16. jubah berbulu

...----------------episode 16----------------...

"Salam Duchess, semoga kejayaan menyertaimu"ucap seorang gadis, bernama Lea, ia memberi hormat saat melihat kedatangan Ellisha.

"Salam Lea" balas Ellisha dengan senyum hangatnya.

"duduklah"serunya lagi memerintahkan Lea untuk duduk di kursi yang sudah berada di sampingnya.

"terima kasih Duchess"ucapnya ramah dan kembali duduk, di ikuti oleh Ellisha.

"baik aku langsung saja ya"ucap Ellisha memulai pembicaraan. "apa benar kamu yang merajut pakaian hangat untuk kami?"tanya Ellisha.

"benar Duchess"

"baik... Saat aku melihat rajutan mu, terlihat sangat terlihat rapi dan indah, tapi warnanya membuat daya tarik baju hangat itu sangat lah minim. Karena warna pakaian tersebut hanya satu, yaitu putih kulit domba"

"bagaimana kalau aku menyarankan kepadamu untuk mewarnai benang-benang tersebut menjadikan pakaian itu bewarna, aku yakin, akan banyak orang memesan rajutan kita jika kita merubahnya sedikit bewarna"ujar Ellisha panjang lebar.

"aku juga memikirkan hal tersebut nyonya, lebih cantik jika pakaiannya berwarna. Tapi warna di pasaran sangatlah mahal, bahkan jika aku bisa membelinya, itu hanya bisa terpakai untuk satu baju hangat saja"ucapnya sedih.

Mendengar ucapan itu, Ellisha berdiri dari tempat duduknya,dia mengambil gelas minuman tepat di hadapanya dan meminumnya dengan cepat dan tidak terlihat elegan.

"mari ikut aku, aku ingin kamu melihatnya"seru Ellisha, mendapatkan pandangan berbeda dari Lea.

*apa ini salah satu sifat wanita yang di sukai Duke. Luar biasa sekali*batin Lea.

"b_baik nyonya"ucap Lea mengikuti Ellisha dari belakang.

Sesampainya mereka di belakang dapur Mension Dowson, sudah ada buyan yang menunggu mereka.

"Salam nyonya,..."sapa buyan penuh semangat.

"aku sudah menyiapkan apa yang nyonya butuhkan"ujarnya sambil menunjukan beberapa wadah yang berisi air pewarna.

"Lea? kamu tidak usah khawatir lagi, pewarna baju sudah kami siapkan untukmu, yang disana berwana biru cantik itu terbuat dari daun tarum, yang bewarna merah muda itu terbuat dari bunga rosella"Eliisha mulai memperkenalkan berbagai warna yang sudah disiapkannya dengan penuh semangat, begitu pula dengan Lea, ia antusias mendengarkan semua penjelasan Ellisha.

"Nyonya... Anda sangat jenius, aku tidak mempercayainya bahwa kita juga bisa membuat warna sendiri, aku akan mengerjakannya dengan sebaik mungkin!"serunya.

"hahaha baiklah, aku serahkan tugas ini padamu Lea, aku menunggu kabar baik darimu"ucap Ellisha merasa puas.

"baik nyonya, saya akan berusaha untuk tidak mengecewakanmu"balas Lea.

...----------------...

Seharian mereka menjalani kesibukan mereka masing-masing dan akhirnya malam pun tiba.

Seperti biasa, mereka melakukan aktifitas malam dengan bersih-bersih diri, makan malam dan menyiapkan tempat tidur.

Para pelayan melakukan tugas mereka dengan melayani tuan dan nyonya dan para prajurit menjaga keamaan di berbagai tempat yang sudah di atur.

Malam terakhir juga untuk mereka berdua bersama, karena besok Alaric akan pergi berperang dengan memakan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun lamanya.

Saat Ellisha sudah mau beristirahat, tiba-tiba pintu kamarnya di ketuk oleh seseorang. Pada saat ia membuka pintu, terlihat bahwa yang mengetuk pintu itu, ialah Marya.

"salam nyonya, maaf menganggu waktu istirahatmu, tapi tuan Alaric memanggil anda di ruang kerjanya"ucap Marya menyapaikan pesan dari Alaric. Pada saat Ellisha sudah membaringkan tubuhnya di atas kasur.

mendengar ucapan dari marya, Ellisha pun terbangun dari tempat tidur dan langsung turun dari kasur bergegas lari ke ruang kerja Alaric.

"EH nyonyaa jangan lari,... Pelan-pelan saja"teriak marya mengejar Ellisha Karena takut Ellisha akan jatuh jika berlari.

Sesampainya Ellisha di depan pintu ruang kerja Alaric. Ia dengan perasaan deg-degkan mengetuk pintu ruangan kerja Alaric sekali.

Tok

Pintu ruang kerja pun terbuka.

Terpampang seorang pria dengan gagah duduk di kursi kerja miliknya, pada saat alaric melihat kedatangan Ellisha ia langsung menghentikan aktifitas bekerja.

Ia berdiri dari kursinya, berjalan menghampiri Ellisha.

"kemari duduk disini, ada yang ingin aku sampaikan padamu"ucap Alaric mengarahkan Ellisha untuk duduk di kursi tamu di dalam ruang kerjanya itu.

"baik"jawab Ellisha malu-malu.

Kini mereka duduk saling berdekatan, Ellisha yang tidak berani menatap ke arah Alaric, begitu juga Alaric.

"hm! Sebenarnya apa yang ingin kamu bicarakan tuan"tanya Ellisha.

"ah iya tunggu sebentar aku akan kembali"lirih Alaric panik sambil pergi ke meja kerjanya, seperti ingin mengambil sesuatu.

Itu membuat Ellisha bertanya-tanya di dalam hatinya.

"ah dapat"seru Alaric, sambil mengeluarkan sebuah jubah berbulu putih.

Saat sudah mendapatkan apa yang ia cari, ia berjalan kembali ke Ellisha.

Ia dengan hati-hati menaruh jubah berbulu putih itu di atas meja di hadapan Ellisha, seraya berkata "aku ingin memberikan mu jubah ini, ini jubah milik ibuku yang ku punya satu-satunya, setiap musim dingin beliau menggunakan ini dan sangat terlihat cantik. Aku ingin kamu memakainya"pinta Alaric "dari pada jubah ini tidak di gunakan lebih baik aku memberikan padamu, juga sebagai tanda bahwa ibuku menerima dirimu sebagai menantunya"ujarnya.

Mendengar perkataan dari Alaric. Ellisha tidak bisa menahan kegembiraanya. Ia langsung berlari dan memeluk tubuh Alaric dengan tersenyum bahagia ia mengucapkan terima kasih dengan sedikit kecupan dipipi Alaric.

Umcha!

"terima kasih tuan... Aku sangat menyukainya, aku akan menjaga jubah ini dengan baik. Bahkan melebihi nyawaku"ucap Ellisha yang masih menempel di tubuh Alaric.

Tubuh Alaric seketika membeku, wajahnya tegang dan memerah, ia tidak tau harus membalas apa.

Dengan hawa tubuh Alaric yang mulai Panas ia sontak membalas pelukan tubuh Ellisha.

Dia memeluk Ellisha dengan begitu kuat, sampai-sampai Ellisha tidak bisa bernafas.

"AKH! Tu-tuan... Saya tidak bisa bernafas"ucap Ellisha seperti tercekik.

"maaf maaf"kaget Alaric dan langsung melepaskan pelukannya itu.

"Hahahaha tidak apa-apa tuan"Jawab Ellisha yang lucu melihat tingkah Alaric yang kaku.

"itu.. Apa boleh kamu jangan memanggilku tuan? aku mau dipanggil dengan sebutan lain"pinta Alaric malu-malu.

"seperti?"tanya Ellisha balik untuk memancing Alaric.

"seperti yang pernah kamu sebutkan itu"Jawab Alaric berharap Ellisha bisa paham.

"apa yah??? Sepertinya aku lupa. Tolong beri tau aku? Aku sudah lupa"gurau Ellisha dengan wajah serius.

Alaric yang tidak bisa memberi tahu itu dan tidak mendapatkan apa yang ia mau tiba-tiba saja mulai cemberut.

Ellisha yang menyadari akan hal itu pun ketawa jail.

"hehe aku tau... Aku tau, maafkan aku sayang"ucapnya membuat Alaric yang mendengar itu, menatap lekat bola mata Ellisha, dan di balas Ellisha juga dengan tatapan hangatnya.

Mereka saling memandang satu sama lain. Tanpa mereka sadari mereka sudah sangat dekat satu sama lain, mata Alaric yang liat menatap ke arah mata dan bibir kecil miliki Ellisha, Ellisha yang menyadari itu juga tidak menolak Alaric.

Hingga keduanya akhirnya melakukan ciuman pertama.

Kedua bibir saling menempel cukup lama dan penuh kenikmatan. Alaric yang menonjol melingkarkan tanganya ke pinggang Ellisha dan menarik tubuh Ellisha lebih dekat denganya. Ellisha yang juga menikmati ciuman lembut dari Alaric hanya bisa pasrah dan sambil kedua tanganya memegang dada Alaric.

Hingga akhirnya kedua bibir mereka terlepas.

Mereka berdua mengatur nafas mereka satu sama lain.

Alaric yang sudah kalang kabut, dan baru pertama kali merasakan kenikmatan dalam percintaan langsung menggendong tubuh Ellisha.

"eh sayang?"kaget Ellisha karena tubuhnya tiba-tiba saja di angkat oleh Alaric.

"kita akan pergi ke kamar sekarang"pungkas Alaric dan langsung bergegas ke kamarnya.

Dengan jantung yang berdetak kencang Ellisha hanya terdiam dan menyadarkan kepalanya ke dada Alaric.

BERSAMBUNG...

Terpopuler

Comments

Shai'er

Shai'er

wuah, dapet warisan dari mertua 🥰🥰🥰

2024-12-29

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

apa mereka akan unboxing 🤭🤭

2025-03-07

0

Oi Min

Oi Min

kok aq ikut baper

2025-01-10

0

lihat semua
Episodes
1 1. Museum Kerajaan Balden
2 2. Raja Monyet
3 3. Rencana Bercerai
4 4. Duke Alaric Dowson
5 5. Sudah di tetapkan
6 6. kesepakatan
7 7. Berpamitan
8 8. Diare
9 9. penyaring air sederhana
10 10. curiga dengan singkong
11 11. di gendong ke kamar
12 12. dasar bodoh ~wensto~
13 13. Yakhchãl
14 14. Bermalam di kamar Alaric
15 15. Jatuh cinta?
16 16. jubah berbulu
17 17. malam pertama sebelum berpisah
18 18. Ellisha di serang
19 19. menemukan harta karun
20 20. Alaric menjauh
21 21. menahan sakit
22 22. Eskrim
23 23. Yuna
24 24. H-1 sebelum pameran
25 25. membungkusi diri
26 26. Pameran part 1
27 27. Pameran part 2
28 28. Pameran part 3
29 29. Ellisha di hukum
30 30. kehamilan
31 31. mimpi Alaric
32 32. obrolan suami istri
33 33. Keseharian mereka
34 34. Penyusup
35 35. hadiah untuk anak-anak desa
36 36. ketahuan
37 grup chat
38 37. di penjarakan
39 38. bujuk rayuan Alaric
40 39. penghianatan
41 40. seandainya ada Ellisha disini~Staylo
42 41. Sekolah
43 42. keluarga naga
44 43. tunagan pangeran naga
45 44. apa ini anak kita~Alaric
46 45. Acara di Kediaman Dowson
47 46. hujan darah
48 47. di jebak Alaric
49 48. dua keluarga harmonis
50 49. penyerangan
51 50. akhir kejayaan Raja Staylo
52 51. [Season 2]:kedua anak yang unik
53 52. [Season 2]: putri dari sang iblis
54 53.[Season 2]: tibanya mereka di kota
55 54. [Season 2]: kebersamaan sebuah keluarga
56 55. [Season 2]: apa ini adil? ~Arzhel
57 56. [Season 2]: nasib yang berbeda
58 57. [Season 2]: rencana
59 58. [Season 2]: terima kasih Aishlynne
60 59. [Season 2]: latihan pertama
61 60. [Season 2]: kejadian tak terduga
62 61. [Season 2]: di guna-guna?
63 62. [Season 2]: Mencoba menggantikan posisi Duchess
64 63. [Season 2]: Marya
65 64. [Season 2]: rencana merebut kekuasaan
66 65. [Season 2]: disambut keluarga naga
67 66. [Season 2]:melawan pelakor
68 67. [Season 2]: menghadap Ratu sendirian
69 68. [Season 2]: bermain bersama
70 69. [Season 2]: ketahuan
71 70. [Season 2]: dijatuhkan hukuman mat*
72 71. [Season 2]: Azura
73 72. [Season 2]: penawar
74 73. [Season 2]: sembuh
75 74. [Season 2]: Kembali bersama
76 75. [Season 2]: perasaan terpendam Zaid
77 76. [Season 2]: Wahana
78 77. [Season 2]: menjadikan Aslan jadi Raja
79 78. [Season 2]: belajar pengalaman dari ayah naga
80 79. [Season 2]: Aishlynne mulai bertingkah lagi
81 80 [Season 2]: hewan pelihara
82 81. [Season 2]: ancaman
83 82. [Season 2]: turun tahta
84 TAMAT
85 Pria Miliarder Berhati Dingin Itu Suamiku
Episodes

Updated 85 Episodes

1
1. Museum Kerajaan Balden
2
2. Raja Monyet
3
3. Rencana Bercerai
4
4. Duke Alaric Dowson
5
5. Sudah di tetapkan
6
6. kesepakatan
7
7. Berpamitan
8
8. Diare
9
9. penyaring air sederhana
10
10. curiga dengan singkong
11
11. di gendong ke kamar
12
12. dasar bodoh ~wensto~
13
13. Yakhchãl
14
14. Bermalam di kamar Alaric
15
15. Jatuh cinta?
16
16. jubah berbulu
17
17. malam pertama sebelum berpisah
18
18. Ellisha di serang
19
19. menemukan harta karun
20
20. Alaric menjauh
21
21. menahan sakit
22
22. Eskrim
23
23. Yuna
24
24. H-1 sebelum pameran
25
25. membungkusi diri
26
26. Pameran part 1
27
27. Pameran part 2
28
28. Pameran part 3
29
29. Ellisha di hukum
30
30. kehamilan
31
31. mimpi Alaric
32
32. obrolan suami istri
33
33. Keseharian mereka
34
34. Penyusup
35
35. hadiah untuk anak-anak desa
36
36. ketahuan
37
grup chat
38
37. di penjarakan
39
38. bujuk rayuan Alaric
40
39. penghianatan
41
40. seandainya ada Ellisha disini~Staylo
42
41. Sekolah
43
42. keluarga naga
44
43. tunagan pangeran naga
45
44. apa ini anak kita~Alaric
46
45. Acara di Kediaman Dowson
47
46. hujan darah
48
47. di jebak Alaric
49
48. dua keluarga harmonis
50
49. penyerangan
51
50. akhir kejayaan Raja Staylo
52
51. [Season 2]:kedua anak yang unik
53
52. [Season 2]: putri dari sang iblis
54
53.[Season 2]: tibanya mereka di kota
55
54. [Season 2]: kebersamaan sebuah keluarga
56
55. [Season 2]: apa ini adil? ~Arzhel
57
56. [Season 2]: nasib yang berbeda
58
57. [Season 2]: rencana
59
58. [Season 2]: terima kasih Aishlynne
60
59. [Season 2]: latihan pertama
61
60. [Season 2]: kejadian tak terduga
62
61. [Season 2]: di guna-guna?
63
62. [Season 2]: Mencoba menggantikan posisi Duchess
64
63. [Season 2]: Marya
65
64. [Season 2]: rencana merebut kekuasaan
66
65. [Season 2]: disambut keluarga naga
67
66. [Season 2]:melawan pelakor
68
67. [Season 2]: menghadap Ratu sendirian
69
68. [Season 2]: bermain bersama
70
69. [Season 2]: ketahuan
71
70. [Season 2]: dijatuhkan hukuman mat*
72
71. [Season 2]: Azura
73
72. [Season 2]: penawar
74
73. [Season 2]: sembuh
75
74. [Season 2]: Kembali bersama
76
75. [Season 2]: perasaan terpendam Zaid
77
76. [Season 2]: Wahana
78
77. [Season 2]: menjadikan Aslan jadi Raja
79
78. [Season 2]: belajar pengalaman dari ayah naga
80
79. [Season 2]: Aishlynne mulai bertingkah lagi
81
80 [Season 2]: hewan pelihara
82
81. [Season 2]: ancaman
83
82. [Season 2]: turun tahta
84
TAMAT
85
Pria Miliarder Berhati Dingin Itu Suamiku

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!