Elle menatap gumpalan awan putih dengan kacamata hitam yang bertengger dihidung mancungnya. Perasaan kesal, marah, kecewa, dan sedih bercampur menjadi satu di dalam dada karena ia dikirim ke Italia.
'Pria itu adalah pria yang paling aku hindari selama beberapa tahun ini,' batin Elle, dengan perasaan tak karuan. 'Tapi, kenapa takdir malah membawaku ke sana? Andai saja aku tidak nakal, mungkin semua ini tidak akan terjadi.' Perasaan menyesal itu bercekol di dalam dadanya.
"Elle, kau baik-baik saja?"
Suara Gracia membuyarkan lamunan Elle.
Gadis cantik itu menoleh, menatap Gracia yang duduk di seberangnya.
"Estoy bien," jawab Elle, dalam bahasa Spanyol yang artinya baik-baik saja. Ia menyandarkan punggung ke kursinya, lalu kembali memakai sabuk pengaman saat pesawat jet itu akan landing.
Gracia mengkhawatirkan gadis itu yang sejak tadi terlihat murung.
*
Di sisi lain. Nero saat ini sedang sibuk di perusahaan. Pria tampan, dan gagah dengan segala pesonanya itu duduk di balik meja kerja, memeriksa dokumen-dokumen penting. Ia meletakkan pena yang sejak tadi di genggam. Menatap jam tangan sembari bergumam, "sudah saatnya." Ia beranjak berdiri, menyambar jasnya yang tersampir di kursi kebesarannya. Ia melangkah tergesa sembari mengenakan jasnya.
"Tuan, Anda mau ke mana? Setengah jam lagi Anda harus menjemput Nona Elle di Bandara." Sang sekretaris mengingatkan atasannya.
Nero menghentikan langkah, menoleh ke belakang, "kau saja yang jemput gadis ingusan itu. Aku ada urusan penting!" tegasnya, melanjutkan langkah tanpa mau mendengar jawaban sekretarisnya.
Sekretarisnya hanya bisa pasrah. Ia akan menyempatkan waktu menjemput Nona Elle di sela waktu sibuknya.
*
Elle dan Gracia berdiri di depan loby Bandara menunggu jemputan Nero.
"Grace, tugasmu sudah selesai memastikanku sampai Italia dengan selamat. Sekarang kau bisa pergi," kata Elle mengusir halus wanita itu.
Grace menggeleng, "tidak, aku tidak akan pergi sebelum aku memastikan kau masuk ke mobil Tuan Nero," jawab Gracia menolak keinginan Elle.
Elle memutar kedua matanya dengan malas mendengar jawaban Gracia. Padahal ia sangat berharap kalau wanita itu segera pergi agar dirinya bisa menghubungi Nick.
Tak berselang lama. Mobil SUV hitam mengkilat berhenti di hadapan kedua wanita itu.
Kedua alis Elle mengerut saat melihat wanita cantik dan anggun keluar dari mobil tersebut, dan menghampirinya.
"Kau Nona Elle?" Tebak wanita itu seraya memperlihatkan foto Elle yang terpampang di layar ponselnya.
"Iya, itu aku," jawab Elle.
"Perkenalkan aku adalah..."
"Ya, tidak perlu! Kau pasti kekasih si tua bangka itu 'kan!" potong Elle dengan nada sewot seraya menatap wanita itu dengan pandangan menilai. "Ck! Cocok sih, ternyata selera tua bangka itu lumayan juga," ocehnya setelah puas menatap wanita itu yang memiliki paras cantik, rambut pirang dan body sangat proposional.
"Nona, Anda salah pah..." lagi-lagi ucapannya terhenti saat Elle berteriak padanya.
"Bukakan pintu mobil untukku, cepat!!"
"Iya, baiklah," jawabnya terbata-bata, lantaran sangat syok karena gadis ini jauh dari kata elegant, tidak sesuai dengan namanya.
Gracia melambaikan tangan pada Elle yang sudah duduk di dalam mobil.
"Mood-nya sedang berantakan," kata Gracia, menjelaskan suasana hati Elle pada wanita itu.
"Ouh, pantas saja dia terlihat seperti bayi singa," sahut wanita itu terkekeh, seraya melirik Elle yang tampak cemberut tak berselang lama
Gracia menahan tawa saat mendengar julukan yang diberikan wanita itu pada Elle, bayi singa.'
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 42 Episodes
Comments
Dwi Winarni Wina
Wkwwkwk🤣🤣🤣Elle dijuluki bayi singa, Elle gak ada tampang lembut-lembutnya sebagai seorang wanita wajar nero menjuluki bayi singa🤭🤭🤭
Bayi singa masih sangat galak dan liar blm jinak🤣🤣🤣...hanya nero yg bisa menjinakan bayi singa itu....
Wanita cantik yg menjemput Elle dikira kekasih situa bangka nero🤣🤣🤣padahal sekretaris nero....
Elle jd salahpaham, Elle dan nero dipertemukan lagi jodoh gak lari kemana😀😀😀
Elle buat situa bangka itu jatuh cinta padamu, dulu dia memutuskan pertunangan tanpa alasan yg jelas...
Nero tidak mau menjemput elle ada alasan keperluan lebih penting, padahal nero mau menghindari Elle....
Elle situa bangka itu sebenarnya dulu telah jatuh cinta padamu, tp ada alasan yg kuat dia memutuskan pertunangan dgnmu...
nanti suatu nanti situa bangka itu akan bicara Jujur padamu alasannya.....
2025-11-18
6
Anonim
Elle, bagaimana kalau takdirmu berjodoh dengan Nero.
Nero menolak menjemput Elle - ada urusan penting atau memang sengaja menghindar dari Elle.
Elle dan Gracia sudah menunggu di depan loby.
Yang menjemput sekretarisnya Nero.
Elle tak sopan - tak ada manis-manisnya bicara sama orang yang baru pertama kali bertemu - menjemputnya pula.
Kekesalan Elle dilampiaskan ke sekretaris Nero - tak adil.
Coba nanti ketemu Nero - apa masih bisa marah-marah.
Sì tua bangka kau bilang - sepertinya Nero lebih tampan dan gagah daripada Nick-mu itu Elle.
2025-11-18
3
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
hah, elle, walaupun tak kamu akui tapi jauh di lubuk hatimu kamu menginginkan mantan tunanganmu itu kan yg menjemputmu?
tapi karena harapanmu ambyar, kamu melampiaskannya pada wanita cantik sekertaris nero itu. 😁😁😁😁😁😁😁😁😁
2025-11-17
5