Wei tian yang telah berhasil menenangkan dirinya segera menyusul lu ming yue kekediaman sang ibu Seo yuna. Wei tian mendesah lelah tidak mengira jika ia memerlukan waktu setengah jam untuk mengendalikan panas pada tubuhnya.
Wei tian terdiam di ambang pintu kediaman Seo yuna, Dirinya terkejut melihat sang ibu yang memeluk lu ming yue di sertai tangis haru. " Apa aku datang di saat yang salah ,! Seru Wei tian.
Wei tian menghampiri sang ibu yang masih terus memeluk lu ming yue.
" Ma apa yang terjadi ,? Wei tian menepuk bahu Seo yuna sang ibu.
Seo yuna memandang Wei tian, Wei tian yang melihat wajah ibunya di penuhi air mata segera menarik ibunya dari pelukan lu ming yue.
Wei tian memeluk sang ibu wanita yang begitu ia sayangi di dunia ini. Wei er, ming yue kita telah kembali, Ming yue kita telah kembali. Ucap Seo yuna berkali-kali dalam pelukan Wei tian putranya.
Setelah seo yuna lebih tenang lu ming yue menceritakan semua kejadian yang ia alami selama ini.
Itulah yang ku alami selama tinggal di kediaman jendral Lu hou an, bibi Yuna. Lu ming yue segera menunduk menatap makanan di dalam mangkuknya.
Wei tian bisa melihat dari Sura dan tatapan mata lu ming yue ada Rasa sakit ,kecewa dan kebencian yang saat ini lu ming yue pendam dalam hatinya. Dengan lembut seo yuna mengelus lembut pipi tirus lu ming yue
"Ming yue, kau masih memiliki bibi dan Wei tian. Kau masih memiliki kami" Seo yuna merasakan sakit di hatinya saat mendengar cerita dari lu ming yue.
Lu ming yue mengangkat wajahnya menatap Seo yuna,
"Bibi sebenarnya masih ada seseorang yang selalu merundung ku," ucap lu ming yue serius.
"katakan pada bibi. Bibi akan membantu mu membalasnya,,! Seru Seo yuna tegas.
"Bibi yuna, Wei keke selalu merundung ku bahkan Wei Keke mengambil satu-satunya seruling peninggalan ibuku. Adu lu ming yue pada Seo yuna.
Wei tian yang mendengar lu ming yue mengadu pada ibunya tersedak ludahnya sendiri.
Seo yuna memasang wajah garang , Dengan keras Seo yuna menepuk bahu Wei tian. Seo yuna memukul kepala Wei tian , kembalikan seruling milik ming yue,! Dasar anak nakal gerutu Seo yuna kesal.
"Ma .. Apa yang di katakan ming yue tidak benar,! Wei tian menahan lengan ibunya yang masih terus ingin memukulnya.
" aku mengatakan yang sebenarnya bibi, Wei Keke bahkan menyegel titik sihir ku, kata lu ming yue tidak mau kalah.
Mendengar itu Seo yuna menjewer telinga Wei tian, Ahh... Maa , Wei tian memegangi telinganya yang di jewer ibunya.
"Cepat serahkan Seruling milik ming yue,! Seru Seo yuna tak terbantahkan.
Wei tian Melambaikan tangannya dalam sekejap seruling itu muncul di atas meja. Lu ming yue meraih seruling itu dengan senyuman yang merekah dari bibirnya.
"Terima kasih Wei Keke,! Seru lu ming yue kepada Wei tian. Wajah Wei tian memerah mendengar lu ming yue memanggilnya Wei Keke.
" jangan berpikir untuk melarikan diri. Peringat Wei tian tajam, Lu ming yue terkekeh geli."
"Siapa yang mau melarikan diri, jawab lu ming yue menjulurkan lidahnya mengejek Wei tian, bibi yuna aku akan merepotkan kediaman jendral Wei untuk menampung ku selama beberapa minggu, aku berniat menagih hutang di kediaman mantan jendral agung Lu hou an. Terang lu ming yue,
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments