Zergan bergegas masuk keruangan kelina, karna ingin menanyakan kejadian semalam.
" zer lu dari mana anjir " ucap farel
" engga ini gue abis beli bubur " ucap zergan
" makan dulu gih, setelah kelina makan, Kelina akan pindah ke ruangan VIP " ucap zergan
" gak usah gue di sini aja" ucap kelina
" nurut aja Kel, ini juga buat kebaikan lu " ucap zergan
" makan dulu obat nya " ucap zergan memberikan obat sebelum makan
Kelina pun menurut lalu meminum nya, setelah 15 menit kelina pun makan makanan Yang ada di rumah sakit.
" anjir hambar banget " ucap Kelian mengunyah perlahan
" ya gimana ornag makanan rumah sakit mh emang gini " ucap ziel
" harus nya kan orang sakit di kasih makan enak, kalo gini mah tambah sakit nama nya " ucap kelina perotes
" udah makan aja jangan bawel " ucap zergan terus menyuapi kelina
" emm.. Amm " mulut kelina terus di masuki nasi oleh zergan membuat nya kesulitan berbicara.
beberapa menit kemudian, kelina pun selesai makan dan kini ia sedang makan buah yang sudah di siapkan zergan untuk nya.
" permisi mbak mas, ruangan atas nama nona kelina keyvara sudah siap, mari saya antar " ucap sang suster
zergan pun memapah kelina untuk berjalan, namun kelina sangat kesulitan untuk berjalan, dan karna itu lah zergan menggendong nya, yang membuat teman teman nya teriak histeris melihat dua orang yang sama sama memiliki visual yang tak main main.
" aaaa cocok banget ihhhh gemes " ucap ziel
" sumpah kalian kalo nikah pasti anak nya lucu lucu, aaaaaa gue bayangin nya aja udah hampir gila " ucap Vani
" diem anjir, ini rumah sakit " ucap Galen
" apa sih anjir pacaran aja kagak, Udah mikirin anak" ucap kelina
" turunin gue, gue bisa jalan sendiri " ucap kelina memukul dada bidang zergan
" lu diem aja dh bogel, kaki lu tuh di perban " ucap zergan
" anjir bogel tinggi gue 167 tau " ucap kelina tak terima
" apa gue 180, tinggian siapa hah " ucap zergan gak mau kalah
" ya tapi kan " ucap kelina
" apa mau apa, diem aja bentar lagi samapi " ucap zergan gemas
tak butuh waktu lama kini mereka sudah sampai di ruangan VIP milik kelina yang sudah di persiapkan oleh zergan.
Zergan pun membaringkan kelina perlahan di atas ranjang, mewah dan besar, ruangan itu sangat komplit dan luas, muat untuk mereka ber delapan di sana, di sana sudah tersedia dua kasur, tv, Sofa dan meja, dan ada juga kamar mandi.
" makasih " ucap kelina tersenyum
Shitt...
zergan memalingkan pandangan nya, entah kenapa saat melihat kelina tersenyum membuat pipi nya memerah seperti tomat.
" zer lu kenapa, ko pipi lu merah? Lu sakit ya " tanya ziel yang melihat pipi zergan memerah
" ini bocah ko malah ngomong sih ah " batin zergan
" are you okey zer? " tanya Kelina menatap zergan dengan tatapan polos bak anak kecil
" agrhhhhhh kok dia jadi imut giniiii" batin zergan meronta ronta hiiii..
" hahahaha..... Jantung aman zer? " tanya farel yang menyadari zergan sedang salting
" jantung? Dia punya penyakit jantung " ucap ziel polos
" ni anak polos apa bego sih " ucap Vani menepuk jidat nya sendiri karna lelah oleh kepolosan ziel
" ya elah zie, zergan tuh salting tau, liat kelina bilang makasih, dengan senyuman manis nya" ucap Galen tertawa
goblok....
Brak.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 31 Episodes
Comments