" Sejak kapan ada penyusup di tempat pribadi ku." kata seorang dengan suara dingin.
Tubuh Eli langsung menegang perlahan lahan di membalikan kepalanya.
Gyhaaa...
Saking kagetnya Eli sampai terjatuh di dalam air mancur.
Sedangkan orang yang membuat Eli terkejut hanya memandang Eli datar.
" Hah baju ku jadi basah, pasti Serena nanti marah." kata Eli sambil membolak-balik gaun nya yang basah.
" Aku ingat wajah itu." kata orang itu.
Eli seketika sadar saat mendengar suara itu di perlahan kembali membalikan kepalanya.
Terlihat seorang pria tampan mempunyai rambut berwarna hitam dan memiliki mata berwarna biru laut khas kerajaan berpakaian jubah hitam membawa kesan misterius.
"ini orang seram amat." batin Eli yang sedikit gemetar.
Eli langsung memandang pria itu dengan mata biru laut tajam.
"HEI KARENA KAU MEMBUAT KU KAGET AKU JADI TERJATUH TAHU." teriak Eli tanpa mengetahui identitas pria itu.
Sedangkan pria yang di teriakkan Eli langsung menyeringai, karena baru pertama kali ada yang berani meneriakinya, apalagi meneriakinya anaknya sendiri.
Tap...tap....
" Yang Mulia apa anda baik baik saja." kata Luke yang baru datang menghampiri mereka di taman.
" Kakak Luke mengapa ada di sini bukannya Kakak Luke ksatria kaisar?" tanya Eli bingung.
Luke membelakan matanya saat tahu bahwa Eli tidak mengetahui bahwa di sampingnya Kaisar as ayah nya.
Dengan segera Luke membalikan mimik wajahnya.
" Tuan Puteri emang saya sedang menjalankan tugas karena di depan Tuan Puteri adalah kaisar." jawab Luke.
Tiba tiba seperti ada sambaran petir bagi Eli dirinya emang terkejut bahwa yang di bentaknya tadi adalah kaisar sekaligus ayah bodoh itu, emang Eli sudah melupakan wajah sang kaisar karena tidak ingin mengingatkan kenang masa lalunya yang buruk.
" Hehehe....salam sejahtera agung bagi kekaisaran Scherzinger." kata Eli memberi salam sambil terkekeh pelan.
" Gila aku bisa mati dulu sebelum perang ini, sepertinya dari tadi kaisar itu menatap ku terus apa karena aku cantik ya." batin ku.
Batin Eli yang sangat percaya diri.
" Sepertinya kau anak dari wanita itu." kata Kaisar Antonio
Sambil terus menatap Eli dengan pandangan menilai sebelum melanjutkan perkataannya.
" Kalau nggak salah nama mu Annaelise apa aku benar?" kata Kaisar Antonio.
" EMANG KENAPA NAMAKU ANNAELISE EMANG SALAH BUAT LO." teriak Eli.
Eli segera menutup mulutnya setelah meneriaki lagi kaisar Antonio.
" Ini mah aku akan mati muda dengan cara konyol seperti ini, harga diri ku sebagai mafia bisa hancur." batin ku.
Kaisar Antonio hanya mengangkat alisnya sambil menyeringai.
" Menarik." kata Kaisar Antonio.
Kaisar Antonio berjalan mendekat ke Eli dan mengangkat Eli dari air mancur.
" Sepertinya dirimu berani membentak seorang Kaisar Hem...." kata nya.
" Aduh ini bakal jadi bencana......." batin Eli.
" Sepertinya kau tersesat Luke." kata Kaisar Antonio.
Sambil melempar Annaelise ke Luke.
Luke dan Annaelise saling menatap.
" Hallo kakak Luke." sapa Eli.
Untuk mencairkan suasana.
" Hallo juga Tuan Puteri apa kabar?" sapa Luke sekaligus menanyakan kabar Eli.
Eli merasa senang masih ada peduli dengannya. sejak dirinya kembali menjadi Annaelise hanya Serena dan pelayan Istana White yang peduli dengan nya.
" Kabar Eli ba...." kata Eli sebelum di potong oleh sang Kaisar.
" Apa sudah selesai pembicaraan kalian?" kata Kaisar Antonio sambil menatap tajam Luke dan Annaelise.
" Sudah, Yang... Mulia." jawab Luke sambil gemetar.
Eli hanya diam dirinya takut nanti salah bicara pada Kaisar Antonio.
Demi keselamatan nyawa berharga kan tidak lucu mati di tangan ayahnya sebanyak 2 kali.
" Sepertinya tidak kita memberi jamuan untuk tamu kecil kita." kata Kaisar Antonio.
Aku hanya menghela nafas setelah di gendong oleh Luke mengikuti sang Kaisar bodoh.
Apa aku akan bertemu dengan Erika atau tidak ya?
Continue....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 153 Episodes
Comments
Sandisalbiah
Lha.. gak tau kalau itu ayahnya dan mirisnya Sang ayah juga gak tau kalau itu putrinya...
2024-03-27
2
Dianita Indra
next thor
2022-04-30
0
sizukha
seru
2022-04-25
1