Bab 23: Jangan Manja
Kelvin benar-benar menunggu Naomi selesai kelas hari itu.
Ia tidak membahas Brandon lagi di perjalanan pulang. Itu seharusnya membuat Naomi lega. Namun Kelvin yang diam justru membuat ruang mobil terasa lebih sempit daripada saat ia menyindir Kak Brandon di koridor.
Naomi beberapa kali ingin menjelaskan bahwa Brandon hanya membantu. Beberapa kali juga ia ingin bertanya apakah Kelvin benar-benar cemburu. Tapi setiap kali ia menoleh, profil wajah Kelvin tampak tenang, seperti tidak ada yang perlu dijelaskan.
Akhirnya Naomi ikut diam.
Felix menyambut mereka di apartemen dengan energi yang tidak peduli pada drama manusia. Begitu pintu terbuka, ia berlari memutari Naomi, lalu menggonggong pada Kelvin, seolah menuntut penjelasan kenapa Mommy dibawa pulang dalam suasana sebeku ini.
"Jangan lihat aku," kata Kelvin pada Felix. "Dia yang diam."
Naomi menatapnya. "Kamu juga diam."
"Aku menyetir."
"Setelah sampai juga diam."
"Aku memberi kesempatan kamu bicara."
"Saya pikir kamu tidak mau mendengar."
Kelvin melepas jam tangan dan meletakkannya di meja. "Kalau tidak mau mendengar, aku tidak akan menunggu kamu selesai kelas."
Jawaban itu membuat Naomi kehilangan kata.
Felix menyelipkan kepala di antara mereka, lalu mendorong tangan Naomi agar mengusapnya.
"Lihat," kata Kelvin. "Dia saja tahu harus minta perhatian."
Naomi berjongkok mengusap Felix. "Felix tidak punya kontrak dua bulan."
Kalimat itu keluar terlalu cepat.
Kelvin diam.
Naomi menyesal.
Ia berdiri lagi. "Maaf."
"Jadi itu masalahnya."
"Bukan."
"Naomi."
Ia memejamkan mata sebentar. "Aku cuma... kadang lupa. Lalu ingat lagi."
"Lupa apa?"
"Kalau semua ini ada batasnya."
Kelvin menatapnya lama. "Kamu menghitung?"
Naomi tidak menjawab.
Jawaban itu cukup.
Kelvin tidak mengatakan apa-apa. Ia hanya berjalan ke dapur, membuka kulkas, lalu mengeluarkan kotak buah yang tadi pagi disiapkan Naomi. Di dalamnya ada potongan jeruk, apel, dan pir.
"Makan."
"Kita sedang bicara."
"Kamu selalu lebih berani kalau sudah…
Dua Bulan Saja, Sayang
Episode 23
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 100 Episodes
Comments