Dengan riang gembira lu ming yue meninggalkan kediaman Seo yuna, di genggamannya ada seruling gio peninggalan sang ibu. Di samping lu ming yue, Wei tian berjalan santai sambil mengamati ekspresi bahagia di wajah lu ming yue.
Wei tian sungguh terpesona melihat wajah cantik lu ming yue, Dengan santai ia menggenggam tangan lu ming yue.
Lu ming yue berusaha menarik tangannya yang di genggam oleh Wei tian, Jendral Wei haruskah aku kembali mengadukan mu pada bibi Yuna,?
Wei tian terkekeh ," Tadi saat bersama ibuku kau memanggilku Wei keke, kenapa sekarang berubah menjadi jendral Wei?.
"Karena kau menyebalkan , sahut lu ming yue singkat padat dan jelas.
" itu menurutmu aku menyebalkan, tapi kau harus ingat pria yang menyebalkan ini adalah tunangan dan calon suamimu nona Lu yang cantik,! Ucap Wei tian.
Lu ming yue menghentikan langkahnya, Benar dirinya baru ingat jika sebenarnya dirinya dan Wei tian bertunangan sejak kecil. Lu ming yue menepuk keningnya, sepertinya ia harus memiliki stok emosi yang banyak dalam menghadapi Wei tian.
Lu ming yue tidak pernah berpikir untuk memutuskan kontrak pernikahan yang di buat mending ibunya, menurut lu ming yue meskipun dirinya tidak pernah memiliki bayangan tentang sosok sang ibu. Tapi lu ming yue yakin sang ibu An seo jue sangat menyayanginya.
"Jendral Wei... Ucapan lu ming yue langsung di potong Wei tian, aku lebih suka kau memanggilku Wei keke. Jika menolah aku akan mengurung mu di kamarku ancam Wei tian.
Lu ming yue merengut kesal, Baik Wei keke yang paling tampan sedunia. Sahut lu ming yue setengah terpaksa, Wei tian tersenyum mendengar penuturan lu ming yue.
"Wei Keke, , boleh aku mengunjungi makam ibuku,? Tanya lu ming yue, boleh aku akan menemanimu jawab Wei tian cepat.
Disinilah lu ming yue dan Wei tian berada , di sebuah hutan bambu milik keluarga An. Lu ming yue menatap gundukan tanah yang di atasnya terdapat batu hitam dengan ukiran An seo jue tertulis di sana.
"Apa kau tidak ingin mengunjungi keluarga An, mereka akan sangat senang jika mengetahui dirimu masih hidup. Ucap Wei tian memandang wajah cantik lu ming yue,
aku akan mengunjungi mereka setelah mendapat semua milik ibuku dari kediaman Sekretaris agung Lu hou an. Hening menyelimuti Wei tian dan lu ming yue, angin berhembus lembut menerbangkan helai-helai tipis rambut lu ming yue, Wei tian semakin mengeratkan genggamannya di tangan lu ming yue.
Wei tian merasa semua ini seperti ilusi , tunangannya Lu ming yue yang di kabarkan mati di serang para bandit ternyata masih hidup dan berdiri bersamanya saat ini. Wei tian mengenang kembali pertemuan pertamanya melihat lu ming yue.
Wei tian menatap takjub bayi cantik yang tengah di pangku ibunya, Bayi itu sangat gemuk dan lucu jari-jari kecilnya menggenggam erat jari tangan Wei tian yang berusia 8 tahun. Wei Keke, perkenalkan aku lu ming yue calon istri masa depanmu , ucap Seo yuna dengan suara yang di buat-buat seperti anak kecil.
Lalu pertemuan kedua Wei tian ketika lu ming yue berusia 5 tahun , gadis kecil yang sering di bawa ibunya kekediaman pangeran Wei Fang berlari-lari dengan ceria , kaki-kaki pendeknya melompat-lompat bahagia ketika mendatanginya .
Pertemuan terakhir mereka sebelum Lu ming yue di nyatakan meninggal. Saat Wei tian melihat wajah lu ming yue di penuhi oleh jerawat besar yang sangat mengerikan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments