cia tong lay pun berjalan berjalan dengan santainya, ia menikmati suasana dalam hutan kicauan burung di dalam hutan membuat dia sangat senang sekali, jarang dia mendengar kicauan burung yg sangat merdu waktu tinggal di pulau es.
tak terasa perutnya keroncongan, dia tersenyum sudah sehari semalam dia belum mengisi perutnya dengan makanan.
cia tong lay pun mencari buah buahan yg bisa di makan di dalam hutan, dengan ilmu ilmu meringankan tubu yg sudah sempurna dengan lincahnya ia terbang bagaikan burung dari pohon ke pohon sehingga burung yg melihatnya merasa iri dengan ilmu meringankan tubuh cia tong lay.
cia tong lay pun mendarat dengan manis tanpa mengeluarkan sedikitpun suara ketika kakinya menjejakkan tanah.
di tangannya telah ada beberapa buah hutan yg siap untuk di santap nya.
setelah selesai menyantap buah yg ada di tangannya, cia tong lay pun kembali melanjutkan perjalananya, kali ini tubuhnya bagaikan burung ia terbang sangat cepat sekali sehingga sebentar saja cia tong lay sudah sampai di pinggiran hutan.
cia tong lay pun melihat kepulan asap aroma makanan jauh di sana, ia pun mengikuti jalan setapak menuju desa itu tidak memakan waktu yg lama cia tong lay sudah sampai di gerbang desa sungguh desa ini sungguh makmur, karena terdapat rumah rumah yg sangat besar.
tetapi dia heran kenapa desa ini sangat sepi sekali. cia tong lay pun melangkah memasuki desa itu tetapi sebelum ia masuk beberapa pemuda desa menghadangnya.
" berhenti.."
periksa dia, seorang pemuda berteriak.untuk menghentikan langkahnya dan memerintahkan temannya untuk memeriksa cia tong lay.
" maaf tuan ada apa ini."
" diam kamu, kami berhak memeriksa siapapun orang asing yg masuk ke desa kami."
" tapi saya orang baik baik."
" alasan, apa kamu mata mata dari gerombolan perampok?"
kali ini kelompok pemuda yg menghadang cia tong lay, mengepung sambil mengeluarkan senjata untuk menyerang cia tong lay.
mereka curiga kepada cia tong lay, karena cia tong lay membawa senjata golok besar di pinggangnya.dan meyakini cia tong lay adalah salah satu dari kelompok perampok yg menyerang desa mereka beberapa hari yang lalu.
" tunggu tuan tuan ini salah paham."
tetapi para pemuda desa itu tidak menggubris perkataan cia tong lay, mereka menyerang cia tong lay dengan ***** ingin cepat melumpuhkan cia tong lay.
cia tong lay hanya bisa menghindar dari serangan mereka yg membuat para pemuda desa menjadi penasaran dan marah karena di merasa permainkan.
cia tong lay yg tidak ingin melukai mereka, menggunakan ilmu meringankan tubuh, sehingga dia lenyap di balik pepohonan.
para pemuda desa terkejut, bulu kuduk mereka merinding. karena orang yg mereka serang tiba tiba lenyap begitu saja dari pandangan mereka.
" se..se.. tan.. sisi luman."
seseorang menyerang cia tong lay sampai tergagap gagap.
mereka mencari cia tong lay, tetapi tidak menemukanya dan tiba tiba cia tong lay kembali berada di depan mereka.
membuat para pemuda itu terkejut setengah mati,dan langsung membuang senjata mereka dan menjatuhkan diri berlutut di depan cia tong lay.
" ampun tuan jangan bunuh kami ''
para pemuda itu yg masih percaya dengan tahayul, menganggap cia tong lay adalah siluman.
cia tong lay tersenyum melihat mereka, yg tadi wajah mereka yg sangat garang dan ingin melumpuhkanya. kini berubah menjadi wajah wajah ketakutan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 139 Episodes
Comments
Anonymous
istirahat dulu
2022-06-29
0
Harman LokeST
salah paham
2022-06-28
0
Cilla Arsyla
tampak sekali ego author krn nggak mempertinbangkan saran pembaca
2022-03-30
0