Amsterdam , Belanda.
Safa berdiri menatap birunya danau dari balkon vila tempat nya menginap.
Arga yang baru saja masuk setelah membicarakan banyak hal dengan Barra menghampiri sang istri.
Pelukan hangat ia berikan dengan di tambah beberapa kali kecupan manis di pipi Safa.
" Mas...kamu mengagetkan ku. " Safa terkejut, karena tiba tiba saja Arga datang dan memeluknya dari belakang .
" Aku minta maaf sayang, aku tidak bermaksud seperti itu. " Ucapnya mempererat pelukannya.
Back hug yang di berikan Arga di sambut Safa. Apalagi ketika wajah sang suami di benamkan di ceruk lehernya, membuat tangan Safa otomatis terangkat dan mengusap lembut wajah kolokan itu.
" Kenapa? Tumben manjanya di tempat umum. Biasanya juga mengendap endap seperti pencuri."
" Kesempatan, mumpung pacar gelap mu tidak ada . Jadi aku bisa bebas melakukan apa saja yang aku ingin kan. Seperti sekarang, aku bisa memelukmu sepuas hatiku tanpa adanya gangguan dari pihak ketiga yang jujur , aku tidak bisa marah padanya ."
Safa tertawa . " Memangnya , Shaka kemana, mas?"
" Lagi jalan sama Zoya di temani Ara."
" Ooo...pantas."
Hening sesaat. Keduanya menikmati tiupan angin Sepoi Sepoi di awal musim semi yang begitu menenangkan.
" Dad..."
" Mmmm. "
" Putra kita sudah besar. "
" Lalu ? " Arga hanya bertanya sekenanya, karena ia sudah tau ke mana arah pembicaraan Safa.
" Menurut mas, apa Shaka tidak merasa kesepian bermain sendiri? "
Arga menghela nafas panjang dan melerai pelukannya.
Ia kemudian menatap beberapa bunga tulip warna warni di sekitar danau.
" Bukannya aku tidak mau. Tapi...."
Safa pun bergelayut manja di lengan kekar Agar setelah melihat suaminya nampak kesulitan mengutarakan isi hatinya.
" Aku tau ketakutan mu, mas. Untuk makhluk yang bernyawa, hidup dan mati sudah di takdirkan olehNya. Jangan karena sebuah trauma membuat mu jadi melupakan kebaikan Allah yang seharusnya kamu dan aku rasakan. "
Arga tak bergeming.
Ingatannya kembali ke tujuh tahun lalu. Rasa ngeri, nyeri di dada dan takut yang…
Perjalan Cinta Kembar Ezara
Episode 94 : Penyesalan Zoya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Shaka emang the best, meskipun masih kecil tapi didikan orang tuanya membuat dia dewasa dan bisa memilah mana yang harus di pentingkan dan yang ga.
Kalau Zoya sedikit manja dan semaunya ya karna Nurun dari Ibunya juga kali.🤭🤭🤭
2026-07-11
0
Pujierde
bener juga ya memang harusnya begitu cara mendidiknya untung umi ara juga sependapat dengan shaka syukur lah zoya memahami maksud dari shaka dan uminya
2025-12-24
0
RiriChiew🌺
pelajaran untuk Zoya biar beli secukupnya, jgn mentang² punya uang bisa sgala dibeli dgn kalap. gpp nangis skrg nanti juga dia mengerti .
2025-12-23
0