Lin Muchen melangkah keluar dari ruang batu itu dengan hati-hati. Udara malam yang dingin menyapa wajahnya, menyadarkan bahwa ia benar-benar bebas. Namun rasa lega itu hanya sekejap — pikirannya langsung tertuju pada satu hal: Gu Shiyu. Di mana dia? Apakah dia selamat? Apakah dia juga dibawa ke tempat ini?
Ia berdiri diam sejenak, membiarkan matanya menyesuaikan diri dengan kegelapan. Tempat ini tampak seperti gudang tua yang terlantar di pinggiran hutan, jauh dari pemukiman. Di kejauhan, ia melihat sepasang lampu mobil menyala redup, seakan bersiap berangkat. Suara percakapan terdengar samar — dua orang sedang berdiri di dekat pintu, menjaga.
“Sudah dikatakan pada bos? Kita berangkat sebelum fajar,” suara seseorang terdengar rendah.
“Sudah. Tujuannya tebing utara. Cepat selesaikan, lalu kembali,” jawab yang lain.
Darah Lin Muchen mendidih. Tebing utara — tempat yang sepi, curam, dan jarang dikunjungi siapa pun. Jika mereka sampai di sana, semuanya akan berakhir. Ia tidak punya waktu banyak.
Ia mengintai dari balik tumpukan kayu tua, mengamati gerak-gerik mereka. Dua orang penjaga itu berdiri santai, tidak menyadari ada yang kabur. Lin Muchen menarik napas dalam-dalam, menenangkan detak jantungnya. Ia yang dulu dikenal tak terkalahkan, kini kembali menjadi dirinya — tenang, tajam, penuh perhitungan.
Dengan gerakan senyap, ia melangkah maju. Angin berhembus ke arahnya, menyembunyikan suara langkah kakinya. Saat cukup dekat, ia bergerak cepat — satu tangan menutup mulut orang pertama, tangan lain menahan pergerakannya. Pria itu terkejut, berusaha meronta, namun cengkeraman Lin Muchen terlalu kuat. Ia menurunkannya perlahan ke tanah, lalu berbalik menghadapi penjaga kedua yang baru menyadari kehadirannya.
“Siapa kau?!” pria itu berseru, merogoh saku untuk mengambil ponsel atau senjata. Namun sebelum ia sempat menyelesaikan gerakannya, Lin Muchen sudah berada di hadapannya, satu pukulan tepat ke leher membuatnya limbung dan jatuh tak sadarkan diri. Semuanya terjadi dala…
Pengawal Yang Tak Terkalahkan
Bab 7 Kembalinya Sang Pelindung
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments