Bab 81 Kemarahan Annaelise dan Mengungkap Kebenaran Erika
83
Bab 82 Ayo Kita Bermain
84
Bab 83 Kesadisan Annaelise
85
Bab 84 Keterkejutan Erika
86
Bab 85 Eksekusi Bastiano Scherzinger
87
Bab 86 Annaelise dan Serena
88
Bab 87 Kita Mau Kemana
89
Bab 88 Ke Makam Ibu Annaelise
90
Bab 89 Perpisahan
91
Bab 90 Tiga Tahun Kemudian
92
Bab 91 Memikirkan Hadiah
93
Bab 92 Sebuah Ramalan
94
Bab 93 Kenangan Kecil Kaisar Antonio
95
Bab 94 Keraguan Annaelise
96
Bab 95 Menggantikan Seorang Kaisar
97
Bab 96 Sebuah Kepercayaan
98
Bab 97 Kepergian Kaisar Antonio
99
Bab 98 Erika Yang Iri Kepada Annaelise
100
Bab 99 Kamu Akan Merasakan nya Erika
101
Bab 100 Pertarungan Annaelise Dan Erika
102
Bab 101 Kekhawatiran Edgar
103
Bab 102 Kekalahan Erika
104
Bab 103 Mengapa Kamu Mirip Dengan Ku
105
Bab 104 Gagal Kabur
106
Bab 105 Seorang Penyusup
107
Bab 106 Viscount Gabriel
108
Bab 107 Ulang Tahun Terbaik
109
Bab 108 Debutante Annaelise Part I
110
Bab 109 Debutante Annaelise Part II
111
Bab 110 Pernyataan Perasaan Yang Terpendam
112
Bab 111 Perkelahian Kaisar Antonio dan Raja Edrick
113
Bab 112 Mulai Pergerakan
114
Bab 113 Sebuah Teka Teki
115
Bab 114 Penyihir Zabier
116
Bab 115 Sebuah Lukisan
117
Bab 116 Menuntut Penjelasan
118
Bab 117 Perjanjian Part I
119
Bab 118 Perjanjian Part II
120
Bab 119 Berita Mengejutkan
121
Bab 120 Edgar Pov
122
Bab 121 Sebuah Janji
123
Bab 122 Kelemahan Kaisar Antonio
124
Bab 123 Dendam
125
Bab 124 Kisah Kaisar Andersson Kecil
126
Bab 125 Salah Satu Rahasia Edgar
127
Bab 126 Edgar Vs Ronaldo/ Calvin Part I
128
Bab 127 Edgar Sadar
129
Bab 128 Edgar Kenapa
130
Bab 129 Kegalauan Annaelise
131
Bab 130 Sebuah Tanda Ramalan
132
Bab 131 Seorang Wanita Di Peti Mati
133
Bab 132 Mengungkap Jati Diri
134
Bab 133 Pertemuan Annaelise dengan Ronaldo Scherzinger
135
Bab 134 Pertarungan Edgar Vs Calvin/ Ronaldo Part II
136
Bab 135 Pertarungan Kaisar Antonio dan Calvin.
137
Bab 136 Tujuan Dan Pernyataan Perang
138
Bab 137 Asal Usul Diamond dan Lee Anna Part I
139
Bab 138 Asal Usul Diamond dan Lee Anna Part II
140
Bab 139 Mengapa Diamond Itu Bisa Bersinar?
141
Bab 140 Tujuan Alih Tubuh
142
Bab 141 Surat Perang
143
Bab 142 Sampai Kapan
144
Bab 143 Pertemuan Mantan Kaisar Andersson dan Annaelise
145
Bab 144 Jangan Di Pendam Sendiri
146
Bab 145 Pesta Sebelum Pergi Perang
147
Bab 146 Hari Keberangkatan
148
Bab 147 Pembalasan
149
Bab 148 Perang Dimulai
150
Bab 149 Kematian Erika
151
Bab 150 Alasan Di Panggil
152
Bab 151 Mengorbankan Jiwa
153
Bab 152 Pergi ( End )

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!