" Gawat...." batin Eli.
Serena langsung membungkuk hormat.
"Salam sejahtera agung bagi kekaisaran
Scherzinger." kata Serena
Sedangkan Annaelise hanya bengong mengapa Kaisar bisa di sini bukannya seharusnya Kaisar bodoh itu sedang sarapan bersama Erika di Istana Gold.
" Apa kaisar bodoh itu sedang tersesat ya?" batin Eli.
Sedangkan Serena memanggil Annaelise dari tadi sedangkan orang yang dipanggil hanya memandang kosong ke arah kaisar Antonio.
" TUAN PUTERI." teriak Serena.
Teriakkan Serena membuat kaget Annaelise tak terkecuali Kaisar Antonio dan Satria Luke.
" Hei Serena ada apa?" kata Eli tanpa merasa bersalah.
Serena hanya menghela nafasnya karena tidak sanggup atas sikap Tuan Puteri bertanya tanpa merasa bersalah.
" Apa Tuan Puteri tidak memberi hormat kepada Kaisar?" tanya Serena dengan suara lembut selembut kapas.
" Emang wajib Serena?" tanya Eli yang lagi lagi bertanya tanpa merasa bersalah.
Kaisar Antonio hanya menonton pembicaraan puterinya dengan pengasuhnya penuh minat.
" Menarik." batinnya.
Annaelise hanya mendengar ceramah dari Serena tentang caranya bersikap sopan terhadap kaisar sekaligus ayahnya dengan bosan.
Tanpa menyadari dari tadi Kaisar masih ada di sini.
" Apa anda mengerti Tuan Puteri." kata Serena.
Setelah memberitahu Tuan Puteri bagaimana cara nya bersikap sopan selama 30 menit.
Kadang kadang Serena tidak mengerti dimana sifat lama Tuan Puteri yang lembut, selalu bersikap sopan, pemalu dan selalu menghormati sang kaisar.
Hoam....
Annaelise hanya menguap karena lelah mendengar ceramah dari Serena yang menurutnya sangat membosankan.
Mengapa harus bersikap sopan pada orang yang tidak peduli padaku?
Pada orang yang tidak pernah menganggap puterinya kandungan nya sendiri?
Pada orang yang juga akan membunuhnya saat berusia 15 tahun?
MENGAPA....
Berbagai pertanyaan hinggap di kepalanya Annaelise hanya menghela nafasnya.
"Tenang Annaelise kau harus bersikap sopan padanya hanya demi Serena dan kepala kesayangan yang tidak putus dari tubuhnya."
batin Eli.
" Salam sejahtera agung bagi kekaisaran Scherzinger." kata Eli membungkuk hormat.
Sambil bersikap seperti Tuan Puteri yang anggun walaupun dalam hati tidak berhenti mengucapkan sumpah serapah bagi ayahnya yang tidak tahu malu datang di pagi hari menganggu waktu dirinya sarapan.
" Sepertinya kau tidak senang aku berada di sini?" tanya Kaisar Antonio menyeringai.
" Tidak Eli senang papa datang ke sini hehehe...." kata Eli dengan cepat.
" Kepekaan yang sungguh tidak perlu.. tapi bagaimana kaisar ini bisa tahu kalau aku tidak senang keberadaan dirinya di sini apa kaisar bodoh itu bisa baca pikiran?" batin Eli.
Sambil merinding memikirkan hal itu.
" Mengapa kau tidak kembali ke istana White semalam?" tanya Kaisar Antonio to the points.
" Aku kemari tertidur di pohon apel karena sempat kekenyangan makan hehehe.... apa papa khawatir pada Eli?" tanya Eli sambil tersenyum menggoda.
Kaisar Antonio langsung menatap datar Annaelise.
" Tentu saja tidak." jawab Kaisar Antonio dengan datar.
" Oh ... jawaban dari papa membuat hati Eli sakit." kata Eli sambil memegang dada nya.
Sedangkan Serena dan Luke hanya menahan nafas sejak tadi mereka khawatir takut Tuan Puteri Annaelise akan di hukum pada Kaisar Antonio atau paling buruknya di bunuh.
Kaisar Antonio tidak menanggapi godaan dari Annaelise dan langsung mengangkat Annaelise dengan kedua tangannya.
" Kau berat." kata singkat Kaisar Antonio.
Annaelise hanya diam syok karena Kaisar Antonio mengangkat nya secara tiba tiba.
" Tunggu kau tadi mengatai aku berat.
Hei padahal aku ini kurus walaupun pipi ku sedikit gemuk tapi aku cantik dan menggemaskan." batin Eli sambil memuji dirinya sendiri.
" Hehehe... kalau Eli berat berarti papa lebih berat dan papa juga jelek." kata Eli.
Annaelise mengejek kaisar Antonio.
" Kau berani menghina kaisar ya?" tanya Kaisar Antonio sedikit terbawa emosi.
Luke dengan sigap memegang bahu Kaisar Antonio untuk menenangkan nya.
" Tenang, Yang Mulia. sepertinya Tuan Puteri berbicara begitu kepada anda karena belum terlalu mengenal anda sebagai ayahnya." kata Luke.
Mencoba menenangkan Kaisar Antonio dari kemarahannya dan melindungi Annaelise supaya tidak dibunuh.
" Begitu iya, sepertinya besok kau harus memulai pembelajaran caranya menjadi seorang puteri kerajaan yang benar." kata Kaisar Antonio.
Sebelum meninggalkan Annaelise yang hanya bengong lagi atas kata yang di ucapkan oleh Kaisar bodoh itu.
Tunggu belajar tata Krama No.
Kebebasan ku.
Annaelise segera sadar dan meneriakkan kaisar Antonio.
"KAISAR SIALAN." teriak Eli.
Sedangkan Kaisar Antonio berjalan sambil tersenyum tipis.
" Nikmati hukuman mu puteri ku."
Continue....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 153 Episodes
Comments
Nana Nana
ya..mmg raja sialan😤
2024-04-24
0
Vyrena
nah gini donk baru asiq,ayo lampiaskan semua kekesalanmu Eli kepada Papamu:D
2022-11-30
2
Dianita Indra
lanjut
2022-04-30
0