Mendengar tentang kematian tragis yang menimpa kedua adik Empu Agung, Kirana merasa prihatin dan turut berduka cita. Hatinya terenyuh oleh kisah penuh duka tersebut.
"Saya turut berduka cita, Empu. Semoga Anashera dan Andhira mendapatkan tempat yang terbaik di sisi-Nya," ucap Kirana dengan tulus, matanya memancarkan simpati yang mendalam.
Empu Agung mengangguk pelan, tersenyum tipis sebagai tanda terima kasih.
"Kau tahu, Kirana, saat aku menemukanmu di danau malam itu, aku bisa merasakan sesuatu darimu. Ternyata firasatku benar, Sang Hyang Tunggal mengabulkan doa yang senantiasa kupanjatkan setiap malam. Saat aku melihat wajahmu yang baru, kau memiliki wajah yang sama persis dengan adikku. Tidak hanya itu, kau juga membantu jiwa Chandra untuk tinggal bersamamu dalam tubuh ini. Kalian mengingatkanku pada kedua adikku. Aku sudah melihat perubahan kalian. Kalian terus berlatih setiap hari dan sudah saatnya aku menyerahkan apa yang seharusnya menjadi milik kalian berdua."
Empu Agung kemudian mengeluarkan sebuah kotak kayu berukir yang indah dari sisinya. Dia membuka kotak tersebut dengan hati-hati, memperlihatkan sebuah kalung yang menawan dengan liontin berbentuk bulan sabit yang memancarkan cahaya lembut. Liontin itu tampak seperti terbuat dari berlian, memikat dan menyilaukan mata siapa pun yang melihatnya.
"Ini adalah kalung milik adikku, Anashera. Dia adalah kebaikan yang dikirim Sang Hyang Tunggal untuk menyinari bumi dari kegelapan. Aku berhasil menyimpan dan menjaganya dari tangan orang-orang yang serakah akan kekuatan dan kekuasaan. Jika kalung ini jatuh ke tangan orang yang salah," lanjut Empu Agung dengan nada serius, "itu dapat menimbulkan bencana besar dan mengancam keseimbangan dunia." Suaranya penuh kekhawatiran, mencerminkan tanggung jawab besar yang dia serahkan pada Kirana.
Kirana menatap kalung yang diberikan oleh Empu Agung dengan ekspresi campur aduk, antara rasa terkejut dan bingung. Kalung itu sama persis dengan kalung yang diberikan oleh ibun…
Selenophile
Anashera & Andhira
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments