bab 12

Dalam perjalanan mereka bertiga, menghabiskan waktu dengan mendengar musik kesukaan mereka.

15 menit berlalu, kini mereka harus melewati jalan yang gelap, dengan di penuhi pohon pohon besar di pinggir jalan tersebut..

" Kel, hati hati, menurut rumor, di sini banyak begal " ucap ziel

" iya Kel, ini alasan nya gue takut nyetir malem malem lewat sini" ucap Vani

" udah kalian tenang aja, percaya sama yang di atas, semoga gak akan ada apa apa oke" ucap kelina menenang kan

25 menit berlalu mereka kini semakin dalam menembus jalan gelap tersebut, jalan itu sangat minim pencahayaan, bahkan lampu jalan pun, sering mati di jalan tersebut.

" Kel pelan pelan aja jalan nya, ini gelap gue takut ada apa apa " ucap Vani.

" iya iya " ucap Kelina

" eh di depan itu ada apa " ucap ziel.

tanpa berkata apa pun kelina, langsung melewati nya dengan melakukan mobil nya, ke pinggir orang tersebut.

" itu orang Kel" ucap ziel

" Kel dia baik baik aja kan? Gue takut dia kenapa kenapa, kita tolongin aja yah " ucap ziel

" engga, jangan gue tau itu ornag tapi orang mana yang Tergeletak di tengah jalan? " ucap kelina

" kalo pun dia pingsan, karna apa jalan kaki? Knp harus di tengah jalan? Jatuh dari kendaraan? Mana mobil atau motor nya? orang gila mana sendirian di tengah malem kalo pun dia pingsan? Udah diem, lagian di sini cuman gelap bukan hutan yang banyak binatang buas " ucap kelina

" iya bener itu, kaya nya itu motif orang orang yang mau begal deh" ucap Vani

" kalian liat kaca sepion " ucap kelina

" anjir dia bangun cuy " ucap ziel terkejut

" bener kata lu van" ucap ziel

" duh jadi takut gue" ucap Vani

" udah kalian tenang aja, ber do'a aja, insyaallah gak akan terjadi apa apa" ucap kelina

tak lama ziel dan Vani pun tertidur, karna memang jam sudah menunjukan pukul 00:21, kelina melakukan mobil nya dengan pelan dan pokus melihat jalanan.

" apa itu manusia lagi? " tanya kelina kepada diri sendiri.

" shit.. Kenapa banyak gini " ucap kelina geram

tak jauh dari mereka ada sekitar 6 orang manusia yang perawakan nya tinggi dan semua nya memakai baju hitam.

Kelina tidak mungkin juga ia berhenti, lalu kelina memutus kan untuk melakukan mobil nya dengan kecepatan tinggi menabrak mereka yang menghalangi mobil kelina.

" bodo amat, gue tabrak lu, siapa suruh di tengah jalan " ucap kelina setelah menabrak mera.

" anj*Ng tuh orang gila apa yah, lu gak papa kan? " tanya laki laki tersebut.

" engga ko cuman kaki gue sakit, tadi telat ngehindar " ucap laki laki tersebut.

" halo, mobil tetap melaju dan Tidak berhenti cepet kumpul kan, dan tahan mobil itu" ucap seseorang di panggillan tlpon.

kembali ke kelina. Kelina sedikit tegang, meski dia jago bela diri, tapi dia juga takut jika begitu banyak yang harus ia hadapi.

" dih gimana yah gue takut anjir" ucap kelina

" oke Kel, lu harus tenang, gue yakin di depan gak cuman satu, jadi lu harus bisa tanpa membangun kan mereka berdua " ucap kelina melihat kedua teman nya dari kaca.

tak lama kelina melihat di arah depan nya ada segerombolan, peria yang menghadang mereka, entah apa yang mereka mau sehingga, berkali kali di hadang seperti itu.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!