Bab 56: Jawaban Sederhana
Naomi tidak mendengar apa pun.
Di sisi lain layar, Kelvin mendengar semuanya terlambat.
Teleponnya tersambung hanya pada nada panggil yang panjang, lalu putus. Ia menelepon lagi. Tetap tidak dijawab. Di ruang rapat kecil kantor Hartono, layar di dinding masih menampilkan angka proyeksi kuartal berikutnya, tetapi Kelvin sudah tidak melihat satu pun.
Ponselnya bergetar.
Pesan dari Sinta masuk bersama tiga tangkapan layar.
Kelvin, Naomi lari dari kelas.
Mereka sebar foto lama.
Tolong cari dia.
Kelvin membuka tangkapan layar pertama.
Seluruh ruangan seolah kehilangan suara.
Foto itu sama dengan yang dikirim ke Naomi dua malam lalu, tetapi sekarang caption dan komentar menempel seperti pisau. Foto kedua adalah potongan video. Foto ketiga adalah tangkapan layar folder dengan nama cadangan.
Di bawah salah satu unggahan, ada komentar pendek dari akun dengan bio R.C.
Baru pemanasan.
Kelvin berdiri.
"Rapat selesai."
Manajer di seberangnya terkejut. "Pak Kelvin, tapi laporan..."
"Kirim ke email."
Suaranya tidak naik, tetapi tidak ada yang berani bertanya lagi.
Kelvin keluar dari ruang rapat sambil menelepon Naomi untuk ketiga kalinya.
Tidak dijawab.
Ia menelepon Sinta.
Sambungan langsung terangkat, suara Sinta terengah. "Kelvin, dia tadi keluar kelas. Aku kejar, tapi dia turun tangga cepat banget. Aku lagi cari di gedung sebelah."
"Kirim lokasi terakhir."
"Sudah. Aku juga minta Ayu cek kos lama, tapi dia sekarang kan tinggal sama kamu, jadi..."
"Fokus kampus. Jangan biarkan orang lain mendekati dia kalau kamu lihat."
"Aku tahu. Aku sumpah, aku mau tampar satu kelas tadi."
"Jangan. Simpan energi. Screenshot semua."
Sinta terdiam setengah detik. "Kamu... kamu marah banget, ya?"
"Sinta."
"Iya?"
"Aku butuh semua link."
"Aku kirim sekarang."
Kelvin menutup panggilan.
Ia berjalan ke lift, tetapi sebelum pintu lift terbuka, satu pesan lain masuk dari penyelidik pribadi.
Laporan tambahan soal Rico Chandra dan arsip SMA terkirim.
Kelvin berhenti.
Lift terbuka.…
Dua Bulan Saja, Sayang
Episode 56
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 100 Episodes
Comments