Bab 8 - Pengkhianatan dan Serangan Angkatan Laut

Sebilah pedang panjang menekan bahu Moss, tubuhnya langsung menjadi kaku dan detak jantungnya terasa berdebar keras, seakan menyadari bahwa ia telah sampai pada titik ini dan tanpa ada jalan kembali.

Suara desakan di Den Den Mushi mikro terhenti setelah beberapa tarikan napas, mengindikasikan bahwa orang di seberang mungkin telah menyadari keberadaan mereka. Andi menatap Moss dengan tatapan dingin, seperti menguji apakah masih ada kebohongan yang disembunyikan.

"Apakah aku tidak baik padamu?" suara Andi terdengar dalam, tajam, dan penuh penekanan.

Moss mengalihkan pandangannya, menunduk, seolah kata-kata itu memukul dinding pertahanannya. Perlahan, ia mengangkat Den Den Mushi, dengan suara pelan yang mencoba memecah keheningan: "Kapten sangat baik padaku..."

Tapi Andi menambahkan, suaranya menggetarkan suasana malam yang tenang, "Tapi apa yang kamu lakukan sekarang membuatku sangat kecewa."

Moss terdiam. Dalam sekejap, bayangan penyesalan melintas di matanya, dan ia hampir mengucapkan kata-kata pembelaan. Namun, Andi lebih cepat. "Tahukah kamu berapa banyak orang yang mati karena bajak laut setiap tahunnya?" suara Andi bergema, membawa beban moral yang berat. "Apakah kamu benar-benar menyerang orang yang tak bersalah?"

Moss merasa darahnya membeku di tempat. "Tapi... saya bajak laut, Kapten." Kata-katanya keluar pelan, seperti mengakui kenyataan yang tak bisa dielakkan.

"Moss... mereka semua bukan bajak laut!" suara Andi menggetarkan, ia tidak memberikan Moss kesempatan untuk menjawab. "Kecuali Dryan dan para tawanan, hampir seluruh awak kapal ini adalah orang-orang biasa yang terpaksa berlayar untuk menghindari kemiskinan, Apakah mereka pantas mati Moss?" Ucap Andi.

Moss terdiam. Rasanya sulit untuk mengelak dari fakta yang disampaikan Andi. Semua yang terjadi di hadapannya membuatnya berpikir lebih dalam—tentang dirinya, tentang pilihan yang telah ia buat.

Mata Moss penuh penyesalan, namun Andi sudah membuat keputusan. Dalam satu gerakan cepat, pedangnya terangkat, dan dengan kecepatan luar biasa, kepala Moss terpisah dari tubuhnya. Sebuah darah hitam pekat mengalir deras, membasahi tanah.

Moss jatuh tanpa suara, dan tubuhnya membeku dalam kegelapan malam. Andi menatap mayat itu dengan wajah kosong, tidak ada sedikit pun rasa ragu yang menghantui pikirannya. Ia tahu betul bahwa Moss telah memilih jalannya—jalan pengkhianatan yang tak bisa dimaafkan.

Namun, sebelum ia sempat berbalik, suara serak dan penuh ancaman keluar dari Den Den Mushi yang sudah tergeletak di tanah. "Meski tidak ada kabar tentang Moss, aku tahu di mana kau berada. Aku akan meremukkan tulang-tulangmu sepotong demi sepotong."

Andi mendengar suaranya dan mengenali suara tersebut adalah milik Monka dengan nada yang begitu tegas dan penuh percaya diri.

Andi merasa wajahnya memanas—bukan karena takut, melainkan karena rasa marah yang mulai meresap, Jika Monka ingin datang, ia akan menunggu dengan sabar.

Dengan satu langkah, Andi menginjak Den Den Mushi tersebut, suara retakan kecil terdengar ketika perangkat itu meledak, Darah Moss yang menggenang di tanah tampak tidak mencolok di kegelapannya malam.

Andi menatap kembali tubuh yang mati tersebut, seolah ada bagian dari dirinya yang mati bersamanya, Angin laut yang sejuk seolah tak mampu meredakan kegelisahan di dalam hatin Andi.

Pagi selanjutnya, jasad Moss ditemukan oleh awak kapal, Ketika berita bahwa Moss adalah agen rahasia angkatan laut dan segera berita tersebut mulai menyebar membuat suasana Bajak Laut Andi berubah menjadi hening kembali.

Tidak ada lagi tawa atau gurauan. Hanya ada ketakutan yang menggerogoti setiap hati.

Para awak kapal terdiam, kebingungan, dan semua pelatihan keras selama ini, usaha tanpa henti untuk menjadi lebih kuat, kini terasa seperti omong kosong.

Mereka telah berkembang, itu benar, tetapi ada kesenjangan yang terlalu besar antara mereka dan tentara elit angkatan laut, terlebih Monka. Mereka bukan lagi sekedar bajak laut, mereka sudah berada di ujung jurang, dan mereka tahu itu.

Seorang bajak laut yang ketakutan, menatap kapal yang terdampar di pantai. "Kita tak akan bisa melawan ini," katanya dengan suara pecah.

Semua orang melihat ke arah yang sama, dan apa yang mereka lihat hampir membuat mereka lumpuh : sebuah kapal hancur, bekas luka di lambungnya seperti bekas gigitan dari binatang buas. Di dekatnya, burung nasar berputar-putar, menunggu untuk memangsa tubuh Moss yang tak bernyawa.

Di saat-saat penuh keputusasaan itu, Andi, yang telah terbiasa menjadi pemimpin, tiba-tiba mendekat. Kata-katanya tajam, "Monka... biarkan itu urusanku."

Semua mata tertuju padanya, tak percaya, Andi berjalan dengan tenang, pedang di pinggangnya berkilau di bawah matahari. Keteguhan hatinya membuat para bajak laut, yang mulai kehilangan harapan, kembali sedikit terjaga.

"kapten Andi..." seorang bajak laut menggumamkan nama kapten mereka, merasakan ada sesuatu yang berubah dalam dirinya. "Apakah benar kekuatan kita cukup?"

Andi hanya mengangguk pelan, meski hatinya dipenuhi keraguan. Di hadapannya, Monka bukanlah musuh sembarangan, tapi dia tak bisa menunjukkan kelemahan di depan anak buahnya.

Ketika Andi mengayunkan pedangnya, ledakan terdengar. Debu menutupi pandangan, namun saat itu, yang bisa mereka lihat adalah kapal bajak laut yang terbelah dua, potongan-potongan kayu berserakan di tanah, seolah disayat oleh tangan tak tampak.

"Kapten... apakah itu... mungkin?" seorang bajak laut bertanya dengan suara kagum, matanya terbelalak. "Dia bisa memotong kapal dengan satu pedang?"

Andi merasa hatinya tersentuh, tetapi dia tidak menjawab. Ini adalah bagian dari dirinya yang tidak bisa mereka pahami. Mereka semua mengenalnya sebagai kapten yang tidak pernah menunjukkan kelemahan, tapi kali ini, dia melakukannya demi mereka.

"Apa yang kita lakukan sekarang?" Seorang bajak laut lain bertanya, matanya penuh harap.

"Kembali berlatih," Andi menjawab, suaranya tegas namun penuh tekad. "Berlatihlah sampai setiap gerakan kalian terasa alami, sampai kalian tahu bahwa tak ada yang bisa menghalangi kita lagi."

Kata-kata itu menyentuh mereka, memberikan semangat baru, Mereka tahu perjalanan ini tidak akan mudah, tetapi mereka merasa memiliki harapan kembali. Andi bukan hanya seorang kapten, dia adalah simbol kekuatan mereka, meskipun dalam dirinya sendiri masih ada keraguan yang tak terucapkan.

Malam tiba lebih cepat dari yang mereka duga.

Setelah beberapa hari berlatih, Andi merasa ada sesuatu yang berbeda. Meskipun tubuhnya lelah, pikirannya terjaga. Ketika angin malam bertiup, membawa aroma laut yang asin, ledakan pertama terdengar dari kejauhan, disusul oleh suara-suara dahsyat yang membuat seluruh kapal berguncang.

"Angkatan Laut datang!" teriak salah seorang bajak laut, suara ketakutan menyusup di dalamnya.

Di tengah api yang menyala-nyala di hutan, di bawah bulan yang bersinar terang, sebuah kapal perang besar muncul di horizon, diikuti oleh seorang pria kekar yang berdiri tegak di haluan, kapak besar di tangannya, siap menantang siapa saja yang menghalangi jalannya.

Monka.....

Terpopuler

Comments

Nining Vatunah

Nining Vatunah

tetap semangat thor

2025-02-11

1

ryan

ryan

semangat thor

2025-02-09

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 : Aku Bukan seorang Pahlawan
2 Bab 2: Sistem Kapten
3 Bab 3: Jalan Menuju Kekuatan
4 Bab 4 : Peningkatan Keterampilan
5 Bab 5 : Lompatan Besar
6 Bab 6 - "Kecepatan Tuhan"
7 Bab 7 - "Mata-mata yang Tersembunyi"
8 Bab 8 - Pengkhianatan dan Serangan Angkatan Laut
9 Bab 9 - "Keadilan Monka"
10 Bab 10 - "Satu Pedang untuk Mengakhiri Segalanya"
11 Bab 11 - "Kematian Sang Tiran Monka Lahirnya Legenda Bajak Laut"
12 Bab 12 - Rencana Sang Ksatria Bajak Laut
13 Bab 13 - Ancaman Baru di Lautan Timur
14 Bab 14 - Hadiah Buronan yang Mengejutkan.
15 Bab 15 - Potensi dan Kekuatan yang Mulai Bangkit
16 Bab 16 - Langkah Besar Menuju Kekuatan Sejati
17 Bab 17 - Peningkatan Potensi dan Tebasan Terbang
18 Bab 18 - Kekuatan Baru Dan Batas Potensi Awak Kapal.
19 Bab 19 - Bayangan yang Mengintai
20 Bab 20 - Pertempuran yang Tak Terelakkan dengan Bajak Laut Kucing Hitam.
21 Bab 21 - Kilatan Pedang di Lautan
22 Bab 22 - Kedatangan Kapten Kuro
23 Bab 23 - Bertarung dengan Bajak Kucing Hitam
24 Bab 24 - Kekalahan Kapten Kuro
25 Bab 25 - Kemenangan Bajak Laut Lion D Andi.
26 Bab 26 - Kuro dan Bajak Laut Kucing Hitam bergabung dengan Bajak Laut Andi.
27 Bab 27 : Tiga Warna Dominasi
28 Bab 28 - Kapten Andi sudah menguasai Sendok ??
29 Bab 29 - Strategi dan Ambisi Andi
30 Bab - 30 Kuro : Kalian terus saja tampil, aku menonton saja.
31 Bab 31 - Angkatan Laut Palsu.
32 Bab 32 - Penyamaran Terbongkar ??
33 Bab 33 : Api Amarah dan Persekongkolan di Pelabuhan
34 Bab 34 - Bajak Laut Crik
35 Bab 35 - Tawar Menawar yang Menarik
36 Bab 36 - Pedang Hebat "Kan Man"
37 Bab 37 - Serangan Bajak laut Crik
38 Bab 38 - Pertarungan Kuro VS Ajin
39 Bab 39 - Kekuatan Kuro Meningkat.
40 Bab 40. Pertarungan Andi Vs Crik.
41 Bab 41 - Kekalahan Bajak Laut Crik.
42 Bab 42 - Kedatangan Kolonel Smoker.
43 Bab 43 - Andi VS Kolonel Smoker
44 Bab 44 - Akhir Pertarungan Andi vs Kolonel Smoker.
45 Bab 45 - Api di Pelabuhan Rav dan Melarikan diri.
46 Bab 46 - Keadilan angkatan laut ?
47 Bab 47 - Keadilan Bajak Laut Andi.
48 Bab 48 - Lautan adalah Kuburanku.
49 Bab 49 - Manusia Hantu Ajin Bergabung.
50 Bab 50 - Bounty Baru Andi.
51 Bab 51 - Menjadi lebih Kuat.
52 Bab 52 - Poin pengalaman membuat ku Bahagia.
53 Bab 53 - Peningkatan Kekuatan
54 Bab 54 - Mendominasi Lautan Timur.
55 Bab 55 : Duel Andi Vs Kuro.
56 Bab 56 - Kekalahan Kuro.
57 Bab 57 - Tujuan baru Bajak Laut Andi.
58 Bab 58 - Bajak Laut manusia Ikan Aoran.
59 Bab 59 - Bertemu Nami.
60 Bab 60 - Nami pergi
61 Bab 61 - Kehebatan Navigasi.
62 Bab 62 - Perlawanan penduduk desa.
63 Bab 63 - Apa yang akan kau lakukan pada Navigatorku ?
64 Bab 64 - Pertarungan Bajak Laut Andi VS Bajak Laut Arlong.
65 Bab 65 - Kekalahan Bajak Laut Arlong
66 Bab 66 - Nami bergabung dengan Bajak Laut Andi.
67 Bab 67 - Surat Rahasia Dari Andi Untuk Kolonel Tikus.
68 Bab 68 - Bounty Meningkat !
69 Bab 69 - Bertemu Zoro.
70 Bab 70 - Duel Pedang dan Kekalahan Zoro.
71 Bab 71 - Harta Karun dan Kamon.
72 Bab 72 - Menjebak Zoro.
73 Bab 73 - Zoro Kalah Telak.
74 Bab 74 - Zoro bergabung.
75 Bab 75 - Kru Bajak Laut Andi Berlatih Keras.
76 Bab 76 - Zoro Potensi Tingkat Emas.
77 Bab 77 - Restoran laut Barati.
78 Bab 78 - Masa lalu Andi dan Putri Gui Ni.
79 Bab 79 - Langkah Instan
80 Bab 80 - Peningkatan Kekuatan.
81 Bab 81 - Pendekar Pedang Nomor 1 Dunia
82 Bab 82 - Menuju Restoran Barati.
83 Bab 83 - Kesetiaan Kru Bajak Laut Andi.
84 Bab 84 - Zoro Menantang Mihawk.
85 Bab 85 - Tekad Zoro.
86 Bab 86 - Pertarungan Andi Vs Mihawk.
87 Bab 87 - Semangat bertarung Andi
88 Bab 88 - Kebangkitan Haki Persenjataan.
89 Bab 89 - Potensi Emas.
90 Bab 90 - Persahabatan.
91 Bab 91 - Sanji Bergabung.
92 Bab 92 - Buah Iblis Superman Licin - Licin.
93 Bab 93 - Rencana masa depan.
94 Bab 94 - Peraturan Baru Bajak Laut Andi.
95 Bab 95 - Motivasi Latihan.
96 Bab 96 - Nami ikut termotivasi berlatih.
97 Bab 97 - Skill baru.
98 Bab 98 - Peningkatan Kekuatan Andi.
99 Bab 99 - Tebasan Ekstrim.
100 Bab 100 - Penembak Jitu.
101 Bab 101 - Kemarahan Andi.
102 Bab 102 - Bertemu Kolonel Smoker lagi.
103 Bab 103 - Satu Tebasan sudah cukup.
104 Bab 104 - Kapten Andi sangat baik.
105 Bab 105 - Penyelamatan Gaz.
106 Bab 106 - Gaz Selamat.
107 Bab 107 - Gaz bergabung Bajak Laut Andi.
108 Bab 108 - Kembali ke pulau Para
109 Bab 109 - Sam dan Jengo memakan Buah Iblis.
110 Bab 110 - Kenaikan Bounty
111 Bab 111 - Hadiah Lencana Baru.
112 Bab 112 - Buah Iblis Misterius.
113 Bab 113 - Buah Iblis Mytichal Zoan.
114 Bab 114 - Kekuatan Buah Iblis Andi.
115 Bab 115 - Target Kru Selanjutnya.
116 Bab 116 - Rencana Memeras para bangsawan Luaran Timur.
117 Bab 117 - Turnamen Bela Diri.
118 Bab 118 - Andi menuju Kota Rogge.
119 Bab 119 - Andi tiba di Kota Rogge Town.
120 Bab 120 - Lelang Kota Rogge Town.
121 Bab 121 - Buah Iblis Tipe Superman Tulang-Tulang.
122 Bab 122 - Rencana Perampokan dan kedatangan Shicibukai Hanz.
123 Bab 123 - Membunuh Shicibukai Hanz.
124 Bab 124 - Perampokan secara terbuka.
125 Bab 125 - Menjadi Kaya.
126 Bab 126 - Tanggapan Shicibukai lainya.
127 Bab 127 - Pemerintah Dunia Menutupi berita Andi di Kota Rogge.
128 Bab 128 - Ajin dan Kuro Menyerang Kerajaan Goa.
129 Bab 129 - Memeras Kerajaan Goa.
130 Bab 130 - Kekuatan Andi meningkat ke Tingkat Emas.
131 Bab 131 - Potensi Ajin Meningkat.
132 Bab 132 - Bajak Laut Seluruh Dunia menuju Lautan Timur.
133 Bab 133 - Fujitora.
134 Bab 134 - Turnamen Seni beladiri Lautan Timur Dimulai.
135 Bab 135 - Pertempuran di Arena Timur.
136 Bab 136 - Hasil Pertarungan di Arena Timur
137 Bab 137 - Kuro menunjukkan kekuatanya.
138 Bab 138 - Fujitora di Pelabuhan Rav.
139 Bab 139 - Andi vs Fujitora
140 Bab 140 - Pertemanan dengan Fujitora.
141 Bab 141 - Pertarungan Di distrik Utara.
142 Bab 142 - Zoro VS Sanji.
143 Bab 143 - Pencuri menyelinap masuk.
144 Bab 144 - Semifinal Turnamen.
145 Bab 145 - Ajin Melaju ke Babak berikutnya.
146 Bab 146 - Kedatangan Armada Angkatan Laut.
147 Bab 147 - Andi Vs Zefa
148 Bab 148 - Zefa Kalah.
149 Bab 149 - Pertarungan Terakhir Turnamen Bela Diri.
150 Bab 150 - Kejutan Angkatan Laut.
151 Bab 151 - Andi menjadi Shicibukai.
152 Bab 152 - Reaksi Semua Pihak.
153 Bab 153 - Lencana Baru.
154 Bab 154 - Kuro membangkitkan Haki Persenjataan.
155 Bab 155 - Andi berlatih Haki Penakluk.
156 Bab 156 - Kewatiran Kolonel Ain
157 Bab 157 - Keadilan yang sebenarnya.
158 Bab 158 - Ain Terkejut.
159 Bab 159 - Zefa meninggalkan Pelabuhan Rav
160 Bab 160 - Pergerakan CP9.
161 Bab 161 - Menuju Lautan Grand Line.
162 Bab 162 - Lautan Grand Line.
163 Bab 163 - Tiba di Pelabuhan Mawar Merah.
164 Bab 164 - Kalifa Dan Rob Luci
165 Bab 165 - Negosiasi.
166 Bab 166 - Kalifa dan Rob Luci Bergabung.
167 Bab 167 - Bajak Laut Aneh.
168 Bab 168 - Rob Luci Terpengaruh oleh Bajak Laut Andi.
169 Bab 169 - Kalifa Mulai bertindak.
170 Bab 170 - Andi telah menguasai Skill Enam Gaya.
171 Bab 171 - Pesta Api Unggun
172 Bab 172 - Kerajaan Drum
Episodes

Updated 172 Episodes

1
Bab 1 : Aku Bukan seorang Pahlawan
2
Bab 2: Sistem Kapten
3
Bab 3: Jalan Menuju Kekuatan
4
Bab 4 : Peningkatan Keterampilan
5
Bab 5 : Lompatan Besar
6
Bab 6 - "Kecepatan Tuhan"
7
Bab 7 - "Mata-mata yang Tersembunyi"
8
Bab 8 - Pengkhianatan dan Serangan Angkatan Laut
9
Bab 9 - "Keadilan Monka"
10
Bab 10 - "Satu Pedang untuk Mengakhiri Segalanya"
11
Bab 11 - "Kematian Sang Tiran Monka Lahirnya Legenda Bajak Laut"
12
Bab 12 - Rencana Sang Ksatria Bajak Laut
13
Bab 13 - Ancaman Baru di Lautan Timur
14
Bab 14 - Hadiah Buronan yang Mengejutkan.
15
Bab 15 - Potensi dan Kekuatan yang Mulai Bangkit
16
Bab 16 - Langkah Besar Menuju Kekuatan Sejati
17
Bab 17 - Peningkatan Potensi dan Tebasan Terbang
18
Bab 18 - Kekuatan Baru Dan Batas Potensi Awak Kapal.
19
Bab 19 - Bayangan yang Mengintai
20
Bab 20 - Pertempuran yang Tak Terelakkan dengan Bajak Laut Kucing Hitam.
21
Bab 21 - Kilatan Pedang di Lautan
22
Bab 22 - Kedatangan Kapten Kuro
23
Bab 23 - Bertarung dengan Bajak Kucing Hitam
24
Bab 24 - Kekalahan Kapten Kuro
25
Bab 25 - Kemenangan Bajak Laut Lion D Andi.
26
Bab 26 - Kuro dan Bajak Laut Kucing Hitam bergabung dengan Bajak Laut Andi.
27
Bab 27 : Tiga Warna Dominasi
28
Bab 28 - Kapten Andi sudah menguasai Sendok ??
29
Bab 29 - Strategi dan Ambisi Andi
30
Bab - 30 Kuro : Kalian terus saja tampil, aku menonton saja.
31
Bab 31 - Angkatan Laut Palsu.
32
Bab 32 - Penyamaran Terbongkar ??
33
Bab 33 : Api Amarah dan Persekongkolan di Pelabuhan
34
Bab 34 - Bajak Laut Crik
35
Bab 35 - Tawar Menawar yang Menarik
36
Bab 36 - Pedang Hebat "Kan Man"
37
Bab 37 - Serangan Bajak laut Crik
38
Bab 38 - Pertarungan Kuro VS Ajin
39
Bab 39 - Kekuatan Kuro Meningkat.
40
Bab 40. Pertarungan Andi Vs Crik.
41
Bab 41 - Kekalahan Bajak Laut Crik.
42
Bab 42 - Kedatangan Kolonel Smoker.
43
Bab 43 - Andi VS Kolonel Smoker
44
Bab 44 - Akhir Pertarungan Andi vs Kolonel Smoker.
45
Bab 45 - Api di Pelabuhan Rav dan Melarikan diri.
46
Bab 46 - Keadilan angkatan laut ?
47
Bab 47 - Keadilan Bajak Laut Andi.
48
Bab 48 - Lautan adalah Kuburanku.
49
Bab 49 - Manusia Hantu Ajin Bergabung.
50
Bab 50 - Bounty Baru Andi.
51
Bab 51 - Menjadi lebih Kuat.
52
Bab 52 - Poin pengalaman membuat ku Bahagia.
53
Bab 53 - Peningkatan Kekuatan
54
Bab 54 - Mendominasi Lautan Timur.
55
Bab 55 : Duel Andi Vs Kuro.
56
Bab 56 - Kekalahan Kuro.
57
Bab 57 - Tujuan baru Bajak Laut Andi.
58
Bab 58 - Bajak Laut manusia Ikan Aoran.
59
Bab 59 - Bertemu Nami.
60
Bab 60 - Nami pergi
61
Bab 61 - Kehebatan Navigasi.
62
Bab 62 - Perlawanan penduduk desa.
63
Bab 63 - Apa yang akan kau lakukan pada Navigatorku ?
64
Bab 64 - Pertarungan Bajak Laut Andi VS Bajak Laut Arlong.
65
Bab 65 - Kekalahan Bajak Laut Arlong
66
Bab 66 - Nami bergabung dengan Bajak Laut Andi.
67
Bab 67 - Surat Rahasia Dari Andi Untuk Kolonel Tikus.
68
Bab 68 - Bounty Meningkat !
69
Bab 69 - Bertemu Zoro.
70
Bab 70 - Duel Pedang dan Kekalahan Zoro.
71
Bab 71 - Harta Karun dan Kamon.
72
Bab 72 - Menjebak Zoro.
73
Bab 73 - Zoro Kalah Telak.
74
Bab 74 - Zoro bergabung.
75
Bab 75 - Kru Bajak Laut Andi Berlatih Keras.
76
Bab 76 - Zoro Potensi Tingkat Emas.
77
Bab 77 - Restoran laut Barati.
78
Bab 78 - Masa lalu Andi dan Putri Gui Ni.
79
Bab 79 - Langkah Instan
80
Bab 80 - Peningkatan Kekuatan.
81
Bab 81 - Pendekar Pedang Nomor 1 Dunia
82
Bab 82 - Menuju Restoran Barati.
83
Bab 83 - Kesetiaan Kru Bajak Laut Andi.
84
Bab 84 - Zoro Menantang Mihawk.
85
Bab 85 - Tekad Zoro.
86
Bab 86 - Pertarungan Andi Vs Mihawk.
87
Bab 87 - Semangat bertarung Andi
88
Bab 88 - Kebangkitan Haki Persenjataan.
89
Bab 89 - Potensi Emas.
90
Bab 90 - Persahabatan.
91
Bab 91 - Sanji Bergabung.
92
Bab 92 - Buah Iblis Superman Licin - Licin.
93
Bab 93 - Rencana masa depan.
94
Bab 94 - Peraturan Baru Bajak Laut Andi.
95
Bab 95 - Motivasi Latihan.
96
Bab 96 - Nami ikut termotivasi berlatih.
97
Bab 97 - Skill baru.
98
Bab 98 - Peningkatan Kekuatan Andi.
99
Bab 99 - Tebasan Ekstrim.
100
Bab 100 - Penembak Jitu.
101
Bab 101 - Kemarahan Andi.
102
Bab 102 - Bertemu Kolonel Smoker lagi.
103
Bab 103 - Satu Tebasan sudah cukup.
104
Bab 104 - Kapten Andi sangat baik.
105
Bab 105 - Penyelamatan Gaz.
106
Bab 106 - Gaz Selamat.
107
Bab 107 - Gaz bergabung Bajak Laut Andi.
108
Bab 108 - Kembali ke pulau Para
109
Bab 109 - Sam dan Jengo memakan Buah Iblis.
110
Bab 110 - Kenaikan Bounty
111
Bab 111 - Hadiah Lencana Baru.
112
Bab 112 - Buah Iblis Misterius.
113
Bab 113 - Buah Iblis Mytichal Zoan.
114
Bab 114 - Kekuatan Buah Iblis Andi.
115
Bab 115 - Target Kru Selanjutnya.
116
Bab 116 - Rencana Memeras para bangsawan Luaran Timur.
117
Bab 117 - Turnamen Bela Diri.
118
Bab 118 - Andi menuju Kota Rogge.
119
Bab 119 - Andi tiba di Kota Rogge Town.
120
Bab 120 - Lelang Kota Rogge Town.
121
Bab 121 - Buah Iblis Tipe Superman Tulang-Tulang.
122
Bab 122 - Rencana Perampokan dan kedatangan Shicibukai Hanz.
123
Bab 123 - Membunuh Shicibukai Hanz.
124
Bab 124 - Perampokan secara terbuka.
125
Bab 125 - Menjadi Kaya.
126
Bab 126 - Tanggapan Shicibukai lainya.
127
Bab 127 - Pemerintah Dunia Menutupi berita Andi di Kota Rogge.
128
Bab 128 - Ajin dan Kuro Menyerang Kerajaan Goa.
129
Bab 129 - Memeras Kerajaan Goa.
130
Bab 130 - Kekuatan Andi meningkat ke Tingkat Emas.
131
Bab 131 - Potensi Ajin Meningkat.
132
Bab 132 - Bajak Laut Seluruh Dunia menuju Lautan Timur.
133
Bab 133 - Fujitora.
134
Bab 134 - Turnamen Seni beladiri Lautan Timur Dimulai.
135
Bab 135 - Pertempuran di Arena Timur.
136
Bab 136 - Hasil Pertarungan di Arena Timur
137
Bab 137 - Kuro menunjukkan kekuatanya.
138
Bab 138 - Fujitora di Pelabuhan Rav.
139
Bab 139 - Andi vs Fujitora
140
Bab 140 - Pertemanan dengan Fujitora.
141
Bab 141 - Pertarungan Di distrik Utara.
142
Bab 142 - Zoro VS Sanji.
143
Bab 143 - Pencuri menyelinap masuk.
144
Bab 144 - Semifinal Turnamen.
145
Bab 145 - Ajin Melaju ke Babak berikutnya.
146
Bab 146 - Kedatangan Armada Angkatan Laut.
147
Bab 147 - Andi Vs Zefa
148
Bab 148 - Zefa Kalah.
149
Bab 149 - Pertarungan Terakhir Turnamen Bela Diri.
150
Bab 150 - Kejutan Angkatan Laut.
151
Bab 151 - Andi menjadi Shicibukai.
152
Bab 152 - Reaksi Semua Pihak.
153
Bab 153 - Lencana Baru.
154
Bab 154 - Kuro membangkitkan Haki Persenjataan.
155
Bab 155 - Andi berlatih Haki Penakluk.
156
Bab 156 - Kewatiran Kolonel Ain
157
Bab 157 - Keadilan yang sebenarnya.
158
Bab 158 - Ain Terkejut.
159
Bab 159 - Zefa meninggalkan Pelabuhan Rav
160
Bab 160 - Pergerakan CP9.
161
Bab 161 - Menuju Lautan Grand Line.
162
Bab 162 - Lautan Grand Line.
163
Bab 163 - Tiba di Pelabuhan Mawar Merah.
164
Bab 164 - Kalifa Dan Rob Luci
165
Bab 165 - Negosiasi.
166
Bab 166 - Kalifa dan Rob Luci Bergabung.
167
Bab 167 - Bajak Laut Aneh.
168
Bab 168 - Rob Luci Terpengaruh oleh Bajak Laut Andi.
169
Bab 169 - Kalifa Mulai bertindak.
170
Bab 170 - Andi telah menguasai Skill Enam Gaya.
171
Bab 171 - Pesta Api Unggun
172
Bab 172 - Kerajaan Drum

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!