Hana keluar kamar, mengikuti Jefri yang sudah rapi dengan kemeja kerjanya.
“Mamah ke mana, kok sepi? ” tanya Hana heran, melihat meja makan yang kosong tanpa hidangan.
“Mamah dan Felix pergi ke Singapura,” jawab Jefri tenang.
“Loh… kenapa mendadak sekali?” Hana tampak kaget, sekaligus sedikit kecewa karena baru tahu.
“Tadi katanya Ibu mau pamit, tapi…” Jefri menghentikan ucapannya.
“Tapi apa?” desak Hana penasaran.
“Tapi kita tadi lagi main kuda-kudaan di kamar… jadi Ibu nggak mau ganggu,” ucap Jefri santai.
Hana langsung tersipu malu. Semua ini gara-gara Jefri yang semalaman tidak berhenti menggodanya, seolah tidak ada kata lelah.
“Terus… kok Felix diajak juga, Mas?” tanya Hana pelan.
“Aku nggak mau Felix bertemu dulu dengan Melisa. Aku tahu, Melisa pasti akan melakukan banyak hal gila demi keinginannya. Jadi demi keselamatan, Felix aku amankan dulu,” jelas Jefri mantap.
“Baiklah, kalau memang itu yang terbaik…” Hana menunduk sejenak. “Terus… apakah rumah ini juga akan Mas serahkan pada Melisa?”
“Sepertinya begitu,” ucap Jefri, matanya menyapu seisi rumah yang megah itu.
“Beserta dengan isinya?” tanya Hana lagi.
“Tidak. Mungkin besok kita akan pindah ke rumah yang lebih sederhana, Sayang,” ucap Jefri sambil menggenggam tangan istrinya.
Hana tersenyum tulus. “Asal bisa hidup bersama kamu dan Felix, aku rela tinggal di mana pun.”
“Terima kasih, Sayang,” balas Jefri hangat.
Mereka kemudian duduk di meja makan, mungkin untuk terakhir kalinya sarapan di rumah itu. Namun Hana merasa ada yang janggal. Para ART dan bodyguard di sekitarnya tampak biasa saja, tanpa ada kecemasan di wajah mereka—padahal sebentar lagi mereka akan kehilangan pekerjaan.
….
Hana melepaskan jefri dengan senyuman, jefri masuk ke mobil alpardnya
Hana masuk ke rumah melihat seluruh isi rumah, rumah besar yang sebentar lagi akan dia tinggalkan, kemudian masuk ke kamarnya, hana mulai memasukan satu persatu bajunya ke koper tidak ada kesediahan akan kehilangan harta begitu banyak, bagi hana jefri dan fe…
Duda-ku
boncap 13
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 84 Episodes
Comments