mereka bertiga pun kembali ke kelas mereka, dan melanjutkan perbincangan nya di, kelas nya.
" eh gue mau nanya sesuatu " ucap ziel
"apa" ucap kelina
" gimana rasanya duduk bareng zergan?" ucap ziel
" ya GK gimana gimana sih,emang knp? " ucap kelina
" gpp sih, gue takut aja lu senasib kaya Amel" ucap ziel
" Amel? " ucap kelina
" udah lah zie, jangan bahas di sini, kapan kapan aja kita bahas di luar sekolah" ucap Vani mencegah
Emang ada apa dengan amel, yang mereka maksud itu.
" oke " tanpa banyak bertanya kelina pun meng iya kan ucapan Vani
waktu berlalu begitu cepat, akhir nya bel yang di tunggu tunggu para siswa siswi pun berbunyi. Mereka berjalan meninggal kan gedung dan pergi dengan tujuan mereka masing masing.
" Kel, gue minta kontak lu dong, biar kita gampang bisa kontekan nya" ucap Vani.
" iya Kel benar tuh" ucap ziel
kelina pun memberikan nya tanpa mengatakan sepatah kata apa pun.
" lu ke sini naik apa cuy" ucap ziel
" motor " ucap kelina sebari menunjuk motor milik nya.
" wahhh... Gila ganteng banget motor lu, tuker tambah yuu " ucap ziel dengan mata berbinar
" gak, enak aja, ini motor kesayangan gue "ucap kelina kesal
" yaelah serius dah ini ganteng banget anjir" ucap ziel
" emang lu bisa naik motor?" ucap Vani
" engga " ucap ziel polos
" jadi buat apa lu mau motor kelina ?" ucap Vani
" ya biar di pamerin karna ganteng " ucap ziel
" yehhh.. gak ada manfaat nya lu mah" ucap Vani malas
" Udah lah jangan ribut, sana pulang, tar kalian di culik duda lagi" ucap kelina asal
" ganteng gak?" ucap ziel
" apa nya " ucap kelina bingung
" ya duda nya lah " ucap ziel polos
" astagfiruwlah, sumpah cape banget gue " ucap kelina lelah
" ih serius ganteng gak" ucap ziel masih menggap ucapan kelina itu benar
" urus noh temen lu, gue mau balik "ucap kelina kepada Vani
Ngeng....
Kel......
" ish padahal gue nanya loh duda nya ganteng gak" ucap ziel kesal
" cantik cantik, bego " ucap Vani malas
" siapa? " ucap ziel dengan muka polos nya
" masuk gak,lu kalo gak gue tinggal ya" ucap Vani
" ah elah, iya iya gua masuk" ucap ziel dengan menekuk Wajak nya kesal
Di perjalanan pulang, kelina mampir ke sebuah restoran, untuk membeli makanan.
Kelina pun memesan lalu duduk di sebuah kursi.
tak jauh dari pandangan kelina ada seorang laki laki,yang memiliki tubuh tinggi besar dan tampan, memiliki kulit putih dan rambut, hitam kecoklatan, bola mata biru yang indah.
" sekilas ko dia kaya mirip gue yah" ucap kelina memperhatikan Wajak laki laki itu
" ah mungkin perasaan gua aja kali yah " ucap kelina menepis pikiran nya sendiri
Tak lama pesanan kelina pun datang dan, kelina membayar nya lalu pergi menuju rumah nya.
15 menit berlalu kini kelina sudah ada di, kamar nya, ia membaring kan tubuh nya, dan melihat layar hnpone nya.
" ini mama, sama papa, gak ada yang nanyain kabar gua apa ya " ucap kelina sendu
" gue kira, dengan cara gue menjauh gue bisa dapet perhatian itu, tapi nyata nya engga, kemarin gue pergi aja, gak ada yang nanyain kabar gue, udah sampe apa belum" ucap kelina menetes kan air mata nya
tringgg.......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 31 Episodes
Comments