Di ruang keluarga yang mulai sunyi, Dewi duduk bersila di lantai, punggungnya bersandar pada sofa. Bu Sumi mondar-mandir, jemarinya sibuk memutar-mutar ujung rambut nya.
"Kamu yakin foto itu satu-satunya?" tanya Bu Sumi akhirnya.
Dewi mengangguk cepat. "Aku sudah cek seisi kamar. Cuma itu. Dan jelas… Mas Ridho nyimpen diam-diam."
Bu Sumi mendengus. "Dasar bocah itu. Masih aja nyantol sama perempuan enggak jelas."
"Bu, kita enggak bisa santai," ujar Dewi, nada suaranya menurun, berubah cemas. "Kalau suatu hari ingatannya balik..."
"Makanya," potong Bu Sumi tegas. "Sebelum itu terjadi, kamu harus sah jadi istrinya."
Dewi terdiam sejenak. "Nikah?"
"Iya. Ikat. Biar secara hukum, secara agama, kamu aman," lanjut Bu Sumi. "Laki-laki itu, sekalinya merasa bertanggung jawab, susah lepas."
Pintu samping terbuka. Pak Hasto masuk dengan wajah lelah, kemeja kerjanya masih belum diganti. Ia menangkap potongan kalimat terakhir.
"Nikah?" alisnya berkerut. "Nikah siapa?"
"Ridho dan Dewi," jawab Bu Sumi cepat. "Waktu yang tepat."
Pak Hasto meletakkan tasnya pelan, lalu duduk. "Bu, Ridho itu lagi sakit. Ingatannya belum pulih. Apa enggak sebaiknya nunggu dia benar-benar sembuh?"
Dewi langsung menoleh. "Yah, aku justru mau nemenin Mas Ridho pas lagi susah."
"Nemenin iya. Tapi menikah di kondisi seperti ini…" Pak Hasto menghela napas. "Apa adil buat dia?"
Bu Sumi memutar badan, matanya tajam. "Kamu ini gimana sih, Mas? Kamu enggak mau anakmu bahagia?"
"Itu bukan soal bahagia atau enggak..."
"Ini soal kamu selalu meragukan Dewi!" suara Bu Sumi meninggi. "Seolah-olah cuma perempuan lain yang layak buat Ridho!"
"Dari dulu kamu selalu begitu. Enggak pernah mikirin kebahagiaan anak sendiri! Keluarga sendiri dibuat menderita!"
Pak Hasto terdiam. Kata-kata itu seperti pisau. Ia menatap Dewi yang kini menunduk, tampak rapuh... terlalu rapuh untuk orang yang baru saja merencanakan sesuatu.
"Ya sudah," ucapnya akhirnya lirih. "Kalau kalian sudah memutuskan… saya enggak bisa apa-apa."
"Ya memang…
Diremehkan Kakaknya, Kunikahi Adiknya
bab 17
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 113 Episodes
Comments
Siti Saadah
aahh sweet sekali yuda
2026-08-01
1
febby fadila
oww swmoga si yudha benaran suka sama ning kan kasihan klw cuman alasan tanggung jawab
2026-06-18
2
Sumini Ningsih
mudah2an bu anggun biasa menerima ning dengan baik
2026-06-13
1