"Mas, it-itu tiang listriknya sudah mulai aktif ya." Kata Gitta lirih sambil melirik Ken.
Ken, jangan ditanya lagi. Malunya sudah sampai ubun-ubun. Wajahnya langsung terasa panas saking malunya. Dia berusaha menutupi tiang listrik yang dimaksud Gitta dengan menggeser selimut.
"Ah, ma-maaf. Aku tidak bermaksud apa-apa. Entah kenapa tegangannya merembet sampai bawah." Kata Ken sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Gitta juga sama tak kalah kikuknya. Ini pertama kali dia melihat siluet tiang listrik asli dengan mata kepalanya sendiri. Dia bergidik ngeri membayangkan betapa itu tadi, ah sudahlah.
Ken segera beringsut dari posisinya. Dia merebahkan diri untuk mencari posisi yang nyaman agar bisa segera tidur. Ken menoleh menatap Gitta.
"Biasa tidur dengan lampu terang atau gelap?" Tanya Ken.
"Gelap sih, tapi jika terang pun tidak apa-apa." Jawab Gitta.
"Oh, aku ganti lampu tidur kalau begitu." Kata Ken yang segera di angguki oleh Gitta. Kemudian, Ken segera mematikan lampu kamarnya dan menggantinya dengan lampu tidur.
"Tidurlah, besok kita harus bersiap-siap sejak pagi." Kata Ken.
Gitta mengangguk dan segera merebahkan diri di samping Ken. Dia menarik selimut hingga menutupi dadanya. Dia tidur terlentang sambil memeluk guling pada perutnya. Gitta tidak melihat posisi tidur Ken. Namun, tiba-tiba dia dikejutkan dengan raibnya guling yang tengah dipeluknya.
"Eh," Gitta terkejut karena tiba-tiba tubuhnya tertarik ke samping hingga menempel pada tubuh Ken. Saat ini, posisinya setengah miring dengan punggungnya menempel pada dada Ken. Sedangkan tangan Ken sudah nangkring sempurna di atas perut Gitta.
"Bisakah kita mulai kebiasaan baru mulai saat ini?" Bisik Ken pada telinga Gitta.
Gitta yang masih panik dengan detak jantung yang masih belum normal, bingung dengan maksud perkataan Ken.
"Ma-maksudnya bagaimana Mas?" Tanya Gitta lirih, namun masih bisa didengar oleh Ken.
"Seperti ini." Kata Ken semakin mengeratkan pelukannya. "Aku juga ingin seperti mommy dan daddy, mere…
Mendadak Istri
(Ken Series) Tempat yang Luas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 272 Episodes
Comments
Dwi setya Iriana
bpk anak kok sama gesrek ya tu otak ngomong gak pakai di saring langsung sama.ampas2nya😆😆😆😆😆😆😆
2021-12-18
0
Har Tini
sabar gita ngadepin mertua somplak😄😄😄😄😄😄😄
2021-12-05
0
Aanto ZT
lebih banyak keadegan ranjang yesss thorrr kata2nya.... hahahahaha mantap
2021-11-29
2